cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Rekayasa Sipil
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Arjuna Subject : -
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 3 (2010)" : 7 Documents clear
Studi Eksperimental Momen Batas pada Pelat Berusuk Akibat Pembebanan Merata Nurlina, Siti; Setyowati, Edhi Wahyuni; Wijaya, Ming Narto
Rekayasa Sipil Vol 4, No 3 (2010)
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, University of Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (484.837 KB)

Abstract

Pelat merupakan salah satu jenis struktur yang sering digunakan dalam dunia konstruksi. Banyak bangunan yang menggunakan pelat dengan berbagai variasi, salah satunya adalah adanya rusuk dengan dimensi dan jarak tertentu pada pelat tersebut. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui dan membandingkan momen, lendutan pada pelat berusuk dengan pelat datar. Analisa plat dilakukan dengan menggunakan metode elastis pada plat berusuk. Untuk eksperimental, pelat yang dibuat adalah tiga buah pelat dengan variasi rusuk 10x10 cm dengan jarak antar rusuk 40 cm dan satu buah pelat berusuk. Pembebanan dilakukan dengan pemberian beban merata pada masing-masing pelat. Secara eksperimental, lendutan pelat datar lebih besar jika dibandingkan dengan pelat berusuk untuk titik yang sama pada tengah bentang pelat. Dari hasil perhitungan analisis nilai momen dan lendutan pada pelat datar lebih besar dibanding pelat berusuk pada tengah bentang pelat. Adanya rusuk pelat menjadi kaku dan distribusi momen merata dan lendutan yang terjadi juga lebih kecil. 
Analisis Getaran pada Plat Komposit Berlapis dengan Higher Order Shear Deformation Theory Arifi, Eva; Suseno, Hendro; Argo, Dwi
Rekayasa Sipil Vol 4, No 3 (2010)
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, University of Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (262.288 KB)

Abstract

The application of laminated composite plate as a structural plate element has been increasingly fast because of their high strength and stiffness properties, light weight, and low unit cost. The application of laminated composite plate needs high accuracy and efficiency in vibration analysis of such structure. A dynamic response to time depended loads can caused damage of the structure.There are three theories of plate have been developed. The first is Classical Plate Theory (CPT) which has a weakness by neglected transverse shear deformation effect. The second is First Order Shear Deformation Theory (FOSDT). This theory accounts for transverse shear deformation, but still need a shear correction factor. In order to overcome this problems, a higher order shear deformation theory was developed. This teory accounts for the transverse shear deformation with a parabolic variation of transverse shear strains throughout the thickness, and the zero transverse shear stress on the surfaces of the plates. There is no need to use shear corrrection factor. HOSDT models gives high accuracy for thin and thick plate, anisotropic and isotropic materials. The purpose of this research is to find the natural frequencies of laminated composite plate for varying thickness, fiber angle, lamina thickness, the number of lamination, and support conditions.Analysis result shows that for lamination composite plate, the natural frequencies depend on length to thickness ratio (a/h) of the plate, fiber angle, lamina thickness, the number of lamination, and support conditions. The decrease of the natural frequencies compares to the increase of the length to thickness ratio (a/h). It is influenced the stiffness of the properties. The affect of support condition shows for hinged condition gives bigger natural frequency compares to simply supported laminated composite plate for the same angle fiber. 
Pengaruh Penggunaan Cerucuk dan Anyaman Bambu pada Daya Dukung Tanah Lempung Lunak Suroso Suroso; As'ad Munawir; Herlien Indrawahyuni
Rekayasa Sipil Vol 4, No 3 (2010)
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, University of Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (364.764 KB)

Abstract

Tanah lempung lunak adalah jenis tanah yang memiliki daya dukung batas yang rendah dan daya mampat yang tinggi. Oleh sebab itu agar dapat digunakan sebagai pondasi bangunan diperlukan adanya usaha perkuatan dengan tujuan meningkatkan daya dukung tanah salah satunya dengan menggunakan cerucuk dan anyaman bambu. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan cerucuk dan anyaman bambu terhadap daya dukung tanah lempung lunak. Metode yang digunakan adalah uji model pondasi di laboratorium dengan dibebani di atas tanah lempung yang diperkuat cerucuk dan anyaman bambu dan diukur penurunannya sampai mengalami keruntuhan. Dari hasil pengukuran dan analisis menunjukkan bahwa variasi diameter, panjang, spasi, jumlah cerucuk dan luas anyaman dapat meningkatkan daya dukung lempung lunak sampai tujuh kali daya dukung tanpa perkuatan. 
Kinerja Campuran Split Mastic Asphalt dengan Beberapa Material dari Kalimantan Aloysius Gregorius Lake; Ludfi Djakfar; Yulvi Zaika
Rekayasa Sipil Vol 4, No 3 (2010)
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, University of Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (437.956 KB)

Abstract

Kondisi jalan di Kalimantan, kini sangat memprihatinkan akibat banyaknya titik jalan yang rusak parah, bahkan sudah tahap mengkhawatirkan bagi keselamatan lalu-lintas dan kelancaran transportasi yang menjadi urat nadi perekonomian rakyat. Kerusakan yang terjadi telah beberapa kali diperbaiki dengan menggunakan campuran beton aspal, namun hasilnya tetap kurang memuaskan. Pulau Kalimantan memiliki potensi material yang cukup besar, namun saat ini masih terus menerus membeli material dari Sulawesi dalam pelaksanaan pekerjaan jalan. Oleh karena itu pada penelitian ini dicoba menggunakan campuran Split Mastic Asphalt dan memanfaatkan material local untuk pekerjaan jalan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kelayakan penggunaan material dari daerah kabupaten Bulungan, Kutai, dan Banjar untuk bahan campuran aspal, khususnya campuran split mastic asphalt. Metode yang digunakan adalah dengan menggunakan alat Marshall dan UMATTA. Berdasarkan hasil analisis karakteristik agregat dari kabupaten Bulungan, Kutai, dan Banjar, hasilnya adalah cukup baik untuk digunakan sebagai bahan campuran aspal. Agregat yang paling baik untuk digunakan sebagai bahan campuran aspal, adalah agregat dari kabupaten Banjar, karena memiliki nilai keausan agregat 23,48%, yang berarti agregat ini lebih tahan terhadap beban di bandingkan dengan agregat dari kabupaten Bulungan dan Kutai Timur. Campuran aspal dengan menggunakan material dari kabupaten Banjar adalah campuran terbaik, karena dengan kadar aspal optimum 6,315%, campuran aspal ini memiliki stabilitas 877,942kg, lebih baik bila dibandingkan dengan campuran aspal dengan menggunakan agregat dari kabupaten Bulungan dan Kutai. Dalam penggunaan material dari daerah Bulungan, Kutai, dan Banjar, dengan nilai kadar aspal optimum masing-masing 7,155%, 6,789%, dan 6,315%, berpengaruh terhadap nilai-nilai pembebanan statis dan dinamis,.
Identifikasi Sisa Material Konstruksi Dalam Upaya Memenuhi Bangunan Berkelanjutan Devia, Yatnanta Padma; Unas, Saifoe El; Nariswari, W.
Rekayasa Sipil Vol 4, No 3 (2010)
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, University of Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (190.874 KB)

Abstract

Sisa material konstruksi didefinisikan sebagai sesuatu yang sifatnya berlebih dari yang disyaratkan baik itu berupa hasil pekerjaan maupun material konstruksi yang tersisa/tercecer/rusak sehingga tidak dapat digunakan lagi sesuai fungsinya. Selain pengaruhnya terhadap biaya, sisa material konstruksi ini juga berdampak terhadap lingkungan. Dalam konsep pembangunan berkelanjutan untuk sustainable building, harus ada integrasi lingkungan, ekonomi dan sosial saat proses perencanaan, pelaksanaan konstruksi dan operasi pemeliharaan suatu lingkungan terbangun dimana salah satunya adalah manajemen dari sumber material dan sampah/sisa material konstruksi (construction waste). Tujuan penelitian ini adalah mengetahui jenis dan kuantitas sisa material konstruksi dominan yang timbul di proyek konstruksi dan mengkaji dampak sisa material konstruksi dominan tersebut terhadap lingkungan. Sampel penelitian adalah consumable material proyek perumahan dan hotel di kota Malang- Jawa Timur. Metode yang digunakan untuk pengumpulan data adalah pengamatan lapangan, wawancara dan penyebaran kuisioner. Analisis data menggunakan analisis kuantitatif untuk mengetahui jenis dan kuantitas sisa material konstruksi yang diuji dengan metode regresi untuk mendapatkan sisa material kontruksi dominan. Selanjutnya sisa material konstruksi dominan dikaji secara deskriptif mengenai dampaknya terhadap lingkungan. Hasil yang diperoleh adalah sisa material konstruksi terbesar di proyek perumahan dan hotel di Kota Malang adalah batu bata berkisar 13,4 – 13,5 % untuk proyek perumahan dan hotel. Sisa material konstruksi batu bata murni tidak berdampak terhadap lingkungan dan termasuk material yang bisa dipakai kembali (reuse) dan didaur ulang (recycle). 
Seismic Behavior of a Six-Span Simply Supported Bridge with Multiple Unseating Prevention Devices Desi Setyowulan
Rekayasa Sipil Vol 4, No 3 (2010)
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, University of Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (554.092 KB)

Abstract

In earthquake-prone areas, a bridge is unavoidably attacked by an earthquake which has been noticed as the most frightened and destructive phenomenon of nature. Observed from the damaged bridges, column failure and deck unseating caused a more serious loss. The purpose of this study is to clarify the effectiveness of multiple unseating prevention devices for bridge by numerical simulations. The Vector Form Intrinsic Finite Element (VFIFE) is selected to be the analysis method, because it is superior in managing the engineering problems with material nonlinearity, discontinuity, large deformation, large displacement and arbitrary rigid body motions of deformable bodies. A six-span simply-supported bridge with rigid bearings and multiple unseating prevention devices (restrainer and stopper) is analyzed under near-field ground motions recorded at JR Takatory and JMA Kobe during the 1995 Japan Kobe earthquake. From the numerical analysis, it is found that installation of multiple unseating prevention devices is not effective to reduce unseating of the simple-supported bridge. 
Model Peluang Kecelakaan Sepeda Motor Berdasarkan Karakteristik Pengendara (Studi Kasus: Surabaya, Malang Dan Sragen) Tyas Permanawati; Harnen Sulistio; Achmad Wicaksono
Rekayasa Sipil Vol 4, No 3 (2010)
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, University of Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (86.329 KB)

Abstract

Meningkatnya jumlah pengguna sepeda motor di Indonesia mengiringi meningkatnya kecelakaan yang  melibatkan sepeda motor dimana lebih banyak dibanding mobil penumpang dan manusia merupakan faktor  paling dominan penyebab terjadinya kecelakaan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui model peluang  kecelakaan sepeda motor berdasarkan karakteristik pengendara ditinjau terhadap aspek sosio-ekonomi,  pergerakan dan perilaku. Metode yang digunakan adalah analisis deskriptif dan regresi logistik dengan  menggunakan data hasil kuesioner yang dilakukan pada 370 responden di Surabaya, 100 responden di  Malang dan 101 responden di Sragen. Hasil analisis menunjukkan sebagian besar pengendara sepeda motor  di Surabaya, Malang dan Sragen berjenis kelamin laki-laki, pendidikan terakhir SMU, usia responden  tertinggi 21-25 tahun di Surabaya (18,1%), Malang (24%) dan usia 15-20 tahun di Sragen (34%). Pekerjaan  sebagai pegawai swasta tertinggi di Surabaya (42,7%) dan Malang (42%), sedangkan di Sragen tertinggi  adalah wiraswasta (25,7%). Di Surabaya, Malang dan Sragen sebagian besar melakukan pergerakan untuk  tujuan bekerja. Di Surabaya responden paling banyak memperoleh SIM melalui ujian dan praktek, di Malang  dan Sragen paling banyak memperoleh SIM tidak melalui ujian. Responden yang pernah mengalami  kecelakaan sepeda motor di Surabaya 57,6%, di Malang 69% dan di Sragen 70,3%.Model peluang yang berpengaruh meningkatkan kecelakaan di Surabaya: P(xi) =  1/[1+e-(0,665+0,591X3,2+1,823X4,1+0,594X4,2 ) ], dengan X3,2 = kadang-kadang berkendara dengan kecepatan > 40  km/jam, X4,1 = sering menyalip dua kendaraan sekaligus, X4,2 = kadang-kadang menyalip dua kendaraan  sekaligus. Model yang dihasilkan di Malang: P(xi) = 1/[ 1+e- (0,687+1,511X3,2 ) ], dengan X3,2 = pekerjaan  sebagai pegawai swasta. Model yang dihasilkan di Sragen: P(xi) = 1/[ 1+e -( 0,392 +0,193X2 ) ], dengan X2 =  pengetahuan berkendara. Rekomendasi program aksi yang diusulkan untuk Surabaya meliputi: perbaikan  perilaku melalui pendidikan, penegakan hukum dan keterlibatan pemangku keputusan; untuk Malang  meliputi: perbaikan sistem pemberian SIM, penegakan hukum dan keterlibatan pemangku keputusan; untuk  Sragen meliputi: meningkatkan pengetahuan berkendara, penegakan hukum dan keterlibatan pemangku  keputusan. 

Page 1 of 1 | Total Record : 7


Filter by Year

2010 2010


Filter By Issues
All Issue Vol. 19 No. 3 (2025): Rekayasa Sipil Vol. 19 No. 3 Vol. 19 No. 2 (2025): Rekayasa Sipil Vol. 19 No. 2 Vol. 19 No. 1 (2025): Rekayasa Sipil Vol. 19 No. 1 Vol. 18 No. 3 (2024): Rekayasa Sipil Vol. 18 No. 3 Vol. 18 No. 2 (2024): Rekayasa Sipil Vol. 18 No. 2 Vol. 18 No. 1 (2024): Rekayasa Sipil Vol. 18 No. 1 Vol. 17 No. 3 (2023): Rekayasa Sipil Vol. 17 No. 3 Vol. 17 No. 2 (2023): Rekayasa Sipil Vol. 17 No. 2 Vol. 17 No. 1 (2023): Rekayasa Sipil Vol. 17 No. 1 Vol. 16 No. 3 (2022): Rekayasa Sipil Vol.16. No.3 Vol. 16 No. 2 (2022): Rekayasa Sipil Vol.16. No.2 Vol. 16 No. 1 (2022): Rekayasa Sipil Vol.16. No.1 Vol 15, No 3 (2021) Vol. 15 No. 2 (2021) Vol 15, No 1 (2021) Vol 14, No 3 (2020) Vol 14, No 2 (2020) Vol 14, No 1 (2020) Vol 13, No 3 (2019) Vol 13, No 2 (2019) Vol 13, No 1 (2019) Vol 12, No 2 (2018) Vol 12, No 1 (2018) Vol 12, No 1 (2018) Vol 11, No 3 (2017) Vol 11, No 2 (2017) Vol 11, No 2 (2017) Vol 11, No 1 (2017) Vol 11, No 1 (2017) Vol 10, No 3 (2016) Vol 10, No 2 (2016) Vol 10, No 1 (2016) Vol 10, No 1 (2016) Vol 9, No 3 (2015) Vol 9, No 3 (2015) Vol 9, No 2 (2015) Vol 9, No 1 (2015) Vol. 8 No. 3 (2014) Vol 8, No 2 (2014) Vol 8, No 2 (2014) Vol 8, No 1 (2014) Vol 7, No 3 (2013) Vol 7, No 3 (2013) Vol 7, No 2 (2013) Vol 7, No 1 (2013) Vol 6, No 3 (2012) Vol 6, No 3 (2012) Vol 6, No 2 (2012) Vol 6, No 2 (2012) Vol 6, No 1 (2012) Vol 5, No 3 (2011) Vol 5, No 2 (2011) Vol 5, No 2 (2011) Vol 5, No 1 (2011) Vol 5, No 1 (2011) Vol 4, No 3 (2010) Vol 4, No 2 (2010) Vol 4, No 1 (2010) Vol 4, No 1 (2010) Vol 3, No 3 (2009) Vol 3, No 2 (2009) Vol 3, No 1 (2009) Vol 2, No 3 (2008) Vol 2, No 2 (2008) Vol 2, No 2 (2008) Vol 2, No 1 (2008) Vol 1, No 1 (2007) More Issue