cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Century: Journal of Chinese Language, Literature and Culture
ISSN : -     EISSN : 2657098x     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 14 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 1 (2016)" : 14 Documents clear
PANDANGAN GENERASI TUA DAN GENERASI MUDA TIONGHOA SURABAYA TERHADAP PENERAPAN FENG SHUI TANGGA Dewi, Wenny Yulia; Christiana, Elisa; Kartono, Lukito Suwito
Century Vol 4, No 1 (2016)
Publisher : Institute of Research and Community Outreach Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (270.451 KB)

Abstract

Penelitian ini berisi tentang bagaimana peranan, eksistensi, dan kelanjutan Fēng Shuǐ di tengah masyarakat Indonesia-Tionghoa saat ini, terutama mengenai Fēng Shuǐ tangga yang seringkali dilupakan. Penelitian ini juga meneliti faktor-faktor yang dapat mempengaruhi sikap masyarakat Indonesia-Tionghoa terhadap Fēng Shuǐ dan upaya yang dapat dilakukan sehingga Fēng Shuǐ sebagai salah satu kebudayaan Tionghoa dapat terus bertahan di tengah masyarakat Indonesia-Tionghoa, dengan memfokuskan penelitian pada pandangan penerapan Fēng Shuǐ tangga yang seringkali dilupakan. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dan wawancara mendalam dengan delapan orang generasi tua berusia minimal 60 tahun dan enam orang generasi muda berusia 19-27 tahun sebagai obyek penelitian. Hasil penemuan dalam penelitian ini adalah adanya faktor-faktor penyebab yang mempengaruhi eksistensi Fēng Shuǐ; perbedaan sudut pandang di antara generasi tua dan generasi muda mengenai bagaimana cara mereka memahami, menerima dan mempertahankan eksistensi Fēng Shuǐ; pandangan mengenai penting atau tidaknya Fēng Shuǐ tangga dari segi Fēng Shuǐ sebagai ilmu alam yang didominasi oleh generasi muda dan dari segi Fēng Shuǐ sebagai ilmu mistis yang didominasi oleh generasi tua; latar belakang pembelajaran Fēng Shuǐ berdasarkan prinsip keselarasan alam yang menentukan pandangan mengenai pentingnya Fēng Shuǐ tangga; adanya kesalahan pemahaman nilai filosofis dalam penghitungan Fēng Shuǐ anak tangga; pengaruh leluhur dan lingkungan yang menentukan sudut pandang orang Tionghoa dalam menilai Fēng Shuǐ tangga; serta penghitungan jumlah anak tangga dan posisi tangga yang tidak boleh berhadapan langsung dengan pintu sebagai pengetahuan yang paling banyak diketahui oleh masyarakat Indonesia-Tionghoa. Berdasarkan hasil penelitian, solusi untuk dapat terus mempertahankan Fēng Shuǐ adalah menyediakan sumber-sumber yang dapat menjelaskan konsep aturan dalam Fēng Shuǐ secara logis.
MINAT BELAJAR GENERASI MUDA KEMUNING TERHADAP ALAT MUSIK TRADISIONAL TIONGKOK ERHU Budianto, Meliana; Nondolesmono, Jessica
Century Vol 4, No 1 (2016)
Publisher : Institute of Research and Community Outreach Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (211.78 KB)

Abstract

 Kebudayaan di Indonesia sangat beraneka ragam, banyak sekali kebudayaan asing yang masuk ke Indonesia, salah satunya adalah kebudayaan Tionghoa. Kebudayaan Tionghoa di Indonesia sudah selayaknya kita pertahankan, dan banyak cara untuk melestarikan kebudayaan-kebudayaan tersebut. Hal yang paling inti dalam pelestarian adalah seberapa besar sumbangsih generasi muda di dalamnya. Sedangkan seberapa besar sumbangsih generasi muda, ditentukan oleh seberapa besar minat mereka di bidang itu. Dengan kata lain, kebudayaan Tionghoa dapat dilestarikan dan akan berkembang jika ada minat belajar setiap generasi muda terhadap budaya Tionghoa, salah satunya dengan mempelajari alat-alat musik Tradisional Tiongkok, khususnya erhu. Erhu merupakan alat musik yang terbilang sedikit peminatnya, karena untuk memainkan erhu membutuhkan kesabaran, dan ketekunan pada saat berlatih. Penulis berharap skripsi ini dapat membantu memperkenalkan erhu terhadap generasi muda, sehingga membangkitkan minat generasi muda terhadap erhu.
Pandangan Tiga Orang Tionghoa Generasi Tua Samarinda Terhadap Makna Bunga Mei dan Tanaman Jeruk Pada Perayaan Imlek Haryanto, Fransisca; Christiana, Elisa
Century Vol 4, No 1 (2016)
Publisher : Institute of Research and Community Outreach Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (215.539 KB)

Abstract

Di kota Samarinda, hampir seluruh keluarga keturunan Tionghoa melaksanakan tradisi memasang bunga mei dan tanaman jeruk pada perayaan Imlek. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana pemaknaan bunga mei dan tanaman jeruk bagi generasi tua masyarakat Tionghoa Samarinda dan alasan mereka masih melakukan tradisi ini setiap tahunnya. Skripsi ini menggunakan pendekatan kualitatif dan mewawancarai tiga orang narasumber yang berusia 65 tahun atau lebih yang paham akan makna bunga mei dan tanaman jeruk pada saat perayaan Imlek. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa ketiga narasumber memiliki pemahaman yang umum terhadap makna bunga mei dan tanaman jeruk. Generasi tua masih melaksanakan tradisi ini dan sangat berharap pada generasi muda untuk terus melestarikan tradisi yang ada, karena tradisi merupakan salah satu tolok ukur identitas bagi etnis Tionghoa sendiri.
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KETIDAK-TERTARIKAN MAHASISWA ETNIS TIONGHOA UNIVERSITAS KRISTEN PETRA SURABAYA DALAM MEMPELAJARI BAHASA TIONGHOA Charisty, Tjai Eric; Wijaya, Liejanto
Century Vol 4, No 1 (2016)
Publisher : Institute of Research and Community Outreach Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (279.43 KB)

Abstract

Pada era globalisasi saat ini, pemuda Indonesia dihadapkan pada tantangan yang cukup berat. Salah satu daya saing generasi muda adalah kemampuan berbahasa Tionghoa. Maka dari itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi ketidak-tertarikan mahasiswa etnis Tionghoa di Universitas Kristen Petra Surabaya dalam mempelajari bahasa Tionghoa. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa faktor yang mempengaruhi ketidak-tertarikan mahasiswa etnis Tionghoa Universitas Kristen Petra Surabaya terhadap bahasa Tionghoa disebabkan oleh karena bahasa Tionghoa tidak digunakan dalam kehidupan sehari-hari, lingkungan/komunitas yang tidak mendukung penggunaan bahasa Tionghoa, bahasa Tionghoa sulit untuk dipelajari, penetrasi budaya lain seperti Barat dan Korea yang lebih dominan serta identitas sebagai orang Tionghoa-Indonesia namun kurang mengenal budaya Tionghoa sehingga tidak ada ketertarikan untuk mempelajari bahasa Tionghoa. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa peran keluarga, lingkungan sosial, budaya, identitas dan pendidikan dapat mempengaruhi minat mahasiswa dalam mempelajari bahasa Tionghoa.
PERSEPSI WARNA BAGI MAHASISWA ETNIS TIONGHOA UNIVERSITAS KRISTEN PETRA Kurnia, Frisia Metta; Kurniawan, Budi
Century Vol 4, No 1 (2016)
Publisher : Institute of Research and Community Outreach Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (224.53 KB)

Abstract

Tujuan penelitian mengetahui persepsi warna bagi mahasiswa etnis Tionghoa Universitas Kristen Kristen Petra beserta faktor yang mempengaruhi persepsi. Penulis menggunakan metode kualitatif dan pengumpulan data melalui wawancara. Subjek penelitian adalah 20 mahasiswa aktif Universitas Kristen Petra Surabaya. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan persepsi warna dari segi budaya dan psikologi. Dari segi budaya warna hitam adalah lambang berduka, niat jahat, dan keadilan, warna merah adalah keberuntungan, kebahagiaan, dan warna putih adalah pertanda buruk dan kesedihan. Sedangkan dari segi psikologi warna hitam adalah mewah, formal, dapat membuat tubuh terlihat lebih kurus, warna merah adalah semangat, berani juga dapat menambah nafsu makan dan warna putih adalah murni, bersih, dan terang. Adanya faktor-faktor yang mempengaruhi persepsi seperti keluarga, lingkungan sosial, media massa, agama, dan pendidikan. Faktor tradisi keluarga dan lingkungan sosial adalah penyebab utama yang banyak mempengaruhi persepsi warna. Faktor media massa, agama, dan pendidikan yang menjadi faktor kedua yang mempengaruhi responden dalam memaknai suatu warna. 
PERBEDAAN SIKAP ANTARA LI PING DAN BAO XIRUO Naftalie, Arrabella Debora; Olivia, Olivia
Century Vol 4, No 1 (2016)
Publisher : Institute of Research and Community Outreach Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (237.708 KB)

Abstract

Skripsi ini menganalisi sebuah novel berjudul Pendekar Pemanah Rajawali karangan Jin Yong. Di dalam novel ini terdapat dua orang tokoh pembantu yang sangat mempengaruhi kedua tokoh utama dalam novel, yaitu Li Ping dan Bao Xiruo. Li Ping adalah ibu dari Guo Jing, sedangkan Bao Xiruo adalah ibu dari Yang Kang. Tujuan dari penulisan ini adalah untuk mengetahui perbedaan pengajaran antara Li Ping, ibu dari Guo Jing dan Bao Xiruo, ibu dari Yang Kang. Studi ini menggunakan teori penokohan yang diterapkan dalam tokoh Li Ping dan Bao Xiruo untuk mempelajari lebih lanjut sikap-sikap yang mereka miliki, teori konflik juga ditujukan dalam tokoh Li Ping dan Bao Xiruo untuk lebih memahami sikap yang mereka miliki.
PENGARUH RELASI, FENG SHUI, DAN KEBETUNTUNGAN TERHADAP BISNIS KULINER KELUARGA ORANG TIONGHOA DI PASAR ATOM SURABAYA Liem, Natasha; Sugianto, Leo Irwan
Century Vol 4, No 1 (2016)
Publisher : Institute of Research and Community Outreach Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (470.453 KB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana pengaruh relasi, feng shui, dan keberuntungan terhadap bisnis kuliner keluarga orang Tionghoa di Pasar Atom Surabaya. Bagi orang Tionghoa relasi, feng shui, dan keberuntungan 3 hal ini telah dijadikan pedoman penting dalam menjalankan bisnis mereka. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif. Subjek penelitian ini adalah orang Tionghoa yang mengelola bisnis kuliner di Pasar Atom Surabaya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa masyarakat menerapkan relasi, feng shui, dan keberuntungan dalam bisnisnya dan memperoleh pengaruh yang baik.
Pandangan Tiga Orang Tionghoa Generasi Tua Samarinda Terhadap Makna Bunga Mei dan Tanaman Jeruk Pada Perayaan Imlek Fransisca Haryanto; Elisa Christiana
Century: Journal of Chinese Language, Literature and Culture Vol 4, No 1 (2016)
Publisher : Institute of Research and Community Outreach Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (215.539 KB) | DOI: 10.9744/century.4.1.33-40

Abstract

Di kota Samarinda, hampir seluruh keluarga keturunan Tionghoa melaksanakan tradisi memasang bunga mei dan tanaman jeruk pada perayaan Imlek. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana pemaknaan bunga mei dan tanaman jeruk bagi generasi tua masyarakat Tionghoa Samarinda dan alasan mereka masih melakukan tradisi ini setiap tahunnya. Skripsi ini menggunakan pendekatan kualitatif dan mewawancarai tiga orang narasumber yang berusia 65 tahun atau lebih yang paham akan makna bunga mei dan tanaman jeruk pada saat perayaan Imlek. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa ketiga narasumber memiliki pemahaman yang umum terhadap makna bunga mei dan tanaman jeruk. Generasi tua masih melaksanakan tradisi ini dan sangat berharap pada generasi muda untuk terus melestarikan tradisi yang ada, karena tradisi merupakan salah satu tolok ukur identitas bagi etnis Tionghoa sendiri.
PERSEPSI WARNA BAGI MAHASISWA ETNIS TIONGHOA UNIVERSITAS KRISTEN PETRA Frisia Metta Kurnia; Budi Kurniawan
Century: Journal of Chinese Language, Literature and Culture Vol 4, No 1 (2016)
Publisher : Institute of Research and Community Outreach Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (224.53 KB) | DOI: 10.9744/century.4.1.41-49

Abstract

Tujuan penelitian mengetahui persepsi warna bagi mahasiswa etnis Tionghoa Universitas Kristen Kristen Petra beserta faktor yang mempengaruhi persepsi. Penulis menggunakan metode kualitatif dan pengumpulan data melalui wawancara. Subjek penelitian adalah 20 mahasiswa aktif Universitas Kristen Petra Surabaya. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan persepsi warna dari segi budaya dan psikologi. Dari segi budaya warna hitam adalah lambang berduka, niat jahat, dan keadilan, warna merah adalah keberuntungan, kebahagiaan, dan warna putih adalah pertanda buruk dan kesedihan. Sedangkan dari segi psikologi warna hitam adalah mewah, formal, dapat membuat tubuh terlihat lebih kurus, warna merah adalah semangat, berani juga dapat menambah nafsu makan dan warna putih adalah murni, bersih, dan terang. Adanya faktor-faktor yang mempengaruhi persepsi seperti keluarga, lingkungan sosial, media massa, agama, dan pendidikan. Faktor tradisi keluarga dan lingkungan sosial adalah penyebab utama yang banyak mempengaruhi persepsi warna. Faktor media massa, agama, dan pendidikan yang menjadi faktor kedua yang mempengaruhi responden dalam memaknai suatu warna. 
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KETIDAK-TERTARIKAN MAHASISWA ETNIS TIONGHOA UNIVERSITAS KRISTEN PETRA SURABAYA DALAM MEMPELAJARI BAHASA TIONGHOA Tjai Eric Charisty; Liejanto Wijaya
Century: Journal of Chinese Language, Literature and Culture Vol 4, No 1 (2016)
Publisher : Institute of Research and Community Outreach Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (279.43 KB) | DOI: 10.9744/century.4.1.8-19

Abstract

Pada era globalisasi saat ini, pemuda Indonesia dihadapkan pada tantangan yang cukup berat. Salah satu daya saing generasi muda adalah kemampuan berbahasa Tionghoa. Maka dari itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi ketidak-tertarikan mahasiswa etnis Tionghoa di Universitas Kristen Petra Surabaya dalam mempelajari bahasa Tionghoa. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa faktor yang mempengaruhi ketidak-tertarikan mahasiswa etnis Tionghoa Universitas Kristen Petra Surabaya terhadap bahasa Tionghoa disebabkan oleh karena bahasa Tionghoa tidak digunakan dalam kehidupan sehari-hari, lingkungan/komunitas yang tidak mendukung penggunaan bahasa Tionghoa, bahasa Tionghoa sulit untuk dipelajari, penetrasi budaya lain seperti Barat dan Korea yang lebih dominan serta identitas sebagai orang Tionghoa-Indonesia namun kurang mengenal budaya Tionghoa sehingga tidak ada ketertarikan untuk mempelajari bahasa Tionghoa. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa peran keluarga, lingkungan sosial, budaya, identitas dan pendidikan dapat mempengaruhi minat mahasiswa dalam mempelajari bahasa Tionghoa.

Page 1 of 2 | Total Record : 14