Jurnal Akuntansi Multiparadigma
Jurnal Akuntansi Multiparadigma or Journal of Multiparadigm Accounting (JAMAL) has been published since April 2010 by Universitas Brawijaya, and since 2014 has been collaborating with Masyarakat Akuntansi Multiparadigma Indonesia. JAMAL publishes scientific articles and highly appreciates creative and challenging thought to trigger the birth of accounting innovation as well as practices. JAMAL is quarterly issued on April-July, August-November, and December-March. JAMAL also uses LOCKSS system to ensure a secure and permanent archive for the journal. Today, JAMAL is indexed in ASEAN Citation Index (ACI), Directory of Open Access Journal (DOAJ), Google Scholar, and Sinta. Since 2015, JAMAL is member of CrossRef, therefore each article will own a DOI (Digital Object Identifier) number. To increase publicity JAMAL can also be found in Mendeley and Academia.Edu. JAMAL is also associated with AlJEBI (Aliansi Pengelola Jurnal Ekonomi dan Bisnis Indonesia) to continuously improve its quality.
Articles
771 Documents
PENTINGNYA PENILAIAN ETIS DALAM PENGUNGKAPAN SKANDAL AKUNTANSI
Silfia Herlina;
Erina Sudaryati
Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 11, No 1 (2020): Jurnal Akuntansi Multiparadigma (April 2020 - Agustus 2020)
Publisher : Universitas Brawijaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21776/ub.jamal.2020.11.1.11
Abstrak: Pentingnya Penilaian Etis dalam Pengungkapan Skandal Akuntansi. Penelitian ini berupaya untuk membuktikan adanya efek penilaian etis dalam memediasi kepekaan etis dan whistleblowing. Metode analisis yang digunakan adalah Partial Least Square (PLS) dengan sampel auditor yang bekerja di Inspektorat Jawa Timur dan Lembaga Audit Tertinggi Indonesia. Penelitian menunjukkan bahwa proses individu melakukan penilaian etis akan berdampak pada setiap tindakan dan keputusan yang diambil sehingga lebih peka untuk mengungkap tindakan penyelewengan dari berbagai kasus yang ditangani. Oleh karena itu, pihak terkait sebaiknya memperhatikan aspek penilaian dan kepekaan etis sebagai salah satu hal yang dipertimbangkan dalam melakukan pengungkapan Abstract: The Importance of Ethical Judgment in Disclosure of Accounting Scandals. This study seeks to prove the effect of ethical judgments in mediating ethical sensitivity and whistleblowing of accounting scandals. The method used is the Partial Least Square (PLS) with a sample of auditors working in the East Java Inspectorate and the Supreme Audit Institution of Indonesia. This study shows that an individual's process of carrying out ethical judgments will have an impact on every action taken so that it is more sensitive to uncovering the deviations from the various cases. Therefore, related parties should pay attention to aspects of ethical judgment and ethical sensitivity as the main things considered.
PERANAN BANK-FIRM RELATIONSHIP TERHADAP PENINGKATAN KINERJA PERUSAHAAN NONKEUANGAN
Rizka Maulina Firdausi;
Liyu Adhi Kasari Sulung
Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 10, No 1 (2019): Jurnal Akuntansi Multiparadigma
Publisher : Universitas Brawijaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.18202/jamal.2019.04.10006
Abstrak: Peran Bank-Firm Relationship terhadap Peningkatan Kinerja Perusahaan Nonkeuangan. Studi ini berusaha untuk menguji pengaruh bank-firm relationship terhadap kinerja perusahaan non-keuangan di Indonesia. Studi ini menggunakan metode regresi OLS dengan data panel yang terdiri dari 80 perusahaan nonkeuangan pada tahun 2011-2016 serta mempunyai kepemilikan bank dan pinjaman bank sebagai sampel. Hasil studi menunjukkan bahwa kehadiran bank dapat memacu kinerja perusahaan, khususnya pada aspek pemberian solusi masalah agensi (agency problem). Meskipun demikian, perusahaan sebaiknya mengkaji lebih lanjut apabila akan menggunakan pinjaman bank karena memunculkan serangkaian biaya sebagai efek dari pinjaman. Abstract: The Role of Bank-Firm Relationship to Improve the Performance of Non Financial Companies. This study seeks to examine the effect of bank-firm relationships on the performance of non-financial companies in Indonesia. This study uses the OLS regression method with panel data consisting of 80 non-financial companies in 2011-2016 and has bank ownership and bank loans as samples. The results of the study indicate that the presence of banks can spur company performance, especially in the aspect of providing agency problems. However, the company should review further if it will use a bank loan because it raises a series of costs as an effect of the loan.
PERAN AKUNTABILITAS PEMERINTAH DESA DALAM MEMBANGUN KEPERCAYAAN PUBLIK
Amrizal Imawan;
Gugus Irianto;
Yeney Widya Prihatiningtias
Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 10, No 1 (2019): Jurnal Akuntansi Multiparadigma
Publisher : Universitas Brawijaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.18202/jamal.2019.04.10009
Abstrak: Peran Akuntabilitas Pemerintah Desa dalam Membangun Kepercayaan Publik. Penelitian ini bertujuan untuk memahami praktik akuntabilitas keuangan pemerintah Desa. Metode studi kasus digunakan dalam penelitian ini melalui wawancara kepada pemerintah dan masyarakat Desa Pujon Kidul. Hasil menunjukkan bahwa praktik akuntabilitas dijalankan pemerintah desa secara vertikal kepada pemerintah Kabupaten/kota dan secara horizontal kepada masyarakat. Praktik ini dinilai telah sesuai dengan Peraturan Mendagri No. 113 Tahun 2014. Meskipun demikian, pemerintah desa harus membenahi sistem penatausahaan dan meningkatkan partisipasi Badan Perwakilan Desa (BPD). Kendala tersebut dapat diatasi melalui sistem akuntansi yang terkomputerisasi dan peningkatan intensitas musyawarah perwakilan desa. Abstract: The Role of Village Government Accountability in Building Public Trust. This study aims to understand the practices of village government accountability. The case study method is used through interviews with the government and community of Pujon Kidul Village. The results show that the accounting practices are carried out by the village government vertically and horizontally. This practice is considered to be by Minister of Home Affairs Regulation Number 113 of 2014. Nevertheless, the village government must fix the administration system and increase the participation of the Village Representative Body. These can be overcome through a computerized accounting system and increasing the intensity of village representatives' deliberations.
MAKNA PROFESIONALISME BAGI DIRI PETUGAS PEMERIKSA PAJAK
Gede Dion Syailendra;
Hamidah Hamidah
Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 10, No 2 (2019): Jurnal Akuntansi Multiparadigma
Publisher : Universitas Brawijaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.18202/jamal.2019.08.10014
Abstrak: Makna Profesionalisme bagi Diri Petugas Pemeriksa Pajak. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran pemaknaan profesionalisme oleh petugas pemeriksa pajak dalam pelaksanaan tugasnya. Data penelitian dikumpulkan dengan melakukan kajian atas teori yang ada, wawancara, dan observasi informan serta dianalisis dengan menggunakan pendekatan fenomenologi. Hasil penelitian memberikan sebuah makna baru tentang profesionalisme dalam pemeriksaan pajak yaitu proses pemeriksaan terhadap Wajib Pajak yang dilakukan sesuai dengan tata cara yang berlaku. Hasil penelitian tersebut dapat menjadi bahan informasi bagi pengambil kebijakan di lingkungan Direktorat Jenderal Pajak (DJP) untuk mengambil kebijakan terkait pemeriksaan yang dilakukan oleh petugas pemeriksa pajak. Abstract: The Meaning of Professionalism for Tax Auditors. This study aims to obtain an overview of the meaning of professionalism by the tax auditor in carrying out his duties. The research data was collected by conducting a review of existing theories, interviews, and informant observations where the data were analyzed using the phenomenology. The results of the study provide a new meaning of professionalism in tax audits, namely the process of examining taxpayers carried out following applicable procedures. The results of these studies can be information material for policymakers in the Tax Regulatory to take policies related to examinations conducted by tax audit officers.
KEBIJAKAN INVESTASI, PENDANAAN, DAN DIVIDEN SEBAGAI DETERMINAN NILAI PERUSAHAAN
Novi Mubyarto;
Khairiyani Khairiyani
Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 10, No 2 (2019): Jurnal Akuntansi Multiparadigma
Publisher : Universitas Brawijaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.18202/jamal.2019.08.10019
Abstrak: Kebijakan Investasi, Pendanaan, dan Dividen sebagai Determinan Nilai Perusahaan. Penelitian ini berupaya untuk menelaah dampak kebijkan investasi, pendanaan, dan dividen terhadap nilai perusahaan. Metode analisis yang digunakan adalah SEM-PLS pada perusahaan LQ-45 periode 2015-2017. Penelitian ini menemukan bahwa investasi yang dilakukan dalam jangka waktu pendek belum memacu nilai perusahaan. Implikasinya, perusahaan harus memilih jenis investasi dengan memperhatikan kurun waktu. Pada sisi lainnya, kebijakan pendanaan mampu memicu pertumbuhan nilai perusahaan karena dapat meminimalisasi konflik keagenan. Adapun kebijakan dividen dipandang penting bagi investor karena dapat meningkatkan kesejahteraannya. Abstract: Investment, Funding, and Dividend Policies as Firm Value Determinant. This study seeks to examine the impact of investment policies, funding, and dividends on firm value. The analytical method used is SEM-PLS in the LQ-45 company for the 2015-2017 period. This research found that investments made in the short term have not spurred the value of the company. The implication, companies must choose the type of investment by paying attention to the period. On the other hand, funding policy can trigger the growth of company value because it can minimize agency conflict. The dividend policy is considered necessary for investors because it can improve their welfare.
KARAKTER AKUNTAN DALAM FILOSOFI ADIGANG, ADIGUNG, ADIGUNA
Fania Masna Reraja;
Erina Sudaryati
Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 10, No 3 (2019): Jurnal Akuntansi Multiparadigma
Publisher : Universitas Brawijaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21776/ub.jamal.2019.10.3.28
Abstrak: Karakter Akuntan dalam Filosofi Adigang Adigung Adiguna. Penelitian ini bertujuan menelaah karakter akuntan dalam filosofi adigang adigung adiguna ketika menjalankan profesionalisme pekerjaannya. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan beberapa auditor senior sebagai informan. Penelitian ini menemukan bahwa filosofi adigang adigung adiguna muncul ketika akuntan melakukan proses audit sampai menerbitkan opini. Akuntan mengandalkan kedudukan, kekuatan, dan kepandaiannya untuk membuat keputusan etis. Sikap ini juga sangat melekat pada akuntan karena mereka selalu menjadi ujung tombak skandal informasi keuangan Meskipun demikian, sikap tersebut menjadi lemah jika akuntan tidak memiliki power atau integritas dalam melaksanakan tugasnya. Abstract: The Characters of Accountant in Adigang, Adigung, Adiguna Philosophy. This study aims to examine the character of accountants in the philosophy of “adigang adigung adiguna” when carrying out a working professional. The method used is descriptive qualitative, with several senior auditors as informants. This study finds that the philosophy of “adigang adigung adiguna” arises when accountants conduct audits to publish opinions. Accountants rely on their position, strength, and intelligence to make ethical decisions. This attitude is also very attached to accountants because they always spearhead the financial information scandal. However, this attitude becomes weak if the accountants does not have the power of integrity in carrying out their duties.
APAKAH ACCOUNTING FRAUD DISEBABKAN KESALAHAN INDIVIDU ATAU BUDAYA ORGANISASI?
Amaliyah Amaliyah
Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 10, No 3 (2019): Jurnal Akuntansi Multiparadigma
Publisher : Universitas Brawijaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21776/ub.jamal.2019.10.3.33
Abstrak: Apakah Accounting Fraud Disebabkan Kesalahan Individu atau Budaya Organisasi? Penelitian ini berupaya untuk menelaah penyebab karyawan melakukan accounting fraud. Peneliti menggunakan regresi multipel sebagai metode pada 152 karyawan organisasi. Hasil analisis menemukan bahwa individu merupakan penyebab terbesar adanya accounting fraud. Hal ini terjadi karena adanya keinginan dan perilaku subyektif yang berimplikasi pada budaya organisasi dan munculnya accounting fraud. Cara untuk mengatasinya adalah dengan menciptakan sistem pengendalian dan media untuk melakukan pelaporan, serta memberikan hukuman bagi pelaku. Audit berkala dan larangan praktik kolusi juga dapat memberantas accounting fraud. Abstract: Is Accounting Fraud Caused by Individual Errors or Organizational Culture? This study seeks to examine the causes of employees doing accounting fraud. Researchers used multiple regression as a method for 152 organizational employees. The analysis finds that individuals are the most significant cause of accounting fraud. This happens because of the desires and individual behavior that has implications for organizational culture and the emergence of fraud accounting. The way to overcome this is to create a control system and media for reporting and provide penalties for perpetrators. Regular audits and prohibitions on collusion practices can also combat fraud accounting.
AGGRESSIVE REPORTING BEHAVIOUR UNDER THE IMPLEMENTATION OF INDONESIAN ACCOUNTING STANDARDS
Agus Fredy Maradona
Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 11, No 1 (2020): Jurnal Akuntansi Multiparadigma (April 2020 - Agustus 2020)
Publisher : Universitas Brawijaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21776/ub.jamal.2020.11.1.02
Abstrak: Perilaku Pelaporan Agresif dalam Penerapan Standar Akuntansi Keuangan Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh ciri pribadi dan karateristik tugas terhadap perilaku agresif akuntan dalam menerapkan standar akuntansi keuangan. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan melibatkan 105 akuntan profesional sebagai partisipan. Hasil analisis menunjukkan bahwa perempuan-akuntan dan akuntan dengan karakter moral idealistik kuat, atau karakter relativistik lemah, memiliki kecenderungan lebih rendah untuk mengaplikasikan standar akuntansi secara agresif. Penelitian ini juga menemukan bahwa perilaku pelaporan akuntan cenderung lebih agresif ketika tingkat keseriusan masalah pelaporan keuangan yang dihadapi adalah rendah. Hasil penelitian ini memberi implikasi bagi penyusun standar akuntansi dan asosiasi profesi akuntansi dalam melaksanakan upaya mewujudkan praktik pelaporan keuangan berkualitas. Abstract: Aggressive Reporting Behaviour under the Implementation of Indonesian Accounting Standards. This research tries to assess the impact of personal and task-related characteristics on aggressive reporting behaviour under the implementation of Indonesian accounting standards. The study employs an experimental method involving 105 professional accountants. The results show that female accountants and accountants with stronger idealistic, or weaker relativistic, moral personalities are less likely to apply accounting standards aggressively. The study further indicates that accountants’ reporting behaviour tend to be aggressive when the severity of the financial reporting problem is low. Overall, these results present implications to accounting standard setters and professional associations in their collective efforts in ensuring high-quality financial reporting.
DILEMA ETIS AKUNTABILITAS DALAM KEPUTUSAN BISNIS
Dharmawan Supono Hadi Saputro;
Ikhsan Budi Riharjo;
Lilis Ardini
Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 11, No 1 (2020): Jurnal Akuntansi Multiparadigma (April 2020 - Agustus 2020)
Publisher : Universitas Brawijaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21776/ub.jamal.2020.11.1.07
Abstrak: Dilema Etis Akuntabilitas dalam Keputusan Bisnis. Penelitian ini bertujuan untuk memahami realitas dilema etis yang dialami oleh konsultan dalam mengambil keputusan bisnis pada lingkungan perusahaan. Metode yang digunakan adalah fenomenologi transendental Husserl pada dua orang konsultan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa seorang konsultan bisnis mengalami berbagai bentuk dilema yang dapat diatasi dengan memahami PSAK dan UU serta mewujudkan elemen kesatuan kesadaran. Untuk memenuhi tujuan itu, konsultan bisnis harus melakukan akuntabilitas dalam bentuk laporan keuangan dan tetap memperhatikan etika keutamaan (virtue ethics) berdasarkan pertimbangan moral dan norma. Abstract: Ethical Dilemma of Accountability in Business Decisions. This study aims to understand the reality of ethical dilemmas experienced by consultants in making business decisions in the corporate environment. The method used is the Transcendental Husserl phenomenology in two consultans. The results of this study indicate that a business consultant experiences various forms of dilemmas that can be overcome by understanding PSAK and the Law and realizing an element of unity of awareness. To fulfill that goal, business consultants must take accountability in the form of financial statements and still pay attention to virtue ethics based on moral considerations and norms.
AKUNTABILITAS AKUNTAN PUBLIK DALAM MEMENUHI KUALITAS AUDIT
Ni Nyoman Alit Triani;
Widi Hidayat;
Ardianto Ardianto
Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 11, No 1 (2020): Jurnal Akuntansi Multiparadigma (April 2020 - Agustus 2020)
Publisher : Universitas Brawijaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21776/ub.jamal.2020.11.1.13
Abstrak: Akuntabilitas Akuntan Publik dalam Memenuhi Kualitas Audit. Tujuan penelitian ini untuk melihat akuntabillitas akuntan publik dengan memenuhi peraturan IAPI Nomor 4 Tahun 2018 melalui kompetensi, etika dan independensi. Metode yang digunakan studi kasus dengan pendekatan single case with embedded. Penelitian ini menunjukkan penerapan kompetensi, etika, dan independensi akuntan publik secara keseluruhan telah diaplikasikan oleh akuntan publik untuk meningkatkan kualitas audit. Kantor akuntan publik memiliki standar kebijakan berbeda dalam meningkatkan kualitas audit. Meskipun demikian, akuntan masih bergantung dari kebijakan masing-masing kantor akuntan publik dalam hal peningkatan kompetensi. Abstract: Accountability of Public Accountants in Fulfil Audit Quality. The purpose of this study is to see the accountability of public accountants by fulfilling IAPI regulation number 4 of 2018 through the competence, ethics and independence. The method used is a case study with a single case embedded approach. This research shows that the application of competency, ethics, and independence of accountants as a whole has been applied by accountants to improve audit quality. Public accounting firms have different policy standards for improving audit quality. Nevertheless, accountants still depend on the policies of each public accounting firm in terms of increasing competence.