cover
Contact Name
Teti Estiasih
Contact Email
-
Phone
+62341580106
Journal Mail Official
jpathp@ub.ac.id
Editorial Address
Jl. Veteran Malang 65145 Indonesia
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Pangan dan Agroindustri
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : -     EISSN : 26852861     DOI : https://doi.org/10.21776/ub.jpa
Core Subject : Agriculture,
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol. 7 No. 2 (2019)" : 6 Documents clear
PENGARUH PERBEDAAN FORMULASI TERHADAP SIFAT FISIK, KIMIA DAN ORGANOLEPTIK PADA MUFFIN NON TERIGU Astien Iftahul Fauziyah; Yunianta Yunianta
Jurnal Pangan dan Agroindustri Vol. 7 No. 2 (2019)
Publisher : Jurusan Teknologi Hasil Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jpa.2019.007.02.1

Abstract

Muffin adalah produk bakery yang tidak dapat dikonsumsi oleh semua orang karena adanya gluten dalam tepung terigu. Penanganan yang dapat dilakukan adalah dengan menggunakan formulasi non terigu seperti memanfaatkan tepung mocaf dan tepung ampas tahu serta kuning telur dan putih telur. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh proporsi tepung mocaf, tepung ampas tahu, kuning telur dan putih telur pada pembuatan muffin non terigu. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Kelompok dengan 9 formulasi (F) dan diulang 3 kali. Data dianalisis dengan menggunakan ANOVA dan dilanjutkan dengan uji Tukey. Perlakuan terbaik diperoleh pada muffin dengan formulasi tepung mocaf 85 g, tepung ampas tahu 15 g, kuning telur 100 g dan putih telur 50 g dengan hasil (L*) crust dan crumb sebesar 43.03 ± 1.29 dan 61.80 ± 0.30, (a*) crust dan crumb sebesar 12.33 ± 1.9 dan 1.60 ± 0.17, (b*) crust dan crumb sebesar 10.50 ± 0.53 dan 31.93 ± 2.37, tekstur 9.40 ± 0.95, porositas (mm2) 5.94 ± 0.04, volume pengembangan (%) 79.14 ± 4.21, kadar air (%) 19.01 ± 1.36, kadar serat (%) 9.89 ± 0.59, kadar protein (%) 7.77 ± 0.68, kadar lemak (%) 27.68 ± 3.34, kadar abu (%) 2.13 ± 0.72, serta total gula (%) 1.18 ± 0.08.  
PENGARUH PENGERINGAN DAN LAMA MASERASI DENGAN PELARUT GANDA ETANOL DAN HEKSANA TERHADAP SENYAWA BIOAKTIF DAGING BIJI PALEM PUTRI (VEITCHIA MERILLII) Ghali Ghazian Al Hazmi; Harijono Harijono
Jurnal Pangan dan Agroindustri Vol. 7 No. 2 (2019)
Publisher : Jurusan Teknologi Hasil Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jpa.2019.007.02.2

Abstract

Palem Putri (Veitchia merilli) atau lebih dikenal dengan Christmas Palm merupakan tanaman famili Araceae yang memiliki banyak manfaat karena kaya akan kandungan senyawa bioaktif. Kandungan senyawa bioaktif dari palem putri bergantung pada beberapa faktor seperti pengaruh pengeringan dan lama waktu ekstraksi. Penelitian menggunakan metode Rancangan Acak Kelompok Faktorial (RAKF) dengan 2 faktor, pengaruh pengeringan (segar dan kering) dan lama waktu maserasi (24, 36, dan 48 jam). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan pengaruh pengeringan dan lama waktu maserasi berpengaruh nyata (α= 0.05) terhadap rendemen fraksi etanol dan fraksi n-heksana, total fenol, total flavonoid, kadar saponin dan aktivitas antioksidan. Hasil perlakuan terbaik diperoleh dari daging biji palem putri kering dengan lama waktu maserasi 36 jam yang memiliki rendemen fraksi etanol sebesar 10.8% bk, rendemen ekstrak heksana 1.04% bk, total fenol 196.15 mgGAE/gram bk, total flavonoid sebesar 102.21 mgQE/gram bk, kadar saponin sebesar 1.57% bk, aktivitas antioksidan sebesar 64.49%, dan total karotenoida sebesar 0.03 µg/gram. Kata kunci: Maserasi, Palem putri, Pengaruh pengeringan, Senyawa bioaktif 
PEMBUATAN VELVA KOMBINASI JAMBU BIJI DAN BELIMBING MANIS (KAJIAN PROPORSI BUAH DAN KONSENTRASI GUM ARAB) Hamzah Halim Arrasyid; Siti Narsito Wulan
Jurnal Pangan dan Agroindustri Vol. 7 No. 2 (2019)
Publisher : Jurusan Teknologi Hasil Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jpa.2019.007.02.3

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui rasio perbandingan antara buah jambu biji dan belimbing manis serta konsentrasi gum arab terhadap sifat kimia, fisik, dan organoleptik. Penelitian menggunakan racangan acak kelompok (RAK) dengan 2 faktor dan 3 kali ulangan. Faktor pertama yaitu proporsi perbandingan antara buah jambu biji dan belimbing manis (2:1, 1:1, dan 1:2) dan faktor kedua yaitu konsentrasi gum arab (0.5%, 1%). Hasil penelitian menunjukkan perlakuan terbaik didapatkan pada perlakuan proporsi buah jambu biji : belimbing manis 1 : 1 dengan konsentrasi gum arab 0.5% dengan karakteristik pH 3.64; kadar serat kasar 0.86%; aktivitas antioksidan 10.19%; TPT 14.46OBrix; overrun 13.01%; kecepatan meleleh 20.84 menit/10 gram; kecerahan L* 45.26; kemerahan a* 11.03; dan kekuningan b* 16.16, nilai hedonik dengan skala 1-6 (sangat tidak suka sampai sangat suka) pada warna 3.60 (agak tidak suka – agak suka); aroma 4.04 (agak suka); rasa 4.12 (agak suka); dan tekstur 3.64 (agak tidak suka – agak suka). Kata kunci: Belimbing, Gum Arab, Jambu Biji, Velva
PROFIL SENSORI PRODUK MSG PT. X DENGAN VARIASI MEDIA AIR MINERAL DAN KALDU AYAM Devi Marisa Maulidiah; Kiki Fibrianto
Jurnal Pangan dan Agroindustri Vol. 7 No. 2 (2019)
Publisher : Jurusan Teknologi Hasil Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jpa.2019.007.02.4

Abstract

Analisis sensori merupakan analisis yang menggunakan indera manusia sebagai instrumennya. PT. X salah satu perusahaan yang memproduksi monosodium glutamate (MSG). PT. X ingin mengetahui karakteristik sensori produknya dengan menggunakan analisis sensori. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik sensori produk akhir MSG PT. X. Metode yang digunakan yaitu quantitative descriptive analysis (QDA) dengan variasi media pelarut air mineral dan kaldu ayam. Dari penelitian ini terdapat 9 karyawan yang menjadi panelis terlatih. Atribut MSG yang dilarutkan dalam air mineral yaitu menghasilkan rasa umami, aftertaste umami dengan intensitas lebih rendah daripada dilarutkan dengan kaldu ayam, meningkatkan mouthfeel getir, menghasilkan mouthfeel menyebar, dan tidak menghasilkan aftertaste manis. MSG yang dilarutkan dalam kaldu ayam meningkatkan rasa umami, aftertaste umami, menurunkan mouthfeel getir, menghasilkan aftertaste manis tetapi tidak menghasilkan mouthfeel menyebar. Kata kunci: Atribut, MSG, Panelis 
EKSPLORASI KARAKTERISTIK KIMIA DAN FISIK SERTA KOMPONEN GULA PADA MANGGA GARIFTA (Mangifera indica) Annisa Irfianti; Wenny Bekti Sunarharum
Jurnal Pangan dan Agroindustri Vol. 7 No. 2 (2019)
Publisher : Jurusan Teknologi Hasil Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jpa.2019.007.02.5

Abstract

Mangga garifta (Mangifera indica) yang terdiri dari empat jenis (Garifta Merah, Garifta Jingga, Garifta Orange, dan Garifta Gading) merupakan varietas mangga terbaru hasil persilangan mangga-mangga lokal kualitas terbaik. Mangga tersebut diklaim memiliki rasa yang lebih manis dari jenis mangga lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik mangga garifta secara kimia dan fisik serta mengatahui komponen gula yang terkandung didalam mangga garifta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis mangga garifta tidak memberikan pengaruh nyata terhadap karakteristik mangga dan komponen gula pada mangga garifta. Komponen gula tertinggi yang terdapat pada mangga garifta yaitu gula jenis sukrosa dengan konsentrasi tertinggi 8% pada mangga garifta orange. Kata kunci: Karakteristik kimia, Komponen gula, Mangga garifta 
ANALISIS KEKERABATAN LENGKENG (Dimorcapus longan L.) BALITJESTRO BERDASARKAN KARAKTERISTIK PEMBUNGAAN DENGAN MARKA ISSR Dwi Esti Prayanti; Joni Kusnadi; Baiq Dina Mariana
Jurnal Pangan dan Agroindustri Vol. 7 No. 2 (2019)
Publisher : Jurusan Teknologi Hasil Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jpa.2019.007.02.6

Abstract

Pembungaan lengkeng pada umumnya dipacu suhu 15-22oC. Lengkeng dapat diklasifikasikan berdasarkan respon pembungaannya terhadap suhu, yaitu mudah berbunga (sepanjang tahun dan ketika kebutuhan suhu tercapai) dan sulit berbunga (perlu induksi pembungaan). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kekerabatan 12 aksesi lengkeng berdasarkan tiga karakter pembungaan dengan 12 marka ISSR (Inter Simple Sequence Repeats). Skoring data dilakukan berdasarkan hasil amplifikasi dan dianalisis menggunakan program NTSYS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kemiripan 12 aksesi lengkeng berkisar 65-94% dan terbagi dalam tiga kelompok. Kelompok pertama memiliki tingkat kemiripan 69.8-94%, terdiri dari 5 aksesi yang mewakili karakter sulit berbunga (perlu induksi pembungaan). Kelompok kedua memiliki tingkat kemiripan 71.8-82.2%, terdiri dari 5 aksesi yang mewakili karakter mudah berbunga (ketika kebutuhan suhu tercapai). Kelompok ketiga memiliki tingkat kemiripan 76.8%, terdiri dari 2 aksesi yang mewakili karakter mudah berbunga (sepanjang tahun). Aksesi yang memiliki kekerabatan terdekat adalah KL 04 dan KL 05 dengan tingkat kemiripan 94%. Marka ISSR yang digunakan berhasil mendeteksi kekerabatan lengkeng sesuai dengan karakter pembungaannya dengan baik. Kata Kunci: ISSR, Kekerabatan, Pembungaan lengkeng

Page 1 of 1 | Total Record : 6