cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Pelita - Jurnal Penelitian Mahasiswa UNY
ISSN : 18584446     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science,
Arjuna Subject : -
Articles 176 Documents
AMONIASI JERAMI PADI KERING SEBAGAI PAKANALTERNATIF TERNAK SAPI PADA MUSIM KEMARAUDI KABUPATEN GUNUNGKIDUL Marsono, Suyitno, Murhadi,
Pelita - Jurnal Penelitian Mahasiswa UNY Volume I, Nomor 2, Mei 2006
Publisher : Pelita - Jurnal Penelitian Mahasiswa UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (109.55 KB)

Abstract

Mahasiswa Jurusan Teknik Otomotif FT UNYAbstrakPenelitian ini bertujuan mengetahui kandungan kadar air, kadar abu, dan kadar proteindalam proses amoniasi jerami padi kering. Penelitian ini juga bertujuan memberikanpengetahuan kepada masyarakat Gunungkidul tentang proses amoniasi, sehingga dapatmengatasi kesulitan pengadaan pakan ternak.Kegiatan yang digunakan yaitu pengujian langsung di laboratorium Jurusan KimiaUniversitas Negeri Yogyakarta. Pengujian langsung untuk membuktikan kadar air, kadarprotein, dan kadar nutrisi dalam jerami.Hasil yang dicapai sebagai berikut. Kadar air sebelum di amoniasi 8,9% dan setelah diamoniasi 36,67%. Kadar abu sebelum di amoniasi 8,35%, setelah di amoniasi 22,5%. Kadarprotein sebelum di amoniasi 7,592% dan setelah di amoniasi 15,934%. Peningkatan kadarnutrisi menunjukkan bahwa jerami yang telah diolah dengan proses amoniasi dapatdijadikan sebagai pakan alternatif. Bahan baku jerami padi mudah diperoleh diGunungkidul, sehingga setiap peternak dapat melaksanakan pengolahan amoniasi jeramipadi dengan teknologi yang sederhana dengan hasil yang optimal.Kata kunci: Amoniasi, Jerami Padi Kering, Pakan Alternatif.
MEDIA PEMBELAJARAN TUNE-UPSEPEDA MOTOR 4 TAK DENGAN AUDIO VISUAL Murhadi, Suyitno, Marsono, Feni Mega V. dan Fitria Khasanah
Pelita - Jurnal Penelitian Mahasiswa UNY Volume I, Nomor 2, Mei 2006
Publisher : Pelita - Jurnal Penelitian Mahasiswa UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (148.526 KB)

Abstract

AbstrakProgram ini bertujuan untuk mengatasi masalah dalam penyampaian materi pelajaranteknik otomotif yang selama ini sering terjadi misscomunication antara instruktur denganpeserta didik. Pembuatan media pembelajaran Tune-Up sepeda motor dengan audio visualini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman peserta didik terhadap cara-cara Tune-Up sepeda motor baik itu 2 tak maupun 4 tak.Metode pembuatan media pembelajaran ini dilakukan dengan berbagai tahapdiantaranya yaitu dengan cara mengambil gambar, membuat animasi untuk gambarnya,dan menggunakan Macromedia Flash untuk tulisannya serta pengisian suara dilakukandengan video editing setelah format gambar dan tulisan dalam bentuk MPEG file.Hasil yang dicapai antara lain terbuatnya CD Audio Visual Tune-Up sepeda motor 4tak. Untuk selanjutnya diadakan uji kelayakan media yang dilakukan dengan dua cara yaitudengan mengkonsultasikan media pembelajaran tersebut kepada pakar mediapembelajaran audio visual untuk mengetahui seberapa layak media pemebelajaran inidigunakan sebagai media pembelajaran untuk bidang pendidikan. Uji berikutnya adalahuji materi media pembelajaran ini dengan cara mengujicobakan langsung kepada pesertadidik yang dilanjutkan dengan evaluasi oleh peserta didik, baik itu evaluasi materi maupunevaluasi media pembelajaran tersebut.Kata kunci : Media Pembelajaran, Audio Visual, Tune-Up Sepeda Motor
PEMANFAATAN LIMBAH KORANSEBAGAI BAHAN PEMBUATAN VARIASIMAKET CANDI DENGAN KOMBINASI TEKNIKPIJIT JARI (PINCHING) DAN CETAK (MOULDING) Reni Nuryanti, Hetikus endang, Ahmad Muwafik, Choirul Andi Yahya, dan Sugiyarto
Pelita - Jurnal Penelitian Mahasiswa UNY Volume I, Nomor 2, Mei 2006
Publisher : Pelita - Jurnal Penelitian Mahasiswa UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (131.223 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memanfaatkan limbah koran sebagai bahan pembuatanvariasi maket candi melalui kombinasi teknik pijit jari (pinching) dan cetak (moulding)sekaligus cara memasarkannya.Penelitian ini merupakan jenis penelitian eksperimen. Sumber data diperoleh secaralangsung dari lapangan melalui pengolahan limbah koran menjadi variasi maket candi.Sumber data diperoleh melalui pengamatan pada awal, proses pembuatan sampaifinishing.Dari hasil penelitian dapat diperoleh suatu kesimpulan bahwa untuk membuat variasimaket candi dari limbah koran ini terdapat prosedur yang meliputi mengumpulkan limbahkoran, membuat cetakan dari gips, merendam limbah koran selama kurang lebih 24 jam,menghancurkan limbah koran yang telah direndam menjadi bubur koran, mengurangi kadarair bubur koran, mencampurkan bubur koran dengan lem kayu, memasukan bubur koranke dalam cetakan, melepas bubur koran dari cetakan kemudian mengeringkan, memberiwarna, serta pemasangan bingkai kayu dan kaca. Pada variasi candi tertentu dibuatlempengan bubur kertas kemudian membentuknya sesuai bentuk yang diinginkan.Pemasaran hasil variasi maket candi dapat dilakukan melalui kerjasama dengan kiskioskerajinan, sekolah-sekolah (lembaga-lembaga pendidikan), dan sosialisasi lewat media.Kata kunci : Limbah Koran, Variasi Maket Candi, Teknik Pijit Jari (Pinching) dan Cetak(Moulding).
PAGELARAN WAYANG KAGOK SEBAGAI MEDIA PENDIDIKAN SEKS PADA ANAK DI YOGYAKARTA : STUDI KASUS TERHADAP SISWA KELAS III-VI SD NEGERI PAKEL, YOGYAKARTA Kurniastuti Lestari, Sudaryanto
Pelita - Jurnal Penelitian Mahasiswa UNY Volume I, Nomor 2, Mei 2006
Publisher : Pelita - Jurnal Penelitian Mahasiswa UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (138.107 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengaruh wayang kagok terhadappemahaman anak tentang seks, dan menguraikan manfaat pendidikan seks yang diperolehanak dari pagelaran wayang kagok.Penelitian ini adalah penelitian lapangan dengan menggunakan pendekatan kualitatifdeskriptif-analitis. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa sekolah dasar (SD) NegeriPAKEL Yogyakarta yang berusia 9 – 12 tahun. Data diperoleh dari pengamatan berperanserta (participant observation), wawancara, dan pengamatan dokumen. Untuk menganalisadata dalam penelitian ini, peneliti menggunakan dua pendekatan, yaitu kualitatif dankuantitatif yang digunakan secara bersamaanPementasan wayang kagok sebagai media pendidikan seks untuk anak di Yogyakartayang berjudul “Jangan Ganggu Aku” telah sukses diselenggarakan pada hari Sabtu, 25 Juni2005 di SD Negeri Pakel Yogyakarta. Sebelum pagelaran, telah diberikan pre-test secaralisan kepada anak-anak tentang pengetahuan mereka mengenai organ reproduksi (penisdan vagina). Sebagian besar responden belum paham mengenai organ reproduksi mereka,sejumlah 90,9 persen responden putri dan 95,5 persen responden putra tidak mengertiapakah penis dan vagina itu. Setelah pagelaran wayang kagok diselenggarakan, penelitimemberikan post-test dalam bentuk kuesioner. Dari hasil kuesioner tersebut dapat dilihatbahwa sejumlah 90,9 persen responden putri dan 57,9 responden putra sudah dapat mengertimengenai organ reproduksi mereka. Dari hasil penelitian ini, siswa SD Negeri PakelYogyakarta sebagai responden penelitian telah memahami bahwa secara fisik, laki-lakidan perempuan berbeda dan mereka juga mengerti bagaimana bersikap defensif danmenjaga organ reproduksi mereka jika ada orang lain yang bermaksud jahat terhadapmereka.Kata Kunci: wayang kagok, pendidikan seks, anak
MAKNA FILOSOFI DAN NILAI-NILAIYANG TERKANDUNG DALAM TARI KLANA RAJAGAYA YOGYAKARTA Ida Gustria I., dan Luvia P., Nur Indrawati, Damar Kasyiyadi,
Pelita - Jurnal Penelitian Mahasiswa UNY Volume III, Nomor 1, April 2008
Publisher : Pelita - Jurnal Penelitian Mahasiswa UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (132.096 KB)

Abstract

This research studies the philosophical message and values in the dance “KlanaRaja” of Yogyakarta style. The philosophical message here is the one in Mataram dancephilosophy as well as the depth of philosophy in every movement style and its educationalvalues.Classical dance which is full of values has not been known by society. This dancehas rigid rules. In its realization, classical dance conveys philosophical values with thedeep philosophical background . There are two important things which need to beunderstood in order to be able to do classical dance perfectly, involving understandingphilosophical base and its character and then perfect its skill of dance techniques.Yogyakarta classical dances are familiar with basic norms or rules in performingdance or character. The basic norms are pasemon (face expression) and pandengan(eye gaze), pacak gulu (neck movement), deg (body movement), cethik (thigh), mlumahingpupu (breaking of thigh position), nyelekenthing (toe upright) and mendak.. Yogyakartaclassical dances are also known for their rhythm sensitivity such as gendhing (javanesemusical instruments) rhythm sensitivity, movement rhythm sensitivity, and spacerhythm sensitivity. The dance ‘Klana Raja’ tells about the king who wanders to reachhis desire. The dance created by KRT. Condroradono in 1962 is a learning material ofdance department students, of KONRI (Indonesian dance conservatory) which is nowknown as SMK N I Kasihan, Bantul, DIY.Key words: classical dance, Klana Raja, philosopical message
EFEKTIVITAS KARTU KATA DALAM PENGAJARAN MENULIS BAHASA JERMAN MELALUI PUISI DI KELAS XI SMAN 2 PURWOREJO Faridha Nur Rahany, Dwi Rahayu P. R., Nur Fitri S., dan Budi Santoso
Pelita - Jurnal Penelitian Mahasiswa UNY Volume III, Nomor 1, April 2008
Publisher : Pelita - Jurnal Penelitian Mahasiswa UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (138.433 KB)

Abstract

This research aims to know the effectiveness of word card in teaching writing ofGerman language through poetry as the teaching material in class XI SMAN 2Purworejo.This is a quasi-experiment research using group control design, pre-test and posttestdesign. The sample of this research was taken from Class XI IPA 1 as an experimentclass and Class XI IPS 3 as a control class. This research employed random-samplingtechnique. The data collection was taken based on the result of pre-test and post-test.The technique of data analysis used t-test toward the final-test score between theexperiment and control class.The result reveals that t = 2,037 with sig = 0,045 á = 0,05, thus it can beconcluded that (1) there is an ability difference of the students class XI SMA N 2Purworejo, between the class taught using word card and the class taught not usingword card, 2) the writing ability of the students taught using word card is better thanthose who are not.. The more vocabulary the students master the better their writingability is. This method is a teaching way and an effective introduction toward GermanLiterature in senior high school.Key words: word card, teaching writing, German poetry
BAHASA DALAM UPACARA LARUNG, SEDEKAH LAUT DI LAUT BONANG, KECAMATAN LASEM, KABUPATENREMBANG, JAWA TENGAH Rahmah Purwahida, Bakhtiar Dwi Yunika, dan Dhany Nugrahani A.
Pelita - Jurnal Penelitian Mahasiswa UNY Volume III, Nomor 1, April 2008
Publisher : Pelita - Jurnal Penelitian Mahasiswa UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (105.836 KB)

Abstract

This research is intended to describe the form, meaning, and the background ofthe use of language in the Larung Ceremony prayer, Bonang beach offering 2003. Thesubjects of this research are modin (village religious functionary), society, and ceremonyparticipants. The technique of collecting data was carried out by having observation,interview, and documentation. The research instruments were the researcher herselfwith some other instruments such as CD, MP3, camera and field note. The techniqueof data analysis was inductive while the data validity used triangulation.Larung ceremony, Bonang Beach Offering 2003, uses the language reflecting theculture of this region. Culture influences the way of thinking and the attitude of BonangBeach people in using the language, especially when the modin reads the spell of RajahKala Cakra while doing larung. The use of spell reflects the culture of Bonang Beachpeople who were still in Kejawen at that time and believed in the existence of Northbeach ruler.The spell read by the modin is a prayer used to chase any kinds of evil magic thatdisturbs the peace of the fisherman community and in order to get god-given right byhaving abundant sea crop. The symbol completes all aspects of human life, includingthe cultural aspect such as behavior and knowledge. The tradition of doing beach offeringwith various offerings represents certain symbols. Generally Javanese assume thesymbols with the same meaning, only places and kinds of ceremony which are different.Key words: language, larung, beach offering, Bonang
BIOETANOL GEMBILI LIAR (Dioscorea Esculenta L)SEBAGAI OCTANE IMPROVER BAHAN BAKAR BENSIN RAMAH LINGKUNGAN Heru Mulyantoro, Eko Marwanto, Andra Ari P., Dwi Hermayantiningsih
Pelita - Jurnal Penelitian Mahasiswa UNY Volume III, Nomor 1, April 2008
Publisher : Pelita - Jurnal Penelitian Mahasiswa UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (139.43 KB)

Abstract

This research is intended to 1) to know the production process of bioetanol fromwild purplish edible tuber, 2) to know the influence of purplish edible tuber bioetanoltoward the octane rate of gasoline, 3) to know the influence of wild-purplish edible tuberbioetanol as octane improver of gasoline toward the emission of motorcycle combustion.This research employed experiment method involving the preliminary research ofwild- purplish edible tuber bioetanol, the production of wild-purplish edible tuber bioetanol,blended bioetanol and gasoline, eco-friendly gasoline research, and analysis.The result of the research reveals that 1) the production process of wild-purplishedible tuber is initiated by the hydrolysis process, fermentation, and distillation. Theoptimum period to get etanol of the purplish edible tuber with the treatment 1.2 gramof yeast for 100gram of purplish edible tuber is 46 hours of fermentation. The employeddestillation is highrise distillation to get etanol content 96%, 2) the influence of thebioetanol mixture in gasoline can increase octane rate at sequentially mixture 10%,20%, 30% respectively 3 point, 2.3 point, and 4.8 point, 3) the influence of bioetanolmixture in gasoline toward the emission of exhaust gas, carbon monoxide (CO) at allmixture ratio decreases while the emission of hydrocarbon decreases at the mixtureratio 10% and increases on the 20% and 30%.Key Words: bioetanol, wild purplish edible tuber, gasoline
PEMANFAATAN SERAT TANAMAN TEBU SEBAGAI BAHAN BAKU TEKSTIL Simson Purnomo, dan Arif Susilo, Hidayatun M., Agung Wahyudiono,
Pelita - Jurnal Penelitian Mahasiswa UNY Volume III, Nomor 1, April 2008
Publisher : Pelita - Jurnal Penelitian Mahasiswa UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (104.646 KB)

Abstract

This research is intended to know 1) the production process of textile from sugarcane fiber, 2) the difference of tensile strength between the textiles from sugar canefiber and those from cotton fiber.This research employed experiment method, involving sugar cane fiber and cottonfiber textile as independent variable. The dependent variables include the tensile strengthand absorpsion of textile. This research was conducted from Februari to Juni 2007 inEngineering Faculty Laboratory of Yogyakarta State University and handicraft andbatik gallery of Yogyakarta.Key Words: sugar cane fiber textile, cotton fiber textile, textil tensile strength, textileabsorpsion.
MODEL PEMBELAJARAN "RESOURCE -BASED LEARNING" SEBAGAI SALAH SATU MODELBELAJAR BAGI ANAK KORBAN GEMPA BUMI DIDAERAH KALIPUCANG, KASIHAN, BANTUL Ita Maesaroh, Tuti Hayati, Ani Habibah, Novi N., dan Siti Rodiah
Pelita - Jurnal Penelitian Mahasiswa UNY Volume III, Nomor 1, April 2008
Publisher : Pelita - Jurnal Penelitian Mahasiswa UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (126.143 KB)

Abstract

This research aims to know the influence of Resource-Based Learning as one of thelearning models for the students as the victims of the earthquake in Kalipucang, Kasihan,Bantul.This research is classified as an action research. It is a fact-finding and problemsolvingmethod in social situation to improve the action quality, involving the researcher,practitioner, and laymen. The research subject was the students as the victims ofearthquake in Kalipucang, Kasihan, Bantul. The techniques of collecting the data wereobservation, interview, questionnaire, and documentation. The data analysis employedin this research was descriptive-qualitative analysis.The result of this research reveals that Resource-Based Learning can be usedas one of the learning models for the students as the victims of earthquake in Kalipucang,Kasihan, Bantul. This can be seen from the achievement of Resource-Based Learning.The characteristics of Resource-Based Learning are 1) using any kinds of informationresource as learning resource, 2) explaining the students on the width of informationresource, 3) urging to change the passivity of the students in traditional learning withactive learning motivated by interest and self-involvement in education, 4) increasingthe learning motivation by providing any possibilities of learning materials, learningmethod, and communication media which are different from the conventional class, 5)giving a chance to the students to work or learn in accordance with their own capacity,6) being more flexible in using time and learning class and 7) developing self-confidencein learning which enables them to learn as long as their life.Key words: Learning model, Resource-Based Learning