cover
Contact Name
-
Contact Email
aljamiah@uin-suka.ac.id
Phone
+62274-558186
Journal Mail Official
aljamiah@uin-suka.ac.id
Editorial Address
Gedung Wahab Hasbullah UIN Sunan Kalijaga Jln. Marsda Adisucipto No 1
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Al-Jami'ah: Journal of Islamic Studies
ISSN : 0126012X     EISSN : 2338557X     DOI : 10.14421
Al-Jamiah invites scholars, researchers, and students to contribute the result of their studies and researches in the areas related to Islam, Muslim society, and other religions which covers textual and fieldwork investigation with various perspectives of law, philosophy, mysticism, history, art, theology, sociology, anthropology, political science and others.
Articles 4 Documents
Search results for , issue "No 27 (1982)" : 4 Documents clear
Sepuluh Wasiat Tuhan dalam Al-Qur’an Rochim, Abd
Al-Jami'ah: Journal of Islamic Studies No 27 (1982)
Publisher : Al-Jami'ah Research Centre

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/ajis.1982.027.67-77

Abstract

Pada mulanya, belumlah ramai dibicarakan orang tentang 10 wasiat Tuhan yang terdapat dalam Al-Qur’an, karena 10 wasiat Tuhan itu tidak termuat secara tersurat, tetapi baru dapat diketahuai oleh orang setelah memperhatikan benar-benar kandungan tiga buah ayat yang terletak dalam surat al-an’am, ayat 151-153 yang tersusun secara berturut-turut. Namun demikian bagi mufasir yang memperhatikan munasabah tiga ayat tersebut dengan ayat-ayat sesudahnya, ia akan segera mendapatkan assosiasi terhadap sepuluh perintah Tuhan yang diturunkan kepada Nabi Musa.
Praduga tak bersalah dalam hukum positif di Indonesia Ma’sum, Mas’ad
Al-Jami'ah: Journal of Islamic Studies No 27 (1982)
Publisher : Al-Jami'ah Research Centre

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/ajis.1982.027.53-66

Abstract

Praduga tak bersalah yang artinya = bahwa setiap orang itu harus dianggap tidak bersalah sampai kesalahannya dibuktikan dimuka siding pengadilan, adalah suatu asas yang sangat penting bagi kehidupan bermasyarakat. Sebab dengan asas itu antara lain diharapkan orang akan dapat hidup saling percaya mempercayai antara yang satu dengan yang lainnya dan tidak saling curiga-mencurigai antara warga yang satu dengan warga yang lain dalam masyarakat itu dan lain-lain.
Falsafah mistik Syeikh hamzah Fansuri dalam Sanggahan Syeh Nuruddin Ar-Raniry Daudy, Ahmad
Al-Jami'ah: Journal of Islamic Studies No 27 (1982)
Publisher : Al-Jami'ah Research Centre

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/ajis.1982.027.29-52

Abstract

Penentuan abad yang pasti tentang masuknya Islam di daerah Aceh memang tidak muda dilakukan, dari adanya kegiatan lalulintas perdagangan antara negara-negara timur tengah dengan kepulauaan Indonesia melalui selat malaka sejak permulaan abad-abad pertama tahu masehi, maka dapatlah diperkirakan bahwa islam telah masuk ke daerah ini, untuk pertama kali, pada masa sekitar abad-abad permulaan tahun hijriah. Para pembawah agama baru ini adalah pedagang-pedagang arab yang, karena sifat dan wataknya sebagai pedagang, lebih banyak memberikan perhatiannya kepada hasil usaha dagangnya dari pada mencatat peristiwa peng-islaman penduduk pribumi yang dilakukan secara insidentil. Ketergantungan kapal-kapal dagang pada waktu itu kepada angin musim telah menyebabkan para pedagang muslim itu tinggal beberapa bulan lamanya pada Pelabuhan-pelabuhan dagang di utara daerah Aceh, sehingga mereka didapatkan pada keharusan memperistri Wanita-wanita setempat yang tentunya sesudah di islamkan lebih dahulu. Demikian suatu metode alamiyah yang sangat sederhana dan mudah dilakukan oleh para pedagang yang masih awam itu pada masa-masa permulaan islam didakwakan, sementara menunggu datangnya para mubalig yang berpengalaman pada abad-abad berikutnya. Berkat kesungguhan dan kegigihan dalam berdakwah, terutama setelah jatuhnya Bagdad ketangan mongol pada tahun 1258 Masehi, para muballigh telah berhasil memperoleh kemajuaan yang mengagumkan dengan lahirnya kerajaan Islam Samudra-pasai, sebagai kerajaan Islam pertama di Kawasan Asia Tenggara, pada Pertengahan abad 13 Masehi.
Perbedaan Struktur Kata Benda Antara Bahasa Arab, Inggris dan Indonesia Sokah, Umar Asasuddin
Al-Jami'ah: Journal of Islamic Studies No 27 (1982)
Publisher : Al-Jami'ah Research Centre

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/ajis.1982.027.1-28

Abstract

Memang sudah menjadi kenyataan bahwa Bahasa itu berbeda-beda. Dalam perbedaan itu, seorang penutur sesuatu Bahasa menganggap Bahasa lainselain dari bahasanya sebagai Bahasa yang lucu. Seorang wartawan Mesir yang Bernama Anis Mansur, umpamanya, waktu berkunjung ke Indonesia pada tahun Enam puluhan, berkata bahwa Bahasa Indonesia itu lucu. Dia merasa heran dengan bentuk jamak dalam Bahasa Indonesia, yaitu dengan mengadakanpengulangan kata yang dijadikan jamak itu, seperti ‘ buku-buku’, ‘pelan-pelan’, dan lain sebagainya. Begitu pula seorang Amerika menganggap Bahasa Indonesia itu lucu. Dia merasa heran kenapa kalimat ‘’  How do you do” diterjemahkan dengan ‘’ apa kabar’’ padahal ‘’apa kabar’’ itu jika diterjemahkan kedalam Bahasa inggris secara harfiah akan menjadi ‘’what is the news” begitu pulah orang Indonesia merasa heran, seperti yang telah dikemukakan oleh Sdr Khazin Siraj pada waktu siding diskusi ilmiah IAIN Sunan Kalijaga tanggal 30 Juni 1978, kenapa susunan Bahasa arab begitu, seakan-akan tak enak didengar oleh telinga. Sdr. Tadi, sebagai contoh, mengutip al-Qur’an surat An Nisa’ ayat ke-134 yang menimbulkan keheranannya itu. Ayat itu berbunyi, ‘’yaa ayyuhal ladziina aamanuu billaahi war a suuli.’’ Artinya, ‘’Wahai orang-orang yang beriman, tetaplah beriman kepada Allah dan Rasul-Nya.’’ Dia heran kenapa orang yang telah beriman kok masih disuruh beriman lagi.

Page 1 of 1 | Total Record : 4


Filter by Year

1982 1982


Filter By Issues
All Issue Vol 63, No 1 (2025) Vol 62, No 2 (2024) Vol 62, No 1 (2024) Vol 61, No 2 (2023) Vol 61, No 1 (2023) Vol 60, No 2 (2022) Vol 60, No 1 (2022) Vol 59, No 2 (2021) Vol 59, No 1 (2021) Vol 58, No 2 (2020) Vol 58, No 1 (2020) Vol 57, No 2 (2019) Vol 57, No 1 (2019) Vol 56, No 2 (2018) Vol 56, No 1 (2018) Vol 56, No 1 (2018) Vol 55, No 2 (2017) Vol 55, No 2 (2017) Vol 55, No 1 (2017) Vol 55, No 1 (2017) Vol 54, No 2 (2016) Vol 54, No 2 (2016) Vol 54, No 1 (2016) Vol 54, No 1 (2016) Vol 53, No 2 (2015) Vol 53, No 2 (2015) Vol 53, No 1 (2015) Vol 53, No 1 (2015) Vol 52, No 2 (2014) Vol 52, No 2 (2014) Vol 52, No 1 (2014) Vol 52, No 1 (2014) Vol 51, No 2 (2013) Vol 51, No 2 (2013) Vol 51, No 1 (2013) Vol 51, No 1 (2013) Vol 50, No 2 (2012) Vol 50, No 2 (2012) Vol 50, No 1 (2012) Vol 50, No 1 (2012) Vol 49, No 2 (2011) Vol 49, No 2 (2011) Vol 49, No 1 (2011) Vol 49, No 1 (2011) Vol 48, No 2 (2010) Vol 48, No 2 (2010) Vol 48, No 1 (2010) Vol 48, No 1 (2010) Vol 47, No 2 (2009) Vol 47, No 2 (2009) Vol 47, No 1 (2009) Vol 47, No 1 (2009) Vol 46, No 2 (2008) Vol 46, No 2 (2008) Vol 46, No 1 (2008) Vol 46, No 1 (2008) Vol 45, No 2 (2007) Vol 45, No 2 (2007) Vol 45, No 1 (2007) Vol 45, No 1 (2007) Vol 44, No 2 (2006) Vol 44, No 2 (2006) Vol 44, No 1 (2006) Vol 44, No 1 (2006) Vol 43, No 2 (2005) Vol 43, No 2 (2005) Vol 43, No 1 (2005) Vol 43, No 1 (2005) Vol 42, No 2 (2004) Vol 42, No 2 (2004) Vol 42, No 1 (2004) Vol 42, No 1 (2004) Vol 41, No 2 (2003) Vol 41, No 1 (2003) Vol 41, No 1 (2003) Vol 40, No 2 (2002) Vol 40, No 1 (2002) Vol 39, No 2 (2001) Vol 39, No 1 (2001) Vol 38, No 2 (2000) Vol 38, No 1 (2000) No 64 (1999) No 63 (1999) No 62 (1998) No 61 (1998) No 60 (1997) No 59 (1996) No 58 (1995) No 57 (1994) No 56 (1994) No 55 (1994) No 54 (1994) No 53 (1993) No 52 (1993) No 51 (1993) No 50 (1992) No 49 (1992) No 48 (1992) No 47 (1991) No 46 (1991) No 45 (1991) No 44 (1991) No 43 (1990) No 42 (1990) No 41 (1990) No 40 (1990) No 39 (1989) No 38 (1989) No 37 (1989) No 36 (1988) No 35 (1987) No 34 (1986) No 33 (1985) No 32 (1984) No 31 (1984) No 30 (1983) No 29 (1983) No 28 (1982) No 27 (1982) No 26 (1981) No 25 (1981) No 24 (1980) No 23 (1980) No 22 (1980) No 21 (1979) No 20 (1978) No 19 (1978) No 18 (1978) No 17 (1977) No 16 (1977) No 14 (1976) No 12 (1976) No 11 (1975) No 10 (1975) No 9 (1975) More Issue