cover
Contact Name
Yusep Ahmadi F
Contact Email
yusep-ahmadi-f@ikipsiliwangi.ac.id
Phone
+62226658680
Journal Mail Official
Jl. Terusan Jenderal Sudirman, Cimahi 40526
Editorial Address
Jl. Terusan Jenderal Sudirman, Cimahi 40526
Location
Kota cimahi,
Jawa barat
INDONESIA
Semantik : Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
ISSN : 22524657     EISSN : 25496506     DOI : -
Core Subject : Education,
Focus Semantik journal is a medium for disseminating the result of research about language, literature, and language and literature education in Indonesia. Scope Semantik journal publishes the research article in language, literature, language and literature education in Indonesia.
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 6, No 1 (2017): Volume 6 Number 1, February 2017" : 5 Documents clear
PENGARUH LITERASI DIGITAL TERHADAP PSIKOLOGIS ANAK DAN REMAJA Nani Pratiwi; Nola Pritanova
Jurnal Semantik Vol 6, No 1 (2017): Volume 6 Number 1, February 2017
Publisher : STKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (384.671 KB) | DOI: 10.22460/semantik.v6i1.p11-24

Abstract

Penelitian ini bertujuan memaparkan pengaruh literasi yang buruk terhadap psikologis anak dan remaja dalam pengungkapan diri melalui media sosial. Objek dalam penelitian ini adalah komentar-komentar yang dimuat pada situs jejaring sosial facebookdengan fokus masalah Awkarin dan siswa sekolah dasar yang mengunggah foto mesra di facebook. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah (1) apa saja jenis-jenis komentar yang ada pada ungguhan Awkarin dan siswa sekolah dasar yang mengunggah foto mesranya dalam bentuk Meme. (2) Bagaimana dampak psikologis anak maupun remaja terhadap komentar-komentar tersebut? Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif.Jenis-jenis komentar yang tampak dalam subjek penelitian ini adalah ingratiation, intimidation, dan supplication. Dampak psikologi dari komentar-komentar tersebut terhadap anak dan remaja adalah kecenderungan anak dan remaja terbiasa dengan sikap menghina orang lain, menimbulkan sikap iri terhadap orang lain, mengakibatkan depresi, terbawa arus suasana hati terhadap komentar negatif, serta terbiasa berbicara dengan bahasa kurang sopan.
PENERAPAN MODEL INDUKTIF DENGAN MEDIA GAMBAR SILLUET DALAM PEMBELAJARAN MENULIS TEKS CERITA PENDEK Nikke Permata Indah
Jurnal Semantik Vol 6, No 1 (2017): Volume 6 Number 1, February 2017
Publisher : STKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (343.284 KB) | DOI: 10.22460/semantik.v6i1.p25-36

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini salah satunya adalah untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan yang signifikan antara kemampuan menulis cerpen siswa pada kelas eksperimen dan kelas kontrol. Pembelajaran sastra selalu dianggap membosankan karena cara pengajarannya yang monoton sehingga siswa merasa bosan. Menulis Cerpen merupakan salah satu pembelajaran sastra yang harus dikuasai oleh siswa. Namun, seringkali siswa mengalami kesulitan dalam pembelajaran menulis cerpen karena berbagai faktor. Berdasarkan hal tersebut dilakukan penilitian dengan menggunakan metode eksperimen kuasi yang menggunakan pendekatan kuantitatif. Populasi pada penelitian ini adalah kelas XI SMKN 1 Cimahi tahun ajaran 2014/2015, sedangkan sampel pada penelitian ini adalah kelas KP B sebagai kelas eksperimen dan kelas Eind B sebagai kelas kontrol. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik tes yaitu berupa tes awal dan tes akhir.Berdasarkan perhitungan uji t hipotesis, diperoleh hasil ttabel ≤ thitung ≥ ttabel , yaitu 1,939 ≤ 9,01 ≥  1,939. Hal ini menunjukkan bahwa Ha diterima dan H0 ditolak. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara kemampuan menulis teks cerita pendek siswa di kelas eksperimen sebelum dan sesudah menggunakan model induktif dengan menggunakan media gambar siluet terbukti efektif.
KONSEP LITERASI DALAM TELAAH SIBI 2016: SEBUAH KAJIAN INTERTEKS TAHAP AWAL Resti Nurfaidah
Jurnal Semantik Vol 6, No 1 (2017): Volume 6 Number 1, February 2017
Publisher : STKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (358.884 KB) | DOI: 10.22460/semantik.v6i1.p37-45

Abstract

SIBI 2016 merupakan ajang pertukaran pikiran para peneliti dan peminat bahasa ibu, berikut sastra dan budaya lokal yang diselenggarakan pada setiap dua tahun  oleh Balai Bahasa Jawa Barat. 49 pemakalah pada kajian sastra dari sekitar 200-an pemakalah secara keseluruhan, turut meramaikan perhelatan ilmiah tersebut. Dari pengamatan pada buku kumpulan makalah tersebut, sebagian besar mengangkat tema tentang peran dan kaitan sastra dengan konsep literasi. Makalah ini ditulis berdasarkan pada hasil pengamatan terhadap makalah-makalah sastra tersebut. Pengamatan tersebut dilakukan dengan pendekatan konsep analisis wacana kritis. Metode penelitian yang dilakukan adalah analisis deskriptif komparatif, yaitu menjabarkan setiap poin penting dalam korpus penelitian dan pandangan penulisnya terhadap isu dalam dunia sastra dengan konsep literasi. Data yang diperoleh lalu dibandingkan dan dituangkan ke dalam bentuk sebuah makalah. Hipotesis yang diperoleh dari pengamatan tersebut, antara lain, sastra—terutama sastra lokal—memiliki peranan yang sangat penting dalam pengembangan program literasi, banyaknya kearifan lokal yang perlu diketahui dan dihayati oleh generasi muda agar mengenali budaya lokal serta jati diri, pelestarian sastra lokal dalam program literasi perlu mendapatkan dukungan  dari berbagai pihak yang terlibat dalam program tersebut, serta memperluas wawasan terhadap isu dalam penelitian sastra dan budaya.
NILAI KARAKTER DALAM NOVEL KORUPSI KARYA PRAMOEDYA ANANTA TOER Yulianti Yulianti
Jurnal Semantik Vol 6, No 1 (2017): Volume 6 Number 1, February 2017
Publisher : STKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (461.016 KB) | DOI: 10.22460/semantik.v6i1.p46-63

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) struktur novel Korupsi dan (2) nilai karakter dalam novel Korupsi. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik studi pustaka dan studi analisis. Analisis data dilakukan dengan teknik analisis isi. Berdasarkan hasil analisis data, disimpulkan sebagai berikut. (1) Struktur novel Korupsi Karya Pramoedya Ananta Toer meliputi a) fakta cerita, yakni alur yang terdapat dalam novel yaitu alur maju atau progresif dengan tahapan alur yang terdiridari penyituasian, konflik, komplikasi, klimaks, dan penyelesaian; tokoh dan penokohan, yaitu Bakir sebagai tokoh utama dan beberapa tokoh lainnya yang dapat mendukung cerita; dan latar, yang meliputi latar tempat dan waktu b) Sarana cerita, yakni judul buku yaitu Korupsi; sudut pandang yang digunakan adalah orang pertama-utama; gaya bahasa dan tone, simbolisme, dan ironi; tema cerita yaitu  kehancuran seorang penguasa karena melakukan korupsi. (2) Nilai karakter novel Korupsi Karya Pramoedya Ananta Toer meliputi religius, jujur, toleransi, disiplin, kerja keras, kreatif, mandiri, demokratis, rasa ingin tahu, cinta tanah air, menghargai prestasi, bersahabat/komunikatif, cinta damai, gemar membaca, peduli lingkungan, peduli sosial, dan tanggung jawab.
MENEMUKAN DIMENSI LAIN DALAM DIRI MELALUI KEGIATAN MEMBACA Febi Ramadhan
Jurnal Semantik Vol 6, No 1 (2017): Volume 6 Number 1, February 2017
Publisher : STKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (362.819 KB) | DOI: 10.22460/semantik.v6i1.p1-10

Abstract

AbstrakMembaca merupakan pintu gerbang masuknya peradaban dan pengetahuanke dalam diri manusia. Sebegitu dahsyatnya pengaruh membaca sehingga mampumemotivasi banyak orang untuk membaca. Tak sedikit tokoh-tokoh pembaharudunia yang tumbuh dan besar dari membaca. Lebih gila lagi, berbekalkan buku yangdibaca mereka bisa mengenal dan berinteraksi dengan penulis dan tokoh dunia. Namun demikian, tak sedikit pula orang yang berasumsi bahwa membacamerupakan kegiatan yang membosankan dan belum dianggap penting. Kegiatanyang seharusnya dibudayakan dan menjadi tali penghubung ilmu pengetahuannyatanya belum mendapat tempat istimewa dikalangan masyarakat.Permasalahan yang diangkat dalam pembahasan artikel ini adalah apa yangharus dilakukan dan cara apa yang harus ditempuh guna menyakralkan kembalikegiatan membaca di tengah permasalahan-permasalahan yang sedang menjamursaat ini. Pembahasan meliputi kegiatan mengasah potensi dasar kita yang masihtersimpan rapih di dalam alam bawah sadar, dan gambaran tokoh-tokoh besar duniayang menemukan jati dirinya melalui kegiatan membaca.Kata Kunci : keterampilam membaca, dimensi lain. 

Page 1 of 1 | Total Record : 5


Filter by Year

2017 2017