cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
JUPE
Published by Universitas Lampung
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
JUPE adalah Jurnal Pendidikan Jasmani Kesehatan Dan Rekreasi Universitas Lampung yang mewadahi karya ilmiah dalam bentuk artikel hasil penelitian maupun artikel telaah yang berkaitan dengan Pendidikan Jasmani Kesehatan Dan Rekreasi.
Arjuna Subject : -
Articles 462 Documents
Pengaruh Power Tungkai dan Fleksibilitas Terhadap Hasil Tendangan Mawashi Geri Rani Oktasari; Akor Sitepu; Frans Nurseto
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 6, No 4 (2018): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to determine the effect of leg strength, flexibility on the results of the results of the mawashi athletes at the Wayhalim Dojo Knights in Bandar Lampung. This study uses regression analysis. The sample from this study amounted to 11 athletes consisting of 3 women and 8 men. Data was collected through limb strength tests using a large jump stand, flexibility using the sit and reach test, and mawashi geri kick with a stopwatch. The results showed that leg power has a value of t count 2.256 for α 5% with t table 2.282 dk = n-1 and flexibility has a value of t count 0.641 for α 5% with t table 2,228 dk = n-1. The conclusion of this study is that power limbs have a significant influence on the results of the mawashi geri kick, and flexibility has a significant influence on the results of the mawashi geri kick.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh power tungkai, fleksibilitas terhadap hasil tendangan mawashi geri atlet karate di Dojo Kesatria Kecamatan Wayhalim Kota Bandar Lampung. Penelitian ini menggunakan analisis regresi, sampel dari penelitian ini berjumlah 11 atlet yang terdiri dari 3 atlet perempuan dan 8 atlet laki-laki. Data dikumpulkan melalui tes power tungkai dengan menggunakan standing broad jump, fleksibilitas dengan menggunakan sit and reach test, dan tendangan mawashi geri dengan menggunakan stopwatch. Hasil penelitian menunjukan bahwa power tungkai memiliki nilai t hitung 2,256, untuk  dengan t tabel 2,228 dk = n-1 dan fleksibilitas memiliki nilai t hitung 0,641 dengan t tabel 2,228 untuk α 5% dengan dk = n-1. Kesimpulan penelitian ini menunjukan bahwa power tungkai memberikan pengaruh yang signifikan terhadap tendangan mawashi geri, dan fleksibilitas memberikan pengaruh yang signifikan terhadap tendangan mawashi geri.Kata Kunci: fleksibilitas, mawashi geri, power tungkai
Upaya Meningkatkan Teknik Dasar Lay-Up Permainan Bola Basket Melalui Alat Modifikasi Garis-Garis dan Bola Banyak Andri Kurniawan; Akor Sitepu; Lungit Wicaksono
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 6, No 4 (2018): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of the study was to describe the results of the basic techniques of basketball lay-up learning through many balls and lines on eighth grade students of SMP 19 Bandar Lampung. The method used in this study is Classroom Action Research. Subjects in the study were eighth grade students totaling 30 students. This study uses a Class Action Research approach with research procedures covering planning, acting, observation, and reflecting as much as 2 cycles. The results of the study showed that the application of modification in learning could improve the learning outcomes of basketball lay-up for students at SMP 19 Bandar Lampung. From the results of the analysis obtained there is an increase in conditions from the beginning to cycle 1, and cycle II. From the study of all aspects of learning obtained the percentage of completeness of the results of learning the basketball lay-up in the initial conditions (0%). Cycle I (50%) and cycle II (86.67%).Tujuan penelitian adalah untuk medeskripsikan hasil pembelajaran teknik dasar lay-up bola basket melalui bola banyak dan garis-garis pada siswa kelas VIII SMPN 19 Bandar Lampung. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas. Subjek dalam penelitian adalah siswa kelas VIII yang berjumlah 30 siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas dengan prosedur penelitian meliputi planning, acting, observation, dan reflecting sebanyak 2 siklus. Hasil penelitian menunjukan bahwa penerapan modifikasi dalam pembelajaran dapat meningkatkan hasil belajar lay-up bola basket pada siswa SMPN 19 Bandar Lampung. Dari hasil analisis yang diperoleh terdapat peningkatan kondisi dari awal ke siklus 1, dan siklus II. Dari penelitian seluruh aspek pembelajaran diperoleh prosentase ketuntasan hasil belajar lay-up bola basket pada kondisi awal (0%). Siklus I (50%) dan siklus II (86,67%). Kata kunci : garis-garis, lay-up, modifikasi alat
Pengaruh Latihan Melompat Dengan Satu Kaki dan Leg Squat Terhadap Kecepatan Tendangan Samping Andika Windi Nur Sodikin; Suranto Suranto; Lungit Wicaksono
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 6, No 4 (2018): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to find out how much influence the One-leg jump exercise, leg squat on the results of Side Kick Speed on pencak silat extracurricular in 3 Way Pengubuan Middle School. The research method used is the experimental method. From the calculation of the influence test and t test, the jumping exercise with one leg counts t count of 11,961 while the leg squat exercise t counts at 17,0447. Thus leg squat training is better in increasing the speed of pencak silat side kicks in students of 3 Way Pengubuan Public Middle SchoolPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh latihan melompat dengan Satu kaki, leg squat terhadap hasil  Kecepatan Tendangan Samping pada ekstrakurikuler pencak silat SMP Negeri 3 Way Pengubuan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen. Dari perhitungan uji pengaruh dan uji t, latihan melompat dengan satu kaki jumlah t hitung sebesar 11,961 sedangkan latihan leg squat t hitung sebesar 17,0447. Dengan demikian latihan leg squat lebih baik dalam meningkatkan kecepatan tendangan samping pencak silat pada siswa SMP Negeri 3 Way Pengubuan.Kata kunci: leg squat, melompat, tendangan samping.
Manajemen Pembinaan Sekolah Sepakbola (SSB) Luthfi Zahir; Rahmat Hermawan; Lungit Wicaksono
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 6, No 4 (2018): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to reveal the various problems that exist in the Bina Bangsa Bandar Lampung Football School (SSB). The approach used is descriptive qualitative method. Data collection techniques using interview methods, observation methods, questionnaires and documentation methods. Data validity with triangulation techniques. Data analysis with data collection, data reduction, data presentation, and conclusion drawing. Rom the collected results, the management conditions at Bina Bangsa SSB have run smoothly, In managing the Bina Bangsa SSB organization run rudely, because lack of support from the local government to help with the Football School financial problems. the implementation of the coaching program at Bina Bangsa SSB uses the Chemo theory development pattern, which starts from the grafting, nursery and performance improvement carried out by SSB Bina Bangsa, the achievement of Bina Bangsa SSB can be said to be good enough in Lampung Province.Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan berbagai persoalan yang ada di Sekolah Sepakbola (SSB) Bina Bangsa Bandar Lampung. Pendekatan yang digunakan yaitu metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan metode wawancara, metode observasi, angket dan metode dokumentasi. Validitas data dengan teknik triangulasi. Analisis data dengan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa, kondisi manajemen di SSB Bina Bangsa sudah berjalan dengan lancar, dalam pengelolaan organisasi SSB Bina Bangsa dijalankan seadanya, karena kurangnya dukungan dari pemerintah daerah untuk membantu masalah keuangan, pelaksanaan program pembinaan di SSB Bina Bangsa menggunakan pola pembinaan teori kamiso, yaitu mulai dari pemassalan, pembibitan dan peningkatan prestasi SSB Bina Bangsa dapat dikatakan cukup baik untuk di Provinsi Lampung.Kata Kunci : manajemen, organisasi olahraga, sepakbola
Kontribusi Tinggi Badan, Berat Badan, Kekuatan Tungkai, Kekuatan Lengan, Kekuatan Punggung Dan Fleksibilitas Terhadap Kecepatan Bantingan Meki Andesa; Frans Nurseto; Sudirman Husin
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 6, No 4 (2018): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to determine the magnitude of the contribution between height, weight, leg muscle strength, arm muscle strength, back muscle strength, flexibility to speed slope resting on Lampung's male wrestling athletes. The method used in this study is linear regression. The sample used was 30 male Lampung wrestling athletes. Sampling using total sampling technique.. The results showed that there was a contribution of height of 18.8%, body weight of 15.0%, leg muscle strength of 19.9%, arm muscle strength of 40.5%, back muscle strength of 54.2%, flexibility of 35.7% of the speed of waist slamming.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya kontribusiantaratinggi badan, berat badan, kekuatan tungkai, kekuatan lengan, kekuatan punggung, fleksibilitas terhadap kecepatan bantingan pingggang pada atlet gulat putra lampung. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode survey dengan analisis menggunakan regresi linier. Sampel yang digunakan sebanyak 30 atlet gulat putra lampung. Pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling.. Hasil penelitian menunjukkan ada kontribusi tinggi badan sebesar 18,8%, berat badan sebesar 15,0%, kekuatan tungkai sebesar 19,9%, kekuatan lengan sebesar 40,5%,  kekuatan pungggung sebesar 54,2%, fleksibilitas sebesar 35,7% terhadap kecepatan bantingan pinggang.Kata kunci :bantingan pinggang, berat badan, fleksibilitas, kekuatan lengan, kekuatan punggung, kekuatan tungkai, tinggi badan.
Kontribusi Panjang Lengan, Kekuatan Lengan, Panjang Tungkai Dan Power Tungkai Dengan Hasil Loncat Harimau Mahendra Dinatha Oseda; Ade Jubaedi; Lungit Wicaksono
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 6, No 4 (2018): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The problem in this study was to find the contribution of arm length, arm strength, leg length and limb power with tiger jumping results. The type of research used is descriptive correlational with a sample of 30 people. Data collection techniques using tiger jump instruments. Data analysis uses data analysis techniques and correlational tests. The results showed that the arm length contributed to the tiger jump result of 14.25%, arm strength contributed to the tiger jump result of 23.66%, the leg length contributed to the tiger jump yield of 14.68%, and the leg power gave the contribution of tiger jumps was 44.49%. The conclusion of this study shows that the power of limbs contributes the most to the results of tiger jumps on students of the University of Lampung Penjaskesrek class of 2017.Masalah dalam penelitian ini adalah mencari kontribusi panjang lengan, kekuatan lengan, panjang tungkai dan power tungkai dengan hasil loncat harimau. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif korelasional dengan sampel sebanyak 30 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan instrumen loncat harimau. Analisis data menggunakan teknik analisis data dan uji korelasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa panjang lengan memberikan kontribusi dengan hasil loncat harimau sebesar 14,25%, kekuatan lengan memberikan kontribusi dengan hasil loncat harimau sebesar 23,66%, panjang tungkai memberikan kontribusi dengan hasil loncat harimau sebesar 14,68%, dan power tungkai memberikan kontribusi dengan hasil loncat harimau sebesar 44,49%. Kesimpulan penelitian ini menunjukan bahwa power tungkai memberikan kontribusi paling besar dengan hasil loncat harimau pada mahasiswa Penjaskesrek Universitas Lampung angkatan 2017.Kata kunci : kekuatan lengan, loncat harimau, panjang lengan, panjang tungkai, power tungkai
Kontribusi Daya Ledak Otot Tungkai dan Kekuatan Otot Lengan terhadap Ketepatan Smash Bola Voli Artha Mevia Indriana; Sudirman Husin; Lungit Wicaksono
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 7, No 1 (2019): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study was to determine the magnitude of the contribution of explosive muscle leg power and arm muscle strength to the accuracy of volleyball smash of Senior High School 7 Bandar Lampung students in 2018. The method used was descriptive correlational. The sample used was 30 students. The was  analyzed by using product moment correlation. From the results of the study, it was found that the explosive power of the leg muscles and arm muscle strength had a relationship with the results of the volleyball smash accuracy. The results showed the contribution of leg muscle explosive power with a smash accuracy of 53.26%, and then contributed arm muscle strength with a smash accuracy of 32.38% and the contribution of explosive muscle leg power and arm muscle strength with the accuracy of smash is 68.81%. From the two variables it can be concluded that the contribution to the accuracy of volleyball smashes is 68.81%.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui besarnya kontribusi daya ledak otot tungkai dan kekuatan otot lengan terhadap ketepatan smash bola voli siswa SMAN 7 Bandar Lampung Tahun 2018. Metode yang digunakan adalah deskriptif korelasional. Sampel yang digunakan sebanyak 30 siswa. Analisis data menggunakan korelasi product moment. Dari hasil penelitian di dapat bahwa daya ledak otot tungkai dan kekuatan otot lengan memiliki hubungan dengan hasil ketepatan smash bola voli. Hasil penelitian menunjukan kontribusi daya ledak otot tungkai dengan ketepatan smash sebesar 53,26% kemudian kontribusi kekuatan otot lengan dengan ketepatan smash sebesar 32,38%. Dan kontribusi daya ledak otot tungkai dan kekuatan otot lengan dengan ketepatan smash sebesar 68,81% Dari kedua variabel tersebut dapat disimpulkan bahwa kontribusi terhadap ketepatan smash bola voli yaitu sebesar 68,81%.Kata Kunci: daya ledak, kekuatan, ketepatan, otot lengan, otot tungkai, smash
Pengaruh Latihan Dribble Zig Zag Terhadap Kemampuan Menggiring Bola Pindo Rizky Rahmawan; Akor Sitepu; Marta Dinata
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 7, No 1 (2019): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims to determine the importance of using zig zag dribble exercise model on the ability of dribbling of SSB Bintang Utara Pratama players in Lampung Province. This research was done by using experimental method. There are various types of exercise methods to improve the dribbling ability such as zig zag, shuttle and drill, but the researchers took a study of zig zag dribble related to this exercise model is more effective, the possibility of injury is smaller because the sharpness angle turns smaller and many require coordination of gestures: therefore, it is easier for dribbling abilities test. Based on the results of data analysis, there is significant effect of zig zag dribble exercise against dribbling of SSB Bintang Utara Pratama players in Lampung Province.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh menggunakan model latihan dribble zig zag terhadap kemampuan menggiring bola pada pemain SSB Bintang Utara Pratama Provinsi Lampung. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen. Ada beberapa macam metode latihan untuk meningkatkan kemampuan dalam dribble seperti zig zag, shuttle dan drill, tetapi peneliti mengambil penelitian tentang dribble zig zag dikarenakan model latihan ini lebih sangat efektif, kemungkinan cidera lebih kecil karena sudut ketajaman berbelok arah lebih kecil dan banyak membutuhkan koordinasi gerak tubuh, sehingga mempermudah dalam tes kemampuan menggiring bola. Berdasarkan hasil analisis hasil penelitian ini menunjukan adanya pengaruh yang signifikan dari latihan dribble zig zag terhadap hasil kemampuan menggiring bola pada pemain SSB Bintang Utara Pratama Provinsi Lampung tahun 2018.Kata kunci : dribble zig zag, kemampuan menggiring bola.
PERAN KEBUGARAN JASMANI TERHADAP AKTIVITAS FISIK Divya Zuhra Rahmawati; Sudirman Husin; Akor Sitepu
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 7, No 2 (2019): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study was to describe the state of physical fitness of eighth grade students of SMP Negeri 2 Limau towards physical activity both at school and outside school. The method used in conducting this research is qualitative descriptive. The subjects of this study were eighth grade students at SMP Negeri 2 Limau  with 164 students, 70 male students, and 94 female students. The technique of collecting the data is through the Multistage Fitness Test (Bleep Test). The results showed that the students who had overall physical fitness to the physical activity of student were at a lower level.Tujuan penelitian ini adalah untuk menggambarkan keadaan kebugaran jasmani siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Limau terhadap aktivitas fisik baik disekolah maupun diluar sekolah. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Limau berjumlah 164 siswa, 70 siswa putra dan 94 siswa putri. Teknik pengumpulan data melalui tes Multistage Fitness Test (Bleep Test). Hasil penelitian menunjukan bahwa siswa SMPN 2 Limau Kecamatan Limau Kabupaten Tanggamus yang secara keseluruhan kebugaran jasmani terhadap aktivitas fisik siswa SMP Negeri 2 Limau Kecamatan Limau Kabupaten Tanggamus berada pada tingkat kurang.  Kata kunci :aktivitas fisik, kebugaran jasmani, multistage fitness test
Manajemen Pembinaan Prestasi Atlet Senam Lampung Wira Sigindjai Pratama; Ade Jubaedi; Akor Sitepu
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 7, No 1 (2019): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this research is to find out how the PERSANI Lampung has been achieved. The method used is descriptive qualitative. Data collection procedures were done through observation, interview, and documentation. Based on the results of this study, it can be concluded that, complaints that are felt by the gymnastics athletes in terms of both physical and psychological aspects are divided into two categories: namely junior and senior categories. The perceived complaints are inadequate in terms of facilities and infrastructure that have hampered the training process. From a physical standpoint for the category of junior athletes, finding talent that is not potential is something that is difficult to find and lack of knowledge of teenagers about gymnastics.  Moreover the, category of senior athletes  has the same complaint. The role in doing training and lack of support by the government in handling gymnastic achievements will have an impact on the lack of gymnastic achievement in Bandar Lampung City.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana presatasi yang telah diraih PERSANI Lampung. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Prosedur pengumpulan data melalui pengamatan (observasi), wawancara dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa, keluhan yang dirasakan bagi atlet Senam ditinjau dari segi fisik maupun segi psikologis dibagi menjadi dua kategori yaitu kategori yunior dan kategori senior. Keluhan yang dirasakan adalah dari segi sarana dan prasana yang kurang memadai yang berdampak proses latihan terhambat. Dari segi fisik bagi kategori atlet yunior adalah menemukan bakat yang tidak potensial adalah hal yang   sulit ditemukan dan kurangnya pengetahuan remaja tentang senam. Sedangkan bagi kategori atlet senior mempunyai keluhan yang sama. Peranan dalam melakukan latihan dan kurangnya proses dukungan oleh pemerintah dalam menangani prestasi senam akan berdampak kurangnya prestasi senam di Kota Bandar LampungKata kunci : senam, manajemen pembinaan prestasi.