cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
jsal@ub.ac.id
Editorial Address
Jl. Veteran, Malang, 65145, INDONESIA
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Sumberdaya Alam dan Lingkungan
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : 23563389     EISSN : 26559676     DOI : https://doi.org/10.21776/ub.jsal
JSAL is a journal under the management of the Environmental Engineering Study Program, Agricultural Technology Faculty, Brawijaya University Indonesia which has been established since 2014. The journal periodically publishes three issues in April, August, and December. JSAL accepts article in Bahasa Indonesia or English by covering topics on natural and environmental resource engineering and other related topics. JSAL has been indexed by Google Scholar, GARUDA (Garba Rujukan Digital) and Crossref (DOI/Digital Object Identifier) and Science and Technology Index (SINTA). Also JSAL already has an International Standard Serial Number (ISSN) in both the online (E-ISSN 2655-9676) and print version (P-ISSN 2356-3389). We are looking forward to accepting articles from potential authors, please kindly search our homepage for information and instruction or contact us.
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 7, No 2 (2020)" : 5 Documents clear
Karakteristik Bioplastik Berbahan Dasar Limbah Cair Tahu (Whey) dengan Penambahan Kitosan dan Gliserol Bambang Rahadi; Putri Setiani; Robert Antonius
Jurnal Sumberdaya Alam dan Lingkungan Vol 7, No 2 (2020)
Publisher : Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (638.746 KB) | DOI: 10.21776/ub.jsal.2020.007.02.5

Abstract

Penggunaan plastik telah banyak membantu kehidupan manusia, namun saat ini keberadaanya dialam berada dalam jumlah yang mengkhawatirkan. Mayoritas plastik yang bersifat sekali pakai serta proses penguraian yang lambat membuat plastik menumpuk dan mencemari lingkungan. Disisi lain, Indonesia merupakan negara dengan tingkat konsumsi tahu yang tinggi. Produksi tahu menghasilkan whey yang biasa dibuang dan mencemari lingkungan. Alternatif penyelesaian terhadap dua masalah ini melalui pembuatan bioplastik. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan variasi terbaik bioplastik dari limbah cair tahu dengan penambahan kitosan dan gliserol. Penelitian dilakukan menggunakan Rancangan Acak Lengkap Faktorial dua faktor (massa kitosan dan volume gliserol) dengan 9 variasi perlakuan. Karakterisasi bioplastik dilakukan terhadap parameter ketebalan, sifat mekanik, dan daya serap air. Hasil analisa menunjukkan hasil karakterisasi terbaik terdapat pada bioplastik perlakuan kitosan 2.3 g dan gliserol 1.5 mL atau K2G2. Variasi K2G2 yang memiliki rerata ketebalan 0.056 mm, kuat tarik sebesar 0.1625 kgf.cm-2, perpanjangan putus sebesar 45%, modulus elastisitas sebesar 0.0036 kgf.cm-2, dan daya serap air sebesar 26.08%.
Modifikasi Unit Proses dalam Peningkatan Efisiensi Penyisihan Amonium Vembrio, Leonardus Alvin Widi; Safira, Rahajeng Hasna; Amiruddin, Ahmad; Sofiyah, Evi Siti; Suryawan, I Wayan Koko
Jurnal Sumberdaya Alam dan Lingkungan Vol 7, No 2 (2020)
Publisher : Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (642.525 KB) | DOI: 10.21776/ub.jsal.2020.007.02.1

Abstract

Saat ini kualitas badan air semakin menurun akibat pembuangan limbah domestik dan industri secara langsung pada aliran sungai. Kualitas air sungai dengan beban nutrien dan organik yang tinggi mempersulit pengolahan air minum di salah satu industri DKI Jakarta. Salah satu dampak dari memburuknya beban nutrien air baku adalah tingginya kandungan parameter amonium yang berakibat tidak efisiennya proses klorinasi. Hal ini membuat dibangunnya unit MBBR aerob, dengan tujuan menyisihkan kandungan amonium. Akan tetapi, unit MBBR aerob ini tidak berfungsi secara optimal. Masalah ini akan diatasi dengan mengalihfungsikan unit pra-sedimentasi yang ada menjadi unit MBBR anaerob secara pre-anoxik, sehingga dapat melengkapi proses penyisihan amonium yang terdiri dari nitrifikasi dan denitrifikasi. Tujuan dari modifikasi ini adalah mendapatkan efisiensi penyisihan amonium sebesar 90%. Metode yang digunakan pada perancangan ini dimulai dengan mengumpulkan data sekunder, lalu dilakukan perhitungan perancangan unit MBBR anaerob. Hasil perancangan menunjukkan bahwa dimensi yang dibutuhkan untuk unit MBBR anaerob ini adalah dengan ukuran panjang 18 m, lebar 7 m, dan kedalaman 9.5 m. Dengan efisiensi akhir diharapkan sebesar 90% untuk MBBR anaerob dengan konsentrasi akhir amonium diharapkan sebesar 1.05 mg.L-1.
Analisis Pengaruh Jumlah Kendaraan Bermotor dan Kecepatan Angin Terhadap Karbon Monoksida di Terminal Arjosari Ruslan Wirosoedarmo; Bambang Suharto; Dita Endah Proborini
Jurnal Sumberdaya Alam dan Lingkungan Vol 7, No 2 (2020)
Publisher : Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (601.465 KB) | DOI: 10.21776/ub.jsal.2020.007.02.2

Abstract

Terminal Arjosari merupakan terminal terpadu di Kota Malang. Aktivitas kendaraan bermotor seperti bus dan motor, menghasilkan emisi gas buang kendaraan berupa karbon monoksida (CO) yang berpotensi meningkatkan pencemaran udara di terminal tersebut. Penelitian kualitas udara di Terminal Arjosari dilakukan untuk mengetahui kadar konsentrasi CO di terminal tersebut dan pengaruh jumlah kendaraan serta kecepatan angin terhadap konsentrasi CO. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan metode purposive sampling dengan titik samplingyang berlokasi di  pintu masuk bus (PMB) dan pintu masuk mobil pribadi (PMM). Pengambilan sampel dilakukan pada pagi, siang, dan sore hari di 3 hari yang berbeda. Hasil pengukuran menunjukkan bahwa konsentrasi CO cenderung lebih tinggi pada pagi hari di PMB dan PMM. Konsentrasi CO berdasarkan titik pengambilan sampel memiliki perbedaan yang signifikan. Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 41 Tahun 1999 dan Peraturan Gubernur Jawa Timur Nomor 10 Tahun 2009, konsentrasi CO yang didapatkan berada di bawah baku mutu. Jumlah kendaraan memiliki pengaruh sebesar 71.35% terhadap konsentrasi CO pada PMB dengan hubungan yang berbanding lurus sedangkan pada PMM sebesar 59.63%. Kecepatan angin mempengaruhi konsentrasi CO sebesar 61.68% diPMB dan sebesar 42.28% di PMM dengan hubungan yang berbanding terbalik.
Prediksi TDS, TSS, dan Kedalaman Waduk Selorejo menggunakan Aerial Image Processing Bambang Rahadi; Alexander Tunggul Sutan Haji; Andry Pratama Ariyanto
Jurnal Sumberdaya Alam dan Lingkungan Vol 7, No 2 (2020)
Publisher : Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (482.019 KB) | DOI: 10.21776/ub.jsal.2020.007.02.3

Abstract

Warna pada air berasal dari cahaya yang ditangkap oleh partikel-partikel tersuspensi atau sedimen pada air waduk tersebut. Partikel tersuspensi pada air waduk tentunya akan mempengaruhi TSS dan TDS. Kedalaman pada waduk juga mempengaruhi warna pada wilayah perairan waduk. Sifat fisik pada perairan waduk dapat ditangkap oleh kamera. Warna-warna tersebut diubah menjadi kode hexadecimal (RGB). Selanjutnya kode warna tersebut diklasifikasikan sesuai dengan keadaan lapang dimana TSS, TDS serta kedalaman akan menjadi parameter yang menentukan warna air tersebut. Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui Standar Operasi dan Prosedur (SOP) pengambilan sampel gambar menggunakan penginderaan jauh pada Waduk Selorejo; mengetahui bagian waduk yang memiliki nilai TSS tinggi; dan mengetahui pengaruh TSS, TDS, dan kedalaman terhadap indeks warna. Penelitian ini menggunakan analisis spasial dan metode deskriptif kuantitatif. Metode deskriptif kuatitatif digunakan untuk menggambarkan tingkat kualitas air pada indeks warna yang berbeda. Pengambilan gambar dilakukan pada sepuluh titik pada waduk. Proses analisis menggunakan program Colour Picker. Berdasarkan penelitian diketahui bahwa SOP pengambilan sampel gambar dan air pada Waduk Selorejo dilakukan pada waktu yang hampir bersamaan agar terhindar dari perubahan kualitas air. TSS pada bagian tepi waduk lebih tinggi daripada bagian tengah. TSS dapat diprediksi, sedangkan kedalaman dan TDS tidak dapat diprediksi dengan indeks warna.
Rancang Bangun Unit Filtrasi Air Tanah untuk Menurunkan Kekeruhan dan Kadar Mangan dengan Aliran Upflow Akhmad Adi Sulianto; Angga Dheta Shirajjudin Aji; Muhammad Faaiq Alkahi
Jurnal Sumberdaya Alam dan Lingkungan Vol 7, No 2 (2020)
Publisher : Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (486.861 KB) | DOI: 10.21776/ub.jsal.2020.007.02.4

Abstract

Program pembangunan air bersih merupakan salah satu upaya mendasar yang dilaksanakan untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di perkotaan maupun di pedesaan. Salah satu sumber air yang masih banyak digunakan oleh masyarakat adalah air sumur gali. Tingginya nilai kekeruhan dan kadar mangan pada air tanah di daerah Dusun Kedung Gagak Kabupaten Mojokerto, mendorong dilakukannya penelitian mengenai rancang bangun unit filtrasi air tanah di wilayah tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode pendekatan studi literatur, perancangan, dan eksperimental. Perancangan unit filtrasi menggunakan pipa yang didalamnya terdapat media filter meliputi zeolit, karbon aktif, pasir kuarsa, ijuk, dan kerikil. Waktu detensi dan konduktivitas hidrolik paling cepat terdapat pada unit filtrasi 1 yang dapat menurunkan kekeruhan dan kadar mangan saat waktu waktu detensi 11.54 detik dengan konduktivitas hidrolik unit filtrasi 1 sebesar 0.047 m.detik-1. Unit filtrasi 3 merupakan unit filtrasi dengan waktu detensi dan konduktivitas paling lama, dapat menurunkan kekeruhan dan kadar mangan dengan waktu detensi selama 25.85 detik dan konduktivitas hidrolik unit filtrasi 3 sebesar 0,014 m.detik-1. Unit filtrasi susunan 1 (zeolit, pasir, ijuk, dan kerikil) merupakan unit filtrasi yang paling efektif dalam menurunkan kekeruhan dan kadar mangan dengan efektivitas menurunkan kadar kekeruhan hingga 100% dan menurunkan kadar mangan hingga 87.4%.

Page 1 of 1 | Total Record : 5