cover
Contact Name
Muhamad Maulana Azimatun Nur
Contact Email
lanaazim@upnyk.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
editor.eksergi@gmail.com
Editorial Address
Prodi Teknik Kimia UPN Veteran Yogyakarta"</span>. Jl. SWK. 104 Lingkar Utara Condong Catur- Yogyakarta (55283)
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Eksergi: Chemical Engineering Journal
ISSN : 1410394X     EISSN : 24608203     DOI : https://doi.org/10.31315
Eksergi is an open-access, peer-reviewed scientific journal that focuses on research and innovation in the fields of energy and renewable energy. The journal aims to provide a platform for scientists, researchers, engineers, and practitioners to share knowledge and advancements that contribute to sustainable development and energy transition. In addition to energy topics, the journal also accepts high-quality manuscripts related to, but not limited to, the following areas: Separation processes Bioprocesses related to food, energy, and environmental applications Wastewater treatment and resource recovery Process optimization and intensification Carbon capture, utilization, and storage (CCUS) Chemical reaction engineering and reactor design Life cycle assessment (LCA) and sustainability evaluation Process Design and Control Engineering Process Simulations Process System Engineering The journal welcomes original research articles, reviews, and short communications that demonstrate novelty, scientific rigor, and relevance to chemical engineering and interdisciplinary applications.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 13, No 2 (2016)" : 5 Documents clear
Robotic spraying application for Fabrication Proton Exchange Membrane Fuel Cell Ramli Sitanggang
Eksergi Vol 13, No 2 (2016)
Publisher : Prodi Teknik Kimia, Fakultas Teknologi Industri, UPN "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/e.v13i2.1694

Abstract

One of the processes that work in the field of engineering Proton Exchange Membrane Fuel Cell (PEMFC) is to produce a variety of designs MEA. The best design will be found in the manufacturing process. The project introduced a spray with a robotic instrument configuration x-y axis to issue MEA design. MEA layer forms which can be produced by this spray will follow a periodic function, whereas the layers including the thickness, porosity, pore diameter, specific active surface area which will be used to hold the chemical reaction to produce electricity. The character size coating layer is represented by the amount of spraying. This number is a function of the frequency of the robot, and the nozzle crosses the x-y dimensions of the substrate. Sprays produce two forms of MEA design. From the results of this study MEA quality can be assessed using a robot with a spray nozzle configuration as a contribution for Fuel Cell (PEMFC).
BIOPELUMAS DARI MINYAK NABATI (REVIEW) Sri Wahyuni Santi R; Mahreni Mahreni; Renung Reningtyas
Eksergi Vol 13, No 2 (2016)
Publisher : Prodi Teknik Kimia, Fakultas Teknologi Industri, UPN "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/e.v13i2.1698

Abstract

Pertumbuhan otomotif di Indonesia terus mengalami peningkatan. Maka tak heran jika kebutuhan pendukungnya seperti pelumas juga mengalami peningkatan pula. Di Indonesia, kebutuhan akan pelumas atau oli mencapai angka 300 juta liter pertahunnya. Kira kira 40% pelumas akan dibuang ke lingkungan menjadi limbah non biodegradable dan bersifat sebagai limbah B3. Untuk menunjang lingkungan yang mendukung pembangunan berkelanjutan, dunia membutuhkan pelumas biodegradable atau biopelumas. Biopelumas dapat menyamai karakristik dan menggantikan fungsi pelumas berbasis petroleum. Bahan dasar biopelumas pada saat ini adalah minyak nabati melalui serangkaian modifikasi secara kimia dapat diubah menjadi senyawa mono, di atau tri ester. Ester dari minyak nabati menunjukkan sifat sifat fisika dan kimia lebih baik dibandingkan dengan pelumas petroleum. Baik sifat fluida pada temperatur rendah meliputi titik tuang, titik beku dan viskositas. Juga sifat tribologi (keausan) dan stabilitas terhadap oksidator pada temperatur tinggi. Dalam makalah ini dijelaskan mengenai perkembangan terbaru beberapa proses produksi bio pelumas ramah lingkungan berbasis ester sebagai formula generasi baru yang  menunjang  pembangunan berkelanjutan
Pemanfaatan CPO (Crude Palm Oil) Untuk Desulfurisasi Pada Batubara Menggunakan Metode Flotasi Danang Jaya; Ebeng Soegondo
Eksergi Vol 13, No 2 (2016)
Publisher : Prodi Teknik Kimia, Fakultas Teknologi Industri, UPN "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/e.v13i2.1699

Abstract

Sejalan dengan perkembangan pemanfaatan batubara di Indonesia, muncul pula beberapa kendala yang menghambat  perkembangan tersebut yaitu adanya gas SO2  hasil pembakaran batubara yang dapat menimbulkan pencemaran  udara. Flotasi adalah suatu proses untuk memisahkan padatan halus yang terpisah dari suatu padatan dengan padatan yang lain. Penelitian desulfurisasi pada batubara  yang berasal dari bahan baku PLTU menggunakan metode flotasi dilakukan secara kontinyu dalam sebuah alat kolom flotasi. Disini beberapa variabel flotasi diantaranya adalah perbandingan antara batubara dengan CPO yaitu 1:2, 1:4, 1:6 dengan laju alir umpan yang berbeda-beda. Diperoleh kondisi yang optimal pada pengurangan kadar sulfur pada proses flotasi ketika laju alir umpan sebesar 0,3612 L/menit dengan perbandingan CPO/Batubara pada 1:2 dengan sulfur yang terambil sebesar 45,269 %.
Peningkatan Phycocyanin pada Spirulina Platensis dengan Media Limbah Virgin Coconut Oil pada Photobioreactor Tertutup Sri Sukadarti; Sri Wahyu Murni; M.M. Azimatun Nur
Eksergi Vol 13, No 2 (2016)
Publisher : Prodi Teknik Kimia, Fakultas Teknologi Industri, UPN "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/e.v13i2.1700

Abstract

Waste of Virgin Coconut Oil (VCO) industries has a high value of Chemical Oxygen Demand (COD), it is therefore a problem for the environment. This waste contains organic materials such as oil, proteins, carbohydrates and some minerals, that potentially to be used for the cultivation of blue-green algae Spirulina plantesis.  Spirulina plantesis is an excellent source of phycocyanin. The Phycocyanin has anti-aging, anti-oxidant and anti-inflammatory properties, it is therefore considered useful. This research is aimed to study the effects of the addition of urea and light intensity on the growth of Spirulina, the concentration of phycocyanin and decreasing of COD value. Spirulina platensis was cultivated in a closed photobioreactor with an air flow for 7 days.  The light intensity was varied as follows 5000 lux, 6000 lux, 7000 lux and 8000 lux, and the addition of urea as nutrients was also varied as follows 40 ppm, 50 ppm, 60 ppm and 70 ppm.  This research indicated that the optimum condition was obtained at the addition of urea of 70 ppm, light intensity  of 6000 lux. This research resulted μmax of 1,1375day-1 , the biomass  productivity of 0,0423 g/l/day,  biomass concentration of   0,1734 g/l  and  phycocyanin concentration of 5,047%. The largest of COD removal is was 98,06% and the COD value of  280 mg/l was finally achieved.
Pengaruh Limbah Industri Batik Menggunakan Pewarna Alami dari Desa Wukirsari terhadap Viabilitas Bakteri Tanah Yanisworo Wijaya Ratih
Eksergi Vol 13, No 2 (2016)
Publisher : Prodi Teknik Kimia, Fakultas Teknologi Industri, UPN "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/e.v13i2.1919

Abstract

Industri batik menggunakan pewarna alami sedang berkembang. Pewarna alami diperoleh dengan melakukan ekstraksi pada beberapa tanaman seperti jolawe (Terminalia bellirica), mahoni (Swieteniamacrophylla mahoni) dan indigo (Indigofera tinctoria). Beberapa tanaman penghasil pewarna alami sering digunakan sebagai antibiotik alami karena mampu menghambat pertumbuhan mikrobia. Kemampuan senyawa tersebut menghambat pertumbuhan mikrobia perlu diwaspadai karena ada kemungkinan bahwa paparannya dalam tanah dapat mengurangi populasi mikrobia. Penelitian ini mempunyai tujuan untuk mengetahui pengaruh limbah industri batik pewarna alami terhadap viabilitas bakteri tanah. Pengujian viabilitas sel dilakukan dengan mengamati pertumbuhan bakteri total, penambat nitrogen dan pelarut fosfat dalam tanah yang ditambah dengan masing-masing limbah jolawe, indigo, mahoni dan limbah pewarna campuran. Limbah dan tanah yang digunakan berasal dari desa Wukirsari, Imogiri, Kabupaten Bantul, DIY. Dilakukan pula karakterisasi terhadap limbah dan tanah yang digunakan. Parameter utama yang diamati meliputi jumlah sel bakteri total, penambat nitrogen dan pelarut fosfat, pH, serta kadar fenolik dan flavonoid. Jumlah bakteri total, penambat nitrogen dan pelarut fosfat diamati dengan metode taburan berturut-turut dalam media  nutrien agar, Jensen’s dan Pikovskaya, sedangkan fenolik dan flavonoid dianalisis menggunakan metode spetrofotometrik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa limbah meningkatkan pH tanah dari 5 menjadi 6,7. Kadar flavonoid dan fenolik limbah berturut-turut berkisar antara 0,14% sampai dengan 0,70% dan 0,18% sampai dengan 1,76%. Viabilitas sel bakteri tidak dipengaruhi oleh kadar flavonoid dan fenolik limbah. Pada umumnya limbah batik pewarna alami tidak menurunkan viabilitas bakteri tanah.

Page 1 of 1 | Total Record : 5