Articles
52 Documents
Search results for
, issue
" Vol 2, No 1 (2014)"
:
52 Documents
clear
FASILITAS SENI TEATER KONTEMPORER DI SURABAYA
-, Alvin
eDimensi Arsitektur Petra Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (78.005 KB)
Perkembangan Seni budaya khususnya seni teater di Indonesia menunjukan peningkatan yang semakin maju dan signifikan. Hal ini menunjukan beragamnya seni pertunjukan di indonesia yang dapat lebih di eksplorasi dan dimodifikasi, dengan memadukan kesenian tradisional dan modern. Surabaya sendiri mempunyai potensi yang besar sebagai kota seni budaya dan pariwisata. Namun karena kurangnya fasilitas seni budaya, maka perkembangan seni pertunjukan di surabaya perlahan mengalami kemunduran. Proyek ini hadir sebagai fasilitas perngembangan seni teater kontemporer di surabaya. Diharapkan proyek ini selain dapat menjadi wadah untuk mengeksplorasi kekayaan seni teater di Indonesia terutama Surabaya, juga dapat menjadi ikon seni budaya baru di Surabaya sehingga mampu meningkatkan apresiasi masyarakat terhadap seni pertunjukan di Surabaya.
Fasilitas Sinema Terpadu di Surabaya
Natasia, Yurike
eDimensi Arsitektur Petra Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (78.005 KB)
Fasilitas Sinema Terpadu di Surabaya adalah sebuah fasilitas di bidang hiburan dan pariwisata yang menyuguhkan dan memadukan sinema 2 dimensi, 3 dimensi, 4 dimensi dan IMAX dalam penayangan film, sehingga pengunjung dapat memilih fasilitas menonton film yang diinginkan. Selain itu, bangunan ini juga menghadirkan fasilitas cafe, foodcourt, meeting room, bar, billyard, souvenir shop yang semua diorientasikan ke arah tengah atau ke arah outdoor space, dengan konsep dan tujuan outdoor space sebagai tempat berkumpul pengunjung. Pengunjung yang diharapkan pun bukan hanya penggemar film, namun pengunjung dari berbagai macam kegemaran dan komunitas juga dapat menikmati fasilitas â fasilitas yang disediakan di Fasilitas Sinema Terpadu. Pendekatan fungsi ruang dipilih dengan tujuan memberikan kenyamanan yang lebih bagi penonton dan semua pengunjung Fasilitas Sinema Terpadu, sedangkan pendalaman karakter ruang dipilih untuk memberikan kesan dan suasana ruang yang sesuai dengan desain perancangan.Â
Fasilitas Industri Kreatif Media Cetak di Surabaya
Pratama, Aditya Denny
eDimensi Arsitektur Petra Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (78.005 KB)
Fasilitas industri kretif media cetak di Surabayaâ merupakan fasilitas yang mewadahi minat masyarakat Surabaya dalam hal media cetak khususnya bagi anak muda yang ingin menuangkan kreasinya dan juga membuka usaha dalam bidang media cetak dengan tujuan agar kreasi anak muda ini dapat dihargai dan mempunyai tempat di masyarakat Surabaya. Selain itu juga sebagai sarana edukasi bagi masyarakat Surabaya, dimana myarakat dapat mengetahui bagaimana proses produksi media cetak itu berlangsung. Fasilitas Industri Kreatif Media Cetak di Surabaya ini terletak pada jalan raya mulyosari yang dekat dengan beberapa universitas besar di Surabaya. Oleh karena itu desain bangunan ini harus sesuai dengan perilaku enterpreanur muda agar dapat menarik minat dari anak muda
FASILITAS REKAMAN SUARA DI KOTA MALANG
Hernawan, Christopher Adi
eDimensi Arsitektur Petra Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (78.005 KB)
Fasilitas Rekaman Suara di Kota Malang" ini merupakan sebuah fasiltas bagi masyarakat sehubungan dengan banyaknya penggemar dan kreator musik di Kota Malang khususnya khalayak muda yang membutuhkan media dalam mengapresiasikan jati diri musik mereka. Salah satunya dengan perekaman suara, sebagai bentuk pertanggung jawaban musisi atas hasil kerjanya. Pengambilan lokasi berada di Kota Malang, karena di Kota malang belum ada sarana perekaman suara yang memadahi, sehingga banyak musisi yang akhirnya ke luar kota hanya untuk merekam suara musik mereka.Pendekatan yang diambil merupakan pendekatan simbolik dengan harapan bangunan bisa mencermikan "rekaman suara". Pendalam yang diambil adalah akustik untuk mendukung kualitas suara yang baik.
Grha Gereja Pantekosta Di Indonesia, Di Surabaya
Djelau, Rafel Gino
eDimensi Arsitektur Petra Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (78.005 KB)
Grha Gereja Pantekosta di Indonesia, di Surabayaâ merupakan sebuah bangunan gereja yang bukan hanya sebagai sebuah tempat ibadah, tetapi juga merupakan tempat untuk berkumpul dan melayani siapa saja, dengan pelayanan sosial seperti balai pengobatan dan taman bacaan. Dengan menyediakan fasilitas umum ini, diharapkan dapat menjangkau semua kalangan masyarakat. Bangunan ini juga diharapkan dapat memecahkan masalah yang terdapat pada gereja lama yang mana dapat terpenuhi kapasitas jemaat didalam gedung dan diluar seperti parkiran. Arsitektur dan pendalaman desain, bertujuan agar dapat menyelesaikan semua masalah pada bangunan ini.
PASAR TERAPUNG DI BANJARMASIN, KALIMANTAN SELATAN
Ardy, Tjung
eDimensi Arsitektur Petra Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (78.005 KB)
Pasar Terapung, di Banjarmasinâ merupakan sebuah fasilitas umum yang dibuat guna sebagai sebuah sarana wisata belanja pasar terapung di Banjarmasin. Dasar ide muncul dikarenakan melihat pasar terapung aslinya yang ada di bannjarmasin kurang tertata dengan baik dan cendrung merusak sungai karena sampah pasar yang mengapung di atas sungai sehingga di butuhkan pasar terapung yang terorganisasi dalam hal jualbelinya yang baik maupun sistem sampahnya sesuai dengan pasar yang baik dan sehat. âPasar Terapung di Banjarmasinâ yang sudah memenuhi kateria pasar yang baik dalam proses jualbeli, tatanan dan juga penanganan sampah. Pasar terapung ini diharapkan dapat mengembalikan dan mempertahankan tradisi dan lokalitas pada warga Banjarmasin sehingga para pedagang di pasar terapung ini dan juga meningkatkan parawisata di Banjarmasin.
FASILITAS KOMUNITAS SEPEDA DI SURABAYA
Wijaya, Wendhy
eDimensi Arsitektur Petra Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (78.005 KB)
Fasilitas Komunitas Sepeda di Surabaya ini merupakan fasilitas untuk para anggota komunitas sepeda dan warga Surabaya lain yang tidak tergabung dalam komunitas sepeda. Proyek ini terletak di Surabaya yang merupakan kota berkembang di Indonesia, tepatnya berada di jalan Golf Famili Barat Surabaya. Fasilitas yang disediakan antara lain Galeri dan Museum, Toko Souvenir Sepeda, Cafe, Perpustakaan, Amphitheater, Ruang Pertemuan, Area Bersepeda, Counter Sepeda, Bengkel Sepeda, Plaza dan Taman, dan Parkir Sepeda. Fasilitas ini bertujuan untuk mengakomodasi berbagai aktivitas, kegiatan dan kebutuhan tiap komunitas sepeda serta memberi informasi mengenai perkembangan sepeda di Surabaya. Proyek ini menggunakan pendekatan simbolik dengan inti permasalahannya yaitu bagaimana menciptakan sebuah tempat yang sesuai dengan kebutuhan para komunitas sepeda di Surabaya yang dapat menginterpretasikan karakteristik sepeda (pergerakan dan dinamis) sebagai ekspresi bangunan. Pendalaman karakter ruang dipilih sehingga pengunjung yang datang dapat merasakan suatu pergerakan yang dinamis sesuai dengan karakteristik sepeda yang teraplikasi ke dalam ruang-ruang yang ada.
MUSEUM TRAGEDI MEI 1998 DI JAKARTA
Julianti, Jessica
eDimensi Arsitektur Petra Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (78.005 KB)
Museum Tragedi Mei 1998 di Jakarta ini merupakan sebuah fasilitas yang menceritakan tentang bagaimana mahasiswa dan masyarakat Indonesia berjuang bersama-sama untuk menuju sebuah perubahan yaitu Reformasi. Penceritaan museum ini dilakukan sesuai dengan alur waktu yaitu meliputi latar belakang kejadian, aksi mahasiswa, meletusnya tragedi Mei 1998, kerusakan dan korban hingga lahirnya Reformasi. Dikemas dalam sebuah bentukan dengan pendekatan semiotika intangible obscure, Museum Tragedi Mei 1998 mengajak pengunjung untuk mengenang kembali kejadian kelam dalam sejarah perjalanan bangsa Indonesia dimana demi sebuah perubahan terdapat harga yang harus dibayar. Menggunakan pendalaman sequence untuk membimbing pengunjung menikmati alur cerita kejadian Mei 1998 yang sebenarnya
MUSEUM TRANSPORTASI DARAT DI BATU
Sukmana, Danny Tedja
eDimensi Arsitektur Petra Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (78.005 KB)
Museum Transportasi Darat di Batu ini merupakan fasilitas edukasi, wisata yang berada di jalan Abdul Gani, Batu. Proyek ini merupakan perkembangan dari Jawa Timur Park Grup yang telah mendirikan banyak tempat wisata di Jawa Timur. Museum Transportasi ini didesain menggunakan pendekatan sirkulasi. Dimana sirkulasi pada museum ini didesain secara terekspose menyerupai jalan raya. Sirkulasi tidak berakhir hanya sebagai sistem tetapi juga muncul sebagai pendukung konsep sehingga bentukan terbentuk dengan konsep yang lahir dari sirkulasi
Fasilitas Perawatan Anak Penderita Kanker di Surabaya
Kumalasari, Louisa Siska
eDimensi Arsitektur Petra Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (78.005 KB)
Fasilitas Perawatan Anak Penderita Kanker di Surabayaâ ini merupakan fasilitas untuk memberikan perawatan bagi anak penderita kanker, yang berdasarkan statistik terus meningkat jumlahnya. Lokasi tapak dipilih di kota Surabaya bagian timur, mempertimbangkan kedekatan jarak dengan rumah sakit - rumah sakit yang menyediakan fasilitas penyembuhan kanker, mengingat fasilitas ini akan bekerjasama dengan rumah sakit - rumah sakit tersebut. Fasilitas ini tidak hanya melayani dalam hal perawatan medis tapi juga secara psikologis menyediakan fasilitas untuk bermain, belajar, dan bersosialisasi, dimana anak penderita kanker secara umum kurang mendapatkan hak nya akan hal itu karena harus menjalani pengobatan kanker yang memakan waktu cukup lama. Dalam mendesain fasilitas yang mengakomodasi proses penyembuhan anak penderita kanker serta menyenangkan hati mereka untuk mempercepat proses penyembuhan, maka pendekatan perilaku digunakan untuk mempelajari keterbatasan pasien yang akan diwadahi dalam desain. Konsep healthy and safe playground digunakan untuk menciptakan desain yang aman, nyaman dan menyenangkan bagi anak. Pendalaman karakter ruang dilakukan untuk mendesain detail dan suasana ruang yang dapat mendorong proses penyembuhan.