cover
Contact Name
I Made Bayu Ariwangsa
Contact Email
bayu_ariwangsa@unud.ac.id
Phone
08174733254
Journal Mail Official
jumpa@unud.ac.id
Editorial Address
Program Magister Pariwisata, Fakultas Pariwisata, Universitas Udayana, Bali, Indonesia. Jl. PB. Sudirman Denpasar Bali 80232 Indonesia
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Master Pariwisata (JUMPA)
Published by Universitas Udayana
ISSN : 24069116     EISSN : 25028022     DOI : -
The tourism industry is an industry that can absorb many creative economic markets. The purpose of this paper is to evaluate the creative economic activities as added value that support the tourism industry. The creative economy analyzed here is the creative fashion economy, which is one of the supporters in providing direct income and advertising as a downstream chain of tourism to convey messages to consumers. Method used qualitative and quantitative by looking for regression between income and costs and based on questionnaires conducted on consumers. The results showed a relationship between costs of advertising incurred with income derived from visitor. In a qualitative analysis in the fashion subsector, fashion can contribute a value of 10-12% to revenue. To accelerate in this industry is by knowing the various sub-sectors that are part of the tourism industry value chain and increasing creativity and innovation of creative economic products (fashion and advertising).
Articles 13 Documents
Search results for , issue "Volume 03, Nomor 02, Januari 2017" : 13 Documents clear
ETHNOBOTANICAL TOURISM POTENTIAL IN BALI BOTANICAL GARDEN I. G. Wawan Setiadi; Renata Lusilaora Siringoringo
JURNAL MASTER PARIWISATA Volume 03, Nomor 02, Januari 2017
Publisher : Magister Tourism Study, Faculty of Tourism, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JUMPA.2017.v03.i02.p13

Abstract

Sumber daya alam Indonesia memberikan banyak peluang bagi pengembangan dan pertumbuhan kegiatan pariwisata. Wisata alam kemudian dikembangkan dan pola pengembangan bergeser menjadi orang-orang dari wisata minat khusus dan wisata ekologi. Kebun Raya Bali terletak di kawasan wisata Bedugul, namun, hal itu belum menjadi tujuan wisata utama bagi pengunjung domestik dan asing. Kebun Raya Bali memiliki fungsi yang terutama yaitu berfungsi sebagai tempat konservasi tanaman, penelitian, pendidikan lingkungan, dan pariwisata. Berbagai kegiatan pariwisata dapat dilakukan di Kebun Raya Bali, termasuk etnobotani tur studi. Hal ini dapat dilihat dari koleksi tematik yang ada, termasuk adanya Taman Panca Yadnya, Taman Obat Usada , dan rumah/penginapan yang di desain dengan konsep tradisional Bali dengan dilengkapi museum etnobotani. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi pariwisata etnobotani di Kebun Raya Bali. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif-kualitatif dan data terdiri dari data primer dan sekunder. Kegiatan promosi harus diintensifkan agar potensi wisata etnobotani dapat dikembangkan lebih lanjut dan memiliki manfaat positif bagi ilmu pengetahuan, industri pariwisata dan kesejahteraan masyarakat.
MOTIVASI MAGANG KERJA MAHASISWA PARIWISATA BALI DI AMERIKA SERIKAT Putu Eka Wirawan; I Made Antara; Dewa Putu Oka Prasiasa
JURNAL MASTER PARIWISATA Volume 03, Nomor 02, Januari 2017
Publisher : Magister Tourism Study, Faculty of Tourism, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JUMPA.2017.v03.i02.p04

Abstract

Program magang dijadikan sebagai sarana untuk memperkaya sejauh manakah teori-teori yang diberikan selama perkuliahan dapat diaplikasikan dalam dunia kerja. Penelitian ini membahas persepsi user lebih ditekankan pada aspek kompetensi dan produktivitas mahasiswa yang sedang mengikuti magang dan membahas tentang motivasi ektrinsik dan intrinsik mahasiswa pariwisata Bali magang kerja di Amerika terkait dengan faktor pengetahuan, keterampilan, konsep diri/nilai, karakteristik pribadi dan motif. Dilakukan Uji validitas dan reliabilitas kuisioner. Pada pembahasan analisis faktor yang digunakan adalah analisis faktor konfirmatori (confirmatory factor analysis) menggunakan program SPSS 20.0 for windows. Hasil penelitian menunjukan bahwa nilai persepsi secara umum digambarkan baik oleh user. Terkait dengan variabel penilaian persepsi secara rinci dapat digambarkan bahwa variabel kemampuan mahasiswa untuk menyelesaikan tugas dengan pengetahuan yang dimiliki diberikan nilai buruk oleh user. Mahasiswa berpandangan bahwa kegiatan magang kerja di Amerika akan memberikan manfaat yang sangat baik dalam hal pengetahuan, keterampilan, konsep diri, karakteristik pribadi dan motif. Berdasarkan hasil analisis, seluruh variabel dapat menjelaskan lima faktor yang menjadi faktor motivasi mahasiswa untuk mengikuti magang kerja di Amerika.
BUJUKAN BERWISATA KE BALI: SIMBOL-SIMBOL PROMOSI PARIWISATA FILM ‘EAT PRAY LOVE’ Rimalinda Lukitasari; I Nyoman Darma Putra
JURNAL MASTER PARIWISATA Volume 03, Nomor 02, Januari 2017
Publisher : Magister Tourism Study, Faculty of Tourism, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JUMPA.2017.v03.i02.p09

Abstract

Film merupakan sebuah promosi pariwisata yang potensial sebab simbol dan makna dalam film memiliki kemampuan mempengaruhi respon penonton dan memotivasi mereka untuk mengunjungi lokasi yang ditampilkan. Indonesia juga telah mendapatkan manfaat promosi pariwisata sebagai hasil dari popularitas sebuah film, namun, kajian di bidang ini belum mendapatkan banyak perhatian. Penelitian ini ditujukan untuk mempelajari promosi pariwisata melalui film dengan menganalisis simbol dan makna dalam film ‘Eat Pray Love’ yang menghadirkan daya tarik rasional, emosional, dan moral. Analisis dilaksanakan dengan menggunakan metode kualitatif dan menerapkan teori semiotika. Hasil penelitian menunjukkan bahwa atmosfer Bali ditangkap dengan baik dalam film, sehingga memberikan beberapa petunjuk mengenai Bali sebagai tempat tujuan wisata yang baik. Petunjuk-petunjuk ini terdiri dari daya tarik rasional, emosional, dan moral. Daya tarik rasional dalam film berhubungan dengan manfaat sensorik, keamanan, kebersihan, dan aksesibilitas yang baik. Daya tarik emosional memberikan pandangan Bali sebagai destinasi yang menenangkan, indah, romantis, dan ramah. Daya tarik moral memperlihatkan dorongan untuk datang ke Bali untuk menemukan bimbingan menuju keseimbangan spiritual.

Page 2 of 2 | Total Record : 13