Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

NILAI KARAKTER DALAM NOVEL KORUPSI KARYA PRAMOEDYA ANANTA TOER Yulianti Yulianti
Jurnal Semantik Vol 6, No 1 (2017): Volume 6 Number 1, February 2017
Publisher : STKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (461.016 KB) | DOI: 10.22460/semantik.v6i1.p46-63

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) struktur novel Korupsi dan (2) nilai karakter dalam novel Korupsi. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik studi pustaka dan studi analisis. Analisis data dilakukan dengan teknik analisis isi. Berdasarkan hasil analisis data, disimpulkan sebagai berikut. (1) Struktur novel Korupsi Karya Pramoedya Ananta Toer meliputi a) fakta cerita, yakni alur yang terdapat dalam novel yaitu alur maju atau progresif dengan tahapan alur yang terdiridari penyituasian, konflik, komplikasi, klimaks, dan penyelesaian; tokoh dan penokohan, yaitu Bakir sebagai tokoh utama dan beberapa tokoh lainnya yang dapat mendukung cerita; dan latar, yang meliputi latar tempat dan waktu b) Sarana cerita, yakni judul buku yaitu Korupsi; sudut pandang yang digunakan adalah orang pertama-utama; gaya bahasa dan tone, simbolisme, dan ironi; tema cerita yaitu  kehancuran seorang penguasa karena melakukan korupsi. (2) Nilai karakter novel Korupsi Karya Pramoedya Ananta Toer meliputi religius, jujur, toleransi, disiplin, kerja keras, kreatif, mandiri, demokratis, rasa ingin tahu, cinta tanah air, menghargai prestasi, bersahabat/komunikatif, cinta damai, gemar membaca, peduli lingkungan, peduli sosial, dan tanggung jawab.
REPRESENTASI SEJARAH, BUDAYA, DAN EKONOMI MASYARAKAT JAWA BARAT DALAM NOVEL HINOMARU : KAJIAN NEW HISTORICISM YULIANTI YULIANTI
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 1 No. 2 (2021)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/learning.v1i2.378

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk merepresentasikan (1) peristiwa sejarah, (2) budaya, dan (3) ekonomi dalam novel Hinomaru karya Iis W. Kartadinata. Analisis data dilakukan dengan menggunakan teknik analisis isi (content analysis). Hasil kajian meliputi: (1) representasi sejarah Indonesia dalam novel Hinomaru karya Iis W. Kartadinata digambarkan dalam kewajiban masyarakat pribumi menghormati Dewi Amaterasu dan Kaisar Jepang, mundurnya Belanda oleh Jepang pada tanggal 8 Maret 1942, dan adanya eksploitasi seksual terhadap perempuan-perempuan Sunda oleh tentara Jepang; (2) representasi budaya dalam novel Hinomaru terlihat dari penggunaan partikel, kata-kata, panggilan, kiasan, tembang, pantun, dan permainan tradisional Sunda; dan (3) representasi ekonomi dalam novel Hinomaru mengenai jenis pekerjaan sebagian besar penduduk, kemiskinan, dan kelaparan yang diderita karena adanya kewajiban membayar pajak terhadap penjajah.
UPAYA MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS TEKS EDITORIAL KELAS XII MIPA 5 MENGGUNAKAN MODEL BERPIKIR INDUKTIF MELALUI MEDIA FILM DOKUMENTER YULIANTI YULIANTI; TEGUH BUDIAWAN; HAS’AD RAHMAN ATTAMIMI
ACTION : Jurnal Inovasi Penelitian Tindakan Kelas dan Sekolah Vol. 2 No. 3 (2022)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/action.v2i3.1497

Abstract

Editorial text writing skills require students' ability to process data, facts, and other references to be criticized and given responses and solutions. This study aims to 1) get an overview of the learning process for writing editorial texts in class XII MIPA 5 using inductive thinking models through documentary films and 2) find out the effectiveness of learning models for inductive thinking through documentary films in improving the ability to write editorial texts for grade XII MIPA 5 students. The type of research used is collaborative CAR which is carried out in two cycles through the stages of planning, implementing actions, observing, and reflecting. Data were collected through observation and test techniques. Data analysis was carried out interactively through the stages of data reduction, data presentation, and conclusion drawing/data verification. This research can be said to be successful if it has met the average score of at least 80 with the number of students who have completed at least 90%. The results showed 1) the learning process went smoothly, problems that arose in cycles 1 and 2 could be resolved properly, 2) the average score increased from 70.3 to 89.2, and 3) the percentage of students completed increased from 27 .8% to 94.4%. Because the indicators of success are met, it can be concluded that the application of the inductive thinking learning model through documentary films can improve student learning outcomes in class XII MIPA 5 SMAN 1 Garut in writing editorial texts. ABSTRAK Keterampilan menulis teks editorial memerlukan kemampuan siswa dalam mengolah data, fakta, dan referensi lain untuk dikritisi dan diberikan tanggapan serta solusi. Penelitian ini bertujuan untuk 1) mendapatkan gambaran proses pembelajaran menulis teks editorial di kelas XII MIPA 5 menggunakan model berpikir induktif melalui film dokumenter dan 2) mengetahui keefektifan model pembelajaran berpikir induktif melalui media film dokumenter dalam meningkatkan kemampuan menulis teks editorial siswa kelas XII MIPA 5. Jenis penelitian yang digunakan adalah PTK kolaboratif yang dilaksanakan dalam dua siklus melalui tahapan perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Data dikumpulkan melalui teknik observasi dan tes. Analisis data dilakukan secara interaktif melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan/verifikasi data. Penelitian ini dapat dikatakan berhasil apabila sudah memenuhi rata-rata nilai minimal 80 dengan jumlah siswa yang tuntas minimal 90%. Hasil penelitian menunjukkan 1) proses pembelajaran berlangsung dengan lancar, permasalahan yang muncul pada siklus 1 dan 2 dapat teratasi dengan baik, 2) rata-rata nilai meningkat dari 70,3 menjadi 89,2, dan 3) persentase jumlah siswa tuntas meningkat dari 27,8% menjadi 94,4%. Karena indikator keberhasilan terpenuhi, dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran berpikir induktif melalui film dokumenter dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas XII MIPA 5 SMAN 1 Garut dalam menulis teks editorial.