cover
Contact Name
Teti Estiasih
Contact Email
-
Phone
+62341580106
Journal Mail Official
jpathp@ub.ac.id
Editorial Address
Jl. Veteran Malang 65145 Indonesia
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Pangan dan Agroindustri
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : -     EISSN : 26852861     DOI : https://doi.org/10.21776/ub.jpa
Core Subject : Agriculture,
Arjuna Subject : -
Articles 1,080 Documents
PEMBUATAN YOGURT BERBASIS KACANG TUNGGAK (Vigna unguiculata) DENGAN METODE FREEZE DRYING (KAJIAN JENIS DAN KONSENTRASI BAHAN PENGISI) [IN PRESS JULI 2015] Yana, Malsa Fian; Kusnadi, Joni
Jurnal Pangan dan Agroindustri Vol 3, No 3 (2015)
Publisher : Jurusan Teknologi Hasil Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (315.546 KB)

Abstract

Kacang tunggak (Vigna unguiculata L.) merupakan bahan pangan lokal tinggi protein. rendah lemak, potensinya  kurang. Pembuatan yogurt bubuk berbasis kacang tunggak mejadi pilihan produk yogurt untuk vegetarian membutuhkan protein dan menghindari kolesterol. Penelitian ini bertujuan mengetahui konsentrasi penambahan bahan pengisi terbaik agar didapat yogurt berkualitas. Hasil penelitian menunjukkan perlakuan terbaik berdasarkan fisik, kimia, mikrobiologi dan organoleptik diperoleh pada perlakuan dekstrin 15% dan maltodesktrin 15%. Perlakuan dekstrin 15% menghasilkan bubuk rendemen 26.13%, kadar air 2.36%, kecerahan 93. Karakteristik rekonstitusi kecepatan rehidrasi 0.34g/s, pH 3.93, total asam 1.21%, viskositas 100cp, kecerahan 61, kadar protein 3.78%, BAL 2.19x108 cfu/ml. Skor warna 4.85, aroma 4.1, rasa 4.25 dan kekentalan 4.3. Perlakuan maltodekstrin 15% menghasilkan bubuk rendemen 27.46%, kadar air 3.25%, kecerahan 93.1. Karakteristik rekonstitusi kecepatan rehidrasi 0.48g/s, pH 4.02, total asam 0.99%, viskositas 143cp, kecerahan 61.3, kadar protein 3.80% dan total BAL 2.30x108 cfu/ml. Skor warna 5.25, aroma 4.65, rasa 4.75 dan kekentalan 4.45.   Kata Kunci : Dekstrin, Kacang Tunggak, Maltodekstrin, Yogurt
KARAKTERISASI HARD CANDY JAHE BERBASIS NIRA KELAPA (KAJIAN JENIS DAN KONSENTRASI SARI JAHE) [IN PRESS JULI 2015] Yazakka, Illiyin Manistha; Susanto, Wahono Hadi
Jurnal Pangan dan Agroindustri Vol 3, No 3 (2015)
Publisher : Jurusan Teknologi Hasil Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (376.745 KB)

Abstract

Terbatasnya produk olahan nira kelapa membuat harga jual nira kelapa cukup murah, sehingga perlu dilakukan pengembangan produk olahan nira kelapa. Salah satunya adalah pengolahan hard candy jahe berbasis nira kelapa. Pengolahan ini didasarkan kandungan sukrosa pada nira kelapa, selain itu ditambahkan jahe karena jahe mengandung senyawa fenol yang bertindak sebagai antioksidan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perlakuan penggunaan jenis dan konsentrasi penambahan sari jahe serta proporsi yang tepat untuk menghasilkan hard candy jahe terbaik. Metode penelitian dilakukan dengan Rancangan Tersarang. Data hasil pengamatan dianalisis dengan metode ANOVA. Apabila terdapat pengaruh nyata dilanjutkan dengan uji BNT. Penggunaan jenis jahe berpengaruh terhadap total fenol, aktivitas antioksidan, tingkat kecerahan (L), kemerahan (a*) dan kekuningan (b*). Konsentrasi penambahan sari jahe berpengaruh terhadap total fenol dan aktivitas antioksidan. Didapatkan perlakuan terbaik dari perlakuan penggunaan jenis jahe gajah dengan konsentrasi penambahan 15% dan perlakuan penggunaan jenis jahe emprit dengan konsentrasi penambahan sebesar 10%.   Kata kunci: Hard Candy, Jahe, Nira Kelapa
Si PA-IJO JAJANAN SEHAT BERKLOROFIL TANPA GLUTEN SARANA EDUKASI WAYANG DAN BUDI PEKERTI BAGI ANAK-ANAK [IN PRESS JULI 2015] Maulidianto, Rochmad Chusaini; Zubaidah, Elok
Jurnal Pangan dan Agroindustri Vol 3, No 3 (2015)
Publisher : Jurusan Teknologi Hasil Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (313.339 KB)

Abstract

Jajanan tidak sehat untuk anak banyak beredar dipasaran. Anak-anak cenderung tidak suka mengkonsumsi klorofil dalam bentuk sayuran segar. Wayang mulai dilupakan anak-anak. Penulis membuat jajanan sehat yaitu “Si Pa-ijo” yang berbahan baku labu kuning, tepung ganyong, MOCAF, dan ekstrak daun singkong sebagai sumber klorofil yang dikemas dengan edukatif, sehingga dapat membuat diversifikasi pangan baru yang bernilai edukasi budaya wayang dan budi pekerti bagi anak-anak. Metode pelaksanaan terbagi atas 5 tahap persiapan awal, survey pasar, pelaksanaan produksi, pemasaran dan penjualan, dan sertifikasi akad halal dan P-IRT. Si Pa-Ijo telah bekerjasama dengan 2 SDN di kota Malang dengan membuka 2 outlet yaitu di SDN Tunjungsekar 1 dan di SDN Penanggungan, dan memiliki satu outlet di pasar murah UB yang buka setiap hari minggu dan telah memilki 2 karyawan dengan omset selama 4 bulan Rp 23118000 dan telah mendapatkan sertifikat P-IRT dari Dinas Kesehatan kota Malang dan sertifikat akad Halal MUI kota Malang.   Kata kunci: Edukasi, Jajanan, Si pa-ijo
PENAMBAHAN EKSTRAK BIJI BUAH PINANG DAN ASAM SITRAT TERHADAP SIFAT FISIK, KIMIA, DAN ORGANOLEPTIK SARI BUAH BELIMBING MANIS [IN PRESS JULI 2015] Harnowo, Iyuki; Yunianta, Yunianta
Jurnal Pangan dan Agroindustri Vol 3, No 3 (2015)
Publisher : Jurusan Teknologi Hasil Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (372.356 KB)

Abstract

Biji buah pinang masih dimanfaatkan sebagai obat obatan, sehingga diperlukan penelitian biji buah pinang menjadi bahan tambahan pangan. Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui pengaruh penambahan ekstrak biji buah pinang dan asam sitrat terhadap sifat fisik, kimia, dan organoleptik sari buah belimbing manis. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok Faktorial dengan 2 faktor. Faktor I adalah konsentrasi ekstrak biji buah pinang (5% v/v, 10% v/v). Faktor II adalah konsentrasi asam sitrat (0.1% b/v, 0.3b/v, 0.5 b/v). Setiap perlakuan dilakukan 3 kali pengulangan. Data dianalisis dengan analisis ragam (ANOVA), dilanjutkan dengan uji BNT atau DMRT (α=5%). Perlakuan terbaik adalah penambahan esktrak biji buah pinang 10% dan asam sitrat 0.5% dengan karakteristik yaitu kadar vitamin C 14mg/100g, antioksidan 17.99%, gula reduksi 2.824%, total asam 9.93%, pH 2.73, TPT 0.7, kecerahan (L) 35.2, kemerahan (a*)  5.27, kekuningan(b*) 17,27, warna 3.35 (agak suka), rasa 3 (agak suka), aroma 3.35 (agak suka).   Kata Kunci: Biji buah pinang, Asam sitrat, Sari buah belimbing
HIDROLISIS ENZIMATIS PATI JAHE EMPRIT (Zingiber officinale Var. Rubrum) DENGAN ENZIM ΑLFA AMILASE (KAJIAN PENGARUH KONSENTRASI ENZIM DAN LAMA INKUBASI TERHADAP SIFAT FISIK DAN KIMIA DEKSTRIN) [IN PRESS JULI 2015] Rahmawati, Atik; Yunianta, Yunianta
Jurnal Pangan dan Agroindustri Vol 3, No 3 (2015)
Publisher : Jurusan Teknologi Hasil Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (415.98 KB)

Abstract

Jahe Emprit merupakan tanaman rimpang yang merupakan salah satu komoditas perdagangan yang penting bagi bangsa Indonesia. Ketersediaannya yang berlimpah dan pemanfaatannya yang selama ini hanya diambil sari atau minyaknya menghasilkan hasil samping berupa pati jahe yang belum banyak dimanfaatkan. Kandungan pati jahe emprit mencapai 58%. Dalam penelitian ini pati jahe dimanfaatkan sebagai bahan baku pembuatan dekstrin secara enzimatis. Pembuatan dekstrin dengan metode enzimatis memiliki keunggulan lebih cepat, tidak menghasilkan residu berbahaya, proses lebih spesifik, serta kerusakan warna dapat diminimalkan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh konsentrasi enzim dan lama inkubasi terhadap sifat fisik dan kimia sehingga dihasilkan dekstrin terbaik. Penelitian disusun menggunakan metode Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 2 faktor yaitu konsentrasi enzim (0.04%, 0.06%, 0.08%) dan lama inkubasi (1 jam, 2 jam, 3 jam). Perlakuan terbaik diperoleh dari konsentrasi enzim 0,08% dan lama inkubasi 3 jam. Kadar gula reduksi yang terkandung adalah 6.22%, kadar DE 6.94%, viskositas dingin 96.33 cps, TPT 19.33, kadar air ±10%, dan kadar abu ±0.10%.   Kata Kunci: Dekstrin, Enzim α - Amilase, Pati Jahe
APLIKASI KULIT MANGGIS (Garcinia mangostana L.) SEBAGAI SUMBER ANTIOKSIDAN PADA ES KRIM [IN PRESS SEPTEMBER 2015] Nugroho, Yan Abdi; Kusnadi, Joni
Jurnal Pangan dan Agroindustri Vol 3, No 4 (2015)
Publisher : Jurusan Teknologi Hasil Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (391.946 KB)

Abstract

Pemanfaatan kulit manggis di Indonesia masih sebatas suplemen pangan seperti pil atau jus, padahal produk hasil olahan kulit manggis masih sangat diminati. Oleh sebab itu dilakukan pembuatan es krim dengan penambahan kulit manggis sebagai sumber antioksidan. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh perbedaan penambahan konsentrasi sari kulit manggis dan jenis penstabil terhadap sifat fisik dan organoleptik es krim. Penelitian ini menggunakan metode rancangan acak kelompok (RAK) dengan 2 faktor yaitu konsentrasi sari kulit manggis (10,15,20%) dan jenis bahan penstabil (CMC dan Gum Arab 0.25%). Perlakuan terbaik parameter fisik pada konsentrasi sari kulit manggis 20% dengan jenis penstabil gum arab mempunyai nilai aktivitas antioksidan 97.98%; Kadar protein 2.75%; Kadar lemak 3.34%; Total padatan 26.63%; Kecepatan leleh 19.33 menit/100 g; serta Overrun 16.20%.   Kata Kunci: Antioksidan, Bahan Penstabil, Es Krim, Kulit Manggis
PEMBUATAN GULA KELAPA DARI NIRA TERFERMENTASI ALAMI (KAJIAN PENGARUH KONSENTRASI ANTI INVERSI DAN NATRIUM METABISULFIT) [IN PRESS SEPTEMBER 2015] Pratama, Ferry; Susanto, Wahono Hadi; Purwantiningrum, Indria
Jurnal Pangan dan Agroindustri Vol 3, No 4 (2015)
Publisher : Jurusan Teknologi Hasil Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (520.228 KB)

Abstract

Gula kelapa merupakan hasil olahan dari nira dengan cara menguapkan airnya, kemudian dicetak. Anti inverse merupakan suatu bahan pengawet yang dicampur dengan larutan penyangga yang mampu menjaga kestabilan pH dan menurunkan aktivitas enzim. Natrium Metabisulfit termasuk salah satu pengawet yang sering digunakan dalam pembuatan gula kelapa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perendaman bumbung dengan larutan anti inversi dan penambahan konsentrasi natrium metabisulfit terhadap nira kelapa terfermentasi secara alami selama 8 jam pada pembuatan gula kelapa. Hasil penelitian menunjukkan perlakuan terbaik dari segi fisik, kimia diperoleh pada perlakuan anti inversi 3000 ppm dan natrium metabisulfit 500 ppm yaitu kadar air (5.01%), gula reduksi (3.67%), sukrosa (77.67%), pH (6.54), kecerahan (48.93), kemerahan (28.10), kekuningan (33.13), residu sulfit (79.52 ppm), rendemen (17.01%), dan kadar abu (1.80%). Untuk parameter organoleptik diperoleh pada perlakuan anti inversi 2000 ppm dan natrium metabisulfit 300 ppm yaitu warna (4.50), rasa (4.50), aroma (4.65) dan tekstur (4.55).   Kata Kunci: Anti Inversi, Gula Kelapa, Natrium Metabisulfit
EFEKTIVITAS EKSTRAK BIJI PEPAYA (Carica papaya L.) SEBAGAI ANTIDIARE PADA MENCIT YANG DIINDUKSI Salmonella typhimurium [IN PRESS SEPTEMBER 2015] Purwaningdyah, Yunia Galih; Widyaningsih, Tri Dewanti; Wijayanti, Novita
Jurnal Pangan dan Agroindustri Vol 3, No 4 (2015)
Publisher : Jurusan Teknologi Hasil Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (480.018 KB)

Abstract

Upaya pengobatan diare sebagian besar dengan obat kimia yang dapat menimbulkan efek samping. Maka diperlukan alternatif obat herbal antidiare dari jenis tanaman salah satunya biji pepaya dengan senyawa aktif yang mampu menekan diare. Tujuannya adalah mengetahui efektivitas biji p[epaya sebagai obat diare dengan dosis pemakaian yang tepat. Penelitian menggunakan dua tahap. Tahap I pembuatan ekstrak metode RAK dua faktor dengan analisa total tanin, fenol, rendemen. Faktor I adalah jenis biji papaya (biji pepaya mentah dan matang). Faktor II adalah jenis pelarut (etanol 96%, aseton, etil asetat). Tahap II pengujian in vivo metode RAL dengan analisa konsistensi, berat, diameter feses serta lama terjadinya diare dengan perbandingan dosis 200, 400, 800 mg/kgbb. Data dianalisa ANOVA. Hasil menunjukkan jenis biji dan jenis pelarut berpengaruh nyata terhadap total tanin dan fenol. Perlakuan terbaik diperoleh tanin 7758.84 ppm, fenol 4321.77 ppm, rendemen 19.47%. Total rentang waktu diare tercepat 6.48 jam dengan pemberian dosis 800 mg/kgbb.   Kata kunci: Antidiare, Biji Pepaya, Salmonella typhimurium
OPTIMASI SUSU BUBUK DALAM MAKANAN PENDAMPING ASI (MP-ASI) [IN PRESS SEPTEMBER 2015] Listyoningrum, Hestuning; Harijono, Harijono
Jurnal Pangan dan Agroindustri Vol 3, No 4 (2015)
Publisher : Jurusan Teknologi Hasil Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (529.883 KB)

Abstract

MP-ASI merupakan makanan tambahan bagi pertumbuhan bayi usia 6-24 bulan. Salah satu bentuk MP-ASI yang paling banyak dikenal masyarakat adalah bubur bayi instan. Kacang hijau sebagai bahan makanan dengan kandungan nutrisi yang baik bagi pertumbuhan bayi. Jagung sebagai bahan sumber karbohidrat dan ketiadaan gluten pada tepung jagung tidak menimbulkan alergi pada bayi. Berdasarkan nilai keduanya yang tinggi, dilakukan upaya pemanfaatannya dalam pembuatan MP-ASI. Penelitian ini menggunakan teknik linear programming untuk menghasilkan produk MP-ASI yang memiliki nilai kalori maksimal dan memiliki kandungan nutrisi yang sesuai dengan standar. Terdapat tiga formula MP-ASI yang dihasilkan dengan menggunakan teknik tersebut dengan penambahan susu bubuk sebanyak 5 g, 10 g, dan 15 g. Formula yang diperoleh kemudian dianalisis meliputi kandungan kimia, fisik, serta dilakukan uji organoleptik.   Kata kunci: Jagung, Kacang Hijau, Linear Programming, MP-ASI
PENAMBAHAN Aloe vera L. DENGAN TEPUNG SUKUN (Artocarpus communis) DAN GANYONG (Canna edulis Ker.) TERHADAP KARAKTERISTIK EDIBLE FILM [IN PRESS SEPTEMBER 2015] Afriyah, Yayah; Putri, Widya Dwi Rukmi; Wijayanti, Sudarma Dita
Jurnal Pangan dan Agroindustri Vol 3, No 4 (2015)
Publisher : Jurusan Teknologi Hasil Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (483.575 KB)

Abstract

Edible film sebagai lapisan tipis yang melapisi suatu bahan pangan dan layak makan. Lidah buaya sebagian besar terdiri dari air dan sisanya berupa padatan terutama karbohidrat, dan memiliki beberapa vitamin, protein, mineral serta mempunyai beberapa senyawa aktif yang mengandung antimikroba dan antioksidan yaitu senyawa fenol. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan karakteristik kimia, fisik dan mikrobiologi pada edible film dengan menambahkan lidah buaya dan berbagai jenis tepung. Penelitian ini menggunakan Rancangan Tersarang dua faktor. Faktor I yaitu jenis tepung yang terdiri atas 2 level (tepung sukun dan umbi ganyong b/vtotal) dan faktor II yaitu proporsi penambahan lidah buaya yang terdiri atas 3 level (3%;5%;6% b/vtotal), dengan 3 kali ulangan. Data dianalisis dengan menggunakan analisis ragam. Uji lanjut BNT dengan selang kepercayaan 5%. Perlakuan terbaik menggunakan Metode Multiplle Atribute [1]. Sedangkan analisis mikrobiologi mengggunakan pembacaan secara Deskriptif. Kata kunci: Edible film, ganyong, lidah buaya, tepung sukun,

Page 22 of 108 | Total Record : 1080


Filter by Year

2013 2026