cover
Contact Name
Agung Setia Budi
Contact Email
agungsetiabudi@ub.ac.id
Phone
+62341-577911
Journal Mail Official
jtiik@ub.ac.id
Editorial Address
Fakultas Ilmu Komputer Universitas Brawijaya Gedung F FILKOM Lt. 8, Ruang BPJ Jalan Veteran No. 8 Malang Indonesia - 65145
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : 23557699     EISSN : 25286579     DOI : http://dx.doi.org/10.25126/jtiik
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer (JTIIK) merupakan jurnal nasional yang diterbitkan oleh Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya (UB), Malang sejak tahun 2014. JTIIK memuat artikel hasil-hasil penelitian di bidang Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer. JTIIK berkomitmen untuk menjadi jurnal nasional terbaik dengan mempublikasikan artikel berbahasa Indonesia yang berkualitas dan menjadi rujukan utama para peneliti. JTIIK di akreditasi oleh Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia Nomor: 36/E/KPT/2019 yang berlaku sampai dengan Volume 11 Nomor 2 Tahun 2024.
Articles 26 Documents
Search results for , issue "Vol 7 No 1: Februari 2020" : 26 Documents clear
Implementasi Google Maps API Dalam Pengembangan Sistem Informasi Geografis Taman Kota dan Kampung Tematik Berbasis Android di Kota Semarang (Studi Kasus: Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi Kota Semarang) Winoto, Deto Adi; Christanto, Febrian Wahyu
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 7 No 1: Februari 2020
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Taman kota merupakan bentuk fasilitas sosial yang dikelola pemerintah kota dan kampung tematik merupakan program pemerintah kota Semarang yang memiliki tujuan mengatasi kemiskinan dan mendorong perekonomian lokal dengan menggali potensi ekonomi kemasyarakatan sebagai stimulus pembangunan wilayah. Masih banyak masyarakat yang belum mengetahui mengenai lokasi taman kota dan kampung tematik di kota Semarang yang sekarang ini memiliki potensi sebagai titik kunjungan baru. Untuk menjawab permasalahan tersebut Sistem Informasi Geografis berbasis Android dirasa perlu sebagai media informasi navigasi taman kota dan kampung tematik di kota Semarang. Dengan metode pengembangan sistem prototype yang dibangun menggunakan Android Studio diharapkan informasi taman kota dan kampung tematik sebagai titik kunjungan baru sarana rekreasi dan ruang publik terpadu ramah anak dapat diakses oleh seluruh masyarakat. Diharapkan pula sistem informasi geografis taman kota dan kampung tematik berbasis android di kota Semarang yang setelah dilakukan pengujian beta mendapatkan hasil 85% pengguna terbantu dapat di terima pemerintah kota Semarang dalam program inovasi kota Semarang tahun 2018 di bidang digitalisasi pelayanan publik.
Identifikasi Nada antara Suling Sunda dan Suling Rekorder dengan Menggunakan Metode Frequency Cpstral Coefficients (MFCC) dan Dynamic Time Warping (DTW) Suryadikarsa, Fawwaz Muhammad; Nurhasanah, Youllia Indrawaty; Dewi, Irma Amelia
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 7 No 1: Februari 2020
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Suling adalah sebuah instrumen musik yang biasa digunakan oleh para pemain musik ataupun masyarakat pada umumnya. Suling sunda merupakan alat musik tradisional asal Pasundan ini mampu menghipnotis yang mendengarkannya karena nada khasnya yang indah, suling rekorder adalah alat musik modern dengan bunyi seperti peluit. Tetapi tidak banyak orang tahu bahwa nada pada suling sunda bisa juga dimainkan pada suling rekorder, sehingga pelajar yang mengikuti dengung (seni sunda) harus membawa 2 buah suling ke sekolah apabila bertepatan dengan kelas musik. Identifikasi nada antara suling sunda dan rekorder ini adalah sebuah sistem yang digunakan untuk membandingkan dan mencocokan frekuensi nada yang sama antara suling sunda dan suling rekorder, agar musik yang dimainkan di suling sunda bisa juga dimainkan di suling rekorder. Penelitian ini dibuat dengan menggunakan algoritma Mel Frequency Cepstral Coefficient (MFCC) sebagai metode proses ekstraksi ciri dan algoritma Dynamic Time Warping (DTW) sebagai identifikasi nada dengan perbedaan waktu pada saat perekaman. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, sistem mengidentifikasi nada suling sunda ke suling rekorder dengan total tingkat akurasi sebesar 70% dengan data latih diambil dari seorang ahli, dan sistem gagal  mengidentifikasi nada suling sunda ke suling rekorder dengan total 30%. Ketidaksesuaian identifikasi nada diakibatkan jarak ekstrasi ciri antar nada yang berdekatan dan karena suling sunda bisa menggunakan nada rendah, standar, dan tinggi dan untuk penelitian ini hanya nada standar saja yang digunakan dan pada saat pengambilan data uji semua peniup adalah orang awam terhadap meniup suling sehingga kerap terjadi kesalahan pada saat proses pengambilan data uji. AbstractFlute is a musical instrument commonly used by music players or public people. Sundanese flute is a traditional musical instrument from Pasundan that is can hypnotize people who hear it because of the beautiful special tone, flute recorder is a modern musical instrument with sounds like whistle. But not many people know the tone  Sundanese flute can be played using recorder flutes, so that students who follow the dengung (Sundanese art) must bring 2 flutes to school when it coincides with the music class. The identification between tone of Sundanese flute and flute recorder is a system to compare and match frequency same tones between Sundanese flute and recorder flute so the music that is usually played on Sundanese flute can also be played on the flute recorder. This research was made using an algorithm Mel Frequency Cepstral Coefficient (MFCC) to perform feature extraction and algorithm processes Dynamic Time Warping (DTW) is used to identify the time difference of recording. Based on results of research, the system can identifies Sundanese flute tones to refine recorders with total accuracy rate of 70% with training data taken from an expert, and the system fails to identify the tone flute Sunda to flute recorder with a total of 30%. Incompatibility matching tones caused by the distance between adjacent tones and because Sundanese flutes can use low, standard, and high tones and for this study only standard tones are used and when taking test data all blowers are laymen to blow flutes so that errors often occur during the process of taking test data.
Pembangunan Aplikasi Latihan Soal IPA SD dengan Gamifikasi dan Mersenne Twister Hayanto, Naufal Irfan; Hansun, Seng
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 7 No 1: Februari 2020
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) adalah salah satu mata pelajaran yang dipelajari di Sekolah Dasar (SD). Berdasarkan hasil penelitian, masih banyak siswa SD yang kurang memperhatikan saat pembelajaran mata pelajaran IPA. Hal ini membuat siswa membutuhkan suatu cara alternatif belajar, salah satunya melalui aplikasi latihan soal. Aplikasi latihan soal ini juga disajikan dengan metode gamifikasi dengan harapan pengguna akan semakin tertarik karena adanya tantangan-tantangan serta reward yang diberikan. Soal yang disajikan akan bersifat acak dengan menggunakan algoritma Mersenne Twister, sehingga kemungkinan mendapatkan soal yang sama dapat diperkecil. Uji coba Aplikasi Latihan Soal IPA dilakukan di SD Negeri Sukasari 4 Tangerang dengan metode Hedonistic Motivation System Adoption Model (HMSAM) dengan hasil nilai sangat baik untuk aspek  joy, perceived usefullness, perceived ease of use, control, dan curiosity dan nilai baik untuk aspek behavioral intention to use dan focussed immersion. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa aplikasi latihan soal IPA SD yang dibuat dengan menyisipkan metode gamifikasi dan algoritma Mersenne Twister dapat memberikan kesenangan, faedah, dan ketertarikan para siswa untuk belajar materi IPA SD. AbstractNatural Science is one of the subject studied in the elementary school. Study shows that there are still a lot of students who do not pay attention when they are studying natural science. This means that the students need an alternative method for studying science, such as exercise application. This exercise application has implemented gamification method that hopefully can gain more interest from the user because of the challenges and the rewards given. The questions generated by this application will be randomly given with the use of Mersenne Twister algorithm so that the chance of getting the same question will be minimize. Testing of this application has been held in the public elementary school, Sukasari 4 Tangerang, with ‘very good’ results in aspect of joy, perceived usefulness, perceived ease of use, curiosity, control and ‘good’ results in aspect of behavioral intention to use and focused immersion. Therefore it can be concluded that elementary school natural science exercise application with gamification method and Mersenne Twister algorithm could give joy, usefulness, and intention for the students to learn the elementary school natural science materials.
Rancang Bangun Sistem Informasi Afiliasi Penjualan Tiket Seminar berbasis Website menggunakan Framework Laravel Pratama, Dimas Kurnia; Paramita, Adi Suryaputra
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 7 No 1: Februari 2020
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penjualan tiket sebuah acara dilakukan secara konvensional adalah dengan proses pertemuan antara penjual dan pembeli. Proses konvensional tersebut memiliki beberapa kendala, dimulai dari kontrol hasil penjualan tiket pada tiap tenaga penjual dan perhitungan pembagian hasil dari penjualan tiket (afiliasi). Kegiatan yang diselenggarakan di Indonesia sangat banyak mulai dari seminar, workshop dan camp. Dimana pada kegiatan tersebut membutuhkan data peserta pada saat proses pendaftaran, data tersebut diperlukan untuk pembuatan sertifikat pada akhir kegiatan. Kemajuan penggunaan teknologi internet pada sebagian besar masyarakat yang berada pada kota-kota besar pada saat ini sudah menjadi kebutuhan sehari-hari. Meninjau dari hal tersebut, teknologi internet dapat dimanfaatkan dengan untuk perhitungan afiliasi penjualan tiket acara pada internal perusahaan, sehingga mempermudah tenaga penjual untuk mengetahui akumulasi hasil yang didapat. Pada penelitian ini akan dikembangkan sebuah sistem penjualan tiket berbasis website sebagai sistem afiliasi penjualan tiket untuk mempermudah perhitungan dan kontrol hasil penjualan. Sistem yang dibangun menggunakan Framework Laravel dimana Framework tersebut berbasis PHP yang open source dan memiliki konsep model-view-controller. Sistem juga menggunakan database yang berfungsi menampung data-data acara, lokasi, tanggal dan konfirmasi peserta. Tujuan dari penelitian ini adalah sistem afiliasi diharapkan dapat menjadi solusi bagi penyelenggara acara dapat menggunakan sistem ini untuk membantu dalam perhitungan afiliasi penjualan tiket. Hasil akhir dari penelitian ini, sistem afiliasi mampu menjembatani kebutuhan penyelenggara acara dan penjual lepas dalam perhitungan penjualan tiket acara. AbstractConventional way to sell a ticket is by direct meeting with a customer. However there has been an obstacle starting from monitoring the result of ticket sales to every salesperson and do the calculation of revenue share from ticket sales (affiliation). Workshop training event that been held in Indonesia is numerous, whether it's a talkshow, workshop or camp. Where this workshop event need the data of participant at registration, which will used as a certificate submission at the end of the event. For the most part of indonesian especially big city, internet usability has became a daily part of their life. According to those factor, intenet usability and technology equity can be use as internet usability to calculate event ticket sales affiliation at internal company. Thus facilitate salesperson to understand the accumulation of the ticket sales. System that develop using web application as ticket sales affiliation system to simplify the calculation and monitoring sales result.To develop the system, researcher used laravel framework which it is a ipen source framework based on PHP  languange, using a model view controller concepts. Systems also used database to save the event data, location, date and participant confirmation. The purpose of this research is affiliation system that hopefully can be a solution to  all event entrepreneur  to help calculate the ticket sales affiliation. Based on research result, affiliation system is able to mediate the needs between eo and sales in event ticket sales calculation.
Perbandingan Tool Forensik Data Recovery Berbasis Android menggunakan Metode NIST Riadi, Imam; Sunardi, Sunardi; Sahiruddin, Sahiruddin
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 7 No 1: Februari 2020
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan smartphone tidak hanya memberikan dampak positif tetapi dapat berdampak negatif  ketika dimanfaatkan untuk melakukan tindakan kejahatan. Saat ini terdapat banyak kasus penghapusan barang bukti kejahatan untuk menghilangkan jejak pelaku. Barang bukti yang telah dihapus menjadi problem bagi pihak berwajib untuk membuktikan kejahatan pelaku dalam persidangan. Peneltian ini bertujuan membandingakan kinerja tool forensik  dalam mengembalikan data yang telah dihapus berupa data kontak, log panggilan, dan pesan yang  digunakan sebagai barang bukti dalam persidangan. Penelitian ini menggunakan dua smartphone serta dua tool forensik Wondershare dr. Fone for Android dan Oxygen Forensics Suite 2014, dan menggunakan metode NIST yang memiliki kerangka kerja dan proses forensik terstruktur yang menjamin investigator mengikuti langkah penelitian agar hasilnya dapat dipertanggung jawabkan. Hasil penelitian ini bahwa Wondershare pada smartphone 1 berhasil mengembalikan data terhapus dengan persentase keberhasilan 31%, sementara Oxygen mencapai keberhasilan 67%.  Pada smartphone 2 Wondershare berhasil mengembalikan data terhapus dengan persentase keberhasilan mencapai 35% dan Oxygen memiliki persentase keberhasilan 69%. Dari hasil yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa Oxygen Forensics Suite 2014 memiliki kinerja yang baik daripada Wondershare dr. Fone for Android dalam mengembalikan data yang telah dihapus, dan bukti digital yang diperoleh dengan Oxygen dapat digunakan untuk menyelesaikan kasus kejahatan di persidangan. AbstractThe development of smartphones not only has a positive impact but can have a negative impact when it is used to commit a crime. At present, there are many cases of elimination of evidence of the crime to eliminate traces of perpetrators. Evidence that has been removed becomes a problem for the authorities to prove the crime of the perpetrators in the trial. This research aims to compare the performance of the forensic tool in returning deleted data in the form of contact data, call logs, and messages used as evidence in the trial. This research uses two smartphones as well as two Wondershare forensic tools from dr. Fone for Android and Oxygen Forensics Suite 2014, and use the NIST method which has a structured framework and forensic process that ensures investigators follow the steps of the research so that the results can be justified. The results of this research that Wondershare on smartphone 1 managed to restore deleted data with a success percentage of 31%, while Oxygen achieved 67% success. On Wondershare 2 smartphones, the data returned was deleted with a success rate of 35% and Oxygen having a success rate of 69%. From the results obtained it can be concluded that the Oxygen Forensics Suite 2014 has a good performance than Wondershare dr. Fone for Android in returning data that has been deleted, and digital evidence obtained with Oxygen can be used to resolve criminal cases in court.
Sistem Manajemen Pengetahuan Forum Diskusi Dosen sebagai Sumber Pustaka Kolaborasi Kaniawulan, Ismi; Muttaqin, M Rafi; Ulhaq, Dhiya; Jatira, Jatira
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 7 No 1: Februari 2020
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sistem manajemen pengetahuan berbasis teknologi informasi  dalam organisasi  dilakukan sebagai upaya terstruktur dalam mengembangkan pengetahuan untuk meningkatkan asset sumber daya manusia dan  meningkatkan kinerja organisasi.  Efektivitas manajemen pengetahuan merupakan persoalan mendasar dalam setiap organisasi. Manajemen pengetahuan telah diakui sebagai instrumen yang efektif untuk meningkatkan kinerja dan produktivitas suatu organisasi termasuk di bidang pendidikan. Para ahli menekankan bahwa lembaga pendidikan merupakan pusat akuisisi pengetahuan, namun, banyak lembaga pendidikan di Indonesia yang belum menerapkan manajemen pengetahuan sebagai visi dan misi strategis maupun tujuan secara komprehensif. Dosen merupakan salah satu aset sumber daya internal yang dimiliki perguruan tinggi,  memiliki pengetahuan  objektif dan rasional (tacit knowledge) dan pengetahuan subjektif dan kognitif yang berlandaskan  pengalaman (explicit knowledge). Salah satu penerapan manajemen pengetahuan di organisasi pendidikan tinggi dilakukan dalam forum diskusi dosen. Kendala yang terjadi berkenaan dengan  implementasi manajemen pengetahuan perguruan tinggi adalah belum ada teknologi informasi sebagai media yang digunakan untuk mengakses manajemen pengetahuan. Hal ini mengakibatkan pertukaran pengetahuan dan penyimpanan aset pengetahuan yang dimiliki dosen belum terkelola degan baik. Untuk mewujudkan proses knowledge sharing dan penyimpanan aset pengetahuan dosen maka penelitian ini dilakukan  dengan tujuan  mengembangkan sebuah sistem manajemen pengetahuan untuk forum diskusi dosen yang berfungsi sebagai perpustakaan . Metode Fernadez digunakan untuk memahami proses pengetahun dan organisasi pengetahuan, sedangkan untuk mengembangkan sistem manajemen pengetahuan digunakan metode waterfall. Hasil penelitian ini adalah  sistem manajemen pengetahuan forum diskusi dosen sebagai perpustakaan kolaborasi. AbstractKnowledge management systems in organizations are carried out as a structured effort to develop knowledge to increase the assets of human resources and improve organizational performance. The effectiveness of knowledge management is a fundamental problem in every organization.Knowledge management has been recognized as an effective instrument for improving the performance and productivity of an organization including in the education sector. Experts emphasize that educational institutions are the center of knowledge acquisition, however, many educational institutions in Indonesia have not implemented knowledge management as a strategic vision and mission in a comprehensive manner. Lecturers are one of the internal resource assets owned by universities, have objective and rational knowledge (tacit knowledge) and experience-based subjective and cognitive knowledge (explicit knowledge).One application of knowledge management in higher education organizations is conducted in lecturer discussion forums. Constraints that occur with regard to the implementation of higher education knowledge management are that there is no information technology as the media used to access knowledge management. This resulted in the exchange of knowledge and storage of knowledge assets owned by lecturers not managed well. To realize the knowledge sharing process and the storage of lecturers' knowledge assets, this research was conducted with the aim of developing a knowledge management system for lecturer discussion forums that function as libraries. The Fernandez method is used to understand the knowledge process and knowledge organization, while to develop a knowledge management system the waterfall method is used. The results of this study are knowledge management systems lecturer discussion forum as a collaboration literature.

Page 3 of 3 | Total Record : 26


Filter by Year

2020 2020


Filter By Issues
All Issue Vol 12 No 6: Desember 2025 Vol 12 No 5: Oktober 2025 Vol 12 No 4: Agustus 2025 Vol 12 No 3: Juni 2025 Vol 12 No 2: April 2025 Vol 12 No 1: Februari 2025 Vol 11 No 6: Desember 2024 Vol 11 No 5: Oktober 2024 Vol 11 No 4: Agustus 2024 Vol 11 No 3: Juni 2024 Vol 11 No 2: April 2024 Vol 11 No 1: Februari 2024 Vol 10 No 6: Desember 2023 Vol 10 No 5: Oktober 2023 Vol 10 No 4: Agustus 2023 Vol 10 No 3: Juni 2023 Vol 10 No 2: April 2023 Vol 10 No 1: Februari 2023 Vol 9 No 7: Spesial Issue Seminar Nasional Teknologi dan Rekayasa Informasi (SENTRIN) 2022 Vol 9 No 6: Desember 2022 Vol 9 No 5: Oktober 2022 Vol 9 No 4: Agustus 2022 Vol 9 No 3: Juni 2022 Vol 9 No 2: April 2022 Vol 9 No 1: Februari 2022 Vol 8 No 6: Desember 2021 Vol 8 No 5: Oktober 2021 Vol 8 No 4: Agustus 2021 Vol 8 No 3: Juni 2021 Vol 8 No 2: April 2021 Vol 8 No 1: Februari 2021 Vol 7 No 6: Desember 2020 Vol 7 No 5: Oktober 2020 Vol 7 No 4: Agustus 2020 Vol 7 No 3: Juni 2020 Vol 7 No 2: April 2020 Vol 7 No 1: Februari 2020 Vol 6 No 6: Desember 2019 Vol 6 No 5: Oktober 2019 Vol 6 No 4: Agustus 2019 Vol 6 No 3: Juni 2019 Vol 6 No 2: April 2019 Vol 6 No 1: Februari 2019 Vol 5 No 6: Desember 2018 Vol 5 No 5: Oktober 2018 Vol 5 No 4: Agustus 2018 Vol 5 No 3: Juni 2018 Vol 5 No 2: April 2018 Vol 5 No 1: Februari 2018 Vol 4 No 4: Desember 2017 Vol 4 No 3: September 2017 Vol 4 No 2: Juni 2017 Vol 4 No 1: Maret 2017 Vol 3 No 4: Desember 2016 Vol 3 No 3: September 2016 Vol 3 No 2: Juni 2016 Vol 3 No 1: Maret 2016 Vol 2 No 2: Oktober 2015 Vol 2, No 2 (2015) Vol 2, No 1 (2015) Vol 2 No 1: April 2015 Vol 1, No 2 (2014) Vol 1 No 2: Oktober 2014 Vol 1, No 1 (2014) Vol 1 No 1: April 2014 More Issue