cover
Contact Name
Teti Estiasih
Contact Email
-
Phone
+62341580106
Journal Mail Official
jpathp@ub.ac.id
Editorial Address
Jl. Veteran Malang 65145 Indonesia
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Pangan dan Agroindustri
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : -     EISSN : 26852861     DOI : https://doi.org/10.21776/ub.jpa
Core Subject : Agriculture,
Arjuna Subject : -
Articles 44 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 2 (2015)" : 44 Documents clear
MODIFIKASI PATI UBI JALAR PUTIH (Ipomoea batatas L.) MENGGUNAKAN ENZIM AMYLOMALTASE MENJADI PATI THERMOREVERSIBLE: KAJIAN PUSTAKA [IN PRESS APRIL 2015] Anggesta Merga Putri; Fithri Choirun Nisa
Jurnal Pangan dan Agroindustri Vol. 3 No. 2 (2015)
Publisher : Jurusan Teknologi Hasil Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ubi jalar merupakan tanaman palawija yang tersebar di daerah tropik dan sub tropik seperti Indonesia. Produksi ubi jalar mencapai 12 ton/ha, sedangkan ubi kayu hanya 8 ton/ha. Pati ubi jalar putih mempunyai kandungan amilosa dan amilopektin berturut-turut adalah 15-25% dan 75-85%. Pati ubi jalar putih berpotensi untuk dimodifikasi, karena mempunyai kandungan amilopektin yang relatif tinggi. Modifikasi pati dapat dilakukan secara fisik, kimia maupun enzimatis. Keuntungan modifikasi pati enzimatis yaitu kerja enzim yang spesifik untuk mereduksi rantai amilosa, rendemen tinggi, dan keamanan pangan terjamin. Perkembangan terakhir dari modifikasi pati yaitu mengenai pati thermoreversible dari polisakarida menggunakan enzim amylomaltase. Pati hasil modifikasi enzim amylomaltase mempunyai sifat unik, yaitu thermoreversible, swelling power rendah, kelarutan tinggi dan pati rendah amilosa. Pati thermoreversible terlarut sempurna saat dipanaskan dan membentuk gel saat didinginkan. Pati tersebut dapat dimanfaatkan sebagai pensubstitusi gelatin produk marshmallow. Oleh karena itu perlu adanya pemanfaatan ubi jalar putih sebagai bahan baku pati thermoreversible.   Kata Kunci: Enzim Amylomaltase, Gel Thermoreversible, Pati Ubi Jalar
PENGARUH POLISAKARIDA LARUT AIR (PLA) DAN SERAT PANGAN UMBI-UMBIAN TERHADAP GLUKOSA DARAH: KAJIAN PUSTAKA [IN PRESS APRIL 2015] Prasetyo Sonny Saputro; Teti Estiasih
Jurnal Pangan dan Agroindustri Vol. 3 No. 2 (2015)
Publisher : Jurusan Teknologi Hasil Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kadar glukosa darah (KGD) yang mengalir dari darah dipengaruhi oleh tingginya kandungan glukosa yang diserap dan metabolisme glukosa darah yang ada di dalam tubuh. Tingginya kadar glukosa dalam tubuh menimbulkan terjadinya penyakit diabetes mellitus. Diabetes mellitus merupakan penyakit yang ditandai dengan naiknya kadar glukosa darah melebih 200 mg/dl. Pasien penderita diabetes saat ini hanya bergantung pada obat-obatan yang memiliki efek samping untuk tubuh. Dibutuhkan pengobatan alternatif selain obat-obatan yaitu terapi asupan pangan fungsional alami yang memiliki kemampuan untuk menurunkan KGD dalam tubuh. Umbi-umbian seperti umbi gadung, umbi ubi kelapa, umbi kimpul, umbi gembili dan umbi garut merupakan umbi-umbian yang memiliki kandungan senyawa bioaktif yaitu polisakarida larut air dan serat pangan yang memiliki kemampuan menurunkan KGD dalam tubuh. Kata kunci: Diabetes mellitus, Glukosa darah, Polisakarida larut air, Serat pangan, Umbi-umbian
PEMBUATAN MINUMAN PROBIOTIK AIR KELAPA MUDA (Cocos nucifera L.) DENGAN STARTER Lactobacillus casei strain Shirota [IN PRESS APRIL 2015] Ida Ayu Pratiharavia Pranayanti; Aji Sutrisno
Jurnal Pangan dan Agroindustri Vol. 3 No. 2 (2015)
Publisher : Jurusan Teknologi Hasil Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan konsentrasi sukrosa dan lama fermentasi yang berbeda terhadap sifat mikrobiologi, fisik, kimia, dan organoleptik minuman probiotik air kelapa muda. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif yang tersusun atas 2 faktor yaitu konsentrasi sukrosa (0%, 5%, 10%, 15%) dan lama fermentasi (36 dan 48 jam). Hasil penelitian menunjukkan perlakuan terbaik berdasarkan sifat mikrobiologi, kimia, dan fisik yaitu perlakuan konsentrasi sukrosa 0% dan lama fermentasi 48 jam dengan nilai parameter total BAL 4.00 x 108 CFU/ml; total gula 1.93%; total asam 0.15%; pH 3.83; total padatan terlarut (TPT) 4.30. Sedangkan perlakuan terbaik berdasarkan sifat organoleptik yaitu perlakuan konsentrasi sukrosa 15% dan lama fermentasi 48 jam dengan nilai parameter rasa 4.15 (suka), aroma 2.80 (biasa/netral), warna 3.50 (suka) dan penampakan 3.35 (biasa/netral).   Kata Kunci: Air Kelapa Muda, Konsentrasi Sukrosa, Lama Fermentasi, Minuman Probiotik
EKSTRAKSI ANTOSIANIN BUAH MURBEI (Morus alba L.) METODE ULTRASONIC BATH (KAJIAN WAKTU DAN RASIO BAHAN : PELARUT) [IN PRESS APRIL 2015] Enesty Winnie Winata; Yunianta Yunianta
Jurnal Pangan dan Agroindustri Vol. 3 No. 2 (2015)
Publisher : Jurusan Teknologi Hasil Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dekade terakhir penggunaan zat warna sintetis makanan sangat popular. Melihat efeknya yang berbahaya, masyarakat beralih menggunakan pewarna alami yang aman dikonsumsi. Murbei sumber pewarna alami yang memiliki pigmen antosianin sebesar 1993 mg/100g. Murbei dibudidayakan karena daunnya digunakan untuk makanan ulat sutra sehingga buahnya kurang termanfaatkan. Ekstraksi konvensional untuk mengambil antosianin memerlukan waktu lama, perlu alternatif ekstraksi lain yaitu metode ektraksi ultrasonic bath. Penelitian ini menggunakan RAK dengan 2 faktor yaitu  waktu ekstraksi terdiri dari 3 level (20, 25, 30 menit) dan rasio bahan:pelarut terdiri dari 3 level (1:5, 1:6, 1:7 b/v). Hasil penelitian terbaik diperoleh perlakuan rasio bahan:pelarut 1:7 (b/v) dan lama ekstraksi 30 menit, dengan kadar antosianin 3344.62 ppm, aktivitas antioksidan 219.27 ppm, nilai pH 3.21,  rendemen 45.26%, tingkat kecerahan (L) 17.5, tingkat kemerahan (a) 7, dan tingkat kekuningan (b) 9. Ekstraksi ultrasonic bath menghasilkan nilai yang lebih baik pada semua parameter yang diuji.   Kata Kunci: Antosianin, Buah Murbei, Ekstraksi, Ultrasonic Bath