cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Century: Journal of Chinese Language, Literature and Culture
ISSN : -     EISSN : 2657098x     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 14 Documents
Search results for , issue "Vol 6, No 2 (2018)" : 14 Documents clear
TRADISI SATU BULAN BAYI PADA PASANGAN CAMPURAN ETNIS TIONGHOA DAN ETNIS JAWA DI SURABAYA Sanjaya, Elizabet; Olivia, Olivia; Kwartanti, Hannie
Century Vol 6, No 2 (2018)
Publisher : Institute of Research and Community Outreach Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1608.55 KB)

Abstract

Indonesia memiliki berbagai macam kebudayaan dan etnis di dalamnya. Setiap etnis yang ada juga memiliki beberapa tradisi yang dilakukan untuk memperingati atau merayakan hari-hari tertentu, salah satunya yaitu tradisi dalam merayakan satu bulan bayi. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui tradisi apa yang dilakukan oleh pasangan campuran etnis Tionghoa dan etnis Jawa dalam merayakan satu bulan bayi. Diharapakan dari penelitian ini dapat mengetahui, memahami dan memberikan inspirasi kepada pasangan orang tua yang lain. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode kualitatif deskriptif, dengan cara melakukan wawancara kepada sepuluh pasangan orang tua campuran etnis Tionghoa dan etnis Jawa. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa pasangan campuran tersebut tidak semuanya melakukan tradisi yang ada. Tradisi yang masih dilakukan yaitu memotong rambut bayi. Selain itu hantaran yang diberikan untuk keluarga dan kerabat juga berbagai macam.
ANALISIS KESALAHAN PENGGUNAAN TANDA BACA BAHASA TIONGHOA DALAM MENULIS DAN MEMBACA OLEH MAHASISWA KELAS MENENGAH DAN ATAS SASTRA TIONGHOA UNIVERSITAS KRISTEN PETRA Wijaya, Filona Sagita; Kurniawan, Budi; Zhu, Shuiqing
Century Vol 6, No 2 (2018)
Publisher : Institute of Research and Community Outreach Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (333.862 KB)

Abstract

Berdasarkan pada penelitian Zeng (2017) telah melakukan penelitian  terhadap beberapa hasil  penelitian sebelumnya pada tahun 2002 sampai 2016 mengenai analisis kesalahan tanda baca. Dalam penelitian tersebut ditemukan “ isi penelitian, cara penelitian dilakukan berulang- ulang” , mayoritas data penelitian berupa karangan dari mahasiswa, penelitian yang bersifat eksperimental sangat sedikit (hanya ada satu penelitian).  Penulis menggunakan data penelitian dari karangan mahasiswa, proposal mahasiswa dan soal tes kecil, membuat hasil penelitian menjadi lebih objektif, juga menghasilkan penelitian yang bersifat eksperimental.                       Pertama, penulis melakukan perhitungna pada analisis kesalahan penggunaan tanda baca, kemudian tahap selanjutnya menggolongkan kesalahan tersebut dan menjelaskan letak kesalahan pada kalimat yang salah. Untuk mengetahui mengenai korelasi pemahaman penggunaan tanda baca yang berkaitan dengan  kemampuan  membaca dan menulis, penulis menggunakan Pearson Correlation . Hasilnya adalah, kesalahan fungsi dalam penggunaan tanda baca tanda baca koma terhadap kemampuan menulis dan membaca memiliki korelasi yang kuat, sedangkan tanda baca lainnya tidak memiliki korelasi.
ANALISIS KESALAHAN PENGGUNAAN SINONIMI KATA KERJA DALAM KALIMAT BAHASA TIONGHOA PADA MAHASISWA SASTRA TIONGHOA UNIVERSITAS KRISTEN PETRA Salim, Melisia; Markali, Alpin Gadman; Wijaya, Liejanto
Century Vol 6, No 2 (2018)
Publisher : Institute of Research and Community Outreach Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (281.507 KB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis jenis kesalahan dan penyebab kesalahan dalam menggunakan sinonimi kata kerja ke dalam kalimat bahasa Tionghoa pada mahasiswa Program Studi Sastra Tionghoa angkatan 2015, Universitas Kristen Petra Surabaya.Pada proses pembelajaran seringkali timbul kesalahan dalam memadukan objek serta kegunaannya dari sinonimi kata kerja bahasa Tionghoa dalam kalimat, sehingga mendorong penulis untuk menganalisis lebih lanjut terhadap kesalahan penggunaan serta penyebabnya yang didasarkan pada teori sinonim bahasa Tionghoa oleh Xing dan Wang (2009). Data penelitian didapat dari tes dan wawancara. Hasil analisis tes menunjukkan bahwa subjek penelitian masih belum dapat dengan baik menentukan sasaran objek dari sinonimi tersebut apakah diikuti objek benda atau manusia. Melalui wawancara juga diketahui kesalahan didominasi oleh kesalahan interlingual. Kesalahan ini semakin jelas terlihat saat siswa menterjemahkan sinonimi bahasa Tionghoa ke dalam bahasa Indonesia dengan tidak memperhatikan batasan objek sehingga timbul kesalahan. Faktor lain datang dari siswa melakukan overgeneralisasi, mengabaikan kaidah bahasa, penerapan kaidah yang kurang sempurna, faktor dari materi pengajaran dan pengajar serta dari diri siswa.Dapat diketahui bahwa penggunaan dari sinonimi kata kerja bahasa Tionghoa masih terdapat kesulitan, selain memiliki kemiripan makna, penggunaannya juga tidak semua dapat saling menggantikan, hal ini yang dapat mengakibatkan terjadinya kesalahan penggunaan. 
KONSTRUKSI SOSOK PEREMPUAN DALAM NASKAH FILM “A TALE OF THREE CITIES” Nataline, Lianda; Kurniawan, Budi; Chao, ShanHua
Century Vol 6, No 2 (2018)
Publisher : Institute of Research and Community Outreach Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (207.196 KB)

Abstract

Naskah film “A Tale of Three Cities” ini merupakan naskah dari sebuah film yang berasal dari Hongkong bergenre romance. Cerita dalam film ini diangkat dari kisah nyata orangtua Jackie Chan, yaitu Fang Daolong dan Chen Yuerong. Sebuah kisah yang berlatar belakang pada masa transisi di Tiongkok, yaitu pada tahun 1939 hingga 1951, di mana pada masa itu budaya patriarki masih sangat kental di Tiongkok. Penulis tertarik untuk meneliti naskah film ini lebih lanjut adalah adalah dibalik banyaknya tantangan dalam perjuangan cinta mereka, film ini juga menunjukkan sosok wanita yang berbeda dengan wanita yang tradisional pada jaman itu. Perbedaan ini terlihat dari tiga tokoh wanita, yaitu Chen Yuerong, Qiu Xiaoling, dan ibu Yuerong. Untuk mengetahui bagaimana kehidupan dan stereotip kaum perempuan masa itu, penulis melakukan analisis studi pustaka yang didukung oleh buku-buku referensi, bahan-bahan yang dikumpulkan melalui internet serta sumber lain yang mendukung penulisan skripsi ini. Subtema yang digunakan untuk menganalisa adalah berdasarkan perilaku ketiga tokoh wanita tersebut yang tertulis di dalam naskah film. Kesimpulan dari penelitian ini adalah ketiga tokoh wanita ini mengalami konstruksi karakter yang sangat mencerminkan wanita modern, yang sangat berbeda dengan stereotip wanita pada masa tahun 1939 hingga 1951.
KETERAMPILAN MEMBACA DAN MENULIS KARAKTER HANZI RUNNER DIVISI CHINA WEDDING DI PERUSAHAAN VARAWEDDING Pranata, Ellen Aprilia; Christiana, Elisa; Chun – I, Kuo
Century Vol 6, No 2 (2018)
Publisher : Institute of Research and Community Outreach Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (281.494 KB)

Abstract

Di Pulau Bali, terdapat perusahaan wedding organizer bernama Varawedding, yang memiliki sebuah divisi China Wedding. Pada divisi tersebut terdapat anggota runner yang membantu klien menjalankan acara di lokasi pernikahan. Saat bertugas, terdapat klien yang meminta bantuan membaca atau menulis karakter hanzi, tetapi sebagian besar runner tidak menguasai keterampilan tersebut, mereka hanya mampu keterampilan mendengar dan berbicara saja. Melalui metode kualitatif, penulis melakukan wawancara semi-terstruktur terhadap lima runner yang tidak dapat membaca dan menulis karakter hanzi dan paling lama bekerja di Varawedding, serta terhadap seorang kepala runner untuk memperoleh pemahaman yang mendalam mengenai kesulitan, solusi, keterampilan membaca dan menulis karakter hanzi yang dibutuhkan runner. Anggota runner mengakui keterampilan membaca dan menulis tidak penting, kepala runner juga mengatakan keterampilan tersebut hanya sebagai nilai plus untuk runner. Saat menghadapi kesulitan membaca rundown, mereka menggunakan Google Translate atau meminta bantuan anggota sales. Beberapa runner mengatakan tidak ada keterampilan membaca dan menulis yang dibutuhkan, sedangkan sebagian runner butuh membaca dan menulis kata-kata yang berhubungan dengan pernikahan, serta membaca sekilas supaya mengerti maksud bacaan. Walaupun runner mengalami kesulitan, tetapi perusahaan tidak pernah mengadakan pelatihan membaca dan menulis karakter hanzi. Jika kemampuan mendengar, berbicara, membaca, dan menulis bahasa Tionghoa baik, maka runner dapat meminimalkan kesulitan saat bekerja.
ANALISIS KESALAHAN PENGGUNAAN KATA KETERANGAN BAHASA TIONGHOA DALAM TUGAS VLOG MAHASISWA SASTRA TIONGHOA UNIVERSITAS KRISTEN PETRA ANGKATAN 2015 Yessica, Yulia; Untari, Dwi Retnaning; Zhu, Shuiqing
Century Vol 6, No 2 (2018)
Publisher : Institute of Research and Community Outreach Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (297.036 KB)

Abstract

Kesalahan berbahasa menunjukkan bahwa tujuan pengajaran bahasa belum tercapai secara maksimal, dan harus dikurangi sampai ke batas minimal, bahkan diusahakan dihilangkan sama sekali. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bentuk kesalahan dan penyebab kesalahan penggunaan adverbia bahasa Tionghoa dalam tugas pembuatan vlog mahasiswa Sastra Tionghoa Universitas Kristen Petra angkatan 2015. Penelitian ini menggunakan metode analisis tekstual. Data dalam penelitian ini yang adalah dokumen berupa 8 buah vlog yang dibuat oleh 17 mahasiswa angkatan 2015 Sastra Tionghoa Universitas Kristen Petra.Dari keseluruhan 8 jenis kata keterangan bahasa Tionghoa, penulis menemukan adanya 5 jenis kata keterangan yang mengalami kesalahan pengunaan yaitu kata keterangan level, waktu, ruang lingkup, negasi, dan hubungan.  Kesalahan yang terjadi berupa kesalahan penggunaan kata keterangan 太(tài), 正在 (zhèngzài), 就是 (jiùshì), 很 (hěn), 还是 (háishì), 只zhī, 是否(shìfǒu) atau 是不是 (shìbúshì), 已经 (yǐjīng), dan 也 (yě).Kesalahan penggunaan kata keterangan bahasa Tionghoa disebabkan oleh karena adanya pengaruh dari kata keterangan bahasa Indonesia, dimana bahasa Indonesia adalah bahasa ibu dari mahasiswa.
ANALISIS KESALAHAN PENGGUNAAN KATA BANTU STRUKTURAL “的,得,地” PADA MAHASISWA ANGKATAN 2017 Angela, Shielyn; Markali, Alpin Gadman; Chun – I, Kuo
Century Vol 6, No 2 (2018)
Publisher : Institute of Research and Community Outreach Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (294.766 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesalahan, faktor penyebab kesalahan  dan cara pandang mahasiswa Universitas Kristen Petra angkatan 2017 prodi Sastra Tionghoa terhadap cara pengajaran kata bantu struktural de(的), de(得) dan de(地). Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan melakukan tes dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesalahan terbanyak yang dilakukan mahasiswa adalah kesalahan penggunaan kata bantu struktural de(得) dan de(地). Faktor penyebab mahasiswa melakukan kesalahan adalah: penggunaan kata bantu struktural yang rumit, faktor dalam diri mahasiswa, kurangnya latihan soal dan adanya pengaruh dari bahasa ibu. Selain itu dari hasil penelitian juga dapat diketahui cara pandang mahasiswa terhadap pengajaran kata bantu struktural de(的), de(得) dan de(地) yaitu: cara penjelasan pengajar yang sangat berpengaruh terhadap tingkat pemahaman mahasiswa serta memperbanyak latihan soal dapat membuat mahasiswa tidak mudah melupakan materi yang baru diajarkan. Kesimpulannya adalah penggunaan kata bantu struktural de(得) dan de(地) adalah yang paling sulit, yang membuat mahasiswa banyak melakukan kesalahan dan di antara ketiga kata bantu struktural, kesalahan penambahan dan penghilangan kata bantu stuktural de(的) yang paling banyak dilakukan mahasiswa.
ANALISIS KESALAHAN PENGGUNAAN KATA BANTU STRUKTURAL “的,得,地” PADA MAHASISWA ANGKATAN 2017 Shielyn Angela; Alpin Gadman Markali; Kuo Chun – I
Century: Journal of Chinese Language, Literature and Culture Vol 6, No 2 (2018)
Publisher : Institute of Research and Community Outreach Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (294.766 KB) | DOI: 10.9744/century.6.2.1-11

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesalahan, faktor penyebab kesalahan  dan cara pandang mahasiswa Universitas Kristen Petra angkatan 2017 prodi Sastra Tionghoa terhadap cara pengajaran kata bantu struktural de(的), de(得) dan de(地). Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan melakukan tes dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesalahan terbanyak yang dilakukan mahasiswa adalah kesalahan penggunaan kata bantu struktural de(得) dan de(地). Faktor penyebab mahasiswa melakukan kesalahan adalah: penggunaan kata bantu struktural yang rumit, faktor dalam diri mahasiswa, kurangnya latihan soal dan adanya pengaruh dari bahasa ibu. Selain itu dari hasil penelitian juga dapat diketahui cara pandang mahasiswa terhadap pengajaran kata bantu struktural de(的), de(得) dan de(地) yaitu: cara penjelasan pengajar yang sangat berpengaruh terhadap tingkat pemahaman mahasiswa serta memperbanyak latihan soal dapat membuat mahasiswa tidak mudah melupakan materi yang baru diajarkan. Kesimpulannya adalah penggunaan kata bantu struktural de(得) dan de(地) adalah yang paling sulit, yang membuat mahasiswa banyak melakukan kesalahan dan di antara ketiga kata bantu struktural, kesalahan penambahan dan penghilangan kata bantu stuktural de(的) yang paling banyak dilakukan mahasiswa.
ANALISIS KESALAHAN PENGGUNAAN KATA KETERANGAN BAHASA TIONGHOA DALAM TUGAS VLOG MAHASISWA SASTRA TIONGHOA UNIVERSITAS KRISTEN PETRA ANGKATAN 2015 Yulia Yessica; Dwi Retnaning Untari; Shuiqing Zhu
Century: Journal of Chinese Language, Literature and Culture Vol 6, No 2 (2018)
Publisher : Institute of Research and Community Outreach Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (297.036 KB) | DOI: 10.9744/century.6.2.71-83

Abstract

Kesalahan berbahasa menunjukkan bahwa tujuan pengajaran bahasa belum tercapai secara maksimal, dan harus dikurangi sampai ke batas minimal, bahkan diusahakan dihilangkan sama sekali. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bentuk kesalahan dan penyebab kesalahan penggunaan adverbia bahasa Tionghoa dalam tugas pembuatan vlog mahasiswa Sastra Tionghoa Universitas Kristen Petra angkatan 2015. Penelitian ini menggunakan metode analisis tekstual. Data dalam penelitian ini yang adalah dokumen berupa 8 buah vlog yang dibuat oleh 17 mahasiswa angkatan 2015 Sastra Tionghoa Universitas Kristen Petra.Dari keseluruhan 8 jenis kata keterangan bahasa Tionghoa, penulis menemukan adanya 5 jenis kata keterangan yang mengalami kesalahan pengunaan yaitu kata keterangan level, waktu, ruang lingkup, negasi, dan hubungan.  Kesalahan yang terjadi berupa kesalahan penggunaan kata keterangan 太(tài), 正在 (zhèngzài), 就是 (jiùshì), 很 (hěn), 还是 (háishì), 只zhī, 是否(shìfǒu) atau 是不是 (shìbúshì), 已经 (yǐjīng), dan 也 (yě).Kesalahan penggunaan kata keterangan bahasa Tionghoa disebabkan oleh karena adanya pengaruh dari kata keterangan bahasa Indonesia, dimana bahasa Indonesia adalah bahasa ibu dari mahasiswa.
TRADISI SATU BULAN BAYI PADA PASANGAN CAMPURAN ETNIS TIONGHOA DAN ETNIS JAWA DI SURABAYA Elizabet Sanjaya; Olivia Olivia; Hannie Kwartanti
Century: Journal of Chinese Language, Literature and Culture Vol 6, No 2 (2018)
Publisher : Institute of Research and Community Outreach Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1608.55 KB) | DOI: 10.9744/century.6.2.47-58

Abstract

Indonesia memiliki berbagai macam kebudayaan dan etnis di dalamnya. Setiap etnis yang ada juga memiliki beberapa tradisi yang dilakukan untuk memperingati atau merayakan hari-hari tertentu, salah satunya yaitu tradisi dalam merayakan satu bulan bayi. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui tradisi apa yang dilakukan oleh pasangan campuran etnis Tionghoa dan etnis Jawa dalam merayakan satu bulan bayi. Diharapakan dari penelitian ini dapat mengetahui, memahami dan memberikan inspirasi kepada pasangan orang tua yang lain. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode kualitatif deskriptif, dengan cara melakukan wawancara kepada sepuluh pasangan orang tua campuran etnis Tionghoa dan etnis Jawa. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa pasangan campuran tersebut tidak semuanya melakukan tradisi yang ada. Tradisi yang masih dilakukan yaitu memotong rambut bayi. Selain itu hantaran yang diberikan untuk keluarga dan kerabat juga berbagai macam.

Page 1 of 2 | Total Record : 14