cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
BAHASA DAN SASTRA
Published by Universitas Tadulako
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal elektornik Program Studi Bahasa Satra Indonesia dan Daerah, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Tadulako
Arjuna Subject : -
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 1 (2013)" : 10 Documents clear
POLA ALIH TUTUR ANAK REMAJA DI DESA SABANG KECAMATAN DAMPELAS Afandi, Ahmad
BAHASA DAN SASTRA Vol 2, No 1 (2013)
Publisher : BAHASA DAN SASTRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (80.258 KB)

Abstract

Fokus permasalahan penelitian ini adalah bagaimanakah pola alih tutur anak remaja di desa Sabang, Kecamatan Dampelas. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pola alih tutur anak remaja dengan menggunakan pasangan ujaran terdekat dan alokasi giliran bicara. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif berdasarkan teori Milles dan Huberman. Teknik penelitian yang digunakan adalah teknik analisis. Tahapan analisis data dilakukan dengan cara pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola alih tutur remaja di desa Sabang Kec. Dampelas sering melanggar kaidah-kaidah dalam berbicara seperti ketidaksopanan berbicara, ujaran tanggapan yang dimunculkan berupa ujaran senda gurau, dan ujaran penolakan yang begitu kasar. Ada tiga faktor yang mempengaruhi terjadinya pelanggaran tersebut yaitu faktor lingkungan, kepribadian, dan emosional.
STRUKTUR FRASE ENDOSENTRIS BAHASA BUOL DI DESA MOKUPO KECAMATAN KARAMAT Rahmat Lagarutu, Mohammad
BAHASA DAN SASTRA Vol 2, No 1 (2013)
Publisher : BAHASA DAN SASTRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (46.893 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan struktur, fungsi, dan makna frase endosentris bahasa Buol. Penelitian ini dilakukan dalam tiga tahap, yaitu: (1) tahap pengumpulan data, peneliti menggunakan metode simak dan cakap. Metode simak dilakukan dengan tehnik sadap dan rekam sedangkan metode cakap dilakukan dengan teknik pancing dan cakap semuka, (2) tahap analisis data, penulis menggunakan metode padan dan distribusional. Dalam pelaksanaan kedua metode ini dilakukan tehnik perluas dan tehnik ganti, dan (3) tahap penyajian data, peneliti menggunakan metode informal dan formal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa struktur frase endosentris bahasa Buol terdiri dari tiga macam, yaitu: (1) frase endosentris Koordinatif yang terdiri dari (a) frase koordinatif nomina, (b) frase koordinatif verba yang terdiri dari (1) frase koordinatif verba transitif, dan (2) frase koordinatif verba transitif., (c) frase koordinatif adjektiva, dan (d) frase endosentris adverbia, (2) frase endosentris apositif, dan (3) frase endosentris atributif yang terdiri atas: (a) frase atributif nomina, (b) frase atributif verba yang terbagi atas: (1) frase atributif verba transitif, dan (2) frase atributif verba intransitif., (c) frase atributif adjektiva, dan (d) frase atributif adverbia.
KAJIAN HUMANISTIK PSIKOLOGIS TOKOH PROTAGONIS DALAM NOVEL BUMI CINTA KARYA HABIBURRAHMAN EL SHIRAZY Nurhalifa, Nurhalifa
BAHASA DAN SASTRA Vol 2, No 1 (2013)
Publisher : BAHASA DAN SASTRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (57.809 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kondisi psikologis tokoh protagonis dalam novel Bumi Cinta karya Habiburrahman El Shirazy dengan kajian humanistik Maslow. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif dengan metode deskriptif dan pendekatan tekstual. Teknik penelitian yang digunakan adalah teknik kepustakaan dengan analisis data kualitatif model alir oleh Miles & Huberman. Analisis data dilakukan dengan menandai dan menentukan teks novel, mengklasifikasikan teks novel, dan menyimpulkan hasil klasifikasi teks novel yang selaras dengan kajian psikologi humanistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tokoh Ayyas mampu memenuhi hirarki kebutuhan humanistik. Lima hirarki kebutuhan yaitu kebutuhan fisiologis, keamanan, sosial, harga diri, dan aktualisasi diri
IMPLEMENTASI PENGGUNAAN MEDIA PADA PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SMP NEGERI 18 PALU Fajar Wulandari, Sri
BAHASA DAN SASTRA Vol 2, No 1 (2013)
Publisher : BAHASA DAN SASTRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (70.316 KB)

Abstract

Penelelitian ini menggunakan metode deskriptif yang menjelaskan hasil penelitian dengan menggunakan kata-kata. Pengambilan data menggunakan populasi dan sampel. Teknik pengumpulan data dan penelitian ini memiliki teknik analisis data. Implementasi penggunaan media pembelajaran bahasa Indonesia bagi guru bahasa Indonesia di SMP Negeri 18 Palu. Dari hasil observasi yang dilakukan melalui wawancara, angket yang disebarkan serta pengamatan secara langsung pada guru bahasa Indonesia, diketahui bahwa penggunaan media yang dilakukan guru bahasa Indonesia di SMP Negeri 18 Palu masih kurang dalam menggunakan media sehingga pembelajaran kurang efektif. Hal ini dikarenakan kurangnya fasilitas yang mendukung di sekolah tersebut dan kurangnya kreatifitas guru dalam menggunakan media dalam proses pembelajaran. Guru bahasa Indonesia harusnya lebih mengetahui tentang keadaan siswanya, agar siswa tidak jenuh, dalam hal ini penggunaan media harus diperhatikan agar lebih bervariasi sehingga tidak terlihat monoton dalam proses pembelajaran.
AFIKS {paN-} DAN {eng-} DALAM BAHASA BUGIS DIALEK PARE-PARE Nispa, Nispa
BAHASA DAN SASTRA Vol 2, No 1 (2013)
Publisher : BAHASA DAN SASTRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (61.384 KB)

Abstract

Dalam penelitian ini, penulis mengangkat permasalahan yaitu bagaimana bentuk afiks {paN-} dan {-eng} dalam bahasa Bugis dialek Pare-pare? dan Apa makna afiks {paN-} dan {-eng} dalam bahasa Bugis dialek Pare-pare? Sehubungan dengan permasalahan tersebut, penulis menetapkan tujuan penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan bentuk dan makna afiks {paN-} dan {-eng} dalam bahasa Bugis dialek Pare-pare. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode simak dan metode cakap dengan tekhnik pancing dan tekhnik catat. Dalam penganalisisan data digunakan metode padan dan distribusional. Selanjutnya, penyajian hasil analisis data menggunakan metode formal dan informal. Hasil penelitian yang diperoleh menggambarkan bahwa: Pertama, prefiks {paN-} mempunyai turunan prefiks {pa-}, alomorf {pa-}, prefiks {pan-}, prefiks {pang-} dan prefiks {par-}, sedangkan sufiks {-eng} mempunyai turunan sufiks {-ng}, sufiks {-eng}, prefiks {-reng}, dan sufiks {-ang}. Kedua,  afiks pembentuk nomina bahasa Bugis dialek Pare-pare tersebut memiliki makna pelaku, alat, dan tempat.
PENGGUNAAN DEIKSIS BAHASA BALI DIALEK BANGLI DI DESA LAANTULA JAYA KECAMATAN WITA PONDA KABUPATEN MOROWALI Ayu Kastini, Ni Kadek
BAHASA DAN SASTRA Vol 2, No 1 (2013)
Publisher : BAHASA DAN SASTRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (60.738 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan deiksis bahasa Bali dialek Bangli di desa Laantula Jaya Kecamatan Wita Ponda Kabupaten Morowali. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif dengan metode deskriptif dan pendekatan pragmatik. Langkah yang ditempuh dalam penelitian ini meliputi tiga tahap yaitu (1) tahap pengumpulan data, (2) tahap analisis data, dan (3) tahap penyajian data. Metode yang digunakan dalam pengumpulan data adalah metode simak dan metode cakap. Hasil penelitian menunjukkan bahwa deiksis bahasa Bali dibagi menjadi lima, yakni deiksis persona, deiksis waktu, deiksis tempat, deiksis wacana, dan deiksis sosial. Dalam bahasa Bali, deiksis persona antara lain: cang, ‘saya’, nyi, ci ‘kamu’, dan ia ‘dia’. Kemudian, deiksis waktu, yakni ibi ‘kemarin’, jani ‘sekarang’, dan mani ‘besok’. Deiksis tempat, yakni ditu ‘bisa di situ dan di sana’ dan dini ‘di sini’. Deiksis wacana bahasa Bali sama halnya dengan bahasa Indonesia, yaitu penggunaan anafora dan katafora. Deiksis sosial dalam bahasa Bali dikenal adanya sistem tingkatan bahasa, yaitu bahasa halus, bahasa Madya, dan bahasa kasar.
PENGGUNAAN TINDAK TUTUR EKSPRESIF KALANGAN REMAJA DI KOTA PALU Imaniar, Imaniar
BAHASA DAN SASTRA Vol 2, No 1 (2013)
Publisher : BAHASA DAN SASTRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (45.104 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan untuk mengetahui bentuk dan strategi tindak tutur ekspresif kalangan remaja di kota Palu. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Adapun sumber data untuk keperluan analisis data yang diperoleh melalui teknik analisis data kualitatif model alir oleh Miles & Hubermas, yaitu pengumpulan data melalui teknik perekaman, wawancara, dan observasi, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa diperoleh sembilan bentuk tindak tutur ekspresif, yaitu tindak tutur ekspresif bentuk ejekan, bentuk ucapan selamat, bentuk ketidaksukaan/ketidaksenangan, bentuk keluhan, bentuk pujian, bentuk ucapan terima kasih, bentuk kekecewaan, bentuk kesenangan, dan bentuk kesenangan, serta empat strategi langsung dan dua strategi tidak langsung tindak tutur ekspresif kalangan remaja di kota Palu.
STRUKTUR FRASE ENDOSENTRIS BAHASA KAILI DIALEK UNDE Triana, Nening
BAHASA DAN SASTRA Vol 2, No 1 (2013)
Publisher : BAHASA DAN SASTRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (70.064 KB)

Abstract

Judul penelitian ini adalah ‘Struktur Frase Endosentris Bahasa Kaili Dialek Unde’.Permasalahan pokok dalam penelitian ini adalah bagaimanakah struktur frase endosentris bahasa Kaili dialek Unde. Penelitian ini menngunakan metode kualitatif dalam proses mendapatkan data penelitian, dan dideskripsikan dengan kata-kata tertulis. Di dalam penelitan ini, penulis menggunakan metode simak dan  metode cakap dalam pengumpulan data, disertai dengan teknik lanjutannya. Selanjutnya, dianalisis menggunakan metode kajian padan dan metode kajian distribusional, dan disajikan dengan menggunakan metode formal dan metode informal.Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan struktur frase endosentris bahasa Kaili dialek Unde. Hasil penelitian menunjukkan bahwa struktur frase endosentris bahasa Kaili dialek Unde terdiri atas: (1) frase  endosentris multihulu, meliputi: (A) frase koordinatif yang terdiri dari: (a) frase koordinatif nomina, /gampaya ante ganaga/ ‘pepaya dan nangka’, (b) frase koordinatif verba yang terdiri atas: (1) frase koordinatif verba transitif /modau ante moapu/ ‘menjahit dan memasak’, dan (2) frase koordinatif verba intransitif /moumako ato mokakendo/ ‘berjalan atau berlari’, (c) frase koordinatif adjektiva /naraji ato nabuto/ ‘rajin atau malas’, dan (d) frase endosentris adverbia /mpadondo ante ngguvia/ ‘pagi dan sore’. (B) frase apositif /Maya, kapaa sokoa/ ‘Maya, kepalah sekolah’, dan (2) frase endosentris atributif/hulu tambahan yang terdiri atas: (a) frase atributif nomina /kasoro bose/ ‘kasur besar’, (b) frase atributif verba terdiri atas: (1) frase atributif verba transitif /mompone kakavu meile/ ‘memanjat kapuk besok’, dan (2) frase atributif verba intransitif /dako nagata/ ‘baru datang’. (c) frase atributiftif adjektiva /nalei ntoto/ ‘merah sekali’, dan (d) frase atributif adverbia /ngena ngguvia/ ‘sebentar sore’.
KOHESI DALAM WACANA OPINI MEDIA TADULAKO A Rahmatu, Hasna
BAHASA DAN SASTRA Vol 2, No 1 (2013)
Publisher : BAHASA DAN SASTRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (85.763 KB)

Abstract

Permasalahan penelitian ini adalah bagaimanakah penggunaan kohesi antarkalimat dalam wacana opini Media Tadulako? Tujuan penelitian untuk mendeskripsikan penggunaan kohesi antarkalimat dalam wacana opini Media Tadulako. Jenis penelitian kualitatif melalui pendekatan deskriftif. Metode pengumpulan data mengunakan metode simak (mengamati) dan teknik catat. Teknik analisis data menggunakan metode padan ektralingual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan kohesi antarkalimat dalam wacana opini Media Tadulako terbagi menjadi tiga, yaitu 1) piranti kohesi gramatikal, 2) piranti konjungsi, dan 3) piranti kohesi leksikal.
PREFIKS PEMBENTUK VERBA BAHASA TAA Nismawati, Nismawati
BAHASA DAN SASTRA Vol 2, No 1 (2013)
Publisher : BAHASA DAN SASTRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (57.33 KB)

Abstract

This research intent to describe the meaning and form of prefix verb of Taa language in Molowagu village. This research is qualitative research that passed through several phase, which is data collection, analysis data and data presentation. The method that used in collecting the data are listening and speaking with the inducement and record techniques. In analyzing the data the researcher used equal and distribution method. Then, in presentation the data, She used formal and informal method. The results of this research illustrated that:  First, prefix verb of Taa language are {muN-}, {mu-}, {maN-}, {dar-}, {ni-}, {ti-}, {ri-}, { pu-}, {pak-}, dan {pap-}. Prefix {muN-} has three allomorphs, they are {mun-}, {mung}, dan {muny} with the appropriate context. Second, the prefix has meaning that explain action or doing something with the suitable  form and meaning that have related with the time.

Page 1 of 1 | Total Record : 10