cover
Contact Name
Rahmi Mulyasari
Contact Email
rahmi.mulyasari@eng.unila.ac.id
Phone
085266795393
Journal Mail Official
jss.lppm@kpa.unila.ac.id
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Lampung Gedung Rektorat Lt. 5 Universitas Lampung Jl. Prof . Soemantri Brodjonegoro No. 1 Bandar Lampung 35145
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sakai Sambayan
Published by Universitas Lampung
ISSN : -     EISSN : 25501089     DOI : http://dx.doi.org/10.23960/jss
Jurnal Sakai Sambayan menyajikan tulisan tentang pelaksanaan dan hasil Pengabdian Kepada Masyarakat sivitas akademik Perguruan Tinggi di Indonesia dalam sosialisasi dan pemberdayaan masyarakat menuju peningkatan kualitas sumber daya manusia. Untuk semua proses dari submisi sampai dengan publikasi online di Jurnal Sakai Sambayan tidak dikenakan biaya apapun.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 656 Documents
Susunan Pengurus Volume 1 Nomor 2 Juli 2017 Afri Yudamson
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sakai Sambayan Vol 1 No 2 (2017): Jurnal Sakai Sambayan
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Daftar Isi Volume 2 Nomor 3 Nopember 2018 Afri Yudamson
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sakai Sambayan Vol 2 No 3 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peningkatan Kemampuan Bahasa Inggris Kelompok Wanita Tani (KWT) di Sukaraja Sukabumi Lusi Susilawati; Siska Hestiana
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sakai Sambayan Vol 2 No 1 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jss.v2i1.86

Abstract

Di Sukabumi terdapat beberapa kelompok wanita tani (KWT) yang memiliki potensi untuk meningkatkan hasil produksinya. Salah satu KWT tersebut adalah KWT yang terdapat di wilayah Desa Sukaraja, yaitu kelompok pengolah dan pemasar (POKLAHSAR) Saluyu. Kelompok ini mempunyai keinginan untuk selalu berkembang, oleh karenanya pembinaan perlu dilakukan terhadap KWT tersebut. Hal ini dilakukan karena diharapkan hasil produksinya dapat dipasarkan tidak hanya untuk konsumen lokal namun juga dapat dipasarkan kepada konsumen asing. Tujuan dan target tersebut tentu saja dapat dicapai dengan sebuah metode. Metode yang dimaksud berupa pelatihan bahasa Inggris. Pelatihan tersebut dilaksanakan dalam beberapa tahap yang diawali dengan sosialisasi, pemilihan peserta, pembuatan modul, pelatihan, monitoring dan evaluasi, dan penyusunan laporan. Hasil dari kegiatan pelatihan ini adalah meningkatnya pengetahuan anggota KWT Poklahsar Saluyu terutama pengetahuan mengenai istilah-istilah yang berhubungan dengan pengolahan ikan dalam bahasa Inggris dan dapat melakukan percakapan sederhana dengan menggunakan bahasa Inggris yang dibuktikan dengan sertifikat
Sanitasi Total Berbasis Masyarakat di Desa Muara Putih Kecamatan Natar Kabupaten Pesawaran Mei Ahyanti
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sakai Sambayan Vol 2 No 2 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jss.v2i2.79

Abstract

Sanitasi merupakan kunci kesehatan. Karena sanitasi yang buruk adalah penyebab terbesar kedua timbulnya penyakit di dunia ini. Banyak faktor yang secara langsung maupun tidak langsung dapat menjadi pendorong terjadinya diare. Desa Muara Putih berada di Kecamatan Natar Kabupaten Lampung Selatan merupakan desa yang ditetapkan sebagai desa ODF sementara 629 KK belum memiliki jamban. Desa Muara Putih memiliki 6 dusun, yaitu Dusun Muara Putih Induk, Mujimulyo, Tangkit Batu, Way Kandis, Cisarua dan Sidomukti. Diantara 6 dusun tersebut tingkat kepemilikian jamban terendah adalah Dusun Mujimulyo. Selama ini, warganya masih banyak yang melakukan pembuangan tinja dan air limbah domestik langsung ke dalam aliran air yang ada di desa tersebut. Kegiatan bertujuan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat melalui instalasi WC percontohan secara swadaya dan perubahan prilaku melalui penyuluhan. kegiatan yang dilaksanakan meliputi pemetaan, pemicuan kepada masyarakat, musyawarah masyarakat desa (MMD) dan pembangunan sarana jamban keluarga, penyuluhan ISPA, Diare, CTPS dan Kecacingan. Sebanyak 5 jamban telah terbangun selama periode kegiatan.
Peningkatan Profesionalisme Guru Melalui Pelatihan Pembelajaran Aktif Bambang Riadi
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sakai Sambayan Vol 1 No 3 (2017): Jurnal Sakai Sambayan
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract In West Lampung regency, some teachers have not yet implemented active learning in their classrooms. It was due to their lack of understanding towards various models of active learning. Thus, to improve teachers’ professionals in the field of teaching, a training of active learning was much needed. The results of the training showed that the average score of their pre-test was 59, and that of post-test was 87 that it can be said that there was an increase after the training. In addition, the results of microteaching assessment resulted in an average score of 3.47 which fell into good category. It means that teachers have achieved good understanding on active learning and the capability to implement it. The teachers participating in the training were also satisfied with the service of the committee and speakers. Therefore, it can be concluded that the training on active learning succeeded in achieving the expected goals. Key words: active learning, teachers, training Di Kabupaten Lampung Barat, sebagian guru belum menerapkan pembelajaran aktif. Hal ini disebabkan ketidaktahuan mereka terhadap berbagai model pembelajaran aktif. Dengan demikian, untuk meningkatkan profesional guru dibidang pengajaran, guru-guru memerlukan pelatihan pembelajaran aktif. Hasil pelatihan ini menunjukkan bahwa hasil pretes dan postes diperoleh skor rata-rata yaitu 59 dan 87 sehingga dapat dikatakan kemampuan peserta pelatihan terlihat meningkat. Hasil penilaian saat microteaching diperoleh skor rata-rata sebesar 3,47 dengan kategori baik. Hal ini berarti bahwa guru telah memiliki pemahaman tentang pembelajaran aktif dan mampu menerapkan pembelajaran aktif. Selain itu, peserta pelatihan merasa puas terhadap pelayanan panitia dan strategi/bimbingan fasilitator. Dengan demikian, Pelatihan ini berhasil mencapai tujuan yang diharapkan secara maksimal. Kata kunci: active learning, guru, pelatihan
BUDIDAYA IKAN LELE BERBASIS TEKNOLOGI REKAYASA HORMONAL PADA KELOMPOK MINA TANI GARUDA KECAMATAN SUKABUMI BANDAR LAMPUNG DAN MANDIRI SENTOSA KECAMATAN JATI AGUNG LAMPUNG SELATAN Tarsim Tarsim; Dwi Mulyasih
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sakai Sambayan Vol 2 No 3 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jss.v2i3.122

Abstract

One of the popular freshwater fish to consume In Bandar Lampung is catfish. Increasing market demand of catfish commodities requires more standardized cultivation management. Many catfish farmers have been not informed that there is technical standards for the good fish hatchery (CPIB) and the good fish aqaculture (CBIB) methods which in the form of certificate. The main problem faced by the Minatani Garuda farmers community in Sukabumi is catfish seeds which have decreased seed quality and the Mandiri Sentosa farmers community in Jati Agung is the slow growth of catfish. The problems caused the low level of survival and production of catfish. The general objective of this activity is (1) to increase certified seed productivity, have good quality, and accelerate fish growth in both of the farmers community, (2) increasing the knowledge and skills of partner groups using hormonal engineering technology, (3) build effective partnerships and cooperation between universities and community of fish farmer. The methods used are survey, training, demonstration plots of hormonal technology, mentoring and evaluation of the program success. Based on research, used the hormonal technology in fish is able to give a solution for the community problems. In addition to getting quality seeds at the partner "Minatani Garuda", it can also accelerate the growth of catfish aquaculture in Mandiri Sentosa community. Thus, the availability of catfish commodity in Lampung will always be fulfilled. Based on the training and mentoring result, this activity succeeded in increasing farmers' knowledge about the hormonal technology in Mandiri Sentosa and Minatani Garuda from 10% to 90%. Aquaculture in Sukabumi and Jati Agung has the potential to appy the hormonal technology. Keywords: hormonal technology, fish farmer community, catfish.
Peningkatan Kapasitas Sasaran Pelaksana Program Persiapan Persalinan dan Pencegahan Komplikasi (P4K) Dalam Pelaksanaan Strategi Untuk Mengurangi Angka Kematian Ibu (AKI) di Kecamatan Panjang Kota Bandar Lampung Devi Yulianti
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sakai Sambayan Vol 2 No 1 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jss.v2i1.49

Abstract

Tujuan umum yang dicapai dalam kegiatan ini adalah untuk menyebarluaskan hasil-hasil penelitian/kajian kepada masyarakat sebagai bagian dari upaya utuk memberdayakan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, membangun kerjasama dan kemitraan dengan masyarakat sebagai perwujudan dan pengembangan kompetensi sosial di kalangan para dosen. Sedangakan tujuan khususnya adalah meningkatkan kapasitas sasaran pelaksanaan P4K di Puskesmas Kecamatan Panjang Kota Bandar Lampung dalam mengurangi AKI. Pelaksanaan kegiatan menggunakan metode ceramah dan diskusi. khalayak sasaran kegiatan seminar tentang peningkatan kapasitas sasaran pelaksana untuk menjalankan P4K adalah penanggung jawab dan pengelola program KIA Provinsi dan Kabupaten/Kota, bidan koordinator, kepala puskesmas, dokter, perawat, bidan, kader, forum peduli KIA (forum P4K/ pokja posyandu, dll). Lokasi kegiatan pengabdian ini adalah di Puskesmas Kecamatan Panjang Kota Bandar Lampung. Hasil kegiatan pengabdian membawa peningkatan kemampuan dasar peserta. Peningkatan terendah sebesar 10% dan peningkatan tertinggi sebesar 20%. Rata-rata peningkatan adalah sebesar 14,8%. Berdasarkan hasil dan evaluasi pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat dapat disimpulkan beberapa hal sebagai berikut: 1). Kemampuan peserta pelatihan pada aspek kognetif dan afektif mengalami peningkatan dengan rata-rata sebesar 14,8%., 2).Hasil evaluasi menunjukan peserta memiliki persepsi positif dan motivasi yang tinggi untuk menjalankan point penting dalam pelatihan untuk membenahi metode dan proses pelaksanaan strategi untuk mengurangi angka kematian ibu, 3).Peserta menghendaki adanya pelatihan lanjutan.
Perbaikan Proses Pengeringan Kakao di Desa Sungai Langka Kecamatan Gedung Tataan Kabupaten Pesawaran Warji Warji; Tamrin Tamrin
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sakai Sambayan Vol 1 No 1 (2017): Jurnal Sakai Sambayan
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract — Indonesian cocoa production is significantly increasing, but the resulting quality is generally low and varied, especially those produced by smallholders. The low quality because of weak implementation of a cocoa processing technology, in particular the fermentation and drying of cocoa. Cocoa farmers in the village of Sungai Langka, Gedong Tataan, Pesawaran District, Lampung Province generally cultivate cocoa without fermentation process, they find it more practical and easier to peel their crops without fermentation. Cocoa beans stripping results directly in the sun on a concrete floor or paved with plastic tarps for a day or half a day later sold to traders. In fact, there are farmers who peeling cocoa in the morning and during the day has been sold to collectors. Likewise in traders, cocoa which has been purchased with a degree of dryness varies directly collected and dried again on a drying floor or plastic sheeting. When demand is high or the rainy season, new traders use a dryer. One of the traders in the village of Sungai Langka, Gedong Tataan, Pesawaran District is Mr. Arkan, where the technology used dryer Mr. Arkan is still very simple. Dryer used is the type of tub with a capacity of about 100 kg of cocoa beans per process with firewood fuel. The drying process directly, smoke and hot combustion products mixed into one and the cocoa beans are dried so that the cocoa beans drying results smelled of smoke. Both of the above conditions (absence of fermentation and drying process unfavorable) results in a lower quality of cocoa which is in turn the price is relatively low. Therefore, there needs to be a cocoa processing technology applications at the farm level fermentation and drying technologies, in particular at the level of the collector to be able to produce high quality cocoa in a sustainable manner. Therefore Proposer team intends to apply the method of fermentation of good and apply the hybrid type dryers on farmer groups and traders of cocoa in Village of Sungai Langka, Gedong Gedong Tataan, Pesawaran District. Drier hybrid that will be applied to biomass-fired, gas or electricity in addition to its main source of sunlight, so the cocoa drying with a dryer hybrid type can be done throughout the season and the quality is good. Keywords — Cocoa, fermentation, drying, dryers hybrid type
MOBILE APPLICATION CINTABAHARI SEBAGAI SARANA PROMOS POKDARWIS PULAU PAHAWANG LAMPUNG Mardiana Mardiana
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sakai Sambayan Vol 1 No 3 (2017): Jurnal Sakai Sambayan
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) adalah kelembagaan informal yang dibentuk oleh anggota masyarakat dan merupakan salah satu unsur pemangku kepentingan yang memiliki peran dalam mengembangkan dan mewujudkan Sadar Wisata dan Sapta Pesona di daerahnya. Pokdarwis Cinta Bahari dibentuk oleh aparat Desa Pulau Pahawang Lampung pada tahun 2013. Akan tetapi rendahnya tingkat pendidikan anggota Pokdarwis membuat mereka sangat sulit untuk dapat mengembangkan potensi wisata pulau Pahawang secara optimal hingga saat ini. Solusi yang ditawarkan oleh Tim Pengabdian Masyarakat Unila, Program Kemitraan Masyarakat (PKM) adalah Penerapan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dalam bentuk aplikasi mobile (mobile application) memberikan ruang baru dalam menjangkau calon wisatawan. Perangkat aplikasi ini dikembangkan dan dimanfaatkan untuk menampilkan informasi secara interaktif sehingga memungkinkan masyarakat calon wisatawan dapat mengakses informasi secara langsung dengan lebih mudah, tepat guna, dan sesuai kebutuhan. Selain itu Tim PKM juga memberikan pelatihan dan praktek tentang penggunaan aplikasi mobile tersebut, bagaimana cara membuat konten/ mengelola konten aplikasi agar selalu update dan terpelihara. Pelatihan lain yang diberikan adalah berupa ketrampilan berkomunikasi dan melakukan pemasaran yang effektif kepada wisatawan dengan menggunakan alat bantu promosi. Hasil yang diperoleh dari kegiatan PKM adalah berupa adanya aplikasi mobile CintaBahari, adanya alat bantu promosi seperti video profile, brosur, iklan yang dapat digunakan untuk promosi pariwisata. Selain itu bagi Pokdarwis Pulau Pahawang, adanya peningkatan pengetahuan pengelolaan konten aplikasi, pengetahuan cara membuat alat bantu promosi dan pengetahuan teknik berkomunikasi. Dari data kunjungan wisatawan yang diperoleh selama satu bulan setelah adanya aplikasi dan alat bantu promosi lainnya, terdapat peningkatan kunjungan wisatawan walaupun belum cukup tinggi (hanya 5%). Namun demikian terdapat potensi peningkatan kunjungan wisatawan yang lebih tinggi lagi dengan ketersediaan alat bantu promosi ini yang diharapkan berdampak langsung pada peningkatan omzet bagi Pokdarwis. Kata kunci: Aplikasi mobile, CintaBahari, Pokdarwis, Pahawang, Wisata Bahari
Daftar Isi Volume 1 Nomor 3 Nopember 2017 Afri Yudamson
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sakai Sambayan Vol 1 No 3 (2017): Jurnal Sakai Sambayan
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract