cover
Contact Name
Goegoes Dwi Nusantoro
Contact Email
goegoesdn@ub.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnaleeccis@ub.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal EECCIS
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : 19783345     EISSN : 24608122     DOI : -
Core Subject : Engineering,
EECCIS is a scientific journal published every six month by electrical Department faculty of Engineering Brawijaya University. The Journal itself is specialized, i.e. the topics of articles cover electrical power, electronics, control, telecommunication, informatics and system engineering. The languages used in this journal are Bahasa Indonesia and English.
Arjuna Subject : -
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol. 15 No. 1 (2021)" : 7 Documents clear
Rancang Bangun Pengendali Suhu pada Fermentasi Kefir Berbasis Kontroler PI Rahmadwati, Rahmadwati; Habibi, Boby Yusuf
Jurnal EECCIS (Electrics, Electronics, Communications, Controls, Informatics, Systems) Vol. 15 No. 1 (2021)
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/jeeccis.v15i1.1539

Abstract

Kefir merupakan susu fermentasi yang memiliki rasa, warna, dan konsistensi yang menyerupai yogurt dan memiliki aroma khas yeasty. Kefir memiliki kandungan gula susu (laktosa) yang relatif rendah dibandingkan susu murni dan cocok bagi penderita lactose intolerant atau tidak tahan terhadap laktosa. Fermentasi bahan pangan adalah hasil kegiatan dari beberapa spesies mikroba seperti bakteri, khamir dan kapang. Mikroba fermentasi mendatangkan hasil akhir yang dikehendaki. Proses fermentasi kefir berlangsung pada suhu 25-37°C. Pada umumnya fermentasi kefir masih dibuat dengan menggunakan proses manual dengan hanya meletakkannya di suatu tempat tertutup tanpa tahu berapa suhu yang ada pada proses tersebut.  Sehingga tidak jarang sebagian masyarakat mengalami kegagalan dalam proses pembuatannya. Pada penelitian ini dilakukan pengontrolan suhu berbasis Arduino Uno dengan kontroler PI pada box fermentasi kefir. Kontroler PI dipilih karena karakteristik respon yang diinginkan adalah respon yang cepat dan memiliki nilai error yang kecil.  Aktuator berupa elemen pemanas (heater) dan sensor suhu DS18B20 sebagai feedback system.  Proses perancangan kontroler PI menggunakan metode Ziegler-Nichols yang pertama dan didapatkan parameter kontroler PI dengan gain yaitu Kp = 26,45 dan Ki = 0,61. Nilai setpoint 32℃. Pada pengujian keseluruhan sistem tanpa gangguan didapatkan performansi respon settling time (ts) sebesar 954 s atau 15,9 menit dan error sebesar 0,593%. Pada pengujian keseluruhan sistem dengan gangguan didapatkan performansi respon settling time (ts) sebesar 960 s atau 16 menit, error sebesar 0,593% dan recovery time sebesar 165 s atau 2,75 menit.
Analisis Pembatasan Thread Cuda GPU Computing pada Image Denoising Razak, Angger Abdul; Muttaqin, Adharul; Erza Pradipta, Erza
Jurnal EECCIS (Electrics, Electronics, Communications, Controls, Informatics, Systems) Vol. 15 No. 1 (2021)
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/jeeccis.v15i1.1538

Abstract

GPU computing dapat mempersingkat waktu eksekusi suatu aplikasi yang sebelumnya dianggap memakan waktu eksekusi yang lama dengan memanfaatkan pemrograman paralel. Penerapan multi-GPU memungkinkan untuk meningkatkan performa lebih lanjut dalam menjalankan pemrograman paralel tersebut. Namun, tidak semua program berlaku demikian. Salah satu aplikasi yang membutuhkan pemrograman secara paralel adalah image denoising. Untuk melihat apakah apakah penggunaan multi-GPU dapat menambah performa program image denoising, analisis dari pembatasan jumlah thread terhadap waktu eksekusi, penggunaan daya, dan memori GPU dapat diterapkan pada single GPU. Apabila pembatasan thread menurunkan performa program image denoising secara signifikan, maka penggunaan multi-GPU menjadi kandidat untuk meningkatkan performa lebih tinggi. Dalam penelitian ini, perancangan pembatasn thread diimplementasikan dengan proses looping pada bagian kernel program image denoising yang menggunakan filter KNN (K-Nearest Neighbors) dan NLM (Non Local Means). Hasil penelitian ini menunjukan pada penggunaan thread di bawah 5% pada filter KNN dan thread 0,01% pada filter NLM menghasilkan konsumsi daya dan waktu eksekusi yang optimal. Selain itu, pada penggunaan thread di atas 5% pada filter KNN maupun NLM tidak ditemukan perubahan performa yang signifikan, sehingga penambahan performa pada program image denoising akan minimal dengan penerapan sistem multi GPU.
Boost Converter Performance Improvement for Solar Panels Using Sliding Mode Controller Nurwati, Tri; Wijono, Wijono; Hikam, Aldi Lutfil; Hasanah, Rini Nur
Jurnal EECCIS (Electrics, Electronics, Communications, Controls, Informatics, Systems) Vol. 15 No. 1 (2021)
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/jeeccis.v15i1.692

Abstract

One way to utilize renewable energy sources is by using solar cells that convert sunlight energy into electrical energy. A converter is generally needed to adjust the output voltage of the solar cell to the application's needs. One type of converter that can be used is a boost converter, which can produce a voltage level at its output higher than its input. The output of the solar cell varies depending on changes in sunlight irradiation, which becomes the input for the converter. In this study, the sliding mode control (SMC) method is used to reduce oscillations in the boost converter's output voltage. The study was conducted by means of simulations using MATLAB/Simulink in open-loop and closed-loop control system conditions. The settling time value and the difference in output voltage before and after the disturbance occurred in the form of varying input voltages and varying loads were analyzed.   Abstrak - Indonesia Salah satu cara memanfaatkan sumber energi terbarukan adalah dengan menggunakan sel surya yang mengubah energi cahaya matahari menjadi energi listrik. Sebuah converter umumnya diperlukan untuk menyesuaikan tegangan keluaran sel surya dengan kebutuhan aplikasinya. Salah satu jenis konverter yang dapat digunakan yaitu konverter boost, yang dapat menghasilkan tingkat tegangan pada keluarannya lebih tinggi dari masukannya. Keluaran dari sel surya yang bervariasi tergantung pada perubahan iradiasi cahaya matahari menjadi masukan bagi konverter. Pada penelitian ini metode pengendalian sliding mode control (SMC) dimanfaatkan untuk mengurangi osilasi pada tegangan keluaran konverter boost. Penelitian dilakukan dengan cara simulasi menggunakan MATLAB/Simulink pada kondisi sistem pengendalian loop terbuka dan loop tertutup. Nilai settling time dan selisih tegangan keluaran saat sebelum terjadi gangguan dan setelah terjadi gangguan berupa tegangan masukan yang bervariasi dan beban yang bervariasi dianalisis.
Aplikasi NODEMCU ESP8266 sebagai Pemantau Suhu dan Kelembaban Ruang Data Center Setyawan, Raden Arief; Muttaqin, Adharul; Khulud, Hani
Jurnal EECCIS (Electrics, Electronics, Communications, Controls, Informatics, Systems) Vol. 15 No. 1 (2021)
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/jeeccis.v15i1.1554

Abstract

Data center memiliki peranan yang sangat penting sebagai pusat penyimpanan seluruh perangkat TI baik dari server yang besar hingga pusat komunikasi data perusahaan. Perangkat-perangkat tersebut tentunya dapat menghasilkan panas yang cukup tinggi mengingat penggunaan yang dilakukan secara terus-menerus. Di sisi lain, sebuah perangkat juga berpotensi untuk menghasilkan embun jika kondisi ruangan data center terlalu dingin. Oleh karenanya dibutuhkan sebuah sistem yang dapat digunakan untuk mendeteksi perubahan suhu dan kelembapan udara pada ruang data center. Pada penelitian ini telah dibuat sebuah alat dengan sistem yang mampu mengirimkan data secara real time ke thingspeak menggunakan NodeMCU ESP8266, sehingga suhu dan kelembapan dapat di pantau. Pada penelitian ini, error rata-rata suhu dari DHT11 yang digunakan sebesar 2.91%, sedangkan error rata-rata kelembapan sebesar 1.47%.
Aplikasi Website dan Media Sosial Telegram Untuk Sistem Pemantauan Daya Pada Beban Listrik DC Berbasis Raspberry Pi 3 Maulana, Eka; Muttaqin, Adharul; Sanusi, Muhammad Anwar
Jurnal EECCIS (Electrics, Electronics, Communications, Controls, Informatics, Systems) Vol. 15 No. 1 (2021)
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/jeeccis.v15i1.1535

Abstract

Pada penerapan energi baru dan terbarukan, efisiensi penggunaan peralatan seperti lampu dan kipas seringkali terabaikan oleh karena itu dibutuhkan alat yang dapat me-monitor efisiensi daya dari beban listrik lampu dan kipas yang digunakan dengan akses yang mudah. Monitoring daya dari masing-masing beban lampu dan kipas dilakukan dengan mengetahui jumlah lampu dan kipas yang terhubung terlebih dahulu ditinjau dari karakteristik perubahan arus dari tiap bebannya. Proses monitoring ini juga dilakukan secara wireless melalui internet dengan menggunakan sebuah laman website dan media sosial Telegram. Sistem monitoring ini membutuhkan sensor ACS712 dan sensor tegangan yang berfungsi untuk membaca nilai arus dan tegangan, ESP32 yang berfungsi untuk mengolah data nilai pembacaan sensor dan mengirim data tersebut menuju server serta sebuah web server yang dijalankan oleh Raspberry Pi 3 yang berfungsi untuk menerima data dari tiap node dan akan disimpan pada database MySQL. Pengolahan data yang dilakukan pada ESP32 menghasilkan data daya pada tiap beban dan jumlah beban yang terhubung, dalam hal ini beban lampu dan kipas yang di-monitor ialah Lampu LED Brighton 12v dan Kipas Angin Mini Sivicom 12v dengan melihat karakteristik rentang perubahan arus dari tiap bebannya untuk mendeteksi beban tersebut, karakteristik rentang nilai perubahan arus kipas berkisar diantara 0.4A hingga 0.51A, sedangkan rentang nilai perubahan arus lampu berkisar diantara 0.25A hingga 0.34A. Dari jumlah beban listrik yang diketahui, sistem dapat mengetahui daya yang dibutuhkan dari masing-masing beban tersebut dengan mengalikannya dengan karakteristik daya dari masing-masing beban yaitu sebesar 4.8watt untuk kipas dan 3.18watt untuk lampu. Selanjutnya data yang telah diolah akan dikirim menuju server Raspberry PI 3. Pengiriman data dari node membutuhkan pemrograman web menggunakan PHP yang berfungsi untuk menyimpan data tersebut pada database MySQL dan menampilkannya dalam bentuk grafik garis yang memanfaatkan library Highcharts. Terdapat 2 grafik pada tiap node-nya, grafik yang menampilkan nilai tegangan, arus, daya, jumlah daya dari masing-masing beban yang terpasang dan jumlah daya lain serta grafik yang menampilkan jumlah beban yang terpasang. Kedua grafik ini dapat dibuka melalui browser dengan menggunakan ip address dari server Raspberry Pi 3. Server juga berfungsi untuk mengolah data-data tersebut sehingga dapat dikirim kepada user melalui media sosial Telegram yang ekspor terlebih dahulu dalam bentuk file dengan tipe *.csv dengan menggunakan Python sebagai pemrograman web. User hanya perlu mengirimkan perintah tertentu melalui media sosial Telegram sehingga data yang dikirim sesuai dengan request user.
Analisis Pengaruh Penggantian Beban Sebagai Elemen Jaringan pada Aliran Daya Shidiq, Mahfudz; Utomo, Teguh; Fikri, Zakkiyul
Jurnal EECCIS (Electrics, Electronics, Communications, Controls, Informatics, Systems) Vol. 15 No. 1 (2021)
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/jeeccis.v15i1.1536

Abstract

Bus-bus beban selama ini hanya dianggap sebagai beban saja tanpa dianggap sebagai elemen jaringan. Menganggap beban sebagai elemen jaringan berarti bus-bus beban dapat dimasukkan ke dalam admitansi atau impedansi jaringan. Hasil iterasi untuk mencapai konvergen, analisis aliran daya dengan menganggap beban sebagai elemen jaringan (170 iterasi) lebih banyak dibandingkan analisis daya standar (168 iterasi). Ini membuktikan analisis daya standar pada sistem jaringan IEEE 14 Bus mempunyai tingkat iterasi yang lebih baik. Kecepatan iterasi untuk mencapai konvergensi berbanding lurus dengan tingkat iterasinya, semakin sedikit tingkat iterasinya maka semakin cepat untuk mencapai konvergen. Total rugi-rugi daya, pada pada kedua metode adalah sebesar 0.4315 + 0.6764i (pu) dengan nilai konvergensi sebesar 0.00001.
Cover Jurnal EECCIS Vol.15 No.1 April 2021 jurnal, Editor
Jurnal EECCIS (Electrics, Electronics, Communications, Controls, Informatics, Systems) Vol. 15 No. 1 (2021)
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/jeeccis.v15i1.1610

Abstract

Analisis Pengaruh Penggantian Beban Sebagai Elemen Jaringan pada Aliran Daya (pp 1-4)Aplikasi Website dan Media Sosial Telegram Untuk Sistem Pemantauan Daya Pada Beban Listrik DC Berbasis Raspberry Pi 3 (pp 5-11)Rancang Bangun Pengendali Suhu pada Fermentasi Kefir Berbasis Kontroler PI (pp 12-16)Analisis Pembatasan Thread Cuda GPU Computing pada Image Denoising (pp 17-22)Aplikasi NODEMCU ESP8266 sebagai Pemantau Suhu dan Kelembaban Ruang Data Center (pp 23-28)Perbaikan Unjuk Kerja Boost Converter untuk Panel Surya Menggunakan Sliding Mode Controller (pp 29-35)

Page 1 of 1 | Total Record : 7