cover
Contact Name
Putu Prima Wulandari
Contact Email
jurnaltema@ub.ac.id
Phone
+6281296280353
Journal Mail Official
jurnaltema@ub.ac.id
Editorial Address
Jurnal TEMA, Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Brawijaya, Indonesia. Jl. MT. Haryono 165 Malang 65145
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
TEMA (Jurnal Tera Ilmu Akuntansi)
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : 14118149     EISSN : 2808215X     DOI : -
Core Subject : Economy,
TEMA (Jurnal Tera Ilmu Akuntansi) publishes all forms of quantitative and qualitative research articles and other scientific studies related to the field of Accounting and a wide range of applications such as: Finance accounting Sharia Accounting Capital Market Based Accounting Forensic Accounting Behavioral Accounting Environmental Accounting Management Accounting Tax accounting Social Responsibility Accounting Public sector accounting Accounting education Auditing Accounting information system Business Ethics & Corporate Governance
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 2 (2001)" : 6 Documents clear
Analisis Keahlian Auditor BPK-RI Menuju Pelaksanaan Fraud Auditing Widayanti, Anna Retno; Subekti, Imam
TEMA Vol 2, No 2 (2001)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18202/tema.v2i2.109

Abstract

The objective of this research was to analyze the expertise of Su­preme Audit Board of Indonesia (BPK-RI), which related to the imple­mentation of Fraud Auditing. The analysis was based on the data acquired from 147 respondents. The result showed that the audit expertise of Supreme Audit Board of Indonesia’s Auditor unconformity with the criteria of Fraud auditor. So, with this condition Supreme Audit Board of Indonesia is not ready for the implementation of fraud auditing yet. The other result showed that there are significant expertise differences between structural official and functional auditor in con­formity with fraud auditor’s criteria. The most significant difference was in their knowledge and cognitive ability. The structural official expertise was better than the functional official. This is logical, be­cause the structural officials usually become a team leader. Besides that, based on the expertise difference test, accord­ing the auditing scope, it was known that there are no significant expertise differences between employee in APBN, APBD/BUMD and BUMN sectors, in conformity with the Fraud auditor’s criteria. In ad­dition, for the improvement of the expertise of supreme audit board of Indonesia’s auditor most of the respondents emphasize in the train­ing quality improvement for the auditor. Keywords: fraud auditing, the expertise, task analysis, knowledge component, decision strategies, psychological traits, cog­nitive ability, ethical conduct.
Analisis Tentang Faktor-Faktor yang Melatarbelakangi Pemilihan Karir bagi Mahasiswa Akuntansi: Antara Akuntan Publik Versus Non Akuntan Publik Harris, Lutfi; Djamhuri, Ali
TEMA Vol 2, No 2 (2001)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18202/tema.v2i2.110

Abstract

This study compares accounting students who choose a career as public accountant (Group l)to those students who did not (Group II). A questioncdre consisting of 18 questions concerning five career se­lection factors were addressed, namely, intrinsic values of job, flex­ibility, job market opportunities, perceived benefit of being a public accountant, and perceived cost of being a public accountant. By employing a survey method to 148 accounting students of Brawijaya University Malang and Airlangga University Surabaya, t- test were used to compare responses of students selecting the public accountant and those selecting non-public accountant career. Multi­variate Discriminant Analysis was also used to assess the ability of five factors to distinguish between these two groups. The results indicate that based on their average score, those selecting public accountant are more concerned with the above five factors. However, based on the independent sample t-test, there are only two questions resulting in scores that were statistically signifi­cant: (l)job market opportunity that is as a job with long-term earning and (2) flexibility that public accountant is a flexible job. These find­ings were also supported by the analytical result from multivariate discriminant analysis (MDA). The highest explanatory power variable differentiating the two groups is job market opportunity. Key words: carrier selection, accounting students, public and non public accountants, intrinsic values, flexibility, job mar­ket opportunities.
Persepsi Manajemen Perusahaan Terhadap Prinsip-Prinsip Good Corporate Governance (Studi pada 36 Perusahaan di Indonesia) Indrayani, Mei; Nurkholis, Nurhkolis
TEMA Vol 2, No 2 (2001)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18202/tema.v2i2.112

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi pihak manajemen perusahaan terhadap prinsip-prinsip good corporate govemance (GCG) di Indo­nesia. Pihak manajemen perusahaan dibedakan menurut jenis perusahaan, level manajemen, dan tingkat pendidikan. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menyebarkan kuisioner kepada responden. Dari 150 kuisioner yang disebar, secara keseluruhan diperoleh 36 responden atau didapatkan respon rate sebesar 24%. Pengolahan data menggunakan ujiANOVA (Analysis of Variances) untuk mengetahui perbedaan persepsi di antara ketiga kelompok sampel (sub populasi) berdasarkan jenis perusahaan dan level manajemen. Uji-t (t test) digunakan untuk mengetahui perbedaan persepsi antara manajemen dengan pendidikan sarjana dan manajemen berpendidikan non sarjana terhadap prinsip-prinsip good corporate govemance. Hasil uji ANOVA terhadap persepsi manajemen ditinjau dari jenis perusahaan menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan terhadap “Pengetahuan tentang prinsip-prinsip GCG; Komisaris; Komite audit”. Sedangkan pada determinan ‘hak-hak pemegang saham; direksi; sekretaris perusahaan; stakeholders; pengungkapan; kerahasiaan; dan informasi orang dalam” menunjukkan hasil bahwa tidak terdapat perbedaan persepsi yang signifikan diantara ketiga kelompok sampel yaitu manajemen perusahaan pada BUMN, swasta go public, dan swasta non go public. Persepsi manajemen berdasarkan level manajemen menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan persepsi yang signifikan terhadap prinsip-prinsip good corporate govemance (GCG) antara manajemen atas, manajemen menengah, dan kelompok manajemen bawah. Sedangkan uji t menghasilkan kesimpulan bahwa terdapat perbedaan persepsi antara manajemen berpendidikan sarjana dan manajemen berpendidikan non sarjana terhadap determinan “Pengetahuan tentang GCG dan Hak-hak pemegang saham”. Sedangkan terhadap prinsip-prinsip GCG yang lain yaitu Komisaris; Direksi; Komite Audit; Sekretaris Perusahaan; Stakeholders; Pengungkapan; Kerahasiaan; dan Informasi orang dalam, tidak terdapat perbedaan persepsi yang signifikan di antara kedua kelompok sampel terhadap masing-masing prinsip tersebut. Kata-kata kunci: persepsi, manajemen perusahaan, good corporate gov­emance, BUMN, BUMS go public, BUMS non go public
Pengaruh Budaya Organisasi Terhadap Kepuasan Kerja Karyawan pada Lembaga Keuangan Syariah Baitul Maal Wat Tamwil Hamidah, Siti; Troena, Eka Afnan; Suman, Agus
TEMA Vol 2, No 2 (2001)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18202/tema.v2i2.113

Abstract

Based on functions of organizational culture this study was run with Syari’ah Finance Institution Baitul Maal wat Tamwil which has “Is­lamic” feature. This study was aimed at finding out the effect of organizational culture on staffs job satisfaction and to describe the biggest organizational culture factor which contributes to staffs job satisfaction. The extraction of 13 syari’ah organizational culture variables results in 3 factors: (1) organizational assumption of the nature of human and human actiinty; (2) the organization's relationship with its environment; and (3) the organizational assumption of the nature of reality and truth. These factors significantly show positive effect to staffs job satisfaction, both simultanously and partially, and the big­gest effect to staff’s job satisfaction was given by second factor. Re­lationship with the environment extremely affected by national (local) culture where was study conducted explains the phenomenon hap­pened. Katakunci: Budaya Organisasi, Kepuasan Kerja, Lembaga Keuangan Syariah, Baitul Maal Wattamwil
Pengaruh Tingkat Suku Bunga dan Pendapatan Nasional Riil Terhadap Jumlah Uang Beredar: Implementasi Error Correction Model Susanti, Fernia Niken; Maski, Ghozali
TEMA Vol 2, No 2 (2001)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18202/tema.v2i2.114

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat apakah antara tingkat suku bunga dan pendapatan nasional riil berpengaruh terhadap jumlah uang beredar (Ml maupun M2). Seberapa besar pengaruh variabel tingkat suku bunga dan variabel pendapatan nasional riil terhadap jumlah uang beredar. Di samping itu, penerapan Error Correction Model (ECM) dalam penelitian ini tidak lain untuk memperoleh gambaran pengaruh predictor variable (bunga dan pendapatan) dalam jangka pendek dan dalam jangka panjang. Dengan ECM diharapkan akan diperoleh model estimasi yang tidak spurious (lancung) dan menjadi inti permasalahan dan pembahasan yang diangkat dalam penelitian ini. Dalam beberapa teori dikemukakan bahwa penawaran uang tergantung pada tiga variabel, yaitu kebijakan moneter pemerintah, aktiuitas perbankan, dan perilaku portofolio masyarakat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah model koreksi kesalahan yang merupakan penurunan dari fungsi biaya kuadrat tunggal. DomouAtz dan Elbadawipada tahun 1987telah menawarkan fungsi biaya kuadrat tunggal yang cocok untuk menurunkan ECM, yaitu memasukkan vektor yang mempengaruhi variabel tak bebas dengan bobot tertentu dan diasumsikan secara Knear tergantung pada variabel bebas pada komponen biaya penyesuaian. Kata kunci: suku bunga, pendapatan nasional, jumlah uang beredar, fungsi biaya kuadrat tunggal
Efektivitas dan Konsistensi Bantuan Keuangan dari Pusat ke Daerah (Studi Kasus INPRES Bantuan Umum di Jawa Timur Selama Pelita V) Ismail, Munawar
Jurnal TEMA Vol 2, No 2 (2001)
Publisher : Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18202/tema.v2i2.115

Abstract

Bantuan Umum untuk Dati II di Jawa Timur selama Pelita V. Dalam implementasinya, ditemukan bahwa bantuan tersebut tidak konsisten, dalam artipenyaluran dana antardaerah tidak sejalan dengan tujuan untuk menciptakan harmonisasi regional. Di samping itu, penentuan besamya dana untuk setiap daerah tidak didasarkan pada peraturan sebagaimana mestinya, tetapi ditentukan semata-mata oleh pendapatan. Sedangkan dilihat dari efektivitasnya, Inpres Bantuan Umum cukup efektif, yaitu mampu menaikkan pendapatan dan kesempatan kerja di daerah, meskipun tidak harus diartikan bahwa yang sangat diuntungkan oleh Inpres adalah kelompok yang kurang beruntung. Kata kunci: dana bantuan, antar-pemerintahan, kesempatan kerja, pendapatan, Inpres, ketimpangan regional.

Page 1 of 1 | Total Record : 6