cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
EDU CIVIC
Published by Universitas Tadulako
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 1 (2017): JURNAL EDU-CIVIC" : 10 Documents clear
IMPLEMENTASI NILAI-NILAI DEMOKRASI DALAM PROSES PEMBELAJARAN PKn (STUDI PADA SMA NEGERI 6 PALU) Bio, Arfian Ramadhan
EDU CIVIC Vol 5, No 1 (2017): JURNAL EDU-CIVIC
Publisher : EDU CIVIC

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (163.778 KB)

Abstract

IMPLEMENTASI NILAI-NILAI DEMOKRASI DALAM PROSESPEMBELAJARAN PKn (STUDI PADA SMA NEGERI 6 PALU)  Arfian Ramadan Bio[1] Kaharuddin Nawing[2] Amran Mahmud[3]ABSTRAK Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana strategi penanaman nilai-nilai demokrasi dalam proses pembelajaran PKn di SMA Negeri 6 Palu dan untuk mengetahui bagaimana perwujudan nilai-nilai demokrasi pada siswa dalam proses pembelajaran PKn di SMA Negeri 6 Palu. Penelitian ini menggunakan model deskriptif kualitatif. Unit analisis dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI, guru PKn, dan pimpinan SMA Negeri 6 Palu. Sampelnya adalah kelas XI IPA 1 yang berjumlah 21 orang siswa dengan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan strategi penanaman nilai-nilai demokrasi yang diterapkan guru dalam pembelajaran PKn di kelas XI IPA 1 dilakukan melalui dua strategi. Pertama, melalui konten materi pelajaran yang mencakup Hak Asasi Manusia, perilaku budaya demokrasi, persamaan kedudukan warga negara, dan tahap-tahap pembuatan perjanjian internasional. Kedua, melalui metode yang pembelajaran yang bervariasi yaitu ceramah, tanya jawab, diskusi kelompok, dan diskusi kelas. Perwujudan nilai-nilai demokrasi yang tampak dan  diserap oleh siswa adalah toleransi, kerjasama, saling menghormati, kebebasan berpendapat, dan kepercayaan diri di dalam kelas maupun di lingkungan sekolah. Dapat disimpulkan bahwa implementasi nilai-nilai demokrasi melalui berbagai metode pembelajaran dapat menjadikan siswa menyerap nilai-nilai tersebut baik di dalam kelas maupun di lingkungan sekolah. Kata Kunci: Implementasi; Nilai-nilai Demokrasi; Metode Pembelajaran.  [1] Penulis adalah mahasiswa PPKn Jurusan Pendidikan IPS Fakultas FKIP Universitas Tadulako, Semester X Stambuk A 321 12 094[2] Pembimbing I[3] Pembimbing II
ANALISIS KOMPETENSI PROFESIONALGURU PKn DALAM PEMBELAJARAN DI SMP NEGERI 3 PALU Pramesti, Ira
EDU CIVIC Vol 5, No 1 (2017): JURNAL EDU-CIVIC
Publisher : EDU CIVIC

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (139.909 KB)

Abstract

ANALISIS KOMPETENSI PROFESIONALGURUPKn DALAM PEMBELAJARANDI SMP NEGERI 3 PALU Ira Pramesti[1]Anthonius Palimbong[2]Imran[3] ABSTRAK Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan kompetensi profesional guru dalam pembelajaran PKn di SMP Negeri 3 Palu. Jenis penelitian ini deskriptif kualitatif. Tehnik pengumpulan data adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data adalah reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa kompetensi profesinal guru PKn di SMP Negeri 3 Palu sudah baik, karna telah memenuhi indikator-indikator kompetensi profesional guru yaitu, Kemampuan guru PKn dalam memahami materi, struktur, konsep,dan pola pikir keilmuan, Kemampuan guru PKn dalam menguasai standar kompetensi dan kompetensi dasar, Kemampuan guru PKn dalam mengembangkan materi pembelajaran di ampu secara kreatif, Kemampuan guru PKn dalam mengembangkan keprofesionalan secara berkelanjutan dengan melakukan tindakan refleksi, dan Kemampuan guru PKn dalam memanfaatkan teknologi dan komunikasi untuk mengembangkan diri,namun ada indikator yang belum terlaksana atau belum optimal yaitu Kemampuan guru PKn dalam menguasai standar kompetensi dan kompetensi dasar, Kemampuan guru PKn dalam mengembangkan materi pembelajaran di ampu secara kreatif, dan Kemampuan guru PKn dalam memanfaatkan teknologi dan komunikasi untuk mengembangkan diri.   Kata kunci: Kompetensi Profesional Guru, Pembelajran PKn[1]A 321 13 029, Mahasiswa Program Studi PPKn, FKIP, Universitas Tadulako[2]Pembimbing I[3]Pembimbing II
DAMPAK MEDIA ELEKTRONIK TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA DALAM MATA PELAJARAN PKN DI KELAS XI IPS I SMA NEGERI 6 SIGI Anton, Alwiah
EDU CIVIC Vol 5, No 1 (2017): JURNAL EDU-CIVIC
Publisher : EDU CIVIC

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (155.228 KB)

Abstract

DAMPAK MEDIA ELEKTRONIK TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA DALAM  MATA PELAJARAN PKN DI KELAS XI  IPS I SMA NEGERI 6 SIGI  Alwiah Anton[1]Widayati Pujiastuti[2]Hasdin[3] ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui ada tidaknya dampak media elektronik terhadap prestasi belajar siswa kelas XI IPS I di SMA Negeri 6 Sigi. Pengumpulan datanya menggunakkan teknik Observasi dan angket. Subjek penelitian ini berjumlah 32 orang siswa. Instrumen yang digunakkan dalam proses penelitian ini adalah angket untuk memperoleh data tentang dampak media elektronik terhadap prestasi belajar siswa. Analisis data penelitian dengan persentase, sedangkan untuk menguji hipotesis digunakan deskripsi telah diperoleh prestasi belajar siswa memiliki prestasi yaitu 21,875% yang memiliki kategori baik sekali, dan 78,125% yang memiliki kategori baik. Pengujian hipotesis menunjukkan bahwa r hit = 0,353 ˃ r tab = 0,349. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa ada hubungan yang positif dan signifikan antara media elektronik (powerpoint) dengan prestasi belajar siswa kelas XI IPS I di SMA Negeri 6 Sigi.   Kata Kunci: Dampak Media Elektronik (powerpoint); Prestasi Belajar Siswa.    [1] Penulis ini adalah Mahasiswa FKIP Universitas Tadulako Program Studi PPKn, Jurusan Pendidikan IPS, Semester Akhir, Stambuk A 321 10 068[2] Pembimbing 1[3] Pembimbing II
PERAN KELUARGA DALAM PROSES SOSIALISASI PERILAKU MORAL ANAK DI DESA PINOTU KECAMATAN TORIBULU Ulfa, Ulfa
EDU CIVIC Vol 5, No 1 (2017): JURNAL EDU-CIVIC
Publisher : EDU CIVIC

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (151.873 KB)

Abstract

PERAN KELUARGA DALAM PROSES SOSIALISASI PERILAKUMORAL ANAK DI DESA PINOTU KECAMATAN TORIBULU   Ulfa[1]Ali Jennah[2]Imran[3]                                                                                                                        ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuiperan keluarga dalam proses sosialisasi perilaku moral anakdi Desa Pinotu Kecamatan Toribulu. Pokok permasalahan yang dibahas dalam penelitian ini adalah bagaimana peran keluarga dalam proses sosialisasi perilaku moral anak di desa Pinotu Kec.Toribulu. Jenis penelitian adalah deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan memilih dan memusatkan data yang muncul dari catatan lapangan, selanjutnya menyusun pola hubungan dari hasil penelitian dalam bentuk naratif, menarik kesimpulan dari data-data yang diperoleh secara verifikasi yang dilakukan dalam bentuk penyajian dan penarikan kesimpulan dari data-data yang telah dikumpulkan di lapangan. Hasil penelitian menunjukan bahwa mayoritas keluarga yang mempunyai anak di Desa PinotuKecamatan Toribulu sudah melaksanakan perannya dengancukup baik dalam proses sosialisasiperilaku moral anak. Nilai-nilai moral yang di berikan adalah memberikan contoh yang baik kepada anak, kedekatan orang tua dengan anak, komunikasi yang baik, dan membimbing anak  Kata Kunci: Peran Keluarga;Perilaku Moral. [1] A 321 12 057 Mahasiswa Program Studi PPKn, FKIP, Universitas Tadulako[2] Pembimbing I[3] Pembimbing II
PENGGUNAAN METODE TANYA JAWAB DALAM MENINGKATKAN AKTIVITAS BELAJAR SISWA PADA PEMBELAJARAN PKN KELAS VIII A SMP NEGERI 3 MARAWOLA Elfira, Elfira
EDU CIVIC Vol 5, No 1 (2017): JURNAL EDU-CIVIC
Publisher : EDU CIVIC

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (293.388 KB)

Abstract

PENGGUNAAN METODE TANYA JAWAB DALAM MENINGKATKAN AKTIVITAS BELAJAR SISWA PADA PEMBELAJARAN PKN KELAS VIII A SMP NEGERI 3 MARAWOLA                                                                Elfira[1]Hj. Widayati Pujiastuti[2]Hasdin[3]  ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas belajar siswa pada pembelajaran PKn melalui metode tanya jawab di kelas VIII A SMP Negeri 3 Marawola. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII A SMP Negeri 3 Marawola dengan jumlah siswa 25 orang. Penelitian ini dilaksanakan dengan dua siklus setiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Tekhnik yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi dan wawancara untuk memperoleh data dalam rangka mendukung pelaksanaan penelitian. Hasil penelitian pada siklus I menunjukan bahwa observasi aktivitas guru dan siswa pada materi “Pancasila sebagai dasar negara dan ideologi Negara” Jika dipresentase aktivitas guru mencapai 66,07%  dan aktivitas siswa mencapai 59,25% tergolong sangat rendah. Dalam hal ini penelitian dinyatakan belum  berhasil, sehingga penelitian dilanjutkan  ke siklus II. Hasil yang dicapai pada siklus II, pada materi “Nilai-nilai pancasila sebagai dasar negara dan ideologi negara” Jika dipersentase diperoleh hasil aktivitas guru mencapai  91,07% dan  aktivitas siswa mencapai 81,5% tergolong baik. Hasil penelitian tindakan kelas ini dapat disimpulkan bahwa penggunan metode tanya jawab dapat meningkatkan aktivitas belajar siswa pada pembelajaran PKn di kelas VIII A SMP Negeri 3 Marawola.     Kata Kunci ; Aktivitas  Belajar Siswa, Metode Tanya Jawab.[1] Penulis adalah Mahasiswa Prodi  PPKn Jurusan Pendidikan IPSFakultas Keguruaan dan Ilmu Pendidikan Universitas Tadulako[2] Pembimbing I[3] Pembimbing II
STUDI TENTANG INTERAKSI SOSIAL ANTARA ETNIS KAILI DAN ETNIS BUGIS DITINJAU DARI ASPEK CIVIC RESPONSIBILITY DI DESA SILAMPAYANG KECAMATAN KASIMBAR KABUPATEN PARIGI MOUTONG Mamma, Darmawansyah AR
EDU CIVIC Vol 5, No 1 (2017): JURNAL EDU-CIVIC
Publisher : EDU CIVIC

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (144.789 KB)

Abstract

STUDI TENTANG INTERAKSI SOSIAL ANTARA ETNIS KAILI DAN ETNIS BUGIS DITINJAU DARI ASPEK CIVIC RESPONSIBILITYDI DESA SILAMPAYANG KECAMATAN KASIMBAR KABUPATEN PARIGI MOUTONG Darmawansyah AR. Mamma[1]Kaharuddin Nawing[2]Hasdin[3] ABSTRAKTujuan Penelitian ini untuk mengetahui bagaimana bentuk-bentuk Kerjasama dari Interaksi Sosial antara Etnis Kaili dan Etnis Bugis ditinjau dari Aspek Civic Responsinility di Desa Silampayang, Untuk Mengetahui Bagaiman Bentuk-bentuk Persaingan dari Interaksi Sosial antara Etnis Kaili dan Etnis Bugis ditinjau dari Aspek Civic Responsibility di Desa Silampayang dan Untuk mengetahui dampak Interaksi sosial etnis kaili dan etnis bugis di Desa Silampayang Kecamatan Kasimbar Kabupaten Parigi Moutong. Penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan metode penelitian kualitatif dengan tipe penelitian deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah masyarakat kaili, masyarakat bugis tokoh masyarakat di Desa Silampayang Kecamatan Kasimbar Kabupaten Parigi Moutong yang berjumlah 1.881 jiwa atau 451 (KK). Penentuan sampel dilakukan dengan menetapkan sebanyak 10 orang informan yang terdiri dari 3 orang tokoh masyarakat, 3 orang masyarakat Etnis Kaili, 3 orang etnis bugis dan 1 lagi dari pihak kepolisian. Dengan menggunakan teknik pengumpulan data wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa interaksi sosial yang terjalin antara keduanya yaitu Etnis Kaili dan Etnis bugis sangatlah baik, penuh keharmonisan dan penuh tanggungjawab. Kedua etnis tersebut selalu bekerjasama dan saling membantu jika salah satu pihak ada yang terkena musibah. Masyarakat Etnis kaili sangat senang menjalin hubungan kerjasama dengan Etnis bugis, karena bagi mereka Etnis Bugis selalu memberi motifasi dan selalu membagikan pengalaman kerja kepada mereka. Di mana dengan kedatangan masyarakat Etnis Bugis banyak membawa perubahan dalam berbagai hal misalnya kemajuan Desa, perkembangan ekonomi masyarakat setempat, akulturasi kebudayaan yang telah menyatu. Dampak yang di timbulkan hanyalah berupa kesenjangan sosial seperti terjadi kesalah pahaman antara kedua Etnis tersebut. Namun semuanya bisa teratasi dengan baik melalui musyawarah antara tokoh–tokoh masyarakat dengan para masyarakat dari kedua Etnis tersebut.    Kata Kunci: Interaksi Sosial; Etnis Kaili dan Etnis Bugis;Civic Responsibility.[1] Penulisadalahmahasiswa Prodi PPKn Jurusan Pendidikan IPS FakultasKeguruandanIlmuPendidikan Universitas Tadulako. Stambuk A 321 12 083.[2] Pembimbing I[3] Pembimbing II
MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA PADA PEMBELJARAN PKn MENGGUNAKAN METODE DOSKUSI DI KELAS VIII B3 SMP NEGERI 14 PALU Dalle, Sumardi Hi
EDU CIVIC Vol 5, No 1 (2017): JURNAL EDU-CIVIC
Publisher : EDU CIVIC

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (195.781 KB)

Abstract

MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA PADA PEMBELJARAN PKn MENGGUNAKAN METODE DOSKUSI DI KELAS VIII B3 SMPNEGERI 14 PALU Sumardi Hi dalle1Anthonius Palimbong2Amran Mahmud3 ABSTRAK   Sumardi   Hi   Dalle   2017,   Meningkatkan   Motivasi   Belajar   Siswa   PadaPembelajaran PKn Melalui Metode Diskusi Di Kelas VIII B3 SMP   Negeri I4Palu.  Skripsi,  program  studi  Pendidikan  Pancasiala  dan  Kewarganegaraan, Jurusan Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial, Fakultas keguruan Dan ilmu Pendidikan, Universitas Tadulako, Pembimbing   (1) Anthonius Palimbong, (II) Amran Mahmud. Penelitian ini dilakukan di SMP Negeri 14 Palu. Permasalahan pada penelitian ini yaitu rendahnya motivasi siswa dalam pembelajaran yang menyebabkan prestasi siswa menurun. Rumusab masalah pada penelitian ini apakah penerapan metode diskusi dapat menigkatkan motivasi belajar siswa kelas VIII B3 pada mata pelajaran PKKn. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan motivasi belajar siswa kelas VIII B3 SMP Negeri 14 Palu dengan menerapkan metode diskusi dalam pembelajaran. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Penelitaian ini dilaksanakan dalam dua siklus, dimana setiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Subjek penelitia ini adalah kelas VIII B3 SMP Negeri 14 Palu yang berjumlah 25 siswa. Hasil penelitian menunjukkan terjadi peningkatan dari siklus I sampai dengan siklus II. Hal ini dapat ditunjukkan dari hasil observasi aktivitas guru pada siklus I mencapai 50% dengan kriteri cukup meningkat pada siklus II mencapai 96, 87% dengan kriteria sangat baik, hasil observasi aktivitas motivasi belajar siswa pada siklus I dengan nilai rata-rata mencapi 57,87% dengan kriteria cukup meningkat pada siklus II dengan nilai rata-rata mencapai 84,12 % dengan kriteria baik, hasil perolehan  angket  motivasi  belajar  angket  pada  siklus I  dengan  nilai  rata -rata mencapi 62,58% meningkat pada siklus II dengan nilai rata-rata mencapi 82,5% dengan kriteria baik. Dengan demikian, pembelajaran menggunakan metode diskusi dapat meningkatkan motivasi belajar siswa pada mata pelajaran PKn. Kata kunci : Metode Diskusi, Pelajaran PKn, Motivasi Belajar Siswa.
UPAYA GURU PKN DALAM MENINGKATKAN DISIPLIN SISWA KELAS VIII OL DI SMP NEGERI 2 PALU Palawa, Mubarak A.
EDU CIVIC Vol 5, No 1 (2017): JURNAL EDU-CIVIC
Publisher : EDU CIVIC

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (129.204 KB)

Abstract

UPAYA GURU PKN DALAM MENINGKATKAN DISIPLIN SISWAKELAS VIII OL DI SMP NEGERI 2 PALU ABSTRAK Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah, 1. Untuk mendeskripsikan gambaran secara umum yang melatar belakangi apa saja siswa  Kelas VIII OL cenderung kurang disiplin. 2. Untuk mendeskripsikan upaya-upaya apa yang dilakukan guru untuk mendisiplinkan siswa. Subyek dalam penelitian ini adalah Kepala Sekolah, Guru Bp, Wali Kelas VIII OL dan siswa kelas VIII OL. Cara pengambilan data ini dilakukan dengan cara :observasi, wawancara dan dokumentasi. Observasi dan wawancara dianalisis  secara deskriptif kualitatif.  Hasil penelitian ditemukan bahwa siswa yang melakukan pelanggaran disiplin masihada tetapi relatif kecil dengan adanya sanksi dan hukuman yang diberikan disekolah serta  upaya para  guru dalam menanamkan disiplin kepada siswa. Adapun faktor yang menyebabkan siswa cenderung kurang disiplin adalah bawaan dari siswa itu sendiri, teman-teman sebayanya baik yang ada di lingkungan sekolah maupun yang ada diluar sekolah dan pengaruh dari orang tua. Dimana guru juga dapat mempengaruhi untuk siswa menjadi tidak disiplin, dikarenakan kurangnya penguasaan kelas dan cara mengajar yang baik serta adanya pembelaan dari Oknum Guru Penjaskes ketika Guru PKn dan Guru lainnya memberikan sanksi kepada siswa VIII OL yang cenderungkurang Disiplin. Adapun upaya-upaya yang di lakukan Guru PKn dalam meningkatkan Disiplin terhadap Siswa  yang cenderung kurang Disiplin adalah memberikan contoh datang tepat waktu, mengikuti upacara bendera setiap hari senin, memberikan sanksi kepada siswa yang cenderung kurang disiplin, memiliki tutur kata yang baik dan sopan, berpakaian yang rapi, membuat jurnal penilaian perkembangan sikap Spiritual dan sikap Sosial serta mengadakan kegiatan ke Agamaan setiap hari jumat dan sabtu. Pemberian sanksi dianggap efektif dalam hal mendisiplinkan selama masih dalam batas kewajaran.  Kata Kunci: Upaya Guru dan Disiplin Siswa
PERANAN PEMBINA PRAMUKA DALAM PEMBINAAN JIWA BELA NEGARA SISWA SMP NEGERI 3 PALU Wardiman, Wardiman
EDU CIVIC Vol 5, No 1 (2017): JURNAL EDU-CIVIC
Publisher : EDU CIVIC

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (153.677 KB)

Abstract

PERANAN PEMBINA PRAMUKA DALAM PEMBINAAN JIWA BELA NEGARA SISWA SMP NEGERI 3 PALUWardiman[1]Widayati Pujiastuti[2]Hasdin[3]ABSTRAK Wardiman (2017). Peranan Pembina Pramuka dalam Pembinaan Jiwa Bela Negara SMP Negeri 3 Palu. Skripsi, Program Studi Pendidikan dan Kewarganegaraan, Jurusan Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Tadulako. Pembimbing (1) Widayati Pujiastuti, Pembimbing (2) Hasdin.          Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Peranan Pembina Pramuka dalam Pembinaan Jiwa Bela Negara SMP Negeri 3 Palu. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif yang dilaksanakan di SMP Negeri 3 Palu berada di jl. Kemiri No.35, Kelurahan Siranindi, Kecamatan Palu Barat Kota Palu. Sampel dalam penelitian ini. Pembina Pramuka dan anggota pramuka SMP Negeri 3 Palu berjumlah 6 orang dan anggota Pramuka 32 orang. Teknik pengumpulan data yang penulis gunakan adalah wawancara, angket dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan tiga tahap yakni: Reduksi data, penyajian data dan mengambil kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa Peran Pembina Pramuka dalam Pembinaan jiwa Bela Negara SMP Negeri 3 Palu adalah cinta tanah air, kesadaran berbangsa dan bernegara, yakin terhadap pancasila sebagai ideologi negara, rela berkorban untuk bangsa dan negara, memilki kemampuan awal bela negara. Dapat dilihat dari sikap anggota pramuka yang mampu menerapkan dan mengimpelmentasikan lima unsur bela negara. Kata kunci : Peranan Pembina Pramuka; Jiwa Bela Negara.[1]A 321 13 037, Mahasiswa Program Studi PPKn, FKIP, Universitas Tadulako[2]Pembimbing I[3]Pembimbing II
STUDI KASUS PEMBINAAN KARAKTER NARAPIDANA WANITA DI LEMBAGA PEMASYARAKATAN KLAS II B TOLITOLI Nuraida, Nuraida
EDU CIVIC Vol 5, No 1 (2017): JURNAL EDU-CIVIC
Publisher : EDU CIVIC

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (151.39 KB)

Abstract

STUDI KASUS PEMBINAAN KARAKTER NARAPIDANA WANITA DI LEMBAGA PEMASYARAKATAN KLAS II B TOLITOLI  Nuraida[1]Dahlia Syuaib[2]Widayati Pujiastuti[3] ABSTRAK    Tujuan penelitian mendeskripsikan proses pelaksanaan pembinaan karakter narapidana wanita di Lembaga Pemasyarakatan Klas II B Tolitoli, penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. sebjek dalam penelitian ini adalah  2 orang pegawai bagian pembinaan, 1 orang tenaga pengajar/pihak ketiga, dan 4 orang narapidana wanita dengan menggunakan teknik pengumpulan data dokumentasi, observasi dan wawancara. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa pegawai bagian pembinaan atau tenaga pengajar memiliki peran yang sangat penting dalam proses pelaksanaan pembinaan karakter narapidana wanita di Lembaga Pemasyarakatan Klas II B Tolitoli. Hal ini dapat menunjukkan bahwa pegawai bagian pembinaan atau tenaga pengajar dapat membina narapidana wanita menjadi pribadi yang lebih baik dari sejak pertama masuk dan sampai masa pidana mereka selesai di Lembaga Pemasyarakatan Klas II B Tolitoli. Selain itu adapun faktor penghambat dalam proses pelaksanaan pembinaan karekter narapidana wanita di Lembaga Pemastarakatan Kla II B Tolitoli, yaitu keterbatasan sarana dan prasarana yang mendukung dalam proses pembinaan, kurangnya tenaga pengajar pembinaan, kurangnya peralatan atau fasilitas, serta terbatasnya area dalam Lembaga Pemasyarakatan.     Kata Kunci :    Pembinaan Karakter, Narapidana Wanita, Lembaga Pemasyarakatan Klas II B Tolitoli  [1]A 321 13 017, Mahasiswa Program Studi PPKn, FKIP, Universitas Tadulako[2]Pembimbing I[3]Pembimbing II

Page 1 of 1 | Total Record : 10