cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
EDU CIVIC
Published by Universitas Tadulako
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 1 (2014): JURNAL EDU-CIVIC" : 6 Documents clear
PENERAPAN COOPERATIF LEARNING TIPE STAD DENGAN PENDEKATAN CONTEXTUAL PADA PEMBELAJARAN PKn UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA DI KELAS VIII a SMP NEGERI 1 PASANGKAYU Afandi, Afandi
EDU CIVIC Vol 2, No 1 (2014): JURNAL EDU-CIVIC
Publisher : EDU CIVIC

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (105.791 KB)

Abstract

Permasalahan  yang  dikaji  dalam  penelitian  ini  adalah  apakah  dengan model pembelajaran coopertif tipe STAD melalui pendekatan contextual dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas VIII a SMPN 1 Pasangkayu?.Siswa yang menjadi subyek   penelitian adalah siswa kelas VIII a yang berjumlah 29 orang siswa.Tujuan penelitian meningkatkan hasil  belajar   siswa di kelas VIII a  SMP Negeri 1 Pasangkayu dengan mengunakan penerapan   kooperatif learning tipe STAD melalui pendekatan contextual pada pembelajaran PKn.Jenis penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam II siklus dengan prosedur (1)orentasi; (2) perencanaan;(3) pelaksanaan tindakan; (4) observasi;(5) refleksi. Dalam penelitian ini peneliti bertindak sebagai observer dan guru mata pelajaran sebagai pelaksana tindakan.Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara,catatan lapangan, dan hasil tindakan (evaluasi). Validasi data terdiri dari empat tahapan (1) triangulasi; (2) member chek; (3) audit trail; (4) ekspert opinion.Hasil penelitian menunjukan bahwa pada siklus I aktivitas siswa pada pertemuan pertama dalam kategori cukup dengan nilai rata-rata 63%,pertemuan kedua nilai rata-rata 73% dalam kategori baik,sementara observasi aktivitas guru pertemuan pertama dengan   nilai rata-rata73%   ,pertemuan kedua nilai rata-rata 80% dalam kategori baik. Daya serap klasikal pertemuan pertama 34,48% pertemuan kedua 58,62%. Daya serap individu pertemuan pertama 67,82% pertemuan kedua 74,48%. Siklus II observasi aktivitas siswa dengan nilai rata-rata 92%,observasi aktivitas guru dengan nilai rata-rata 94%. dan daya serap klasikal 86,20%. Daya serap individu 81.65%. berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan coopertif learning tipe STAD dengan pendekatan contextual meningkatkan hasil belajar siswa di kelas VIII a SMPN 1 Pasangkayu.       Kata kunci:Model Pembelajaran cooperatif tipe STAD;Hasil belajar siswa  
Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Pembelajaran PKn dengan Menerapkan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw di Kelas XB SMA Negeri 1 Pasangkayu S, Hasriani.
EDU CIVIC Vol 2, No 1 (2014): JURNAL EDU-CIVIC
Publisher : EDU CIVIC

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (63.471 KB)

Abstract

Masalah dalam penelitian ini  adalah  apakah  Penggunakan model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada pembelajaran PKn di SMA Negeri 1 Pasangkayu? Tujuan penelitian  adalah untuk meningkatkan hasil  belajar  siswa  pada  pembelajaran PKn  dengan  menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw di SMA Negeri 1 Pasangkayu. Subjek Penelitian siswa kelas XB SMA Negeri 1 Pasangkayu yang berjumlah 30 orang terdiri dari 9 Laki-laki dan 21 Perempuan. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan tes hasil belajar. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan teknik kuantitatif dan kualitatif, adapun data kuantitatif yaitu dilihat dari hasi tes siswa, sedangkan yang dimaksud dengan data kualitatif dilihat dari hasil observasi guru dan siswa serta hasil wawancara. Hasil penelitian bahwa menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw dapat meningkatkan hasil belajar siswa dalam pembelajaran PKn di  kelas XB SMA Negeri 1  Pasangkayu tahun ajaran 2013/2014 semester 1. dimana Dimana pada siklus I setelah menggunakan model kooperatif tipe jigsaw siswa mempunyai sedikit peningkatan karna siswa mendapat skor tertinggi 85 dengan 4 orang siswa, skor terendah 65 dengan 4 orang siswa, skor rata-rata 70,16, banyaknya siswa yang tuntas pada tindakan siklus I yaitu 21 orang. Tapi pada siklus I belum mencapai ketuntasan yang ditentukan oleh sekolah yaitu 74. untuk itu dilanjutkan pada tindakan siklus ke II, jika dilihat dari tes awal sampai  tes siklus I  masih rendah, akan tetapi pada siklus ke II ada peningkatan karna skor rata- rata yang diperoleh 82,16 , skor terendah 70 dengan jumlah siswa 2 orang, skor tertinggi 95 dengan   jumlah siswa 2 orang, dan   banyaknya siswa yang tuntas 28 orang siswa dari jumlah 30 orang siswa.   Kata Kunci :  Hasil Belajar, Jigsaw, dan Hakikat Pembelajaran PKn    
PENGARUH LINGKUNGAN SEKOLAH TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA SMP NEGERI 5 PASANGKAYU KECAMATAN BARAS KABUPATEN MAMUJU UTARA Pamassangan, Gidion
EDU CIVIC Vol 2, No 1 (2014): JURNAL EDU-CIVIC
Publisher : EDU CIVIC

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (94.467 KB)

Abstract

Rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu: 1. Bagaimana pengaruhlingkungan sekolah terhadap motivasi belajar siswa SMP Negeri 5 Pasangkayu; 2. Apakendala yangdihadapi oleh guru dalam meningkatkan motivasi belajar siswa SMP Negeri 5 Pasangkayu. Tujuan penelitian yaitu: 1. Untuk mendiskripsikan pengaruh lingkungan sekolah terhadap motivasi belajar siswa SMP Negeri 5 Pasangkayu; 2. Untuk menggambarkan kendala yang dihadapi guru dalam meningkatkan motivasi belajar siswa SMP Negeri 5 Pasangkayu. Populasi dalam penelitian ini adalah 3 guru dan seluruh siswa yang berjumlah 381 orang. Penarikan sampel menggunakan teknik kuota sampling yaitu teknik pengambilan sampel yang anggota diambil untuk mewakili setiap kelas dengan jumlah persen yang sama. Jumlah sampel yang ditetapkan sebanyak 38 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah: observasi, wawancara dan angket. Data angket dianalisis dengan menggunakan tabel frekuensi. Sementara data wawancara dan pengamatan dianalisis dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif yang dianalisis melalui 3 tahap yaitu: Reduksi data, Penyajian data dan Verifikasi data. Hasil   penelitian   menunjukkan   bahwa   lingkungan   sekolah   SMP   Negeri   5   Pasangkayu berpengaruh terhadap motivasi belajar siswa. Hal ini dapat dibuktikan dari persentase pengaruh kondisi lingkungan sekolah yaitu 60,54%, sarana belajar 47,38%, prasarana belajar 50,02% hubungan  antar  siswa  42,12%,  hubungan  dengan  guru  68,43%  dan  hubungan  dengan  staf sekolah 52,64%, suasana sekolah 52,65%, peran guru sebagai motivator dalamkegiatan pembelajaran 73,69%, tata tertib 57,90% dan kerja sama antar guru 63,17%. Kendala yang dihadapi guru dalam meningkatkan motivasi belajar siswa yaitu faktor internal yakni sikap dan minat belajar siswa dan faktor eksternal yakni terbatasnya sarana dan prasarana belajar. Upaya mengatasi kendala yaitu menciptakan suasana belajar menyenangkan, memberikan hadiah atas prestasi  yang  dicapai,  menjalankan  tata  tertib  sebaik-baiknya,  mengoptimalkan  peran  guru sebagai motivator, kerja sama antar guru dan meningkatkan kualitas dan kuantitas sarana dan prasarana belajar. Kesimpulan dalam penelitian ini bahwa lingkungan sekolah SMP Negeri 5 Pasangkayu berpengaruh terhadap motivasi belajar siswa baik yang berpengaruh positif maupun yang berpengaruh negatif. Dalam meningkatkan motivasi siswa, guru menghadapi kendala dari diri siswa itu sendiri dan dari luar diri siswa.   Kata Kunci : lingkungan sekolah dan motivasi belajar    
PELAKSANAAN UPACARA PELEPASAN PERAHU ADAT SUKU LAUJE DI DESA PALASA LAMBORI KECAMATAN PALASA KABUPATEN PARIGI MOUTONG DI TINJAU DARI ASPEK PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Farid, Ahmad
EDU CIVIC Vol 2, No 1 (2014): JURNAL EDU-CIVIC
Publisher : EDU CIVIC

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (68.443 KB)

Abstract

Tujuan Penelitian adalah (1) Untuk mengetahui makna upacara MolapasePayangan (pelepasan perahu adat) suku lauje di desa palasa lambori Kecamatan palasa Kabupaten Parigi Moutong.  (2) Untuk mengetahui  dampak hukum   yang   ditimbulkan   dari   pelaksanaan   upacara   Molapase   Payangan (pelepasan perahu adat) Di Kecamatan Palasa Kabupaten Parigi Moutong. Metode penelitian ini tergolongdeskriptif kualitatif penelitian ini tergolong deskriptif, kualitatif, dengan Unit analisis adalahberjumlah 9 orang terdiri dari tokoh adat 5 orang, tokoh masyarakat 2 orang, dan tokoh pemuda 2 orang. Adapun teknik penelitian ini peneliti menggunakan teknik penelitian    lapangan dengan menggunakan metode observasi dan wawancara. Adapun teknik analis data dalam penelitian ini dilakukan melalui tiga tahap yang dilakukan  secara bersamaan yaitu : reduksi data, penyajian data dan Verifikasi data. Hasil penelitian di lapangan menunjukan bahwa:  (1) Untuk megetahui makna upacara MolapasePayangan (pelepasan perahu adat) suku lauje di desa palasa lambori Kecamatan palasa Kabupaten Parigi Moutong Hingga saat ini masih tetap di lestarikan (2) Untuk mengetahui dampak hukum yang ditimbulkan dari pelaksanaan upacara Molapase Payangan (pelepasan perahu adat) Di Kecamatan Palasa Kabupaten Parigi Moutong. Hasil penelitian dilapangan menunjukkan makna  yang  terkandung  dalam  upacara  pelepasan  perahu  adat  di  Kecamatan Palasa  Kabupaten Parigi Moutong adalah menjauhkanya masyarakat dari segala penyakit yang sudah berlangsung turun temurun. Pelepasan perahu adat adalah salah satau adat yang hingga saat ini masih tetap di pegang teguh dan dilestarikan masyarakat Palasa Lambori dan adapun dampak hukum yang ditimbulkan pelepasan perahu adat yaitu penguat hukum atau sangsi tentang hukum adat disesuaikan dengan kepahaman rakyat, yaitu baik dalam arti adat sopan santun maupun dalam arti hukum adat yang ada di Kecamatan Palasa Kabupaten Parigi Moutong khususnya di Desa Palasa Lambori.          
PERAN PERPUSTAKAAN TERHADAP MINAT BACA SISWA KELAS VIII di SMP NEGERI 1 BIROMARU M. Pagisi, Febriana.
EDU CIVIC Vol 2, No 1 (2014): JURNAL EDU-CIVIC
Publisher : EDU CIVIC

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (67.872 KB)

Abstract

Masalah yang akan dikaji dalam penelitian ini adalah bagaimana peran perpustakaan terhadap minat baca siswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peran perpustakaan terhadap minat baca siswa. Metode penelitian yang  digunakan adalah  deskriptif-kualitatif. Populasi dalam penelitian ini  sebanyak 192 orang siswa sedangkan yang menjadi sampel sebanyak 29 orang siswa dengan menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, angket, dan dokumentasi. Setelah data dikumpulkan di analisis melalui tiga tahap yaitu reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa memegang peranan yang sangat penting baik untuk siswa, guru, maupun sekolah itu sendiri. Bagi siswa, dengan adanya perpustakaan perpustakaan sekolah dapat membantu mereka dalam menyelesaikan tugas sekolah. Bagi guru, dapat membantu  proses  pembelajaran.  Bagi  sekolah,  dapat  menjadi  penunjang  atas  instansi  itu sendiri. Hasil dari pengolahan angket menunjukkan bahwa skor dengan kunjungan siswa kelas VIII ke perpustakaan dalam sebulan 44,83%, pendapat siswa mengenai kelengkapan buku di perpustakaan 62,06%, jenis buku yang peling diminati siswa kelas VIII 68,96%, pendapat siswa kelas VIII mengenai ketertarikan akan fasilitas yang disediakan 58,62%, peningkatan minat baca dengan adanya perpustakaan 62,06%, faktor rasa ingin tahu terhadap minat baca 72,41%. Kesimpulan dalam penelitian ini bahwa keberadaan perpustakaan sekolah mempengaruhi setiap elemen yang ada di SMP Negeri 1 Biromaru. Dari hasil pengolahan angket dapat diketahui bahwa kondisi minat baca siswa khususnya kelas VIII sudah baik dengan peran  yang telah dimainkan oleh perpustakaan tersebut. Keterlibatan perpustakaan dalam sekolah maupun perguruan tinggi perlu dioptimalkan lagi untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan seperti kejenuhan dan kepenatan di dalam ruang perpustakaan.   Kata kunci : perpustakaan, minat baca, siswa      
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH UNTUK MENUMBUHKAN SIKAP POSITIF SISWA PADA PEMBELAJARAN PKn DI KELAS VIIIA SMPN 2 MARAWOLA Fadriyanti, Fadriyanti
EDU CIVIC Vol 2, No 1 (2014): JURNAL EDU-CIVIC
Publisher : EDU CIVIC

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (86.349 KB)

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini apakah penerapan model pembelajaran berbasis masalah dapat   menumbuhkan sikap positif siswa pada pembelajaran PKn di Kelas VIIIA SMP Negeri 2 Marawola. Tujuan penelitian ini adalah untuk menumbuhkan sikap positif siswa pada pembelajaran PKn di Kelas VIIIA SMPN 2 Marawola melalui model pembelajaran berbasis masalah.  Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian tindakan kelas (PTK). Subjek penelitian adalah siswa kelas VIIIA SMPN 2 Marawola dengan jumlah siswa 20 orang yang terdiri dari 8 siswa dan 12 siswa laki-laki. Teknik pengumpulan data melalui: observasi, tes, wawancara, dokumentasi. Setelah data dikumpulkan dianalisis melalui tiga tahap yaitu mereduksi data, penyajian data dan verifikasi data. Hasil tes yang diperoleh pada siklus 1 yakni dengan skor tertinggi 100 diperoleh 5 orang siswa, skor terendah 60 diperoleh 10 orang siswa. Hasil observasi aktivitas siswa untuk tindakan siklus 1 presentasenya mencapai 53% sedangkan   hasil observasi aktivitas guru presentasenya 46%.  Hasil tes yang diperoleh pada siklus II yakni dengan skor tertinggi 100 diperoleh 10 orang siswa, skor terendah 95 diperoleh 10 orang siswa. Hasil observasi aktivitas siswa untuk tindakan siklus II presentasenya mencapai 93% sedangkan    hasil observasi aktivitas guru presentasenya 90%. Kesimpulan dalam penelitian ini bahwa sikap siswa terhadap pembelajaran PKn sudah semakin baik hal ini diperkuat dengan perubahan sikap perilaku siswa yaitu: 1) siswa semakin bersemangat mengikuti pembelajaran PKn dan sungguh-sungguh dalam belajar, 2) siswa mampu menyelesaikan tugas kelompok dengan baik dan tepat waktu, 3) siswa berpatisipasi aktif dalam diskusi kelompok.   Kata Kunci : Pembelajaran Berbasis Masalah; Sikap Positif Siswa; Pembelajaran PKn  

Page 1 of 1 | Total Record : 6