cover
Contact Name
Rahmi Mulyasari
Contact Email
rahmi.mulyasari@eng.unila.ac.id
Phone
085266795393
Journal Mail Official
jss.lppm@kpa.unila.ac.id
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Lampung Gedung Rektorat Lt. 5 Universitas Lampung Jl. Prof . Soemantri Brodjonegoro No. 1 Bandar Lampung 35145
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sakai Sambayan
Published by Universitas Lampung
ISSN : -     EISSN : 25501089     DOI : http://dx.doi.org/10.23960/jss
Jurnal Sakai Sambayan menyajikan tulisan tentang pelaksanaan dan hasil Pengabdian Kepada Masyarakat sivitas akademik Perguruan Tinggi di Indonesia dalam sosialisasi dan pemberdayaan masyarakat menuju peningkatan kualitas sumber daya manusia. Untuk semua proses dari submisi sampai dengan publikasi online di Jurnal Sakai Sambayan tidak dikenakan biaya apapun.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol 3 No 3 (2019)" : 15 Documents clear
Dewan Penyunting Vol 3 No 3 2019 Afri Yudamson
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sakai Sambayan Vol 3 No 3 (2019)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PELATIHAN PEMBUATAN KOMPOSIT KARET/KARBON HITAM KEPADA PETANI KARET DI DESA KOTAWAI, KECAMATAN KASUI, KABUPATEN WAY KANAN, LAMPUNG Shirley Savetlana
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sakai Sambayan Vol 3 No 3 (2019)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jss.v3i3.163

Abstract

Daerah Lampung pada umumnya adalah daerah perkebunan. Salah satunya adalah perkebunan karet. Dalam kurun waktu beberapa tahun terakhir, harga karet nasional turun secara signifikan. Untuk menghadapai hal ini perlu dilakukannya langkah –langkah untuk meningkatkan nilai ekonomis karet. Teknologi material terus berkembang antara lain adalah teknologi material komposit. Komposit merupakan material yang dibentuk dari pencampuran dua atau lebih material – material teknik seperti logam, polimer, elastomer, kaca dan keramik. Komposit. Teknologi komposit dapat dipakai untuk meningkatkan nilai ekonomis karet. Komposit dibuat dengan mencampurkan karet alam dalam hal ini lateks dengan karbon hitam. Karbon hitam dapat meningkatkan sifat-sifat mekanik karet alam sehingga dapat digunakan untuk aplikasi pada produk yang lebih beragam. Pelatihan pembuatan komposit karet alam karbon hitam didahului dengan penyampaian materi mengenai bahan teknik. Selanjutnya diberikan penjelasan mengenai cara pembuatan komposit. Kegiatan diikuti dengan demonstrasi pembuatan komposit. Pembuatan komposit karet alam/ karbon hitam atau sering disebut kompon dirancang untuk menggunakan bahan-bahan yang tidak terlalu mahal. Bahan-bahan untuk membuat komposit karet alam/karbon hitam antara lain lateks, karbon hitam, sulfur dan asam formiat atau asam semut. Alat alat yang digunakan antara lain mesin press dan mesin pemanas. Cara pembuatan dilakukan dengan pencampuran, pengepresan dan pemanasan. Kata kunci: karet, koagulan, asam formiat, karbon hitam, komposit
Daftar Isi Vol 3 No 3 2019 Afri Yudamson
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sakai Sambayan Vol 3 No 3 (2019)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AUGMENTED REALITY PADA APLIKASI CINTABAHARI SEBAGAI MEDIA PROMOSI PULAU PAHAWANG Mardiana Mardiana
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sakai Sambayan Vol 3 No 3 (2019)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jss.v3i3.164

Abstract

Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Cinta Bahari dibentuk oleh aparat Desa Pulau Pahawang Lampung sejak tahun 2013. Akan tetapi rendahnya tingkat pendidikan anggota Pokdarwis membuat mereka sangat sulit untuk dapat mengembangkan potensi wisata pulau Pahawang. Pada tahun 2017, promosi wisata sudah dilakukan menggunakan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dalam bentuk mobile application CintaBahari yang dikembangkan pada kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) sebelumnya. Namun demikian masalah promosi ini masih harus terus ditingkatkan dan berkelanjutan, sehingga jumlah kunjungan wisatawan yang diperoleh dapat lebih maksimal. Solusi yang ditawarkan oleh Tim PKM ini adalah mengembangkan media promosi dengan menggunakan teknologi Augmented Reality (AR) yang menggambarkan objek wisata Pahawang secara real yang dikemas secara menarik dan atraktif. Teknologi AR dapat menggabungkan benda maya dua dimensi atau tiga dimensi ke dalam sebuah lingkungan nyata tiga dimensi lalu memproyeksikan benda-benda maya tersebut dalam waktu nyata. Selain itu, Tim PKM ini juga memberikan sosialisasi tentang penggunaan aplikasi AR tersebut dan pembagian poster dengan konten AR kepada masyarakat sebagai sarana mereka memberikan promosi kepada wisatawan yang datang. Metoda yang digunakan dalam pembangunan aplikasi menggunakan metode iterative development yang disebut dengan Rapid Application Development (RAD) dengan tahapan : identifikasi masalah dan motivasi, menetapkan objek solusi, penerapan solusi dan pelatihan serta pelaporan hasil dan publikasi. Adanya aplikasi AR ini diharapkan dapat membuat peningkatan potensi wisatawan yang datang dan kembali datang lagi ke Pulau Pahawang melalui ketersediaan informasi yang lengkap dan menarik dalam bentuk AR. Sehingga secara langsung akan berdampak pada peningkatan pendapatan pokdarwis dan masyarakat Desa Pulau Pahawang pada umumnya. Kata kunci: Augmented Reality, Cinta Bahari, Pokdarwis, Pahawang, Promosi
PEMBUATAN ALAT PENJERNIH AIR MENGGUNAKAN ARANG SEKAM PADI DI KAMPUNG YUDHA KARYA JITU KECAMATAN RAWA JITU SELATAN KABUPATEN TULANG BAWANG PROPINSI LAMPUNG Asroni Asroni
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sakai Sambayan Vol 3 No 3 (2019)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jss.v3i3.144

Abstract

Bagi warga desa Yudha Karya Jitu, air bersih merupakan kebutuhan yang tak ternilai harganya. Karena untuk mendapatkan air bersih mereka harus membeli dengan harga Rp.100.000 per 1 m3 yang didatangkan dari daerah lain yang berjarak sekitar 20 km dari desa tersebut. Desa Yudha Karya Jitu merupakan salah satu desa yang ada di kecamatan Rawa Jitu Timur kabupaten Tulang Bawang propinsi Lampung. Desa tersebut merupakan salah satu daftar desa pada Kawasan Perdesaan Prioritas Nasional (KPPN). Kawasan perdesaan ini dibentuk guna mengurangi kesenjangan antara desa dan kota. Prinsipnya dengan membangun desa-desa mandiri serta membangun keterkaitan ekonomi lokal antara desa dan kota. (Humas, 2018)Untuk mengatasi masalah tersebut, maka perlu adanya alat penjernihan air menggunakan bahan yang mudah didapat (Artiyani, 2016). Bahan yang mudah didapat diantaranya adalah sekam padi, pasir,batu kerikil dan ijuk (Adi, 2014). Tujuannya agar masyarakat lebih antusias untuk membuat sendiri, karena bahan yang digunakan ada disekitar mereka. Apalagi sebagian lahan desa tersebut ditanami padi, sehingga sekam yang dihasilkan dari alat penggiling padi bisa dimanfaatkan untuk penjernihan air secara alam i. Berbeda dengan penjernihan air menggunakan teknik kimia, teknik alami lebih disukai oleh masyarakat karena biaya yang dikeluarkan untuk membuat alat lebih murah. Dari hasil penjernihan yang telah dilakukan, terlihat jelas perbedaan tingkat kejernihan air sebelum dan sesudah dilakukan.
Cover Vol 3 No 3 November 2019 Afri Yudamson
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sakai Sambayan Vol 3 No 3 (2019)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PEMBERDAYAAN PETANI PEMAKAI AIR DESA SUMBEREJO DALAM OPERASI DAN PEMELIHARAAN JARINGAN IRIGASI Dyah Indriana Kusumastuti
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sakai Sambayan Vol 3 No 3 (2019)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jss.v3i3.165

Abstract

Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan di Desa Sumberejo, Kecamatan Kotagajan, Kabupaten Lampung Tengah dengan mitra sasaran Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A). Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh studi kalibrasi pintu air di Daerah Irigasi Punggur Utara yang mendapati koefisien debit pintu air irigasi yang kurang lazim dan ternyata diakibatkan oleh kondisi jaringan irigasi. Kegiatan ini bertujuan untuk memberdayakan P3A Desa Sumberejo yang terletak di BPU 15 Daerah Irigasi Punggur Utara. Metode kegiatan berupa peningkatan pengetahuan tentang Operasi dan Pemeliharaan Jaringan Irigasi oleh P3A dan pemberdayaan P3A melalui perbaikan ringan dan perawatan jaringan irigasi. Hasil dari kegiatan ini adalah meningkatnya pengetahuan dan kesadaran anggota P3A tentang tugas dan peran mereka dalam Operasi dan Pemeliharaan jaringan irigasi. Sebagai wujud pemahaman dan kesadaran, anggota P3A segera melakukan perbaikan saluran tepat di bawah pintu irigasi yang sebelumnya dibobok agar air pembagian air irigasi dapat dilakukan dengan adil, pembersihan sampah-sampah di saluran irigasi maupun perawatan saluran lainnya. Simpulan dari kegiatan ini adalah pentingnya peningkatan pengetahuan, pemahaman maupun peran P3A dalam operasi dan pemeliharaan jaringan irigasi agar kinerja jaringan irigasi meningkat Kata kunci: Operasi dan Pemeliharaan, Jaringan Irigasi, P3A
Cover Belakang Vol 3 No 3 2019 Afri Yudamson
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sakai Sambayan Vol 3 No 3 (2019)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PEMANFAATAN LAMPU TENAGA SURYA SEBAGAI LAMPU PENERANGAN JALAN DI PEKON KILUAN NEGERI KABUPATEN TANGGAMUS Sumadi Sumadi; Sri Ratna Sulistiyanti; FX Arinto Setyawan
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sakai Sambayan Vol 3 No 3 (2019)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jss.v3i3.160

Abstract

Pekon Kiluan Negeri, Kecamatan Kelumbayan, Kabupaten Tanggamus merupakan destinasi wisata unggulan provinsi Lampung. Selain keindahan panorama daerah, daerah ini juga menawarkan fasilitas yang berbeda dengan daerah obyek wisata lainnya, yaitu pengamatan lumba-lumba di laut lepas. kekurangan yang ada pada daerah ini adalah minimnya penerangan jalan pada malam hari. Hal ini memberi kesan kurang aman pada daerah wisata ini. Kekurangan ini dipicu karena kurangnya pasokan energi listrik ke daerah ini sehingga masyarakat lebih mementingkan memenuhi kebutuhan listrik rumah tanga mereka terlebih dahulu. Selain itu tegangan listrik dari PLN yang tidak stabil seringkali merusakkan peralatan listrik yang ada. Melihat kenyataan tersebut, timbul permasalahan bagaimana cara mengenalkan teknologi pembangkit listrik tenaga surya (matahari) ini. Cara yang paling mudah adalah dengan memanfaatkan energi surya ini sebagai energi alternatif untuk fasilitas penerangan jalan umum. Diharapkan semua warga merasa memiliki terhadap peralatan yang ada ini dan turut menjaga keawetannya. Dari kegiatan ini, telah terpasang satu unit lampu penerangan jalan berbasis PLTS, dan pemahaman serta keterampilan masyarakat Pekon Kiluan Negeri dalam mempersiapkan, pengoperasian, dan perawatan lampu jalan. Kata kunci: lampu penerangan jalan, tenaga surya, kenyamanan
Cover Polos Vol 3 No 3 2019 Yudamson, Afri
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sakai Sambayan Vol 3 No 3 (2019)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Page 1 of 2 | Total Record : 15