cover
Contact Name
Made Gautama Jayadiningrat
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalipaindonesia@gmail.com
Editorial Address
Jl. Udayana Kampus Tengah Singaraja, Bali
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran IPA Indonesia
ISSN : 2615742X     EISSN : 26157438     DOI : -
Core Subject : Education,
As an international, multi-disciplinary, peer-refereed journal, the scope of this journal is in learning and instruction area which provides a platform for the publication of the most advanced scientific researches in the areas of learning, development, instruction and teaching at Science Education. The journal welcomes original empirical investigation. The papers may represent a variety of theoretical perspectives and different methodological approaches. They may refer to any age level, from infants to adults and to a diversity of learning and instructional settings, from laboratory experiments to field studies. The major criteria in review and the selection process concerns the significance of the contribution to the area of learning and instruction. Instruction, learning and teaching, curriculum development, learning environment, teacher education, educational, technology, and educational development at Science Education.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 9, No 1 (2019)" : 5 Documents clear
PENERAPAN MIND MAPPING BERBANTUAN MEDIA GAMBAR UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR IPA Ni Luh Gede Widyaningsih; I. G. N. Japa
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran IPA Indonesia Vol 9, No 1 (2019)
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran IPA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (153.67 KB)

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar IPA melalui penerapan mind mapping berbantuan media gambar  pada siswa kelas V SD Negeri 2 Baha tahun pelajaran 2016/2017. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus yang masing-masing siklus dilaksanakan dalam tiga kali pertemuan. Rancangan setiap siklus terdiri atas empat tahap yaitu tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan atau observasi dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V SD Negeri 2 Baha yang berjumlah 22 siswa yang terdiri dari 16 laki-laki dan 6 siswa perempuan. Data mengenai motivasi belajar dikumpulkan dengan metode kuesioner dan data hasil belajar IPA dikumpulkan dengan metode tes bentuk essay. Data motivasi dan hasil belajar IPA dianalisis menggunakan metode analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan terjadi peningkatan rata-rata persentase motivasi belajar siswa dari 72% pada siklus I dengan kriteria sedang menjadi 84,09% pada siklus II dengan kriteria tinggi. Untuk hasil belajar IPA pada siklus I sebesar 72,04% dengan kriteria sedang,  menjadi 82,50% dengan kriteria tinggi pada siklus II. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa  terjadi peningkatan motivasi dan hasil belajar siswa melalui penerapan mind mapping berbantuan media gambar pada siswa kelas V SD Negeri 2 Baha.Kata kunci: mind mapping, media gambar, motivasi, dan hasil belajar IPA. AbstractThis research was aimed to improve the students motivation and  learning outcomes of natural science by using the application of mind mapping assited by image property to the fifth grade students of 2 Baha Elementary School in school year of 2016/2017. The type of this research was classroom action research (CAR) that implemented into two cycles while each cycles was divided into three times of meeting. Each cycles formed by four steps, there were planning, implementing (action), observationing, and reflecting. The subject of this study were the fifth grade students of 2 Baha Elementary School in total of 22 students that consist of 16 male students and 6 female students. The data about learning motivation were collected by using questionnaire and data about natural science learing outcomes was analyzed by using descriptive quantitative analysis method. The result of this research shows the improvement of students learning motivation average percentation from 72% in the first cycle that belongs to medium criteria to 84,09% in second cycle that belongs to high criteria. Learning outcomes of natural science also improved from 72,04% in the first cycle with medium criteria, increased to 82,50% with high criteria in the second cycles. From this result can be concluded that there are improvements of students learning motivation and learning outcomes by using the application of mind mapping assisted by images property to the fifth grade students of 2 Baha Elementary School.Keywords: mind mapping, images property, motivation, learning outcomes of natural science.
MODEL DISCOVERY LEARNING BERBANTUAN MIND MAPPING BERPENGARUH TERHADAP PENGUASAANKOMPETENSI PENGETAHUAN IPA L.A Candra Dewi; Rini Kristiantari; Ni Wyn. Suniasih
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran IPA Indonesia Vol 9, No 1 (2019)
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran IPA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (160.772 KB)

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan penguasaan  kompetensi pengetahuan IPA siswa kelas V SD Gugus 2 Kecamatan Kuta Selatan Tahun Ajaran 2016/2017 yang dibelajarkan menggunakan model discovery learning berbantuan mind mapping  dan yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran konvensional. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan nonequivalent control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD Gugus 2 Kecamatan Kuta Selatan Tahun Ajaran 2016/2017, yang berjumlah 461 orang. Penentuan sampel pada prenelitian ini dilakukan dengan teknik random sampel kelompok. Untuk menyetarakan kelompok sampel digunakan teknik matching. Setelah melakukan uji kesetaraan ditentukan kelompok eksperimen dan kelompok kontrol dengan dilakukan pengundian didapat siswa kelas VA SD N 5 Benoa sebagai kelompok eksperimen dengan jumlah 31 orang dan siswa kelas VB SD N 5 Benoa sebagai kelompok kontrol dengan jumlah 31 orang. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode tes dengan jenis tes objektif bentuk  pilihan ganda biasa. Data yang telah terkumpul dianalisis menggunakan metode analisis statistik infrensial dengan rumus uji-t.  Berdasarkan  hasil analisis data diperoleh thitung= 2,281 > ttabel = 2,000 pada taraf signifikansi 5% dengan dk = 60. Ini berarti bahwa terdapat perbedaan yang signifikan penguasaan kompetensi pengetahuan IPA antara siswa yang dibelajarkan menggunakan model discovery learning berbantuan mind mapping dengan yang dibelajarkan secara konvensional, dan dilihat dari nilai rata – rata kelompok eksperimen 14X"> = 80,85 > 14X"> = 74,73 pada kelompok kontrol. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa model discovery learning berbantuan mind mapping berpengaruh terhadap penguasaan kompetensi pengetahuan IPA siswa kelas V SD Gugus 2 Kecamatan Kuta Selatan Tahun Ajaran 2016/2017. Kata kunci: Discovery Learning, Mind Mapping, IPA AbstractThis study aims to determine the significant differences in the mastery of science knowledge competence of students who are taught through the learning model of mind-assisted discovery learning mind mapping and which is taught through conventional learning in grade V SD Gugus 2 Kecamatan Kuta Selatan Academic Year 2016/2017. This research type is quasi experiment research with nonequivalent control group design. The population of this study is all students of grade V SD Gugus 2 Kecamatan Kuta Selatan Academic Year 2016/2017, which amounted to 461 people. Determination of the sample in this prenelitian done by random sample group technique. To match the sample group used matching technique. After conducting the equality test, the experimental group and control group were selected by the students of class of SD SD N 5 Benoa as the experimental group with 31 students and the students of VB SDN 5 Benoa as control group with 31 people. Methods of data collection in this study using the test method with the type of objective test of the usual double choice form. The collected data were analyzed using the t-test method of t-statistical infresial analysis with the separated varian formula. Based on the results of data analysis obtained thitnung = 2.281 > ttable = 2,000 at the level of significance 5% and dk = 60. So it can be concluded that there is a significant difference in the mastery of science knowledge competence between students who are taught using a mind-mapping learning discovery learning model with the Was used conventionally, and seen from the mean of the experimental group x = 80,85 > x = 74,75 in the control group. Based on these results can be concluded that the learning model of discovery learning assisted mind mapping affect the mastery of science knowledge competence of students of grade V SD Gugus 2 Kecamatan Kuta Selatan academic year 2016/2017. Keywords: Discovery Learning, Mind Mapping, IPA
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING TERHADAP KEMANDIRIAN BELAJAR DAN PRESTASI BELAJAR BIOLOGI I Nyoman Suarsana; Naswan Suharsono; I Wayan Sukra Warpala
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran IPA Indonesia Vol 9, No 1 (2019)
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran IPA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (192.855 KB)

Abstract

AbstrakTujuan penelitian ini adalah 1. Mendeskripsikan perbedaan kemandirian belajar dan prestasi belajar biologi siswa secara bersama-sama antara siswa yang belajar dengan model pembelajaran inkuiri terbimbing dan model pembelajaran langsung setelah perlakuan dikontrol dengan kovariabel kemandirian belajar dan prestasi belajar. 2. mendeskripsikan perbedaan kemandirian belajar antara kelompok siswa yang belajar    dengan model pembelajaran inkuiri terbimbing dan model pembelajaran langsung setelah perlakuan dikontrol dengan kovariabel kemandirian belajar.3. Mendeskripsikan perbedaan prestasi belajar biologi antara siswa yang belajar dengan model pembelajaran inkuiri terbimbing dan model pembelajaran langsung setelah perlakuan dikontrol dengan kovariabel prestasi belajarmendeskripsikan pengaruh model pembelajaran inkuiri terbimbing terhadap kemandirian belajar dan prestasi belajar siswa kelas XI IPA SMA Negeri 1 Kubu. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan rancangan pre-test-post-test nonequivalent control group design.  Populasi penelitian adalah siswa kelas XI IPA SMA Negeri 1 Kubu tahun Pelajaran 2016/2017 sebanyak 3 kelas dengan jumlah siswa 74 orang. Sampel sebanyak dua kelas diambil menggunakan teknik group simple random sampling. Sampel yang terpilih adalah Kelas XI IPA2 sebagai kelompok eksperimen dan Kelas IXI IPA1 sebagai kelompok kontrol. Data kemandirian belajar dikumpulkan dengan angket, dan data prestasi belajar biologi dikumpulkan dengan tes. Data kemandirian belajar awal dan prestasi belajar awal dikumpulkan sebelum eksperimen, dan data kemandirian belajar dan prestasi belajar dikumpulkan pada akhir perlakuan. Data dianalisis dengan statistik deskriptif dan Uji MANCOVA pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan: 1) setelah perlakuan dikontrol dengan kovariabel kemandirian belajar dan prestasi belajar biologi terdapat perbedaan kemandirian belajar dan prestasi belajar biologi siswa yang belajar dengan model pembelajaran inkuiri terbimbing dan siswa yang belajar dengan model pembelajaran langsung, 2) setelah perlakuan dikontrol dengan kovariabel kemandirian belajar terdapat perbedaan kemandirian belajar siswa yang belajar dengan model pembelajaran inkuiri terbimbing dengan siswa yang belajar dan model pembelajaran langsung, 3) setelah perlakuan dikontrol dengan kovariabel prestasi belajar biologi terdapat perbedaan prestasi belajar biologi siswa yang belajar dengan model pembelajaran inkuiri terbimbing dan siswa yang belajar dengan model pembelajaran langsungKata kunci: model pembelajaran, inkuiri terbimbing, kemandirian belajar, prestasi belajar biologi AbstractThis research aimed at 1. Describing the difference  of learning independence and students achievement in biology between students learning with guided inquiry learning model and direct learning model after controlled, treatment with learning independence and learning achiesement covariable, 2. Describing the difference of learning independence between students who learn with guided inquiry learning model and direct learning model after controlled treatment with learning independence covariable, 3. Describing the difference of learning achievement in biology between students who lear with guided inquiry learning model and direct learning model who after treatment controlled by learning achievement covariable. This is a quasi-experimental research with nonequivalent pre-test-post-test only control group design. The populations were the eleven grade science students of SMAN 1 Kubu in the academic year 2016/2017. There were 3 classes with 74 students. This research used simple random sampling. The designated samples were class XI IPA2 as experimental group and class XI IPA1 as control group. The data of learning independence were collected through questionnaires and data of students’ achievement on biology through test. The data of early learning independence and students’ achievement on biology were collected before experiment, and the learning independence ability data were gained at the end of treatment. Data were analyzed through descriptive statistics and MANCOVA test at 5 % level. The results of the research showed that (1) after treatment was controlled by prior learning independence and students’ achievement on biology of students as a covariable the learning independence and students’ achievement on biology of the students learning with guided inquiry Learning Model were better than the students learning with direct learning model. (2) after treatment was controlled by prior learning independence of students as a covariable the learning independence of the students learning with guided inquiry Learning Model were better than the students learning with direct learning model.(3) after treatment was controlled by prior students’ achievement on biology of students as a covariable the students’ achievement on biology of the students learning with guided inquiry Learning Model were better than the students learning with direct learning model.Keywords: Guided inquiry, independent learning, students’ achievement on biology
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN WORD SQUARE TERHADAP PENGUASAAN KOMPETENSI PENGETAHUAN IPA SISWA KELAS V Ni Md Dinda Ayuningtyas; I Wyn Darsana; Rini Kristiantari
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran IPA Indonesia Vol 9, No 1 (2019)
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran IPA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (139.973 KB)

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan kompetensi pengetahuan IPA antara siswa kelas V yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran word square dan yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional di SD Gugus Untung Surapati tahun pelajaran 2016/2017. Jenis penelitian eksperimen semu, desain penelitian yang digunakan adalah Kelompok Non-ekuivalen. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD Gugus Untung Surapati tahun pelajaran 2016/2017 yang berjumlah 213 orang. Sampel diperoleh dengan menggunakan random sampling. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah tes. Data yang dikumpulkan berupa nilai kompetensi pengetahuan IPA yang dianalisis dengan teknik matching, dengan cara menjodohkan nilai prates masing-masing siswa kedua sampel tersebut. Data yang terkumpul lalu dianalisis dengan uji-t. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan kompetensi pengetahuan IPA antara siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran Word square dengan siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional. Hal ini dilihat dari hasil analisis bahwa nilai thitung  lebih besar dari ttabel yaitu 3,75 > 2,00 pada taraf signifikansi 5% dengan perolehan nilai rata-rata kompetensi pengetahuan IPA kelas eksperimen lebih tinggi dari pada kelas kontrol yaitu sebesar 82,58 > 73,39. Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran word square terhadap kompetensi pengetahuan IPA siswa kelas V di SD Gugus Untung Surapati tahun pelajaran 2016/2017. Kata kunci: Word Square, IPA AbstractThis study aims to determine the significant difference of science knowledge competence between students who are taught using word square learning model and students who are taught by conventional learning in grade V students at SD Untung Surapati in the academic year 2016/2017. The type of quasi-experimental research, the research design used in this study is Non-equivalent Groups. Population in this research is all student of class V Elementary Cluster Untung Surapati year lesson 2016/2017 which amounted to 213 people. Samples are drawn using random sampling. Data collection method in this research is test method. Data collected in the form of science knowledge competence value that is analyzed by matching technique, by matching the value of each student's prates of both samples. The results showed that there is a significant difference of science knowledge competence between students who were taught using Word square learning model with students who were taught by conventional learning. This is seen from the analysis that the value of tcount is greater than ttable that is 3.75> 2.00 at the level of significance 5% with the average sword square of knowledge competence knowledge of experimental class higher than the control class that is equal to 82,58> 73,39. Based on these findings, it can be concluded that there is influence of word square learning model on science knowledge competence of grade V students in SD Gugus Untung Surapati academic year 2016/2017. Keywords: Word Square, Science
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TALKING STICK BERBASIS ANEKA SUMBER (RESOURCES BASED LEARNING) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA Luh Eva Juli Partami; Ndara Tanggu Rendra
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran IPA Indonesia Vol 9, No 1 (2019)
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran IPA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (154.276 KB)

Abstract

AbstrakTujuan Penelitian Tindakan Kelas ini adalah untuk mengetahui adanya peningkatan hasil belajar IPA dengan menggunakan model pembelajaran  kooperatif Talking Stick Berbasis Aneka Sumber (Resources Based Learning) pada siswa kelas IV SD No. 4 Lukluk, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung Tahun Pelajaran 2016/2017. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan subjek penelitian adalah siswa kelas IV SD No. 4 Lukluk yang terdiri 19 orang siswa. Untuk mencapai tujuan tersebut, digunakan model pembelajaran  kooperatif Talking Stick Berbasis Aneka Sumber (Resources Based Learning) pada siswa kelas IV No. 4 Lukluk, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung Tahun Pelajaran 2016/2017.Data hasil belajar IPA siswa dikumpulkan dengan menggunakan metode tes dengan tes hasil belajar. Selanjutnya data-data yang telah dikumpulkan dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan hasil belajar IPA  dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif Talking Stick Berbasis Aneka Sumber (Resources Based Learning) dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV SD No. 4 Lukluk. Nilai rata-rata kelas pra siklus 64,47 dengan katagori rendah meningkat pada siklus I sebesar 70,52 dengan katagori sedang dan meningkat pada siklus II sebesar 82,11 dengan katagori tinggi. Hal ini menunjukkan bahwa hasil belajar pada tindakan  siklus II sudah mencapai kretria keberhasilan penelitian. Kata kunci: Model pebelajaran kooperatif talking stick berbasis aneka sumber (resources based learning) dan hasil belajar IPA. AbstractThe purpose of this classroom action research is to find out the achievement of learning science using talking stick, resources based learning method on fourth graders of SD No. 4 Lukluk, Mengwi, Badung academic year 2016/2017. The subject of this classroom action research is the fourth graders of SD 4 Lukluk which consist of 19 students. The talking stick resources based learning method was used to reach the goal. The data was obtained using the method and test. Then the data was analysed using descriptive quantitative. The result shows that there is an improvement in science learning achievement by applying the method. The low class average score of pre cycle 64,47 increased on cycle one for 70,50 which is average and it is increased on cycle two for 82,11 which is high. This shows that result of cycle two has considered successful in research..Keywords: learning model, cooperative learning stick talking resources based on learning science learning result

Page 1 of 1 | Total Record : 5