cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Penelitian dan Evaluasi pendidikan
ISSN : 2613957x     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Indonesia is an interdisciplinary publication of original research and writing on education which publishes papers to international audiences of educational researchers. The JERE aims to provide a forum for scholarly understanding of the field of education and plays an important role in promoting the process that accumulated knowledge, values, and skills are transmitted from one generation to another; and to make methods and contents of evaluation and research in education available to teachers, administrators and research workers. The journal encompasses a variety of topics, including child development, curriculum, reading comprehension, philosophies of education and educational approaches, etc.
Arjuna Subject : -
Articles 40 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 1 (2012)" : 40 Documents clear
PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TERHADAP PRESTASI BELAJAR EKONOMI DITINJAU DARI SIKAP SISWA PADA PELAJARAN EKONOMI (STUDI EKSPERIMEN PADA SISWA KELAS X SMA NEGERI 1 GIANYAR ) ADNYANI, I DESAK NYOMAN SERI
Jurnal Penelitian dan Evaluasi pendidikan Vol 2, No 1 (2012)
Publisher : Jurnal Penelitian dan Evaluasi pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini menggunakan desain eksperimen post test only control group design yang bertujuan untuk meneliti pengaruh penerapan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw dan tipe STAD dengan sikap siswa terhadap prestasi belajar ekonomi pada kelas X SMA Negeri 1 Gianyar. Penelitian ini melibatkan 198 siswa sebagai sampel penelitian yang diambil secara random sampling. Data prestasi belajar diperoleh melalui tes prestasi belajar ekanomi dan data sikap siswa pada pelajaran ekonomi dikumpulkan dengan mengunakan kuesioner. Kedua instrumen telah divalidasi sebelumdikenakan pada sampel penelitian. Selanjutnya, data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan analisis Varian (ANAVA) dua jalur dilanjutkan dengan uji Tukey. Berdasarkan analisis data, ditemukan sebagai berikut. (1) Terdapat perbedaan secara signifikan prestasi belajar ekonomi antara siswa yang mengikuti model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw dan tipe STAD dengan siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional. (FA=22,534 dengan P < 0,05). (2) Terdapat pengaruh interaksi yang signifikan antara model pembelajaran dengan sikap siswa terhadap prestasi belajar ekonomi (FAB=129,909 dengan P < 0,05.  (3) terdapat perbedaan secara signifikan  prestasi belajar ekonomi antara siswa yang mengikuti model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw dan kelompok siswa yang mengikuti model pembelajaran kooperatif tipe STAD dengan kelompok siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional pada kelompok siswa yang memiliki sikap positif pada pelajaran ekonomi (Q = 20,124 dengan  P < 0,05).            (4) terdapat perbedaan secara signifikan prestasi belajar ekonomi antara siswa yang mengikuti model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw dan tipe STAD dengan siswa yang mengikuti model pembelajaran  konvensional pada kelompok siswa yang memiliki sikap negatif pada pelajaran ekonomi(Q = -8,082 dengan P < 0,05). Berdasarkan temuan tersebut dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw dan tipe STAD  mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap prestasi belajar ekonomi. Untuk memperoleh hasil yang lebih baik, maka sikap siswa pada pelajaran ekonomi perlu dipertimbangkan.   Kata kunci: Pembelajaran Kooperatif, Sikap, dan Prestasi belajar.  ABSTRACT   This research applied  experiment design of posttest – only control group,  with the objective to determine the effect of cooperative learning model jigsaw type  and STAD  type  as well as student’   attitude on economic learning  on the students’ economic learning achievement  at students of grade X of SMA N 1 Gianyar in academic year 2011/2012. This research involves 198 students as research subjects  taken by using   random sampling technique. Data on learning achievement  were obtained through administering economic achievement test, and economic learning  attitude data were collocted through conducting attitude questioner. Both instruments have been validated prior applied to the research samples. Next, the data obtained were analyzed by ANAVA ( Analysis of Variants) 2 ways with F test, which was followed by Tukey test. Based on data analysis,  it was found as fallows . (1) There was  a significant difference in the  economic learning achievement between students who  attended  cooperative learning model  jigsaw type and  STAD type   with those who  attended conventional model ( FA = 22,534  with   p < 0,05).  (2) There was  significant  interaction effect between the implementation of learning  model and students’ attitude on the students’ economic learning achievement (FAB = 129,909 with p < 0,05). (3)  There was significant a difference in the economic learning achievement between students who attended cooperative  model and those who attended conventional teaching model for students who had positive attitude (Q= 20,124 with p < 0,05). (4) There was a significant  difference in the  economic learning achievement between students who attended cooperative learning model and those who attended conventional teaching model for  students who had negative  attitude  (Q = 8,082 with  p < 0,05). Based on findings , it could be concluded that  cooperative learning model  has a great effect on the economic learning achievement . The implementation of cooperative learning model could increase the economic learning achievement. To get a better result the student’ attitude  on economic learning should be taken into consideration .   Key Words                  :  Cooperative Learning,  Attitude, Learning Achievement  
PENGARUH PENDEKATAN PROSES BERBANTUAN ASESMEN PORTOFOLIO ELEKTRONIK TERHADAP HASIL BELAJAR MENULIS RESENSI BUKU FIKSI BAHASA INDONESIA DITINJAU DARI KEMAMPUAN EVALUASI DIRI SISWA KELAS XI SMA NEGERI 1 GIANYAR TAHUN PEMBELAJARAN 2011/2012 Suryani, Dewa Ayu Made
Jurnal Penelitian dan Evaluasi pendidikan Vol 2, No 1 (2012)
Publisher : Jurnal Penelitian dan Evaluasi pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) perbedaan hasil belajar menulis resensi buku fiksi antara  siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pendekatan proses berbantuan  asesmen portofolio elektronik dengan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pendekatan proses konvensional, (2) perbedaan hasil belajar menulis resensi buku fiksi antara siswa yang memiliki kemampuan evaluasi diri tinggi dengan siswa yang memiliki kemampuan evaluasi diri rendah, (3) pengaruh interaksi  antara pembelajaran pendekatan proses berbantuan asesmen portofolio elektronik dengan kemampuan evaluasi diri terhadap hasil belajar menulis resensi buku fiksi bahasa Indonesia, (4) pada siswa yang memiliki kemampuan evaluasi diri tinggi, terdapat perbedaan hasil belajar menulis resensi buku fiksi antara siswa  yang mengikuti pembelajaran dengan pendekatan proses berbantuan asesmen portofolio elektronik dengan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pendekatan proses konvensional, dan (5) pada siswa yang memiliki kemampuan evaluasi diri rendah, terdapat perbedaan hasil belajar menulis resensi buku fiksi antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pendekatan proses berbantuan asesmen portofolio elektronik dengan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pendekatan proses konvensional. Penelitian ini menggunakan rancangan eksperimental Posttest Control Group Design. Sampel dalam penelitian berjumlah 128 orang yang dipilih dengan menggunakan random sampling dengan teknik undian untuk memilih kelas. Data yang diperoleh diolah dengan menggunakan analisis varians (ANAVA) satu jalur dan analisis varians (ANAVA) dua jalur melalui uji-F. Hasil penelitian ini menunjukkan. (1) hasil belajar menulis resensi buku fiksi bahasa Indonesia antara siswa yang mengikuti pendekatan proses berbantuan asesmen portofolio elektronik lebih tinggi daripada pendekatan proses konvensional. Hasil analisis di dapat F = 4,622 dan nilai sig = 0,000, yang berarti bahwa nilai sig<0,05. (2) hasil belajar menulis resensi buku fiksi bahasa Indonesia yang memiliki kemampuan evaluasi diri tinggi dengan siswa yang memiliki kemampuan evaluasi diri rendah dengan F-hitung = 64,426 dengan p<0,05, (3) terdapat pengaruh interaksi antara pendekatan pembelajaran dan kemampuan evaluasi diri siswa terhadap hasil belajar menulis resensi buku fiksi bahasa Indonesia. (FhitungAB = 47,993>Ftabel = 3,92 dengan p<0,05), (4) Rata-rata hasil belajar menulis resensi buku fiksi bahasa Indonesia antara siswa yang mengikuti pendekatan proses berbantuan asesmen portofolio elektronik lebih tinggi daripada pendekatan proses konvensional yang memiliki kemampuan evaluasi diri tinggi  dengan hasil analisis di dapat Qhitung = 10,177  dan Qtabel = 2,89, yang berarti bahwa nilai Qhitung > Qtabel, dan (5) Rata-rata hasil belajar menulis resensi buku fiksi bahasa Indonesia antara siswa yang mengikuti pendekatan proses berbantuan asesmen portofolio elektronik lebih rendah daripada pendekatan proses konvensional yang memiliki kemampuan evaluasi diri rendah  hasil analisis di dapat Qhitung = -5,877  dan Qtabel = 2,89, yang berarti bahwa nilai Qhitung > Qtabel. Jadi pendekatan proses berbantuan asesmen portofolio elektronik berpengaruh terhadap hasil belajar menulis resensi buku fiksi bahasa Indonesia siswa ditinjau dari kemampuan evaluasi diri pada siswa kelas XI SMA Negeri 1 Gianyar tahun pembelajaran 2011/2012.   Kata-kata kunci:     Pendekatan Proses Berbantuan Asesmen Portofolio Elektronik, Pendekatan Proses Konvensional, Kemampuan Evaluasi Diri, Hasil Belajar Menulis Resensi Buku Fiksi Bahasa Indonesia ABSTRACT This research aimed at (1) the differences of students achievement in writing review Indonesian fiction books compare with the students who given conventional approach in learning. (2) The difference achievements between the students who have higher ability of self evaluation with lower ones. (3) The influenza interaction of the electronic.Portofolio assessment approach to the students result of writing of review Indonesian books.(4) For student who have higher ability of self evaluation here are different significant result of using electronic portofolio assessment to the student taught by using conventional approach. (5) Student with lower ability of self evaluation, there are different result of writing review fiction books to the student who taught by using electronic portofolio assessment with student taught by using conventional approach. The research uses experimental design posttest control group design. The sample of this research consist of 128 student which are chosen by simple random sampling to assign by lot to choose classroom. The data gained and formulated by using analyzis varians (ANAVA) two tracks through evaluation  F. The result of this research indicates: (1) the averages achievement of writing review Indonesian fiction books which is taught by using electronic portofilio assessment get higher mark than the student who taught by conventional approach  the result analyzis F is = 4,622 and value sig = 0,000 which means that value sig < 0,05. (2) the student achievement in writing review Indonesian fiction books is better fot the student who have higher self evalution than the student’s who have lower ones F = 64,426 to P < 0,05. (3) There is an influent interaction between learing approach and ability of self evaluation to the result of student achievement in writing review Indonesian fiction books (FAB = 47,993) Ftable = 3,92 to P (0,05).  (4) The average of students achievement in writing review books with the use of electronic portofolio assessment get higher than the conventional approach  with the result analyzis is Qhit = 10,177 and value Qtable = 2,89 which means value Qhit > Qtable. (5) The average result of writing review Indonesia fiction books to the students taught by using electronic portofolio assessment get lower achievement than. The conventional approach which have lower ability self evaluation  the analyzis result is Qhit = -5,877 and value Qtable = 2,89 which means value Qhit > Qtable. Based on above findings research, it can be concluded that the influence of the electronic portofolio assesment significant influence the students’  achievement in writing review Indonesia fiction books.   Key words: “Electronic Portofolio Assessment,Conventional Approach, Ability of self  evaluation” Achievement in writing review Indonesian fiction books.  
PENGARUH PENDEKATAN PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL BERBASIS ASESMEN KINERJA TERHADAP KEMAMPUAN BERBICARA BAHASA INGGRIS DAN EFIKASI DIRI SISWA KELAS XI DI SMK N 1 SINGARAJA ., Gede Sukerama
Jurnal Penelitian dan Evaluasi pendidikan Vol 2, No 1 (2012)
Publisher : Jurnal Penelitian dan Evaluasi pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan pengaruh pendekatan pembelajaran kontekstual berbasis asesmen kinerja terhadap kemampuan berbicara Bahasa Inggris dan efikasi diri siswa. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI di SMK N 1 Singaraja yang berjumlah 413 orang. Sample pada penelitian ini menggunakan teknik sampling purposif yang mengambil sample siswa kelas XI UPW. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan menggunakan rancangan ”posttest-only control group design”. Data penelitian tentang kemampuan berbicara Bahasa Inggris dikumpulkan dengan menggunakan rubrik penilaian kinerja dan data tentang efikasi diri dikumpulkan dengan kuesioner efikasi diri. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan one way Multivariate Analysis of Variance. Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) terdapat perbedaan kemampuan berbicara Bahasa Inggris antara siswa yang mengikuti pendekatan pembelajaran kontekstual berbasis asesmen kinerja dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional, ini ditunjukan oleh harga F sebesar 23,952 yang signifikan pada taraf signifikansi 0,05. (2) terdapat perbedaan efikasi diri antara siswa yang mengikuti pendekatan pembelajaran kontekstual berbasis asesmen kinerja dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional, ini ditunjukan oleh harga F sebesar 43,739 yang signifikan pada taraf signifikansi 0,05. (3) secara simultan terdapat perbedaan kemampuan berbicara Bahasa Inggris dan efikasi diri antara siswa yang mengikuti pendekatan pembelajaran kontekstual berbasis asesmen kinerja dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional, ini ditunjukan oleh harga F hitung = 21,81031 lebih besar daripada F tabel = 19,48 pada taraf signifikansi 0,05. Berdasarkan temuan tersebut disimpulkan bahwa pendekatan pembelajaran kontekstual berpengaruh terhadap kemampuan berbicara Bahasa Inggris dan efikasi diri baik secara sendiri maupun simultan. Sehingga, disarankan agar guru-guru Bahasa Inggris dalam usaha meningkatkan kemampuan berbicara Bahasa Inggris dan efikasi diri siswa mengoptimalkan penerapan pendekatan pembelajaran kontekstual.   Kata-kata kunci: pendekatan pembelajaran kontekstual, kemampuan berbicara, efikasi diri . ABSTRACT   The purpose of this research is to know and to describe the influence of learning approach on English speaking skill and self-efficacy of student of SMK Negeri 1 Singaraja. The population of this research is 413 students of eleventh grade of SMK Negeri 1 Singaraja. The sample of this study is eleventh grade of UPW using purposive sampling method. This quasi experiment research used posttest-only control group design. The English speaking data  were collected by oral speaking test using performance assessment rubric and self-efficacy data were collected by self-efficacy questionnaire. The data were analyzed by using One Way Multivariate Analysis of Variance (Manova). The findings showed that: (1) there was difference of English speaking skill between students treated under performance assessment-based contextual learning approach and those treated under conventional learning approach, it was indicated by the value of F = 23,952 which was significant at  0,05 significance level. (2) there was difference of self-efficacy between students treated under performance assessment-based contextual learning approach and those treated under conventional learning approach, it was indicated by the value of F = 23,952 which was significant at 0,05 significance level. (3) Simultaneously, there was difference of English speaking skill and self-efficacy between students treated under performance assessment-based contextual learning approach and those treated under conventional learning approach, it was indicated by the value of F empiric = 21,81031 which was higher than F theory = 19,48 at 0,05 significance level. The result of this research indicated that the use performance assessment-based contextual learning approach affected significantly on students’ speaking skill and-self efficacy both individually and simultaneously. It is suggested that English teachers apply the approach intensively in order to improve students’ speaking ability and self efficacy.   Key Terms: performance assessment-based contextual learning approach , English speaking skill, self-efficacy.
PENGEMBANGAN INSTRUMEN ASESMEN DIRI PADA MATA PELAJARAN AGAMA KATOLIK KELAS X SMA Jehata, Hubertus Aliansi
Jurnal Penelitian dan Evaluasi pendidikan Vol 2, No 1 (2012)
Publisher : Jurnal Penelitian dan Evaluasi pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan instrumen asesmen diri sebagai instrumen non-kognitif   (non-tes) pada mata pelajaran Agama Katolik untuk mengukur kompetensi dasar  yang memenuhi syarat kesahihan dan keterandalan yang meliputi (1) mendeskripsikan cara mengembangkan   instrumen asesmen diri yang valid dan reliabel untuk menilai hasil belajar PAK (2) untuk memformulasikan cara menemukan instrumen asesmen diri yang valid dan reliabel untuk menilai hasil belajar PAK. Pengembangan instrumen ini melalui beberapa tahap seperti kajian pustaka, pembuatan kisi-kisi instrumen, melakukan uji judges, melakukan revisi instrumen, melakukan pengumpulan data dan melakukan analisis data. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa-siswi kelas X SMA yang mengikuti pelajaran Agama katolik yang berjumlah 850 orang . Jumlah sampel pada penelitian ini adalah 600 orang yang diambil dengan  teknik multistage random sampling yaitu pengambilan sampel secara bertahap sesuai proporsi dari populasi pada masing-masing sekolah. Data dalam penelitian ini dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner. Data dianalisis dengan menggunakan bantuan program microsoft excel dalam perhitungan validitas dan reliabilitas. Melalui uji pakar ada dua butir yang tidak valid.  Hasil uji pakar dianalisis dengan menggunakan rumus Gregory dan mendapat nilai valid = 0.98. Analisis validitas menggunakan rumus korelasi product moment dengan taraf signifikansi 0.5% dengan r tabel 0.080 ditemukan 92 butir yang valid.  Untuk menghitung reliablitas menggunakan rumus Alpha Cronbach, didapatkan nilai r= 0.89. Untuk mengetahui jumlah faktor pembentuk digunakan analisis faktor  dengan cara eksplorasi dan rotasi sehingga diketahui ada 23 faktor yang terbentuk.   Kata Kunci: Pengembangan Instrumen, Asesmen Diri, Pendidikan Agama Katolik, kelas X SMA.  ABSTRACT The purpose of this research is to develop an instrument of self-assessment as non-cognitive assessment in measuring the basic competent in Catholic Religion Studies for the tenth senior high school students; which are fulfilled  standard of valid and reliable as following (1) to describe the way in finding an instrument which are  valid and reliable to measure the result of Catholic religion studies (2) To formulate the way in finding an instrument of self-assessment which are valid and reliable to measure the result of Catholic religion studies.   The development of this instrument passes several steps as follow: library research, the blue print, judge testing, revision, data collection, and data analyzing.   The population of this research is the tenth senior high school students who are attending the Catholic religion classes.   The number of sample in this research is 600 which are chosen by multistage random sampling which means stage by stage sampling in accordance with the proportion of the population in each respectively school.    The data collection is through questioners.  The data analysis is used the Microsoft excel program in calculating the value of validity and reliability. Through content validity testing by the experts, there are two items were drop.  The result of content validity testing is analyzed by the formula of Gregory and index was 0.98.   The data analysis is used the formula of correlation Product moment at the 0.5% level of significance (r table=0.080), and it was found 92 items were valid. To get the value if reliability was used the formula of Alpha Cronbach and it was gotten the value of   r = 0.89.  To know how many factors are formed used the factoring analysis. It found 23 factors was found after the process of exploration and rotation.   Key words:  Developing an Instrument, self-assessment, and Catholic Religion Education, and Tenth Senior High School.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISIONS (STAD) BERBANTUAN ASESMEN PROSES TERHADAP PRESTASI BELAJAR KIMIA DITINJAU DARI MOTIVASI BERPRESTASI PADA SISWA KELAS X SMA NEGERI 1 GIANYAR MADRA, I KETUT
Jurnal Penelitian dan Evaluasi pendidikan Vol 2, No 1 (2012)
Publisher : Jurnal Penelitian dan Evaluasi pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe student teams achivemens divisionsi terhadap prestasi belajar kimia ditinjau dari motivasi berprestasi. Penelitian dilaksanakan di kelas X SMA Negeri 1 Gianyar dengan menggunakan rancangan post test only control group design. Sampel penelitian berjumlah 129 orang yang dipilih dengan menggunakan teknik random sampling. Data yang diperoleh diolah dengan menggunakan analisis varians (ANAVA) dua jalur dan dilanjutkan dengan uji Tukey. Penelitian ini menemukan; (1) secara keseluruhan, prestasi belajar kimia siswa yang belajar dengan model pembelajaran  kooperatif tipe student teams achievemen division lebih tinggi daripada siswa yang belajar dengan model pembelajaran konvensional ( FA = 9,256; P < 0,05); (2) terdapat pengaruh interaksi antara model pembelajaran terhadap prestasi belajar kimia siswa (FAB = 123,1992 dengan p < 0,05); gan P < 0,05). (3) prestasi siswa yang memiliki motivasi tinggi, prestasi belajar kimia siswa yang belajar dengan model pembelajaran kooperatif tipe student teams achievement divisions lebih tinggi daripada siswa yang belajar dengan model pembelajaran konvensional (Q =  25,848 dengan P < 0,05),  dan (4) prestasi siswa yang memiliki motivasi rendah, prestasi belajar kimia siswa yang belajar dengan model pembelajaran kooperatif tipe student teams achievement divisions lebih rendah daripada siswa yang belajar dengan model pembelajaran konvensional (Q =  -19.675 dengan P < 0,05). Penelitian ini memberikan implikasi antara lain; 1) Sebagai tenaga pendidik, guru seharusnya mengetahui motivasi siswannya, memahami model-model pembelajaran sehingga para guru dapat menerapkan model yang sesuai dengan motivasi siswa, (2) Merancang Model pembelajaran kooperatif tipe STAD dalam pembelajaran sehingga masalah yang diberikan kepada siswa benar-benar masalah kontekstual sehingga siswa menjadi tertarik untuk memecahkan masalah tersebut. Dari hasil temuan penelitian, disimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe student teams achievement division berpengaruh terhadap prestasi belajar kimia pada siswa kelas X SMA Negeri 1 Gianyar dengan memperhitungkan motivasi.   Kata-kata kunci :  kooperatif tipe STAD, konvensional, motivasi belajar, dan prestasi belajar kimia ABSTRACT This study aims to determine and analyze the effect of Student Teams Achievement Division as cooperative learning towards the achievements of chemistry learning in terms of achievement motivation. The experiment was conducted in grade X SMA Negeri 1 Gianyar using post test only control group design. The total of sample amounted to 129 people who were selected using random sampling techniques. The data obtained were processed using two ways analysis of variance (ANAVA) continued with Tukey test. This study found: (1) overall, the students’ chemistry achievements with student team achievement division cooperative learning model is higher than students who learnt using conventional learning models (FA = 9256, P <0.05), (2) there is an influence of the interaction between learning model towards students chemistry achievement (FAB = 123.1992 with P <0.05, (3) achievement of students who have high motivation, students’ chemistry achievements with student team achievement division cooperative learning model is higher than students who learnt using conventional learning model (Q = 25 848 with P <0.05), and (4) students’ achievement who have low motivation, students’ chemistry achievement who learnt using student teams achievement division cooperative learning model is lower than students who learnt using conventional learning models (Q = -19 675 to P <0.05). This study implies,: (1) As educators, teachers should know the motivation of their students, understand the learning models so that teachers can apply the appropriate model suit with students motivation, (2) Designing STAD cooperative learning model in teaching and learning  activities so that the problem given to the students truly contextual problems so that students become interested in solving the problem. Based on the result of the research, it could be concluded that student teams achievement division cooperative learning model affect the students’ chemistry achievement in grade X at SMA Negeri 1 Gianyar in terms of motivation.   Key words: cooperative study STAD, conventional, motivation, and      achievement of learning chemistry
ANALISIS BUTIR SOAL TES ULANGAN AKHIR SEMESTER IPS TERPADU BUATAN MGMP IPS KABUPATEN GIANYAR KELAS VII SEMESTER 1 TAHUN PELAJARAN 2011-2012 Adiputra, Ida Bagus Ragita
Jurnal Penelitian dan Evaluasi pendidikan Vol 2, No 1 (2012)
Publisher : Jurnal Penelitian dan Evaluasi pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini menganalisis tentang butir soal tes IPS Terpadu buatan MGMP IPS Kabupaten Gianyar Kelas VII Semester 1 Tahun ajaran 2011-2012. Analisis yang dilakukan bertujuan untuk mengetahui kualitas butir soal tes tersebut ditinjau dari relevansi antara kisi-kisi, SK, KD, dan Indikator mata pelajaran, validitas isi tes, validitas butir soal, reliabilitas tes, taraf kesukaran butir soal, daya beda butir soal, dan efektivitas pengecoh butir soal. Penelitian ini adalah penelitian ex-post pacto dengan mengambil populasi seluruh hasil tes berupa lembar jawaban siswa kelas VII dari lima sekolah SMP terpilih di Kabupaten Gianyar yang bisa mewakili sekolah negeri dan swasta dari 45 SMP dilihat status sekolah yaitu RSBI, SSN, Sekolah Potensial dan Sekolah Swasta. Sedangkan sampel yang digunakan adalah sebesar 1000 sampel dipilih. Analisis yang dilakukan adalah  analisis tes dan analisis butir soal. Hasil penelitian menunjukkan relevansi antara Standar Kompetensi, Kompetensi Dasar, dan Indikator dengan butir soal  dari 60 butir soal terdapat 56 (93%) butir soal relevan dan 4 butir soal (7%) tdak relevan dengan indikator soal. Validitas isi  yang diuji dengan Uji Gregory menunjukkan validitas yang sangat tinggi (0,933). Bila ditinjau dari validitas butir didapatkan 53 butir soal (88%) dinyatakan valid dan 7 butir soal (8%) dinyatakan tdak valid. Reabilitas tes didapatkan r11 = 0,860 dengan formula KR 20. Jika ditinjau dari taraf kesukaran tes didapatkan 23% butir soal kategori soal mudah, 62 % butir kategori soal sedang, dan 15 % butir kategori  soal sukar. Dilihat dari daya beda,  82 % memiliki daya beda yang dapat diterima, yang memiliki daya beda kurang baik 13 % dan yang buruk harus dibuang  5%. Dan jika ditinjau dari efektivitas pengecoh 85% memiliki pengecoh yang berfungsi dengan baik dan 15% tidak dapat menjalankan fungsinya dengan baik. Berdasarkan temuan tersebut, dalam meningkatkan kualitas tes Ulangan Akhir Semester IPS Terpadu untuk tingkat SMP hendaknya MGMP IPS Kabupaten Gianyar lebih memperhatikan Relevansi SK, KD dan Indikator dengan butir soal, validitas, reliabilitas, tingkat kesukaran, daya beda, dan efektivitas pengecoh dari butir soal. Kata kunci : analisis butir soal, Ulangan Akhir Semester, IPS Terpadu,  MGMP IPS, Kabupaten Gianyar ABSTRACT This study analyzed integrated social studies test item for Junior High School constructing by social studies teachers association for Gianyar regency  in academic year 2011-2012. The analysis aimed at finding out the quality of those test items viewed from the relevance of the matrix, standard of competence (CS), basic competence (BC), indicator of the subject (IS), test  content validity (CV), test item validity (IV), test reliability (IR), test item level of difficulty (LD), test item discrimination index (IDI) and test item distracter effectiveness (IDE). This study was an ex-post facto research and the population consisted of the whole test results in the form of student’s answer sheets for the first year students from five selected  Junior High School in Gianyar regency which represented the public and private school from 45 Junior High School ( 20 public schools, 25 private schools) concerning with the school status such as RSBI, SSN, Potential and Private School consisting of 1138 answer sheets. Whereas the sample consisted of 1000 choosing from the good result of answer sheets photocopy. The analysis were test analysis and test item analysis. The result showed that there was a relevance of CS, BC, indicator of the test item, from 60 test item there were 56 (93%) relevance and 4 (7%) were not relevance to the test indicator. The CV which was analyzed by Gregory analyzing showed a very high validity (0,993). When viewed from IV there were 53 valid test items (88%) and 7 (8%) test items were not valid. IR of the test was r1.1 = 0,860 with KR 20 formula, the iteming program showed Alpha Coefficient was 0,802. When viewed from test item LD there was 25% easy test item, 62% was medium, and 15% was difficult. 82% from 60 test items had an acceptable discrimination index. Furthermore the test items which had rather bad IDI was 13%, and bad IDI was 5%, they must be take out from the test. And when viewed from the IDE, 85% had good function and 15% could not do their function well. Based on the findings above, in improving the quality of final semester test for integrated Social Studies test item for Junior High School, Social Studies Teachers Association should considered the relevance of  CS, BC, indicator of the subject, test  content validity, test item validity, test reliability, test item level of difficulty, test item discrimination index and test item distracter effectiveness Key Words: Analysis of test item, Final test semester, Integrated Social Studies, Social Studies Teachers Association , Gianyar Regency
PENGARUH PENERAPAN MODEL E-PEMBELAJARAN BERBASIS WEB TERHADAP HASIL BELAJAR TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI DITINJAU DARI ASPEK MOTIVASI BELAJAR SISWA (Studi Eksperimen Pada para Siswa SMA Negeri 1 Payangan) WIJAYA, KOMANG ADHI
Jurnal Penelitian dan Evaluasi pendidikan Vol 2, No 1 (2012)
Publisher : Jurnal Penelitian dan Evaluasi pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Adhi Wijaya, Komang (2012), Pengaruh Penerapan Model E-Pembelajaran Berbasis Web Terhadap Hasil Belajar Teknologi Informasi dan Komunikasi Ditinjau Dari Aspek Motivasi Belajar Siswa (Studi Eksperimen Pada Siswa Kelas XI SMA Negeri 1 Payangan). Tesis, Penelitian dan Evaluasi Pendidikan, Program Pascasarjana, Universitas Pendidikan Ganesha.   Tesis ini sudah disetujui dan diperiksa oleh : Pembimbing I : Prof. Dr. Made Candiasa,M.Ikom dan Pembimbing II : Prof. Dr. I Nyoman Natajaya,M.Pd   Kata kunci : E-Pembelajaran, Motivasi Belajar Siswa dan Hasil Belajar TIK            Siswa.   Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh model E-pembelajaran terhadap hasil belajar TIK siswa ditinjau dari motivasi belajar siswa. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas XI SMA Negeri 1 Payangan pada tahun pelajaran 2011/2012 dengan rancangan Post Test Only Control Group Design. Sampel dalam penelitian ini siswa kelas XI IPA1 dan XI IPS2 sebagai kelompok eksperimen dan siswa kelas XI IPA2 dan XI IPS1 sebagai kelompok kontrol. Sampel dalam penelitian ini berjumlah  96 orang yang dipilih dengan menggunakan teknik Random Sampling. Data diperoleh dengan instrumen  motivasi belajar dan instrumen hasil belajar TIK kemudian diolah menggunakan analisis varians (ANAVA) dua jalur melalui uji F dilanjutkan dengan uji Tukey. Hasil penelitian ini menunjukan : (1) secara keseluruhan hasil belajar TIK siswa yang mengikuti model E-pembelajaran lebih tinggi daripada siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional ditunjukkan hasil uji Fhitung = 5,42 signifikan pada α=0,05; (2) terdapat pengaruh interaksi antara model pembelajaran dengan motivasi belajar siswa terhadap hasil belajar TIK Siswa, yang ditunjukan dari hasil FAB = 181,26 signifikan pada α=0,05; (3) untuk siswa yang memiliki motivasi tinggi, hasil belajar TIK siswa yang mengikuti model E-pembelajaran lebih tinggi daripada siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional, ditunjukkan dari hasil nilai Qhitung = 77,36 signifikan pada α=0,05; (4)  untuk siswa yang memiliki motivasi belajar rendah, hasil belajar TIK siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional lebih tinggi daripada siswa yang mengikuti model E-pembelajaran, ditunjukkan dari hasil nilai Qhitung = 54,55 signifikan pada α=0,05. Dari hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa model E-pembelajaran berpengaruh terhadap hasil belajar TIK siswa ditinjau dari motivasi belajar siswa pada siswa kelas XI SMA Negeri 1 Payangan, serta memberikan implikasi agar guru dalam menerapkan  model E-pembelajaran memperhatikan motivasi belajar siswa.   ABSTRACT Adhi Wijaya, Komang (2012), The Implementation  Of Web Based E-Learning Model’s  Effect  Towards  Information   Communicationand Technology  Achievement Viewed From  Aspect Of Student’s Motivation (Experimental Study For XI Class SMA Negeri 1 Payangan) Tesis, Penelitian dan Evaluasi Pendidikan, Program Pascasarjana, Universitas Pendidikan Ganesha.   This thesis had been approved and assessed by : Supervisor I : Prof. Dr.Made Candiasa,M.Ikom and supervisor II : Prof.Dr. I Nyoman Natajaya,M.Pd   Key-words : E-Learning, Student’s learning motivation, information communication and technology achievement. The research is conducted in order to find out and analyze the effect of  E-learning model towards achievement of information communication and technology  achievement viewed from aspect of student’s motivation.  The population of the research are  students of class XI SMA Negeri 1 Payangan  in 2011/2012 by utilizing a Post-test Only Control Group Design. Objects of this research are students of class XI IPA and XI IPS2 as experiment group and Students of class XI IPA2 and XI IPS2 as control group. There were  only 96 respondents selected based on random sampling. The data were collected by using learning motivation examination and result of information communication and technology  test, and analized by analysis of variant (ANOVA) with F-test  followed by Tukey-test. The result indicated that: (1)  in general the achievement of  information communication and technology  achievement, students joining  E-Learning model higher than that of  those joining a conventional model. The figure indicated that Fobserved = 5.42 significant of α=0.05; (2) There was an interacted effect between instruction model  with the student’s motivation towards  Information communication and technology achievement, the figure indicated that FAB= 181.26 significant of α=0.05; (3) For students having  higher level of  motivation,   information  communication and technology achievement  was found higher than that of those joining  conventional learning model. The figure indicated that Q-observed =77.36 significant of α=0.05; (4) For students having lower level of learning motivation, achievement of information communication and technology  joining conventional learning model  was found higher than that of those joining E-Learning model. The figure indicated that Q-observed =54.55 significant of α=0.05. Based on the findings it could be concluded that the E-Learning model contributed towards  information  communication and technology achievement  viewed on student’s  learning motivation at class XI SMA Negeri 1 Payangan. This provided implication that when implementing this model the teachers should also consider student’s motivations.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL BERBASIS LKS TERHADAP PRESTASI BELAJAR PKn DITINJAU DARI SIKAP SOSIAL SISWA SMP NEGERI 1 GIANYAR Rosilawati, Ni Made
Jurnal Penelitian dan Evaluasi pendidikan Vol 2, No 1 (2012)
Publisher : Jurnal Penelitian dan Evaluasi pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran dan Sikap sosial terhadap prestasi belajar PKn siswa. Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 1 Gianyar dengan menggunakan metode eksperimen dengan desain Post test Only Control Grouf Design dengan rancangan factorial 2x2.Variabel dalam penelitian ini adalah model pembelajaran kontekstual dan model pembelajaran konvensional sebagai variabel bebas, prestasi belajar PKn sebagai variabel terikat, sedangkan sikap sosial berperan sebagai variabel moderator. Instrument Sikap sosial digunakan untuk mengukur Sikap Sosial siswa dan tes prestasi belajar digunakan untuk mengukur prestasi belajar PKn siswa. Sampel penelitian berjumlah 88 siswa kelas VIII yang diambil menggunakan teknik random sampling yang menghasilkan empat kelas sampel tediri atas dua kelas sampel yang dijadikan kelas eksperimen dan dua kelas lainnya dijadikan kelas kontrol yang ditentukan dengan cara diundi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) secara umum, prestasi belajar PKn antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model kontekstual lebih tinggi daripada siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model konvensional (FA hitung = 16,057, p<0,05), (2) terdapat pengaruh interaksi yang signifikan antara penerapan model pembelajaran dan Sikap Sosial siswa terhadap prestasi belajar PKn (FAB hitung = 144,515, p<0,05). (3) untuk siswa yang memiliki Sikap Sosial tinggi, prestasi belajar PKn siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran kontekstual lebih tinggi daripada siswa yang mengikuti  pembelajaran dengan model belajar konvensional (Q hitung = 16,029, p<0005), dan (4) untuk siswa yang memiliki Sikap Sosial rendah, prestasi belajar PKn antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model konvensional lebih tinggi daripada siswa yang mengikuti model pembelajaran kontekstual (Q hitung = 8,014, p<0,05). Berdasarkan hasil yang ditemukan dalam penelitian ini disimpulkan bahwa model pembelajaran dan Sikap Sosial mempunyai pengaruh terhadap prestasi belajar PKn, pada siswa SMP Negeri 1 Gianyar.   Kata Kunci : Metode Pembelajaran, Sikap Sosial, dan Prestasi belajar PKn. ABSTRACT   This research is intended to know the influence of learning model Contextual and the social attitude towards students PKn learning achievements. The research was held in SMP Negeri 1 Nusa Gianyar by applying experiment method with Post-Test Only Control Group Design along with Factorial analyze planning 2x2. Variables in this research are: Contextual learning model and conventional learning model as independent variables, PKn Learning Achievement as dependent variable, while social attitude acts as moderator variable. The instruments of social attitude used to measure students’ social attitude and the tests of PKn learning achievement were used to measure students’ PKn learning achievements. The research samples are 88 students of class VIII which were taken by using random sampling technique which finally produce 4 sample classes in which 2 classes as experiment class samples and 2 classes as control classes through random system The research result shows that : 1) in general, PKn learning achievement for the students joining Contextual learning model is higher than those joining conventional learning model (FA hitung = 16.057, p<0.05), 2) there is a significant interacting influence between the implementation of learning model and learning interest of the students towards PKn learning achievement (F AB hitung = 144,515, p<0.05), 3) for the students having high social attitude, the PKn learning achievements of the students joining Contextual learning model is higher than those joining conventional learning model (Q hitung = 16,029, p<0 05), and 4) for the students having low social attitude, PKn learning achievement of the students joining conventional learning model is higher than those who join Contextual learning model (Q hitung = 8,014, p<0.05). Based on the result found in this study, it was concluded that the model of learning and social attitudes have an influence on the student’s learning achievement PKn for student’s SMP Negeri 1 Gianyar.   Key Words: Learning Method, Social Attitude, and PKn, learning achievement.
PENGARUH TKN TERHADAP SIKAP DEMOKRASI DAN MOTIVASI BELAJAR SISWA DALAM PEMBELAJARAN PKN PADA SISWA KELAS XI IPA SMAN 1 UBUD SUYASA, P. WAYAN ARTA
Jurnal Penelitian dan Evaluasi pendidikan Vol 2, No 1 (2012)
Publisher : Jurnal Penelitian dan Evaluasi pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK         Tujuan utama penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh  TKN dalam pembelajaran PKn terhadap sikap demokrasi dan motivasi belajar  siswa. Penelitian ini dilaksanakan di SMAN 1 Ubud, dengan menggunakan metode eksperimen semu; melibatkan sampel sebanyak 64 orang yang diambil dengan teknik random sampling. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah pendekatan pembelajaran yang dipilah menjadi dua, yaitu  TKN yang dikenakan pada kelompok eksperimen dan pembelajaran konvensional yang dikenakan pada kelompok kontrol. Sebagai variabel terikat dalam penelitian ini berupa sikap demokrasi dan motivasi belajar. Instrumen penelitian berupa kuesioner yang digunakan dalam menjaring data yaitu kuesioner sikap demokrasi dan kuesioner motivasi belajar siswa. Analisis data menggunakan ANAVA satu jalur dilanjutkan uji Tukey, dan Manova satu jalur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) sikap demokrasi siswa yang mengikuti  TKN  lebih baik daripada sikap demokrasi siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional, 2) motivasi belajar siswa yang mengikuti TKN   lebih baik daripada motivasi belajar siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional, 3) sikap demokrasi dan motivasi belajar siswa yang mengikuti  TKN  lebih baik daripada sikap demokrasi dan motivasi belajar siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional. Simpulan yang diperoleh dari penelitian ini adalah bahwa   TKN dapat meningkatkan sikap demokrasi dan motivasi belajar  siswa. Ini berarti terdapat pengaruh yang signifikan antara TKN  terhadap sikap demokrasi dan motivasi belajar siswa.   Kata kunci:  TKN, sikap demokrasi, motivasi belajar.   ABSTRACT   The main objective of the research is to investigate the effect of VCT (Value Clarification Technique) toward  democration attitude and students  learning motivation. The research was conducted at SMAN 1 Ubud by using quasi-experimental method; involving 64 students as the sample selected using random sampling technique. The independent variable in this research is instructional approach that was classified into two factors, those were VCT (Value Clarification Technique) which was given to the treatment group and conventional teaching and learning which was given to the control group. Democration attitude and student learning motivation in this research functioned as a dependent variable. There are two questioners used to obtain the intended data, namely democration attitude questioners and learning motivation questioners. The obtained data were analyzed by  one-way ANAVA,  Tukey test, and one –way MANOVA. The research revealed that: 1) the democration attitude of the students who followed VCT (Value Clarification Technique) is higher than those  who followed conventional teaching and learning, 2) the learning motivation of the students who followed VCT (Value Clarification Technique) is higher than those  who followed conventional teaching and learning 3) the democration attitude and learning motivation of the students who followed VCT (Value Clarification Technique)  is higher than those who followed conventional teaching and learning Finally, it is concluded that VCT (Value Clarification Technique) can improve students’ democration attitude and learning motivation. It means that there is a significant effect of VCT (Value Clarification Technique) through students’ democration attitude and learning motivation. Key words: VCT (Value Clarification Technique), democration attitude, learning motivation.
PENGARUH PENERAPAN TEKNIK PEMETAAN SEMANTIK TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS BAHASA INGGRIS DITINJAU DARI BAKAT VERBAL PADA SISWA KELAS VIII SMPN 1 KUBU TAHUN PELAJARAN 2011/2012 SARININGSIH, NI WAYAN
Jurnal Penelitian dan Evaluasi pendidikan Vol 2, No 1 (2012)
Publisher : Jurnal Penelitian dan Evaluasi pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh teknik pembelajaran pemetaan semantik dan bakat verbal terhadap kemampuan menulis bahasa Inggris siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Kubu. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan menggunakan rancangan Post Test Only Control Group Design. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Kubu tahun pelajaran 2011/2012 sebanyak lima kelas. Dengan memperhatikan kesetaraan kemampuan kelas, diambil secara random dua kelas sebagai kelompok eksperimen dan dua kelas sebagai kelompok kontrol. Data penelitian ini dikumpulkan dengan menggunakan dua instrumen yaitu tes kinerja kemampuan menulis bahasa Inggris dan tes bakat verbal. Data kemampuan menulis bahasa Inggris dikumpulkan dengan tes kinerja dan data bakat verbal dikumpulkan dengan tes bakat verbal.  Hipotesis diuji dengan analisis varians dua jalur dan dilanjutkan dengan uji Tukey. Hasil analisis menunjukkan bahwa (1) kemampuan menulis bahasa Inggris pada siswa yang mengikuti pembelajaran dengan teknik pemetaan semantik lebih baik dibandingkan dengan kemampuan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan teknik konvensional (FAhitung  = 7,076; p < 0,05), (2) terdapat pengaruh interaksi yang signifikan antara teknik pembelajaran dengan bakat verbal terhadap kemampuan menulis Bahasa Inggris siswa (FABhitung  = 476,516; p < 0,05), (3) kelompok siswa yang memiliki bakat verbal tinggi yang pembelajarannya menggunakan teknik pemetaan semantik memiliki kemampuan menulis lebih tinggi dibandingkan dengan kelompok siswa dengan bakat verbal tinggi yang pembelajarannya menggunakan teknik konvensional (Qhitung = 3,760 l; p < 0,05) dan (XA1B1 1 = 83,00 > XA2B1 = 70,39), (4) kelompok siswa yang memiliki bakat verbal rendah yang pembelajarannya menggunakan teknik konvensional memiliki kemampuan menulis lebih baik dibandingkan dengan kelompok siswa dengan bakat verbal rendah yang pembelajarannya menggunakan teknik pemetaan semantik (Qhitung =19,168 p < 0,05) dan (XA2B2 = 79,13> XA1B2 = 69,26).   Dari hasil analisis dapat disimpulkan bahwa penerapan teknik pembelajaran pemetaan semantik berpengaruh terhadap kemampuan menulis bahasa Inggris ditinjau dari bakat verbal siswa. Dengan demikian, dapat disarankan kepada para guru untuk menerapkan teknik pemetaan semantik dengan mempertimbangkan bakat verbal siswa. Kata Kunci : Teknik Pembelajaran Pemetaan Semantik, Bakat Verbal, Kemampuan Menulis Bahasa Inggris ABSTRACT The aims of this research is to find out the effect of semantic mapping technique and verbal aptitude on the English writing ability of the eighth grade students of SMP Negeri 1 Kubu. This study is an experimental research with Post-Test OnlyThe population of this study are five classes of eighth grader of SMPN 1 Kubu in the academic year of 2011/2012. By taking the equality  of the class into consideration, then 2 classes as experiment group and 2 classes of control group were selected randomly. The data were collected with two instruments, i.e.  writing test of English writing ability and verbal aptitude test. The data on students’ writing ability were collected with a writing test and the data of verbal aptitude were collected with verbal aptitude test.  The hypothesis were tested with two-ways analysis of variance and followed by Tukey test. The results of analysis showed that: (1) the writing ability of the students who learned through semantic mapping technique was better than that of the students who learned through conventional method (FAobserved  = 7,076; p < 0,05), (2) there was an interaction effect of the technique of teaching and verbal aptitude on the writing ability of the students of SMP Negeri 1 Kubu (FABobserved  = 476,516; p < 0,05), (3) in the group of students with higher verbal aptitude, the writing ability of the students who learned through semantic mapping technique was better than that of the students who learned through conventional method (Qobserved = 3,760 l; p < 0,05) and (XA1B1 = 83,00 > XA2B1 = 70,39), (4) in the group of students with lower verbal aptitude, the writing ability of the students who learned through conventional method was better than that of the students who learned through semantic mapping technique (Qobserved =19,168 p < 0,05) and (XA2B2 = 79,13> XA1B2 = 69,26).   From the result of the analysis above, it can be concluded that the use of semantic mapping technique has an effect on the English writing ability viewed from students’ verbal aptitude. Thus, it is advised that teachers can use semantic mapping technique by considering students’ verbal aptitude.  Key words: Semantic Mapping Technique, Verbal Aptitude, Students’ English Writing AbilityControl Group Design.

Page 2 of 4 | Total Record : 40