cover
Contact Name
Made Gautama Jayadiningrat
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalipaindonesia@gmail.com
Editorial Address
Jl. Udayana Kampus Tengah Singaraja, Bali
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran IPA Indonesia
ISSN : 2615742X     EISSN : 26157438     DOI : -
Core Subject : Education,
As an international, multi-disciplinary, peer-refereed journal, the scope of this journal is in learning and instruction area which provides a platform for the publication of the most advanced scientific researches in the areas of learning, development, instruction and teaching at Science Education. The journal welcomes original empirical investigation. The papers may represent a variety of theoretical perspectives and different methodological approaches. They may refer to any age level, from infants to adults and to a diversity of learning and instructional settings, from laboratory experiments to field studies. The major criteria in review and the selection process concerns the significance of the contribution to the area of learning and instruction. Instruction, learning and teaching, curriculum development, learning environment, teacher education, educational, technology, and educational development at Science Education.
Articles 23 Documents
Search results for , issue " Vol 2, No 1 (2012)" : 23 Documents clear
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP DAN KINERJA ILMIAH SISWA SMP Sudarman, I Nengah
Jurnal Pendidikan IPA Vol 2, No 1 (2012)
Publisher : Jurnal Pendidikan IPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKKata Kunci: inkuiri terbimbing, pemahaman kosep, dan kinerja ilmiah.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis: 1) perbedaanpemahaman konsep dan kinerja ilmiah antara siswa yang belajar melalui modelinkuri terbimbing dengan pembelajaran langsung. 2) perbedaan pemahamankonsep antara siswa yang belajar melalui model inkuri terbimbing denganpembelajaran langsung. dan 3) perbedaan kinerja ilmiah antara siswa yang belajarmelalui model inkuri terbimbing dengan pembelajaran langsung.Penelitian ini adalah penelitian kuasi eksperimen dengan menggunakanrancangan pretest posttest control group design. Populasi penelitian ini adalahsiswa kelas IX SMP Negeri 1 Bangli Tahun Pelajaran 2011/2012 yang berjumlah144 orang dan seluruhnya diperlakukan sebagai sampel, dengan rincian 72 orangsebagai kelompok eksperimen dan 72 orang siswa sebagai kelompok kontrol yangditentukan secara random sederhana. Ada dua jenis data yang dikumpulkan dalampenelitian ini, yakni data pemahaman konsep yang dikumpulkan dengan tespemahaman konsep dan data kinerja ilmiah dikumpulkan dengan lembarobservasi. Data yang dianalisis adalah gain skor antara pretest dan posttest siswayang mengikuti pembelajaran inkuriri terbimbing dan siswa yang mengikutipembelajaran langsung. Sedangkan uji hipotesis dilakukan dengan menggunakanMANOVA.Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) terdapat perbedaan pemahamankonsep dan kinerja ilmiah antara siswa yang belajar melalui model pembelajaraninkuri terbimbing dengan pembelajaran langsung (Fhitung = 91,268 dan p < 0,05),2) terdapat perbedaan pemahaman konsep antara siswa yang belajar melaluimodel pembelajaran inkuri terbimbing dengan pembelajaran langsung (Fhitung =75,807 dan p < 0,05), dan 3) terdapat perbedaan kinerja ilmiah antara siswa yangbelajar melalui model pembelajaran inkuri terbimbing dengan pembelajaranlangsung (Fhitung = 74,782 dan p < 0,05).
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PEMECAHAN MASALAH TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP DAN KETERAMPILAN BERPIKIR KREATIF SISWA SMP Suarjaya, I Nyoman Adi
Jurnal Pendidikan IPA Vol 2, No 1 (2012)
Publisher : Jurnal Pendidikan IPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKTujuan penelitian ini adalah (1) untuk menganalisis perbedaan pemahamankonsep dan kemampuan berpikir kreatif antara siswa yang mengikuti modelpembelajaran pemecahan masalah dan konvensional. (2) untuk menganalisisperbedaan pemahaman konsep antara siswa yang mengikuti model pembelajaranpemecahan masalah dan konvensional. (3) untuk menganalisis perbedaankemampuan berpikir kreatif antara siswa yang mengikuti model pembelajaranpemecahan masalah dan konvensional.Penelitian ini merupakan kuasi eksperimen dengan rancangan faktorial2x2 posttest only control group design. Subjek penelitian ini adalah semua siswakelas VIII SMP Negeri 9 Denpasar tahun pelajaran 2011/2012. Pengambilan kelaspenelitian berdasarkan teknik random sampling. Data yang diperoleh dianalisisdengan statistic deskriptif dan MANOVA dua jalur.Berdasarkan hasil analisis, ditemukan hasil sebagai berikut. Pertama, adapengaruh yang signifikan model pembelajaran terhadap variabel-variabelpemehaman konsep dan keterampilan berfikir kreatif secara bersama-sama (F=5,133;p<0,05). Kedua terdapat perbedaan signifikan model pembelajaranpemecahan masalah terhadap pemahaman konsep siswa (F = 4,085;p < 0,05).Ketiga terdapat perbedaan signifikan model pembelajaran pemecahan terhadapketerampilan berfikir kreatif siswa (F= 8,809; p<0,05).Kata kunci: Pemecahan masalah, pemahaman konsep, dan kemampuan berpikirkreatif.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH TERHADAP KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS DAN PEMAHAMAN KONSEP FISIKA DITINJAU DARI MOTIVASI BELAJAR SISWA KELAS X SMA NEGERI 1 SERIRIT Widiarini, Putu
Jurnal Pendidikan IPA Vol 2, No 1 (2012)
Publisher : Jurnal Pendidikan IPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis (1) perbedaan keterampilanberpikir kritis dan pemahaman konsep antara kelompok MPBM dan MPK, (2)pengaruh interaksi antara model pembelajaran dan motivasi belajar terhadapketerampilan berpikir kritis dan pemahaman konsep siswa, (3) perbedaanketerampilan berpikir kritis dan pemahaman konsep antara kelompok MPBM danMPK pada siswa yang memiliki motivasi belajar tinggi, (4) perbedaanketerampilan berpikir kritis dan pemahaman konsep antara kelompok MPBM danMPK pada siswa yang memiliki motivasi belajar rendah, (5) perbedaanketerampilan berpikir kritis antara kelompok MPBM dan MPK, (6) perbedaanpemahaman konsep antara kelompok MPBM dan MPK.Penelitian ini merupakan eksperimen semu dengan rancangan posttest onlynon-control group design. Sampel penelitian ini adalah kelas X SMA Negeri 1Seririt tahun pelajaran 2011/2012 yang terdiri dari 4 kelas sebanyak 126 orang.Sampel diambil dengan teknik random sampling. Data dikumpulkan melalui tesKBK dan PK fisika. Tes KBK berbentuk pilihan ganda sebanyak 25 item denganreliabilitas 0,956. Tes PK fisika berbentuk pilihan ganda sebanyak 20 item denganreliabilitas 0,715. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan manovadua jalur.Hasil penelitian menunjukkan terdapat: (1) perbedaan keterampilan KBKdan PK antara kelompok MPBM dan MPK (F=24,76; p<0,05), (2) pengaruhinteraksi antara model pembelajaran dan motivasi belajar terhadap KBK dan PKsiswa (F=18,96; p<0,05), (3) perbedaan KBK dan PK antara kelompok MPBMdan MPK pada siswa yang memiliki motivasi belajar tinggi (F=24,98; p<0,05), (4)terdapat perbedaan KBK dan PK antara kelompok MPBM dan MPK pada siswayang memiliki motivasi belajar rendah (F=6,38; p<0,05), (5) perbedaan KBKantara kelompok MPBM dan MPK (F=4,41; p<0,05), (6) perbedaan pemahamankonsep antara kelompok MPBM dan MPK (F=48,52; p<0,05). Hasil uji lebihlanjut dengan LSD menunjukkan bahwa MPBM lebih unggul daripada MPKdalam pencapaian keterampilan berpikir kritis dan pemahaman konsep fisikasiswa.Kata kunci: model pembelajaran berbasis masalah (MPBM), keterampilanberpikir kritis (KBK), pemahaman konsep (PK), dan motivasi belajar

Page 3 of 3 | Total Record : 23