cover
Contact Name
Muhammad Khairil
Contact Email
ejournal.kinesic@gmail.com
Phone
+6282321216664
Journal Mail Official
ejournal.kinesic@gmail.com
Editorial Address
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Tadulako Jalan Soekarno Hatta Km. 9. Kota Palu
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
Kinesik
Published by Universitas Tadulako
ISSN : 30479614     EISSN : 23022035     DOI : https://doi.org/10.22487/ejk
Core Subject : Social,
KINESIK journal focuses on research and contemporary thinking in the field of Communication Studies in various angles/perspectives. such as: Media, New Media, and Communication Technologies Audio/Visual Communications Marketing Communications Political-Communications Journalism Public Relations Broadcasting
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol. 6 No. 3 (2019): December" : 10 Documents clear
PENGGUNAAN MEDIA YOUTUBE DAN SIKAP PENGGUNA MEDIA YOUTUBE : (Studi Deskriptif Penggunaan Media Youtube dan Sikap Pengguna Media Youtube dikalangan Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Tadulako) Ahmad Fauzan
Kinesik Vol. 6 No. 3 (2019): December
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/ejk.v6i3.85

Abstract

Perkembangan teknologi saat ini telah membawa pengaruh besar dalam hal pemenuhan kebutuhan informasi bagi masyarakat. Generasi milenial saat ini tidak hanya dituntut untuk mengggunakan teknologi tetapi juga harus adaptif terhadap berbagai tren yang muncul terutama dalam memenuhi kebutuhan informasi. Youtube merupakan salah satu aplikasi media untuk memenuhi kebutuhan informasi di era modern saat ini. Seiring berkembangnya vlogger atau content creator di Indonesia, Semakin beragam dan berkembang industri video yang ada di youtube, menjadikan masyarakat khususnya generasi mileneal kini lebih selektif dalam memilih saluran-saluran yang ingin ditonton. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keterkaitan antara penggunaan media youtube dengan sikap pengguna terhadap media youtube dikalangan mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Tadulako. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif dengan melukiskan variabel demi variabel. Penelitian menggunakan metode deskriptif tidak mencari atau menjelaskan hubungan, tidak menguji hipotesis atau membuat prediksi. Data diperoleh dari kuesioner, wawancara, dan studi kepustakaan. Hasil dari penelitian dapat disimpulkan bahwa content/isi yang terkandung pada media youtube dengan sikap pengguna terhadap media youtube dikalangan mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Tadulako, terjadi keterkaitan antara persepsi pengguna dengan daya tarik content/isi media youtube dan sikap pengguna terhadap media youtube. judul content pada media youtube dengan sikap pengguna terhadap media youtube dikalangan mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Tadulako, pada media youtube, terlihat sangat baik. Judul content pada media youtube dapat dilihat dari komposisi alur kalimatnya; penggunaan kata dan bahasa, ukuran huruf, penempatan kata; serta penggunaan gambar atau foto yang dominan pada content yang disajikan.
PERILAKU HEDONISME PADA WANITA SOSIALITA Alex W. Fahri Tobing
Kinesik Vol. 6 No. 3 (2019): December
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/ejk.v6i3.86

Abstract

Penelitan ini bertujuan untuk memberikan gambaran mengenai perspektif hedonisme pada wanita sosialita. Penelitian ini menggunakan tipe penelitian Studi Kasus Instrumental dengan melibatkan seorang partisipan penelitian yang terlibat dalam beberapa grup sosialita di Surabaya antara lain WOSCA, IWAPI dan TDA. Partisipan penelitian ini kemudian diwawancarai dengan menggunakan wawancara semi terstruktur untuk mengetahui gambaran mengenai perilaku hedonis pada wanita sosialita. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa partisipan cenderung menganggap bahwa perilaku hedonis di kalangan wanita sosialita merupakan sebuah bentuk interaksi sosial yang juga terjadi di kelompok sosial lainnya. Partisipan menganggap bahwa beberapa faktor yang terkait dengan pelabelan hidup mewah pada wanita sosialita adalah pemaknaan identitas sosial yang cenderung eksklusif dan adanya motif berpengaruh dari anggota, sementara faktor eksternal yang mempengaruhi antara lain adalah kurangnya komunikasi dengan masyarakat, minimnya aktivitas sosial dan pencitraan di media sosial yang berlebihan.
PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP PLATFORM PARTAI POLITIK PADA PEMILIHAN UMUM 2019 : (Studi Efektifitas Komunikasi Politik Pada Aspek Kogniitif, Afektif Dan Konatif Di Kecamatan Mamboro Barat) Andi Pasinringi; Syamsul Bahri
Kinesik Vol. 6 No. 3 (2019): December
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/ejk.v6i3.87

Abstract

Perhatian masyarakat terhadap partai politik menjadi bagian penting pasca reformasi, sehingga tidak sedikit peneliti menaruh perhatian lebih dalam melihat fenomena penting ini, namun efek langsung ke masyarakat atas platform partai politik terkadang terlupakan dan seakan menjadi fenomena penting yang terabaikan oleh kebanyakan peneliti termasuk dalam konteks Indonesia dewasa ini. Atas dasar itu penelitian ini dihadirkan bertujuan untuk memeriksa sejauh mana keberhasilan partai dalam sebuah proses komunikasi politik terhadap platform partai dengan melihat aspek kognitif atau pengetahuan masyarakat terhadap platform partai politik dan aspek konatif yaitu efek platform partai politik yang berpola dalam sikap masyarakat. Data yang disajikan merupakan hasil penelitian dengan mewawancarai informan yang dapat memberi informasi terkait objek yang akan diteliti dan terpercaya atas keterpahamannya pada masalah yang diangkat. Menganalisis dua aspek tersebut dengan menggunakan metode penelitian kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada aspek kognitif masyarakat terhadap platform partai politik sangatlah bervariasi dan cenderung tidak maksimal, sedangkan aspek konatif diketahui bahwa masyarakat menentukan sikapnya pada sebuah pilihan politik sangat dipengaruhi faktor figur melalui kedekatan emoasional, dimana platform Partai Politik tidak memberi efek yang besar terhadap sikap masyarakat dalam sebuah pilihan.
AKTIVITAS HUMAS SEBAGAI FUNGSI MANAJEMEN DALAM PENGAMBILAN KEPUTUSAN DI BIRO HUMAS DAN PROTOKOL SEKRETARIAT DAERAH PROVINSI SULAWESI TENGAH Giska Mala Rahmarini
Kinesik Vol. 6 No. 3 (2019): December
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/ejk.v6i3.88

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mengetahui aktivitas humas sebagai fungsi manajemen dalam pengambilan keputusan di Biro Humas dan Protokol Sekretariat Daerah Provinsi Sulawesi Tengah. Dasar penelitian ini menggunkan metode studi kasus. Informan dalam penelitian ini berjumlah 7 orang yang dipilih melalui purposive sampling. Jenis data yaitu data primer dan sekunder kemudian teknik penggumpulan data dilakukan dengan observasi dan wawancara. Teknik analisis data menggunakan analisis data kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam pelaksanaan pekerjaannya, Humas akan menggunakan konsep-konsep manajemen untuk mempermudah pelaksanaan tugas-tugasnya. Menentukan masalah (defining the problem), Perencanaan dan penyusunan program (planning and programming), Melakukan tindakan dan berkomunikasi (taking action and communicating), Evaluasi program (evaluating the program), Pada dasarnya keempat proses humas yang penulis lihat dan jelaskan pada biro humas dan protokol di atas merupakan sistem yang saling terkait dalam pelaksanaannya. Kemudian, humas selalu dekat dengan pimpinan dan pimpinan tentunya tidak lepas dari yang namanya pengambilan keputusan. Pengambilan keputusan sangat penting dalam manajemen dan merupakan tugas utama dari seorang pemimpin. Pada Biro Humas sendiri, tugas humas sebatas pemberian saran namun tidak sepenuhnya dapat mempengaruhi keputusan dari pimpinan. Jika hanya keputusan yang tidak terlalu formal dalam artian bukan suatu peraturan perundangan yang mengikat dan membutuhkan rapat dalam pengambilan keputusannya, memang saran humas sering mempengaruhi pimpinan. Karena pada dasarnya keputusan utama ada ditangan gubernur itu sendiri.
STUDI PEMANFAATAN MEDIA SOSIAL OLEH PAMFLET GENERASI Muhammad Rizki
Kinesik Vol. 6 No. 3 (2019): December
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/ejk.v6i3.89

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas public relations pada media sosial Pamflet Generasi dan peran media sosial pada aktivitas public relations Pamflet Generasi. Penelitian ini dilakukan di Pamflet Generasi, Jakarta-Indonesia. Adapun informan merupakan pengurus dan anggota dari organisasi Pamflet Generasi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif pendekatan studi kasus (case study). Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara mendalam dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini sebanyak empat (4) orang. Adapun teknik analisis data yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, yakni reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Pamflet Generasi sebagai organisasi non pemerintahan menjalankan aktivitas public relations di media sosial melalui konten-konten yang bersifat sosialisasi dan advokasi. Pamflet Generasi memiliki lima (5) media sosial diantaranya Instagram, Facebook, Twitter, Youtube dan Podcast. Namun, dari lima (5) media sosial yang ada Pamflet Generasi memilih Instagram menjadi media sosial utama. Kemudian, setiap aktivitas yang dilakukan di media sosial Pamflet Generasi melalui sebuah perencanaan atau rapat editorial di setiap bulan. Menurut Pamflet Generasi fungsi atau peran media sosial dalam aktivitas public relations terbagi atas dua yakni sebagai katalog organisasi dan media kampanye.
ALOKASI WAKTU ANAK DALAM KELUARGA BAGI SISWA-SISWI SANGGAR SENI BINA MUSIKA DI BATUSANGKAR, KABUPATEN TANAH DATAR Nur Wahidah
Kinesik Vol. 6 No. 3 (2019): December
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/ejk.v6i3.90

Abstract

Pendidikan merupakan hal yang penting di dalam masyarakat. Transmisi nilai budaya terjadi melalui proses internalisasi, sosialisasi, dan enkulturasi dengan syarat adanya interaksi sosial dan waktu yang intens. Dalam perkembanga zaman, pendidikan ekstrakurikuler menjadi alternatif untuk pengembangan bakat. Hal ini tentunya berimplikasi kepada alokasi waktu anak dalam keluarga. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui latar belakang anak mengikuti kegiatan pengembangan bakat di sanggar seni Bina Musika, mendeskripsikan alokasi waktu anak sehari- hari, dan mendeskripsikan interaksi anak dalam keluarga. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang bersifat deskriptif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi kepustakaan. Pemilihan informan dilakukan dengan teknik purposive sampling, yaitu berdasarkan kriteria tertentu dengan tujuan agar dapat menjawab permasalahan penelitian. Informan penelitian ini terdiri dari siswa, orang tua siswa, pimpinan, dan pelatih sanggar seni Bina Musika. Hasil penelitian ini menunjukkan anak-anak mengalokasikan waktu mereka sehari-hari untuk sekolah, ekstrakurikuler, belajar mengaji, les/privat, pekerjaan rumah, dan bermain. Proses belajar budaya tidak hanya terjadi di dalam keluarga. Peran penting orang tua telah dikuatkan oleh lembaga pendidikan lainnya baik secara formal maupun nonformal. Hal ini membuktikan bahwa proses belajar kebudayaan baik internalisasi, sosialisasi, dan enkulturasi juga berlangsung di luar lingkungan keluarga, termasuk di lingkungan sanggar seni. Banyaknya aktivitas yang dijalani di luar rumah membuat orang tua dan anak perlu mengalokasikan waktu dengan sebaik-baiknya untuk menjaga interaksi di dalam keluarga.
MEDIA SOSIAL DAN PEMULIHAN PASCA BENCANA : (Studi Kasus Fanpage Facebook Kabar Sulteng Bangkit (KSB)) Nurhaidar
Kinesik Vol. 6 No. 3 (2019): December
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/ejk.v6i3.91

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengulas sejauh mana media sosial berkontribusi dalam upaya percepatan pemulihan pasca bencana di Kota Palu. Dalam hal ini peneliti memilih fanpage facebook Kabar Sulteng Bangkit (KSB) sebagai objek penelitian dikarenakan kehadirannya yang dianggap berbeda dengan platform pemberitaan lainnya yakni menggunakan fanpage Facebook. Tipe penelitian yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Dasar penelitian pada penelitian ini adalah studi kasus dengan jumlah informan sebanyak 4 orang, teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Adapun teknik analisis data yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, yakni reduksi data, penyajian data, dan menarik kesimpulan atau verifikasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Fanpage facebook Kabar Sulteng Bangkit (KSB) telah mampu memanfaatkan perannya sebagai media dalam kontribusinya kepada masyarakat di wilayah pasca bencana. Kebutuhan masyarakat atas informasi yang tepat di masa pemulihan bencana menjadi perhatian tersendiri bagi KSB. Hal tersebut juga sejalan dengan kebijakan redaksional yang disepakati termasuk pemilihan isu dan isi pemberitaan yang dimuat. KSB juga ikut menjadi fasilitator dalam upaya menjembatani kepentingan akan informasi antara masyarakat dan pemerintah maupun pihak-pihak lain yang bekerja bersama dalam upaya pemulihan pasca bencana. Salah satunya dengan secara rutin menyelenggarakan talkshow kebencanaan.
IKLIM KOMUNIKASI ORGANISASI DALAM BUDAYA ORGANISASI PELAYANAN PUBLIK PADA DINAS PENANAMAN MODAL DAN PELAYANAN TERPADU SATU PINTU KABUPATEN PRINGSEWU PROVINSI LAMPUNG Rennia Sonne
Kinesik Vol. 6 No. 3 (2019): December
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/ejk.v6i3.92

Abstract

Iklim komunikasi organisasi yang baik memerlukan sebuah kajian mendalam dari masing-masing individu organisasi.Didalam organisasi iklim komunikasi memainkan peranan dalam mendorong anggota organisasinya untuk mencurahkan usaha para pegawai terhadap pekerjaannya dalam organisasi yang dimana dengan adanya perubahan sistem kerja organisasi juga dapat memberikan pengaruh yang positif terhadap iklim komunikasi organisasi. Iklim Komunikasi organisasi tersebut merupakan bagian dari budaya organisasi yang meliputi nilai-nilai, tradisi, norma, yang terikat oleh kepercayaan, keintiman dan tanggung jawab. Penelitian ini bertujuan untuk memahami dan mengungkapkan iklim komunikasi organisasi dalam budaya organisasi pelayanan publik pemerintah. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Subjek penelitian adalahpara pegawai di lingkungan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu satu Pintu Kabupaten Pringsewu. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara terstruktur dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan memilih data yang relevan, memaparkannya dan mengambil kesimpulan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah budaya organisasi yang ada berkaitan erat dengan iklim komunikasi organisasi dan sikap pimpinan dalam mengatur pekerjaan, rekan sejawat, yang meningkatkan kualitas pelayanan.
EFEKTIVITAS KEBIJAKAN MANAJEMEN REKAYASA LALU LINTAS SISTEM SATU ARAH DI KOTA PALU Subhan Haris
Kinesik Vol. 6 No. 3 (2019): December
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/ejk.v6i3.93

Abstract

Penelitian ingin dilaksanakan untuk menjelaskan efektivitas kebijakan lalu lintas sistem satu arah di Kota Palu. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif menggunakan teknik analisis data yang dikembangkan oleh Miles dan Hubberman berdasarkan pada indikator pada teori Duncan. Hasil dari penelitian ini mengindikasikan bahwa kebijakan lalu lintas sistem satu arah efektif diaplikasikan di Kota Palu dilihat dari meningkatnya kualitas jasa jalan dan lalu lintas. Berdasarkan pada legalitas yang ada, kebijakan ini memberi dampak positif yang lebih besar dibandingkan dengan dampak negatifnya, dimana dengan kebijakan ini kemacetan dapat dikurangi, perkembangan jumlah kendaraan dapat diantisipasi, dan menurunkan tingkat kecelakaan lalu lintas. Efektivitas dari sistem satu arah ini dapat dilihat dari pola integrase kebijakan ini di Kota Palu, dimulai dari proses sosialisasi melalui media massa cetak (koran harian) dan media elektronik (radio dan TV melalui siaran TVRI), sosialisasi langsung di lapangan dengan kerjasama TNI, POLRI, Dinas Perhubungan dan Satpol PP, serta stakeholders dari pusat, daerah dan kota. Adaptasi kebijakan sistem satu arah ini juga dibangun bersama melalui partisipasi masyarakat.
PRINSIP HUMAN RELATIONS DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI KERJA KARYAWAN RADAR TV SULAWESI TENGAH Wahyuni
Kinesik Vol. 6 No. 3 (2019): December
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/ejk.v6i3.94

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan prinsip-prinsip human relations oleh pimpinan redaksi dalam meningkatkan motivasi kerja karyawan di Radar TV Sulawesi Tengah. Tipe penelitian yang digunakan ialah deskriptif kualitatif, dengan dasar penelitian menggunakan metode studi kasus. Penetapan subjek penelitian dilakukan dengan teknik porposive sampling. Teknik pengumpulan data adalah field research sedangkan metode pengolahan dan analisis data menggunakan model analisis interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pimpinan redaksi Radar TV Sulteng menerapkan prinsipprinsip human relations sebagai upaya meningkatkan motivasi kerja karyawan, namun penerapannya belum maksimal. Prinsip-prinsip yang dapat diterapkan dengan baik diantaranya adalah; informalitas yang wajar, manusia (karyawan) bukan mesin, kembangkan kemampuan karyawan sampai tingkat maksimal, pekerjaan menarik dan penuh tantangan, serta pengakuan dan penghargaan atas keberhasilan. Sedangkan prinsip-prinsip yang penerapannya belum maksimal ialah; sinkronisasi antara tujuan individu dan tujuan organisasi, suasana kerja yang menyenangkan, alat perlengkapan yang cukup, the right man in the right place dan balas jasa yang setimpal, yang disebabkan karena adanya faktor-faktor yang belum dapat terwujud terkait dengan prinsip tersebut. Faktor-faktor tersebut merupakan indikator dissatisfiers, seperti gaji yang jumlahnya selalu diapresiasi berbeda oleh anggota organisasi, kondisi kerja yang belum menyuguhkan kondisi fisik lingkungan kerja yang nyaman, serta tidak memadainya alat perlengkapan atau sarana dan prasarana kerja yang berpengaruh pada efektifitas, efisiensi dan kepuasan kerja karyawan. Selain itu ada pula faktor satisfiers khusunya tentang kemajuan dalam karir yang dalam penetapannya dinilai subjektif, tidak terbuka dan kurang menjanjikan sehingga tidak dapat menstimuli motivasi kerja karyawan.

Page 1 of 1 | Total Record : 10