cover
Contact Name
-
Contact Email
aljamiah@uin-suka.ac.id
Phone
+62274-558186
Journal Mail Official
aljamiah@uin-suka.ac.id
Editorial Address
Gedung Wahab Hasbullah UIN Sunan Kalijaga Jln. Marsda Adisucipto No 1
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Al-Jami'ah: Journal of Islamic Studies
ISSN : 0126012X     EISSN : 2338557X     DOI : 10.14421
Al-Jamiah invites scholars, researchers, and students to contribute the result of their studies and researches in the areas related to Islam, Muslim society, and other religions which covers textual and fieldwork investigation with various perspectives of law, philosophy, mysticism, history, art, theology, sociology, anthropology, political science and others.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "No 36 (1988)" : 6 Documents clear
Mengenal Afghanistan Adi, Sulistyo
Al-Jami'ah: Journal of Islamic Studies No 36 (1988)
Publisher : Al-Jami'ah Research Centre

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/ajis.1988.036.46-66

Abstract

Afghanistan adalah sebuah negara yang terkurung daerah bergunung-gunung. Terjepit diantara Uni Soviet, Iran, Pakistan, Kashmir dan Cina. Afganistan benar-benar terletak pada persimpangan antara Timur dan Barat. Afganistan dengan lebih dari 17 juta penduduk dari bermacam-macam asal suku dan adat kebiasaan, sebelum dikuasai Rusia adalah sedang dalam masalah transisi. Pada zaman dahulu merupakan tanah rampasan. Afghanistan mencapai tingkat kesatuan Nasional pada tahun 1747 dan menjadi sebuah kerajaan konstitusional pada tahun 1931. Tetapi kekuatan politik tetap pada kekuasaan keluarga Kerajaan sampai tahun 1964 ketika sebuah konstitusi baru diumumkan secara resmi. Pada tahun 1973 sebuah Republik ditegakkan dengan suatu kudeta.
Pergolakan Pemikiran Agama dan Sekularisasi Suatu Upaya Menatap Masa Depan Asrofie, Yusron
Al-Jami'ah: Journal of Islamic Studies No 36 (1988)
Publisher : Al-Jami'ah Research Centre

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/ajis.1988.036.35-45

Abstract

Nampaknya ada ke Simpang siuran penggunaan istilah sekularisasi di dalam arus pemikiran agama di Indonesia (untuk survei secara cepat lihat kata pengantar m dalam Raharjo di dalam bukunya Nurcholis Majid, Islam Kemodern dan Keindonesiaan Bandung: Mizan 1987). Di dalam literatur Barat istilah sekularisasi terutama digunakan dalam hubungannya dengan masalah dualisme, oposisi, atau pemisahan antara agama yang diwakili pihak gereja dan negara. Oleh karena itu saya ingin membatasi pengertian saya tentang istilah itu. Sekularisasi adalah “pembebasan manusia dari tuntunan petunjuk agama dan metafisika, pengalihan perhatian dari dunia lain ke arah dunia ini.” (Lihat Harvey Cox. The Secular City, Revised edition, New York: The Macmillan Company, 1967, hlm 15). Sedangkan di dalam Islam, sekularisasi adalah suatu proses pemakaian hukum-hukum dan lembaga-lembaga sosial politik tanpa rujukan dari ajaran Islam yakni tanpa bersumber dari, atau ada hubungannya dengan, prinsip-prinsip Al-Qur’an dan Sunnah (lihat fazlur Rohman, ” Islamic modernism: Its Scope, Methods, and Alternatives” 1, 1970 hlm 331).
William Brede Khristensen Sebagai Sejarawan Agama dan Fenomenalog Agama. Abdoussalam, Harith
Al-Jami'ah: Journal of Islamic Studies No 36 (1988)
Publisher : Al-Jami'ah Research Centre

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/ajis.1988.036.27-34

Abstract

Sebagai pengantar, pada bagian ini akan dipaparkan secara singkat biografi atau riwayat hidupnya tokoh yang akan dibahas. William Brede Khristensen lahir tahun 1867 di kota kristiansand, Norwegia. Ia mendapatkan pendidikan dasar di kota kelahirannya Kristiansand dan pendidikan menengah di kota Oslo. Setelah taman sekolah menengah ia mendaftarkan diri pada Fakultas Theologia University khristiania di Oslo pada tahun 1884. Ia memasuki Fakultas Theologia satu tahun, kemudian pada tahun 1890 pindah ke  untuk mengikuti kuliah bahasa-bahasa klasik seperti bahasa Ibrani, Sansekerta, Avesta, Akkadia serta bahasa Mesir kuno. Tetapi yang terutama sekali ia mengikuti kuliah alam bidang studi Sejarah Agama.
Kontak kebudayaan Pengalaman Islam Abdullah, Syamsuddin
Al-Jami'ah: Journal of Islamic Studies No 36 (1988)
Publisher : Al-Jami'ah Research Centre

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/ajis.1988.036.20-26

Abstract

Setiap orang tentu tidak mengingkari, bahwa konsep pembaharuan masyarakat (social change )adalah salah satu dari konsep instrumental yang banyak dibahas oleh buku-buku sosiologi. Pembaharuan masyarakat tidak hanya dijadikan judul bab dalam suatu buku atau judul artikel dalam jurnal tetapi dan malahan dijadikan judul dari buku.
Apakah Benar Utsman Bin Affan Seorang Nepotis? (Sebuah Tanggapan) Sokah, Umar Asasuddin
Al-Jami'ah: Journal of Islamic Studies No 36 (1988)
Publisher : Al-Jami'ah Research Centre

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/ajis.1988.036.8-19

Abstract

Pada bulan Januari 1984 terbitlah sebuah buku dengan judul Menguak Sejarah Muslim: Suatu Kritik Metodologis oleh Drs. Nurouzzaman Shiddiqi MA. Dengan terbitnya buku ini maka bertambahlah Hasanah perpustakaan sejarah Islam. Buku ini, seperti dikatakan oleh penulisnya pada “sekapur sirih”, terdiri atas tiga bab: “Penulisan Sejarah Muslim,” ”Utsman bin Affan,” dan “Islam Pada Masa Pendudukan Jepang (1942-1945).” Khusus mengenai bab kedua telah disiarkan oleh majalah Al-Jami'ah tahun XV nomor 20 (1980) dengan judul “Apakah Benar Utsman Bin Affan Seorang Nepotis?.” Dan yang akan saya tanggapi hanya yang telah disiarkan oleh majalah Al-Jami'ah atau bab kedua buku tersebut di atas.
Gejala Krisis Integritas Ilmiah di Kalangan Ilmuwan Islam Sadzali, Munawir
Al-Jami'ah: Journal of Islamic Studies No 36 (1988)
Publisher : Al-Jami'ah Research Centre

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/ajis.1988.036.1-7

Abstract

Pada kesempatan yang membahagiakan ini izinkanlah saya meminta perhatian segenap civitas akademika IAIN Syarif Hidayatullah kepada suatu gejala yang kalau kita biarkan berkembang akan merupakan hambatan yang cukup besar bagi keutuhan keterlibatan Islam dan umat Islam dalam proses pembaharuan dan pembangunan kehidupan nasional Indonesia. Gejala Yang saya maksudkan itu ialah adanya krisis integritas ilmiah yang melanda kalangan ilmuwan Islam, termasuk ilmuwan Islam di Indonesia, krisis mana telah menimbulkan akibat-akibat sampingan seperti munculnya banyak kontradiksi dalam pengertian kita tentang Islam, kesenjangan-kesenjangan yang menyolok antara pendirian formal kita dan perilaku kehidupan kita sehari-hari, dan yang tidak kurang memprihatinkan adalah timbulnya krisis panutan dan kebingungan di kalangan umat.

Page 1 of 1 | Total Record : 6


Filter by Year

1988 1988


Filter By Issues
All Issue Vol 63, No 1 (2025) Vol 62, No 2 (2024) Vol 62, No 1 (2024) Vol 61, No 2 (2023) Vol 61, No 1 (2023) Vol 60, No 2 (2022) Vol 60, No 1 (2022) Vol 59, No 2 (2021) Vol 59, No 1 (2021) Vol 58, No 2 (2020) Vol 58, No 1 (2020) Vol 57, No 2 (2019) Vol 57, No 1 (2019) Vol 56, No 2 (2018) Vol 56, No 1 (2018) Vol 56, No 1 (2018) Vol 55, No 2 (2017) Vol 55, No 2 (2017) Vol 55, No 1 (2017) Vol 55, No 1 (2017) Vol 54, No 2 (2016) Vol 54, No 2 (2016) Vol 54, No 1 (2016) Vol 54, No 1 (2016) Vol 53, No 2 (2015) Vol 53, No 2 (2015) Vol 53, No 1 (2015) Vol 53, No 1 (2015) Vol 52, No 2 (2014) Vol 52, No 2 (2014) Vol 52, No 1 (2014) Vol 52, No 1 (2014) Vol 51, No 2 (2013) Vol 51, No 2 (2013) Vol 51, No 1 (2013) Vol 51, No 1 (2013) Vol 50, No 2 (2012) Vol 50, No 2 (2012) Vol 50, No 1 (2012) Vol 50, No 1 (2012) Vol 49, No 2 (2011) Vol 49, No 2 (2011) Vol 49, No 1 (2011) Vol 49, No 1 (2011) Vol 48, No 2 (2010) Vol 48, No 2 (2010) Vol 48, No 1 (2010) Vol 48, No 1 (2010) Vol 47, No 2 (2009) Vol 47, No 2 (2009) Vol 47, No 1 (2009) Vol 47, No 1 (2009) Vol 46, No 2 (2008) Vol 46, No 2 (2008) Vol 46, No 1 (2008) Vol 46, No 1 (2008) Vol 45, No 2 (2007) Vol 45, No 2 (2007) Vol 45, No 1 (2007) Vol 45, No 1 (2007) Vol 44, No 2 (2006) Vol 44, No 2 (2006) Vol 44, No 1 (2006) Vol 44, No 1 (2006) Vol 43, No 2 (2005) Vol 43, No 2 (2005) Vol 43, No 1 (2005) Vol 43, No 1 (2005) Vol 42, No 2 (2004) Vol 42, No 2 (2004) Vol 42, No 1 (2004) Vol 42, No 1 (2004) Vol 41, No 2 (2003) Vol 41, No 1 (2003) Vol 41, No 1 (2003) Vol 40, No 2 (2002) Vol 40, No 1 (2002) Vol 39, No 2 (2001) Vol 39, No 1 (2001) Vol 38, No 2 (2000) Vol 38, No 1 (2000) No 64 (1999) No 63 (1999) No 62 (1998) No 61 (1998) No 60 (1997) No 59 (1996) No 58 (1995) No 57 (1994) No 56 (1994) No 55 (1994) No 54 (1994) No 53 (1993) No 52 (1993) No 51 (1993) No 50 (1992) No 49 (1992) No 48 (1992) No 47 (1991) No 46 (1991) No 45 (1991) No 44 (1991) No 43 (1990) No 42 (1990) No 41 (1990) No 40 (1990) No 39 (1989) No 38 (1989) No 37 (1989) No 36 (1988) No 35 (1987) No 34 (1986) No 33 (1985) No 32 (1984) No 31 (1984) No 30 (1983) No 29 (1983) No 28 (1982) No 27 (1982) No 26 (1981) No 25 (1981) No 24 (1980) No 23 (1980) No 22 (1980) No 21 (1979) No 20 (1978) No 19 (1978) No 18 (1978) No 17 (1977) No 16 (1977) No 14 (1976) No 12 (1976) No 11 (1975) No 10 (1975) No 9 (1975) More Issue