cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Akuntansi Multiparadigma
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : 20867603     EISSN : 20895879     DOI : -
Core Subject : Economy,
Jurnal Akuntansi Multiparadigma or Journal of Multiparadigm Accounting (JAMAL) has been published since April 2010 by Universitas Brawijaya, and since 2014 has been collaborating with Masyarakat Akuntansi Multiparadigma Indonesia. JAMAL publishes scientific articles and highly appreciates creative and challenging thought to trigger the birth of accounting innovation as well as practices. JAMAL is quarterly issued on April-July, August-November, and December-March. JAMAL also uses LOCKSS system to ensure a secure and permanent archive for the journal. Today, JAMAL is indexed in ASEAN Citation Index (ACI), Directory of Open Access Journal (DOAJ), Google Scholar, and Sinta. Since 2015, JAMAL is member of CrossRef, therefore each article will own a DOI (Digital Object Identifier) number. To increase publicity JAMAL can also be found in Mendeley and Academia.Edu. JAMAL is also associated with AlJEBI (Aliansi Pengelola Jurnal Ekonomi dan Bisnis Indonesia) to continuously improve its quality.
Arjuna Subject : -
Articles 771 Documents
FAKTOR PENENTU KINERJA PEMERINTAH DAERAH Muhammad Ahyaruddin; Muhammad Faisal Amrillah
Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 9, No 3 (2018): Jurnal Akuntansi Multiparadigma
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18202/jamal.2018.04.9028

Abstract

Abstrak: Faktor Penentu Kinerja Pemerintah Daerah. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk menguji faktor penentu kinerja pemerintah daerah. Adapun metode yang digunakan dalam pengujian adalah persamaan struktural dengan laporan pemeriksaan BPK dari 31 pemerintah provinsi di Indonesia sebagai sampel. Hasil penelitian menunjukkan adanya urgensi bagi pemerintah daerah untuk lebih memerhatikan pencapaian kinerja yang riil, bukan hanya sebatas formalitas untuk meraih opini WTP dan mengabaikan penyelewengan atau korupsi yang terjadi. Hal ini disebabkan karena adanya korupsi atau penyelewengan bisa menciptakan preferensi kepada masyarakat untuk tidak memilih petahana yang memiliki kinerja ekonomi buruk. Abstract: Determinants of Regional Government Performance. The purpose of this study is to examine the determinants of local government performance. The methods used in testing are structural equations with the financial audit agency inspection report from 31 provinces in Indonesia as a samples. The results of this study indicate that there is an urgency for local governments to pay more attention to the achievement of real performance, not just limited to formality in gaining unqualified opinion and ignoring fraud or corruption that occurs. This is because corruption or fraud can create a preference for people not to choose incumbents who have poor economic performance.
PERAN ALOKASI BONUS DAN PEMAHAMAN BALANCED SCORECARD DALAM PEMILIHAN PROYEK INVESTASI Meutia Faizza; Bambang Purnomosidhi; Zaki Baridwan
Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 9, No 3 (2018): Jurnal Akuntansi Multiparadigma
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (952.438 KB) | DOI: 10.18202/jamal.2018.04.9026

Abstract

Abstrak: Peran Alokasi Bonus dan Pemahaman Balanced Scorecard dalam Pemilihan Proyek Investasi. Penelitian ini mencoba untuk menelaah peran balanced scorecard sebagai alat untuk membantu dalam pengambilan keputusan investasi. Penelitian ini menggunakan metode controlled laboratory experiment dengan sejumlah mahasiswa pascasarjana akuntansi dan manajemen sebagai partisipan. Pengujian statistik pada data penelitian menunjukkan bahwa partisipan yang telah diberi pemahaman balanced scorecard cenderung memilih proyek yang lebih berorientasi pada keuntungan jangka panjang. Oleh karena itu pelatihan mengenai konsep dan teknik penugasan penting untuk diberikan. Selain itu, manajemen harus membuat dasar alokasi bonus yang tepat untuk meningkatkan kinerja karyawan.                                                                                                   Abstract: The Role of Bonus Allocation and Understanding of the Balanced Scorecard in the Selection of Investment Projects. This research attempts to examine the role of the balanced scorecard as a tool to assist in making investment decisions. This research uses  controlled laboratory experiment method with a number of accounting and management postgraduate students as participants. Statistical testing on research data shows that participants who have been given a balanced scorecard understanding tend to choose projects that are more oriented to long-term benefits. Therefore training assignment concepts and techniques are important to be given. In addition, management must make the right allocation base to improve employee performance.
BERBAHAYAKAH INSTRUMEN DERIVATIF DALAM KONTEKS AKUNTANSI? Dewa Mahardika
Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 9, No 3 (2018): Jurnal Akuntansi Multiparadigma
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18202/jamal.2018.04.9025

Abstract

Abstrak: Berbahayakah Instrumen Derivatif dalam Konteks Akuntansi? Penelitian ini berusaha untuk memperoleh gambaran yang objektif terkait penggunaan instrumen derivatif sebagai alat lindung nilai. Metode deskriptif kualitatif dgunakan melalui analisis beragam peraturan. Penelitian ini menunjukkan bahwa peraturan lembaga pengawas memungkinkan instrumen derivatif digunakan sebagai alat lindung nilai dan spekulasi. Selain itu, peraturan akuntansi telah mengakui prinsip saling mengkompensasi sehingga instrumen derivatif dapat dimanfaatkan sebagai alat manajemen risiko untuk menurunkan dampak fluktuasi harga. Guna memperkecil dampak negatif dari penggunaan instrumen derivatif, lembaga pengawas telah memberikan batasan harga. Abstract: Are Derivative Instruments Risky in the Context of Accounting? This study seeks to obtain an objective picture regarding the use of derivative instruments as hedging instruments. Qualitative descriptive methods are used through analysis of various regulations. This study shows that regulatory regulatory body allows derivative instruments to be used as hedging and speculation tools. In addition, accounting regulations have recognized the principle of mutual compensation so that derivative instruments can be used as risk management tools to reduce the impact of price fluctuations. In order to minimize the negative impact of the use of derivative instruments, regulatory agency has set the price limits.
QUO VADIS KEPATUHAN PAJAK? Yenni Mangoting
Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 9, No 3 (2018): Jurnal Akuntansi Multiparadigma
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18202/jamal.2018.04.9027

Abstract

Abstrak: Quo Vadis Kepatuhan Pajak? Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi, menilai, dan memberikan interpretasi hasil penelitian kualitatif tentang kepatuhan pajak. Metode yang dijadikan alat analisis adalah meta sinstesis terhadap sejumlah temuan dalam penelitian kualitatif mengenai kepatuhan pajak. Hasil penelitian ini menjelaskan perlunya menciptakan model ketaatan pajak yang berkomitmen. Komitmen menjadi landasan wajib pajak dan otoritas pajak mengemban bagian peran dan kewajiban masing-masing secara proporsional. Kepatuhan pajak dengan komitmen akan mendukung pengumpulan pajak berbasis self assessment, yang meletakkan kewenangan penuh kepada wajib pajak untuk menjalankan ketentuan perpajakan sendiri secara sukarela. Abstract: Quo Vadis the Tax Compliance? This study aims to identify, assess and interpret the results of qualitative research on tax compliance. The method used as an analytical tool is meta-synthesis of a number of findings in qualitative research regarding tax compliance. The results of this study explain the need to create a committed tax compliance model. Commitment becomes the basis of taxpayers and tax authorities to carry out part of their respective roles and obligations proportionally. Tax compliance with a commitment will support the tax collection based on self assessment, which places full authority on taxpayers to carry out their own taxation terms voluntarily.
WHAT ARE THE MOTIVATION OF TAXPAYERS IN USING E-FILING INFORMATION SYSTEM? Yefni Yefni; Sri Murniati; Meliza Putriyanti Zifi; Heri Ribut Yuliantoro
Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 9, No 3 (2018): Jurnal Akuntansi Multiparadigma
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18202/jamal.2018.04.9030

Abstract

Abstrak: Apa Motivasi Wajib Pajak dalam Menggunakan Sistem Informasi E-Filing? Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi persepsi wajib pajak menggunakan e-filing dalam melaporkan Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) mereka. Metode yang digunakan adalah analisis Structural Equation Modeling (SEM) terhadap 100 orang wajib pajak pribadi yang terdaftar pada periode 2017 di Kantor Pelayanan Pajak Pekanbaru. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa para pembayar pajak berniat menggunakan e-filing jika sistem yang dirancang memberikan sejumlah kenyamanan bagi mereka. Oleh karena itu, Direktorat Jenderal Pajak harus gencar mempromosikan e-filing kepada wajib pajak.                                                                                                                                                    Abstract: What are the Motivation of Taxpayers in Using E-Filing Information System? This study aims to identify the perceptions of taxpayers using e-filing in reporting their annual tax returns. The method used is the Structural Equation Modeling (SEM) analysis on 100 personal taxpayers registered in the 2017 period at the Pekanbaru Tax Office. The results of this study indicate that taxpayers intend to use e-filing if the system designed provides them with a number of comforts. Therefore, the Directorate General of Taxes must aggressively promote e-filing to taxpayers.
DETERMINANTS OF VILLAGE FUND ALLOCATION Lita Yulita Fitriyani; Marita Marita; Windyastuti Windyastuti; Ridho Wahyu Nurahman
Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 9, No 3 (2018): Jurnal Akuntansi Multiparadigma
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18202/jamal.2018.04.9031

Abstract

Abstrak: Determinan Alokasi Dana Desa. Artikel ini bertujuan untuk menyelidiki dampak transparansi, akuntabilitas, dan kinerja pemerintah desa terhadap alokasi dana desa. Penelitian ini menggunakan metode regresi berganda dengan 32 administrator di Desa Trimulyo sebagai sampel. Artikel ini menemukan bahwa transparansi merupakan faktor penting dalam pengelolaan dana desa. Transparansi dapat menjamin akses bagi semua orang untuk mendapatkan informasi tentang organisasi pemerintah, yaitu informasi tentang kebijakan, cara membuat dan mengaktualisasikannya, dan hasil yang dicapai. Selain itu, aparat desa disarankan menyampaikan secara rinci perkembangan alokasi dana desa kepada masyarakat untuk mendapatkan hasil yang optimal. Abstract: Determinants of Village Fund Allocation. This article aims to investigate the impact of transparency, accountability, and the performance of village governments on village fund allocation. This study uses multiple regression method with 32 administrators in Trimulyo Village as a sample. This article finds that transparency is an important factor in managing village funds. Transparency can guarantee access for all people to get information about government organizations, namely information about policies, how to make and actualize, and the results achieved. In addition, the village officials are advised to submit in detail the development of village fund allocations to the community to obtain optimal results.
ARISAN DALAM PERSPEKTIF AKUNTANSI Achmad Baihaki; Evi Malia
Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 9, No 3 (2018): Jurnal Akuntansi Multiparadigma
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18202/jamal.2018.04.9032

Abstract

Abstrak: Makna Arisan dalam Perspektif Akuntansi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa arisan dalam perspektif akuntansi piutang. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan wawancara terhadap sejumlah pelaku arisan di Pamekasan dan Sumenep. Hasil penelitian menunjukkan kegiatan arisan dapat dimaknai sebagai kegiatan siklus piutang jika dilihat dari aktivitas menabung oleh anggotanya. Meskipun demikian, arisan juga dapat dimaknai sebagai kegiatan infestasi jika dilihat dari motif anggotanya untuk menghindari inflasi. Dalam aspek pengelolaan, konsep infestasi juga nampak saat arisan dikelola seperti lembaga keuangan informal. Abstract: The Meanings of Social Gathering Based on Accounting Perspective. This study aims to analyze social gathering in the perspective of accounting. The research method used is descriptive qualitative with interviews with a number of social gathering actors in Pamekasan and Sumenep. The results of the study show that arisan activities can be interpreted as activities of receivables cycle when viewed from saving activities by its members. Even so, social gathering can also be interpreted as an infestation activity when viewed from the motives of its members to avoid inflation. In the management aspect, the concept of infestation also appears when it’s managed like an informal financial institution.
EVALUASI KINERJA PERUSAHAAN BERBASIS ISO 9001:2015 Dedik Nur Triyanto
Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 9, No 3 (2018): Jurnal Akuntansi Multiparadigma
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18202/jamal.2018.04.9029

Abstract

Abstrak: Evaluasi Kinerja Perusahaan Berbasis ISO 9001:2015. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja perusahaan pada sebuah perusahaan otomotif apakah sesuai dengan ketentuan Standar Mutu Manajemen ISO 9001:2015. Penelitian ini dilakukan dengan metode studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan terdapat aspek penting yang belum dilakukan oleh perusahaan yaitu pemetaan proses bisnis dan penilaian risiko bisnis. Pemetaan proses bisnis dan penilaian risiko belum dilakukan karena tidak adanya kebijakan manajemen dan minimnya kesadaran antar departemen. Oleh karena itu, audit internal dan koordinasi antar departemen harus diberlakukan. Abstract: The Evaluation of Company Performance Based on ISO 9001: 2015. This study aims to evaluate the performance of companies in an automotive company whether in accordance with the provisions of the ISO 9001: 2015 about Management Quality Standards. This research is conducted with a case study method. The results of the study indicate that there are important aspects that have not been done by the company, namely the mapping of business processes and business risk assessment. Mapping business processes and risk assessments haven’t been carried out due to the absence of management policies and the lack of awareness among departments. Therefore, internal audit and coordination between departements must be applied.
KONSEP PENGUKURAN KINERJA BERBASIS KESEJAHTERAAN ISLAM Diana Nurindrasari; Iwan Triyuwono; Aji Dedi Mulawarman
Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 9, No 3 (2018): Jurnal Akuntansi Multiparadigma
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18202/jamal.2018.04.9024

Abstract

Abstrak: Konsep Pengukuran Kinerja Berbasis Kesejahteraan Islam. Penelitian ini mencoba untuk mengkonstruksi konsep pengukuran kinerja yang selama ini didominasi oleh balanced scorecard. Metode yang dijadikan alat konstruksi adalah studi literatur mengenai balanced scorecard serta pembangunan konsep dari nilai-nilai pada gerakan duduk dan salam. Penelitian ini menunjukkan bahwa manusia sebagai penyebar kesejahteraan merupakan antitesis dari homo economicus yang terdapat pada balanced scorecard. Pembentukan konsep yang tebentuk adalah tujuan dan persepektif lebih luas dan utuh yaitu ibadah kepada Tuhan, ketentraman, dan terpenuhinya materi pada sesama, lingkungan, dan alam semesta.                                                                        Abstract: The Concept of Performance Measurement based on Islamic Welfare. This study tries to construct the concept of performance measurement which has been dominated by the balanced scorecard. The method used as a construction tool is the study of literature on balanced scorecard and the development of concepts of values in sitting and greeting movements. This study shows that humans as welfare providers are the antithesis of homo economicus in the balanced scorecard. The formation of concepts that are shaped is a broader and more intact perspective and perspective, namely worship to God, peace, and material fulfillment of others, the environment, and the universe.
IMPLIKASI LIKUIDITAS PERUSAHAAN BAGI OPINION SHOPPING Verawaty Verawaty; Ade Kemala Jaya; Restu Pratiwi
Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 9, No 3 (2018): Jurnal Akuntansi Multiparadigma
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18202/jamal.2018.04.9033

Abstract

Abstrak: Implikasi Likuiditas Perusahaan bagi Opinion Shopping. Penelitian ini menguji pengaruh opinion shopping terhadap biaya audit abnormal, likuiditas, profitabilitas, dan lamanya perikatan audit. Penelitian ini menggunakan metode regresi logistic terhadap 40 perusahaan terbuka sektor manufaktur di Indonesia. Hasil analisis mununjukkan bahwa perusahaan mengalami kendala jika kurang likuid karena tidak dapat memenuhi kompensasi bagi stakeholder kreditur. Hal ini diyakini memperkuat probabilitas manajemen untuk melakukan opinion shopping demi mendapat opini wajar tanpa pengecualian. Oleh karena itu, akuntan profesional harus memegang teguh kode etik profesi untuk menjaga integritas dengan mengeluarkan opini sesuai kondisi yang sebenarnya. Abstract: The Implication of Company Liquidation for Opinion Shopping. This study examines the effect of opinion shopping on abnormal audit costs, liquidity, profitability, and length of the audit engagement. This study uses logistic regression method for 40 open companies in the Indonesia manufacturing sector. The results of the analysis indicate that the companies have a problem if it is less liquid because cannot fulfill compensation for creditor stakeholders. These are believed to strengthen the probability of management to conduct opinion shopping in order to get unqualified opinion. Therefore, the professional accountants must uphold the professional code of ethics by issuing opinions according to actual conditions.

Filter by Year

2010 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 16, No 2 (2025): Jurnal Akuntansi Multiparadigma (Agustus 2025 - Desember 2025) Vol 16, No 1 (2025): Jurnal Akuntansi Multiparadigma (April 2025 - Agustus 2025) Vol 15, No 3 (2024): Jurnal Akuntansi Multiparadigma (Desember 2024 - April 2025) Vol 15, No 2 (2024): Jurnal Akuntansi Multiparadigma (Agustus 2024 - Desember 2024) Vol 15, No 1 (2024): Jurnal Akuntansi Multiparadigma (April 2024 - Agustus 2024) Vol 14, No 3 (2023): Jurnal Akuntansi Multiparadigma (Desember 2023 - April 2024) Vol 14, No 2 (2023): Jurnal Akuntansi Multiparadigma (Agustus 2023 - Desember 2023) Vol 14, No 1 (2023): Jurnal Akuntansi Multiparadigma (April 2023 - Agustus 2023) Vol 13, No 3 (2022): Jurnal Akuntansi Multiparadigma (Desember 2022 - April 2023) Vol 13, No 2 (2022): Jurnal Akuntansi Multiparadigma (Agustus 2022 - Desember 2022) Vol 13, No 1 (2022): Jurnal Akuntansi Multiparadigma (April 2022 - Agustus 2022) Vol 12, No 3 (2021): Jurnal Akuntansi Multiparadigma (Desember 2021 - April 2022) Vol 12, No 2 (2021): Jurnal Akuntansi Multiparadigma (Agustus 2021 - Desember 2021) Vol 12, No 1 (2021): Jurnal Akuntansi Multiparadigma (April 2021 - Agustus 2021) Vol 11, No 3 (2020): Jurnal Akuntansi Multiparadigma (Desember 2020 - April 2021) Vol 11, No 2 (2020): Jurnal Akuntansi Multiparadigma (Agustus 2020 - Desember 2020) Vol 11, No 1 (2020): Jurnal Akuntansi Multiparadigma (April 2020 - Agustus 2020) Vol 10, No 3 (2019): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 10, No 2 (2019): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 10, No 1 (2019): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 9, No 3 (2018): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 9, No 2 (2018): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 9, No 1 (2018): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 8, No 3 (2017): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 8, No 2 (2017): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 8, No 1 (2017): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 7, No 3 (2016): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 7, No 2 (2016): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 7, No 1 (2016): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 6, No 3 (2015): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 6, No 2 (2015): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 6, No 1 (2015): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 5, No 3 (2014): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 5, No 3 (2014): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 5, No 2 (2014): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 5, No 2 (2014): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 5, No 1 (2014): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 5, No 1 (2014): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 4, No 3 (2013): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 4, No 3 (2013): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 4, No 2 (2013): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 4, No 2 (2013): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 4, No 1 (2013): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 4, No 1 (2013): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 3, No 3 (2012): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 3, No 3 (2012): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 3, No 2 (2012): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 3, No 2 (2012): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 3, No 1 (2012): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 3, No 1 (2012): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 2, No 3 (2011): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 2, No 3 (2011): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 2, No 2 (2011): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 2, No 2 (2011): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 2, No 1 (2011): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 2, No 1 (2011): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 1, No 3 (2010): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 1, No 3 (2010): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 1, No 2 (2010): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 1, No 2 (2010): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 1, No 1 (2010): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 1, No 1 (2010): Jurnal Akuntansi Multiparadigma More Issue