cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Century: Journal of Chinese Language, Literature and Culture
ISSN : -     EISSN : 2657098x     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 8, No 1 (2020)" : 7 Documents clear
PEMAHAMAN MAHASISWA BAHASA MANDARIN ANGKATAN 2016 TERHADAP PELAFALAN KARAKTER HANZI YANG MEMILIKI LEBIH DARI SATU BUNYI 中文系2016届学生对汉语教程中出现的多音字的理解中 Elisabeth Meliantha Christallia Santoso
Century: Journal of Chinese Language, Literature and Culture Vol 8, No 1 (2020)
Publisher : Institute of Research and Community Outreach Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9744/century.8.1.55-67

Abstract

Penelitian ini membahas tentang Pemahaman Mahasiswa Program Studi  Bahasa Mandarin angkatan 2016 terhadap Pelafalan Karakter Hanzi yang memiliki lebih dari satu bunyi. Tujuan dari penelitian ini adalah Mengetahui pemahaman mahasiswa terhadap pelafalan karakter Hanzi sama  yang memiliki lebih dari satu bunyi  pada mahasiswa Bahasa Mandarin angkatan 2016.Mengetahui penyebab yang menyebabkan mahasiswa Program Studi Bahasa Mandarin angkatan 2016 dalam melakukan kesalahan dalam pelafalan. Data diperoleh menggunakan tes, kuesioner, dan wawancara kemudian dianalisis dengan menggunakan teori Karakter Hanzi sama yang memiliki lebih dari satu bunyi. Melalui wawancara dapat diketahui penyebab kesalahan berada pada kesalahan interlingual dimana siswa tidak memperhatikan batasan objek sehingga menimbulkan kesalahan. Melalui hasil test diketahui bahwa mahasiswa banyak melakukan kesalahan pada pelafalan kata kerja dan kata benda. Melalui kuesioner diketahui faktor yang menjadi penyebab siswa melakukan kesalahan adalah  faktor dari materi pengajaran dan pengajar serta dari dalam diri mahasiswa sendiri. Kata Kunci : pemahaman kesalahan, analisa kesalahan, angkatan 2016
Analisis Perbandingan Kata Sapaan Sosial Dalam Bahasa Mandarin-Indonesia Sabinus Iden
Century: Journal of Chinese Language, Literature and Culture Vol 8, No 1 (2020)
Publisher : Institute of Research and Community Outreach Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9744/century.8.1.9-24

Abstract

"kata sapaan" adalah alat penting bagi orang untuk berkomunikasi dalam kehidupan sehari-hari. Sehubung berkembang pesatnya negara Tiongkong, negara-negara di seluruh dunia, terutama negara Indonesia, belajar bahasa mandarin untuk mempelajari dan memahami negara Tiongkok, memahami budaya negara Tiongkok dan berkomunikasi dengan lebih baik. Semakin banyak mahasiswa Indonesia belajar bahasa mandarin, tetapi penguasaan bahasa mandarin tidak begitu baik terutama “kata sapaan” lebih sulit untuk dikuasai oleh mahasiswa Indonesia. Oleh karena itu, peneliti menggunakan metode pengumpulan data dengan kuisioner dan komparatif untuk membandingkan kata sapaan sosial dalam bahasa Mandarin-Indonesia, dengan tujuan untuk mencari persamaan dan perbedaan kata sapaan ke dua negara, agar mahasiswa indonesia yang sedang maupun yang akan belajar bahasa Mandarin dapat berkomunikasi menggunakan kata sapaan sosial dalam bahasa Mandarin dengan baik dan lancar. Kata kunci: Kata sapaan sosial;Mahasiswa Indonesia; Komparatif
PERBANDINGAN CERITA RAKYAT BAWANG MERAH BAWANG PUTIH dan BAMEI LIANGMEI Kezia Audina Setyorini
Century: Journal of Chinese Language, Literature and Culture Vol 8, No 1 (2020)
Publisher : Institute of Research and Community Outreach Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9744/century.8.1.68-75

Abstract

Cerita rakyat merupakan cerita dari masa lampau, yang diturunkan secara lisan, dan menjadi ciri khas setiap bangsa dengan budaya yang dimiliki masing-masing bangsa. Seiring berkembangnya zaman dan teknologi, cerita rakyat semakin pudar di mata masyarakat. Jika hal ini terus dibiarkan, maka cerita rakyat lama kelamaan akan menghilang dari masyarakat, padahal pesan moral dan budaya yang terdapat dalam sebuah cerita rakyat sangatlah menarik dan mendidik. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui persamaan dan perbedaan unsur intrinsik dan menjelaskan latar belakang budaya dua cerita yang berasal dari negara yang berbeda. Penulis menggunakan metode studi pustaka untuk membandingkan cerita rakyat dari Indonesia Bawang Merah Bawang Putih dan cerita rakyat dari Tiongkok Bamei Liangmei. Dalam kedua cerita tersebut, ditemukan bahwa meskipun cerita ini berasal dari negara yang berbeda, terdapat kemiripan tema utama cerita, serta jumlah dan peran tokoh utama dalam cerita tersebut, namun alur cerita keduanya memiliki perbedaan karena adanya perbedaan latar belakang kebudayaan dari negara Indonesia dan Tiongkok.. Kata Kunci: Bawang Merah Bawang Putih, Bamei Liangmei, Perbandingan.
Penggunaan Panggilan Kekerabatan Suku Hokkian Dialek Quanzhou Oleh Generasi Ketiga Hokkian Quanzhou Di Surabaya Sintamelina Poadi
Century: Journal of Chinese Language, Literature and Culture Vol 8, No 1 (2020)
Publisher : Institute of Research and Community Outreach Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9744/century.8.1.37-54

Abstract

Di dalam kehidupan sosial bermasyarakat, kita memerlukan kata sapaan sebagai alat berinteraksi dan berkomunikasi dengan sesama. Di dalam lingkungan keluarga disebut sebagai panggilan kekerabatan. Panggilan kekerabatan sangat penting dan dapat menunjukkan peran atau hubungan setiap orang dalam keluarga. Pada abad ke 19 terjadi migrasi besar-besaran dimana orang Tiongkok yang sebagian besar adalah orang Hokkian datang dan menetap di Indonesia terutama di kota Surabaya. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisa bagaimana penggunaan panggilan kekerabatan Suku Hokkian dialek Quanzhou oleh generasi ketiga Hokkian Quanzhou di Surabaya saat ini, serta faktor-faktor perubahan penggunaan yang terjadi. Data penelitian didapatkan dari dilakukannya wawancara dengan sepuluh informan yang merupakan generasi ketiga dari Suku Hokkian Quanzhou di Surabaya. Hasil analisis menunjukkan bahwa beberapa dari subjek penelitian masih mengetahui dan menggunakan panggilan kekerabatan Suku Hokkian Dialek Quanzhou ini, namun banyak terjadi perubahan pengucapan yang digunakan. Selain itu juga terdapat perubahan penggunaan panggilan kekerabatan oleh beberapa subjek penelitian. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa faktor- faktor yang melatarbelakangi perubahan penggunaan panggilan kekerabatan ini adalah disebabkan oleh hubungan keakraban, didikan dalam keluarga, latar belakang pendidikan orangtua, akulturasi budaya, westernisasi dan penggunaan bahasa.
PROSES PERKEMBANGAN WAYANG POTEHI DARI ASLI KE KREASI DI GUDO Tyas Widyaratna; Olivia Olivia
Century: Journal of Chinese Language, Literature and Culture Vol 8, No 1 (2020)
Publisher : Institute of Research and Community Outreach Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9744/century.8.1.76-89

Abstract

Potehi merupakan suatu budaya dari Tiongkok, yang dalam perjalanannya telah diterima oleh masyarakat Indonesia sehingga dikenal dengan nama wayang potehi. Gudo merupakan sebuah kabupaten di Jombang, Jawa Timur yang saat ini menjadi tempat rujukan mengenai hal-hal yang berkaitan dengan wayang potehi. Skripsi ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan mewawancarai enam orang narasumber dan observasi untuk mendapatkan informasi mengenai perkembangan wayang potehi Gudo dari potehi asli hingga menjadi potehi kreasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pementasan potehi kreasi merupakan salah satu langkah konkrit yang saat ini dilakukan agar wayang potehi Gudo tetap eksis mencocoki jamannya. Dalam penelitian ini ditinjau dan ditemukan beberapa bagian dari potehi kreasi yang tidak terlalu mengalami perubahan dari pakemnya, yakni penggunaan panggung, alat musik dan bahasa. Selain itu juga ditemukan beberapa bagian yang mengalami banyak perubahan, mencakup fungsi pementasan yang tak lagi untuk persembahan dewa-dewi sehingga pementasan potehi kreasi tidak lagi mengadakan ritual sebelum pementasan, pemilihan cerita serta makna dari pakaian dan atribut yang digunakan oleh boneka potehi kreasi. Kata kunci: Wayang, Potehi Asli, Potehi Kreasi, Gudo.
ANALISIS STRUKTUR NARASI DAN PERKEMBANGAN KEPRIBADIAN TOKOH UTAMA DALAM FILM “MR SIX” Michele Leonora Asmara
Century: Journal of Chinese Language, Literature and Culture Vol 8, No 1 (2020)
Publisher : Institute of Research and Community Outreach Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9744/century.8.1.1-8

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui perkembangan kepribadian tokoh utama dalam film “Mr Six”. Tujuan penelitian ini untuk mengungkap kepribadian tokoh utama melalui potongan dan dialog film dengan menggunakan teori struktur narasi dan  perkembangan kepribadian. Teknik analisa yang digunakan adalah observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan fase ketujuh tokoh utama film “Mr Six” dengan teori perkembangan kepribadian oleh Erik Erikson.  Kata kunci:            Tokoh Utama, Struktur Narasi, Perkembangan Kepribadian, Film “Mr Six”  摘要 这项研究是为了知道《老炮儿》电影中主角的人格发展。研究的目的是揭示主角的个性通过电影场景和对话,使用叙事结构和人格发展理论。      所使用的分析技术是观察和记录。 研究结果表明主角的人格发展特征是在Erik Erikson人格发展第七阶段。 关键词:      主角,叙事结构,人格发展,《老炮儿》电影
ANALISIS KESALAHAN PEMAHAMAN RADIKAL OLEH MAHASISWA PROGRAM STUDI BAHASA MANDARIN UNIVERSITAS KRISTEN PETRA 彼得拉基督教大学中文系学生理解偏旁偏误分析 Maria Mirabel Ivana
Century: Journal of Chinese Language, Literature and Culture Vol 8, No 1 (2020)
Publisher : Institute of Research and Community Outreach Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9744/century.8.1.25-36

Abstract

Pemahaman karakter hanzi merupakan sebuah hal yang sangat penting untuk diperhatikan ketika mempelajari bahasa Mandarin, bahasa Mandarin  memiliki radikal yang menghasilkan banyak karakter hanzi, sehingga kesalahan dalam pembacaan karakter hanzi sering terjadi. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisa jenis kesalahan dan penyebab kesalahan dalam pemahaman radikal karakter hanzi dalam kalimat bahasa Mandarin pada mahasiswa program studi Bahasa Mandarin angkatan 2016 Universitas Kristen Petra Surabaya. Data dari penelitian ini didapat dari tes dan wawancara. Hasil analisis tes menunjukkan bahwa subjek penelitian masih belum memahami jenis dan letak radikal karakter hanzi terlihat dari persentase kesalahan yang cukup tinggi. Dari hasil wawancara penulis mendapatkan penyebab kesalahan dalam pemahaman radikal yaitu tidak mengetahui arti dari masing-masing radikal, tidak dapat mengingat keterkaitan antara radikal dan karakter hanzi yang telah dipelajari, serta kurangnya kemauan dari diri narasumber untuk mempelajari radikal karakter hanzi secara lebih mendalam.Kata kunci: Radikal karakter hanzi, Analisis Kesalahan, Bahasa Mandarin

Page 1 of 1 | Total Record : 7