cover
Contact Name
Dr. rer.nat. Muldarisnur
Contact Email
-
Phone
+6282387463421
Journal Mail Official
jfu@sci.unand.ac.id
Editorial Address
Jurusan Fisika, FMIPA, Universitas Andalas ,Kampus Unand Limau Manis Padang 25163
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Fisika Unand
Published by Universitas Andalas
ISSN : 23028491     EISSN : 26862433     DOI : https://doi.org/10.25077/jfu
Makalah yang dapat dipublikasikan dalam jurnal ini adalah makalah dalam bidang Fisika meliputi Fisika Atmosfir, Fisika Bumi, Fisika Intrumentasi, Fisika Material, Fisika Nuklir, Fisika Radiasi, Fisika Komputasi, Fisika Teori, Biofisika, ataupun bidang lain yang masih ada kaitannya dengan ilmu fisika.
Articles 40 Documents
Search results for , issue "Vol 11 No 3 (2022)" : 40 Documents clear
Analisis Ketahanan Fisik Jamur Tiram oleh Paparan Medan Magnet Extremely Low Frequency (ELF) Intensitas 600 μT dan 900 μT Eva Yuniarta; Sudarti Sudarti; FKA Anggraeni
Jurnal Fisika Unand Vol 11 No 3 (2022)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (364.161 KB) | DOI: 10.25077/jfu.11.3.299-305.2022

Abstract

Gelombang elektromagnetik Extremely Low Frequency merupakan salah satu jenis dari radiasi non ionizing karena gelombang ELF memiliki nilai frekuensi lebih kecil dari 300 Hz. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh paparan medan magnet ELF terhadap nilai pH dan ketahanan fisik jamur tiram (Pleurotus ostreatus). Jenis penelitian ini merupakan penelitian eksperimen menggunakan desain penelitian rancangan acak lengkap (RAL). Jamur tiram putih digunakan sebagai sampel dalam penelitian ini kemudian dibagi menjadi 2 kelompok besar yaitu kelompok kontrol (suhu ruang) dan (suhu rendah) tanpa dipapar serta kelompok eksperimen yang dipapar medan magnet ELF intensitas 600 μT dan 900 μT selama 30 menit, 60 menit, dan 90 menit dengan jumlah sampel sebanyak 20 tangkai jamur tiram pada setiap kelompok. Data hasil penelitian diolah dengan teknik analisis statistik uji One Way Anova dan uji Kruskal Wallis menggunakan IBM SPSS Statistik 23. Berdasarkan hasil analisis data diketahui bahwa pemberian paparan medan magnet ELF berpengaruh terhadap perubahan nilai derajat keasaman (pH) dan ketahanan fisik jamur tiram dan dapat disimpulkan bahwa intensitas 900 μT selama 60 menit efektif digunakan untuk menghambat perubahan nilai pH jamur tiram serta menghambat penurunan skor dan presentase ketahanan fisik pada jamur tiram.
Implementasi Metode Deteksi Hujan Es Berbasis Data Radar Cuaca Menggunakan Algoritma Severe Hail Index (SHI) Abdullah Ali; Umi Sa’adah
Jurnal Fisika Unand Vol 11 No 3 (2022)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (344.313 KB) | DOI: 10.25077/jfu.11.3.380-386.2022

Abstract

Metode Severe Hail Index (SHI)  ini merupakan metode pendeteksian hujan es yang paling komprehensif dengan output berupa indeks probabilitas hujan es (pada setiap ukuran) dalam satuan Jm-1s-1, probabilitas severe hail dalam satuan %, dan prakiraan ukuran maksimum batu es yang mencapai permukaan dalam satuan milimeter. Penelitian ini bertujuan mengimplementasikan metode SHI sebagai detektor dan prediktor kejadian hujan es di Indonesia. Dari 13 kejadian hujan es diperoleh nilai maksimum indeks probabilitas hujan es untuk setiap ukuran sebesar 269 Jm-1s-1 dan nilai minimum 0 Jm-1s-1, nilai maksimum indeks probabilitas severe hail sebesar 64.4 % dan nilai minimum 0%, sedangkan nilai maksimum prakiraan ukuran maksimum batu es mencapai 63.76 mm dan minimum 8.25 mm. Simulasi dilakukan dengan membandingkan nilai SHI dengan WT yang kemudian digunakan untuk menentukan nilai POD (Possibility of Detection), CSI (Critical Succes Index), dan FAR (False Alarm Ratio). POD pada simulasi ini diperoleh nilai 0.307 dan 0.230, FAR 0.0, dan CSI 0.307. FAR bernilai 0.0 menunjukkan metode ini mempunyai tingkat kesalahan yang sangat kecil untuk mendeteksi atau memperdiksi adanya huajan es namun nilai POD masih tergolong rendah, sehingga metode ini juga cukup sulit untuk mendeteksi eksistenesi hail di lapangan. Hasil simulasi tersebut menunjukkan bahwa perlunya modifikasi pada perumusan WT untuk meningkatkan performa metode SHI dalam mendeteksi dan memprediksi kejadian hujan es.
Analisis Hindcasting Gelombang Terhadap Perubahan Garis Pantai di Perairan Pesisir Pantai Padang Menggunakan Data Angin Permukaan Widi Satria Indriani; Dwi Pujiastuti; Koko Ondara
Jurnal Fisika Unand Vol 11 No 3 (2022)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (454.438 KB) | DOI: 10.25077/jfu.11.3.334-340.2022

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis gelombang pecah dan mengetahui perubahan garis pantai di sepanjang Pantai Padang, Kecamatan Padang Barat, Kota Padang. Metode yang digunakan berdasarkan data angin di masa lampau (hindcasting) yaitu menggunakan data angin 10 tahun (2010-2019) yang diperoleh dari Stasiun Meteorologi Maritim Teluk Bayur untuk mendapatkan tinggi dan periode gelombang yang signifikan. Untuk mengetahui perubahan garis pantai yang terjadi digunakan metode tumpang susun (overlay) citra satelit Landsat 5 TM tahun 2011 dan Landsat 8 OLI/TIRS tahun 2019, kemudian dianalisis menggunakan metode Digital Shoreline Analysis System (DSAS) untuk menghitung laju perubahan garis Pantai Padang. Hasil penelitian menunjukkan gelombang di perairan Pantai Padang didominasi oleh gelombang dari arah Barat Daya dengan tinggi gelombang 1,58 m dan periode gelombang 5,27 s. Tinggi gelombang pecah yang diperoleh adalah 1,1 m dan pecah pada kedalaman 3 m dari bibr pantai. Gelombang pecah yang terjadi secara terus menerus menyebabkan garis Pantai Padang mengalami kemunduran (abrasi) dengan laju abrasi 3,50 m/tahun. Abrasi terbesar terletak di daerah Muaro Lasak, Purus. Penumpukan-penumpukan sedimen yang dibawa oleh gelombang dan kembali ke pantai menyebabkan terjadinya akresi (penumpukan sedimen) dengan laju akresi sebesar 3,89 m/tahun. Akresi terbesar terletak di belakang Hotel Pangeran Beach, Rimbo Kaluang.
Identifikasi Struktur Bawah Permukaan Gunung Tandikat Menggunakan Metode Gravitasi Berdasarkan Data Satelit Wildah Trimulyati; Ardian Putra
Jurnal Fisika Unand Vol 11 No 3 (2022)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (739.229 KB) | DOI: 10.25077/jfu.11.3.366-372.2022

Abstract

Pada penelitian ini dilakukan identifikasi struktur bawah permukaan sekitar Gunung Tandikat dengan metode gravitasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis batuan dan patahan bawah permukaan dengan anomali bouguer lengkap. Data yang digunakan merupakan data Free Anomaly Air (FAA) dan topografi dari web TOPEX dengan total titik pengamatan berjumlah 49 titik. Data FAA dan Topografi diolah menggunakan software global mapper, oasis montaj dan Ms. Excel. Hasil dari slicing 2D daerah penelitian terdiri dari batuan dasar dan akibat aktivitas vulkanik.  Batuan tesebut terdiri dari batuan andesit Kaldera Maninjau dengan densitas 2,4 g/cm3, tuff lapili dengan densitas 2,12 g/cm3, batuan lavas atau breksi gunung api dengan densitas 2,9 g/cm3, batuan Sekis dengan densitas 2,64 g/cm3, batuan Limestone dengan densitas 1,93 g/cm3. Dugaan keberadaan panas bumi berada pada sekitar titik A, terdapat batuan breksi gunug api dengan jarak wisata air panas 3,5 km. Analisis derivative dilakukan untuk menentukan jenis dan lokasi patahan pada tiga lintasan. Hasil lintasan digitasi pada First Horizontal Derivative dan Second Vertical Derivative didapat empat patahan, dengan tiga patahan normal dan sisanya merupakan patahan naik.
Rancang Bangun Alat Deteksi Kebocoran Gas LPG serta Penanggulangan Kebakaran Menggunakan Sensor MQ2 dan Sensor Api Berbasis IoT Ilma Aulia; Munasir Munasir
Jurnal Fisika Unand Vol 11 No 3 (2022)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1168.339 KB) | DOI: 10.25077/jfu.11.3.306-312.2022

Abstract

Penelitian ini bertujuan membuat alat deteksi kebocoran gas LPG serta penanggulangannya jika terjadi kebakaran. Pada pengoperasianya akan dibantu oleh Node MCU ESP8266 sebagai perangkat mikrokontroler untuk menjalankan berbagai macam perintah. Adaptor DC 12V sebagai penyedia sumber tenaga listrik untuk Node MCU ESP8266 dan adaptor 5V digunakan untuk penyedia sumber tenaga listrik untuk menghidupkan kipas dan water pump. Sensor MQ2 memiliki nilai presentase error rata-rata sebesar 0,63% dan sensor api dapat mendeteksi keberadaan api sampai jarak 70 cm. Ketika sensor MQ2 mendeteksi kadar gas lebih dari 100 ppm, maka sistem pengaman akan bekerja dengan cara menghidupkan kipas dan memberikan peringatan bahaya dengan cara menghidupkan buzzer. Ketika api terdeteksi oleh sensor api, maka sistem pengaman akan bekerja dengan cara menghidupkan water pump dan memberikan peringatan bahaya dengan cara menghidupkan buzzer. Setiap komponen yang telah dirangkai dapat berajalan dengan baik melalui pemrograman yang telah dibuat dan sistem berhasil mengirim informasi ke aplikasi Blynk saat terjadi perubahan kondisi yang terdeteksi sehingga aplikasi Blynk dapat menampilkan notifikasi pada smartphone ketika terdeteksi bahaya kebocoran gas dan bahaya kebakaran. 
Sintesis dan Karakterisasi Komposit PANi/ZnO Sebagai Sensor Gas Metanol Isaac Salman AL-Faris; Nugrahani Primary Putri
Jurnal Fisika Unand Vol 11 No 3 (2022)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (488.429 KB) | DOI: 10.25077/jfu.11.3.393-400.2022

Abstract

Pada penelitian ini telah dilakukan sintesis dan karakterisasi komposit PANi/ZnO untuk mengetahui karakteristik komposit PANi/ZnO serta membandingkan nilai sensitivitas sensor terhadap gas metanol pada variasi konsentrasi gas metanol yang berbeda. Metode yang digunakan dalam sintesis komposit PANi/ZnO adalah polimerisasi in-situ dengan variasi komposisi ZnO yang digunakan yaitu 10%, 20% dan 30%. Hasil karakterisasi FTIR menunjukkan adanya beberapa jenis ikatan karakteristik PANi/ZnO dari semua sampel hasil sintesis. Pola XRD menunjukkan puncak tertinggi karakteristik ZnO terletak pada 36,19, sedangkan pola difraksi karakteristik PANi terletak pada 31,74 dengan struktur kristal ortorombik. Morfologi sampel diamati menggunakan SEM hasilnya menunjukkan bahwa sampel PANi/ZnO 30% memiliki struktur ovoidal-shaped dan berpori dengan diamter 378 nm. Hasil pengukuran konduktivitas listrik menunjukkan nilai konduktivitas listrik dari sampel PANi murni memiliki nilai tertinggi yaitu 3,5810-6 S/cm, akan tetapi nilai konduktivitas listrik mengalami penurunan seiring dengan penambahan komposisi ZnO. Penggunaan komposit PANi/ZnO 30% sebagai bahan sensor gas metanol mampu menghasilkan nilai sensitivitas yang relatif tinggi, semakin tinggi konsentrasi gas metanol maka sensitivitas sensor semakin meningkat. Dengan demikian disimpulkan bahwa sampel komposit PANi/ZnO 30% merupakan sampel terbaik sebagai bahan sensor dalam mendeteksi gas metanol.
Analisis Nilai Suseptibilitas Magnetik Tanah Untuk Pendugaan Erosi di Daerah Sekitar Jalan Lintas Sungai Penuh-Tapan Alawiah Derajah; Arif Budiman
Jurnal Fisika Unand Vol 11 No 3 (2022)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (432.699 KB) | DOI: 10.25077/jfu.11.3.341-347.2022

Abstract

Telah dilakukan penelitian untuk menentukan mineral pengontrol suseptibilitas magnetik dan pendugaan kedalaman dan luas daerah yang mengalami erosi melalui analisis nilai suseptibilitas magnetik sampel tanah di daerah sekitar Jalan Lintas Sungai Penuh-Tapan. Sampel tanah diambil dari dua lokasi yaitu daerah lereng dan daerah acuan yang berjarak 300 m dari daerah lereng. Pada daerah lereng sampel diambil pada lokasi seluas 3000 m2 yang terdiri dari 40 titik dengan variasi kedalaman pada masing-masing titik yaitu 10, 20, 30, 40, 50 dan 60 cm, sedangkan pada daerah acuan sampel diambil pada satu titik dengan variasi kedalaman yaitu 10, 20, 30, 40, 50, 60, 70, 80, 90 dan 100 cm. Pengukuran suseptibilitas magnetik sampel menggunakan Magnetic Suseptibility Meter dengan frekuensi rendah. Hasil pengukuran suseptibilitas magnetik sampel menunjukkan bahwa nilai suseptibilitas magnetik sampel bervariasi berkisar antara 63,1×10-8 m3kg-1 sampai 964,4×10-8 m3kg-1 untuk daerah lereng dan dari 802,8×10-8 m3kg-1 sampai 921,5×10-8 m3kg-1 untuk daerah acuan. Hasil penelitian menunjukkan sampel tanah pada daerah penelitian merupakan jenis tanah andosol dengan mineral pengontrol nilai suseptibilitas magnetiknya adalah ilmenit. Berdasarkan perbandingan nilai suseptibilitas magnetik sampel di daerah lereng dengan daerah acuan, diduga bahwa erosi telah terjadi hingga kedalaman 60 cm dan persentase luas daerah yang mengalami erosi adalah 36,6% (kedalaman 20 cm), 34,7% (kedalaman 40 cm) dan 28,7%.
Pengaruh Teknik Asimilasi Penakar Hujan Brandes Spatial Adjustment terhadap Quantitative Precipitation Estimation (QPE) Radar BMKG Padang Agung Hari Saputra; Nur Riska Lukita; Sirly Oktarina
Jurnal Fisika Unand Vol 11 No 3 (2022)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (765.967 KB) | DOI: 10.25077/jfu.11.3.373-379.2022

Abstract

Estimasi curah hujan kuantitatif (QPE) dengan tingkat akurasi spasial yang baik dan temporal yang tinggi dapat diperoleh dari instrumen radar cuaca. Namun, terdapat limitasi dalam pengamatan radar cuaca karena efek blocking dan adanya ground clutter. Sehingga pada penelitian ini akan dilakukan perbaikan kualitas data radar dengan mereduksi ground clutter menggunakan clutter map. Setelah perbaikan kualitas data radar akan dilakukan asimilasi data radar dengan data penakar hujan guna mengurangi kesalahan dan meningkatkan akurasi estimasi curah hujan. Data penakar hujan memiliki akurasi yang tinggi namun, informasi yang dikumpulkan masih berupa titik yang tidak terdistribusi secara merata sehingga tingkat keterwakilan spasialnya masih terbatas. Asimilasi curah hujan dengan data penakar hujan dapat dilakukan dengan metode Brandes Spatial Adjusment (BRA). Metode BRA memerhatikan jarak antara grid point dengan penakar hujan. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa metode tersebut dapat mengurangi kesalahan estimasi namun tidak secara signifikan mengurangi kesalahan estimasi curah hujan.
Analisis Mikrotremor Menggunakan Metode Horizontal to Vertical Spectral Ratio di Jalur Kereta Api Kota Padang Nadilla Syarah; Ahmad Fauzi Pohan
Jurnal Fisika Unand Vol 11 No 3 (2022)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1189.717 KB) | DOI: 10.25077/jfu.11.3.313-319.2022

Abstract

Getaran kereta api merupakan salah satu sumber mikrotremor. Getaran ini perlu dianalisis untuk mengetahui dampak terhadap lingkungan di sekitar jalur kereta api. Pengukuran mikrotremor telah dilakukan menggunakan metode horizontal to vertical spectral ratio (HVSR) di jalur kereta api Kota Padang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik geologi setempat dan tingkat getaran mekanik akibat kereta api pada daerah padat rumah penduduk di sekitar jalur kereta api Kota Padang. Pengukuran dilakukan di 5 titik dengan durasi perekaman 65 menit menggunakan geophone, data logger, dan laptop yang kemudian akan diolah menggunakan software Geopsy. Hasil analisis menunjukkan bahwa daerah penelitian memiliki jenis lapisan sedimen permukaan dengan ketebalan 30 meter atau lebih. Hal ini ditandai dengan nilai frekuensi dominan yang berkisar antara 0,68 Hz – 1,57 Hz. Daerah penelitian memiliki nilai amplifikasi yang berkisar antara 0,9 – 1,29. Getaran kereta api memiliki frekuensi dominan yang berkisar antara 1,24 Hz – 12,24 Hz dan amplifikasi 0,80 – 2,13. Nilai kecepatan partikel yang diperoleh dari nilai PVS berkisar antara 0,1254 mm/s – 0,3158 mm/s. Daerah penelitian dapat dikategorikan aman dari getaran kereta api dikarenakan rendahnya nilai amplifikasi dan nilai PVS yang berada di bawah batas aman menurut SNI 7571:2010.
Rancang Bangun Alat Praktikum Hukum Ohm Digital Berbasis Arduino Mega 2560 Andi Prastia; Alex Harijanto; Sri Handono Budi Prastowo
Jurnal Fisika Unand Vol 11 No 3 (2022)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (522.314 KB) | DOI: 10.25077/jfu.11.3.401-407.2022

Abstract

Alat praktikum di laboratorium fisika sebagian besar menggunakan alat-alat praktikum konvensional. Penelitian ini bertujuan untuk membuat rancang bangun alat praktikum hukum ohm digital berbasis Arduino Mega 2560. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development dengan model Nieveen meliputi Preliminary Research, Prototyping Stage, dan Assesment Stage. Penelitian ini dilakukan sampai tahap Prototyping Stage. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rancang bangun alat praktikum hukum ohm digital telah valid dan memiliki keunggulan dapat menampilkan hasil pengukuran resistansi, arus, dan tegangan secara real-time pada LCD dengan akurasi nilai error % (kesalahan) pengukuran sebesar -5,36% hingga 2,27% dan nilai koefisien determinasi  R2 ≥ 0,9997  pada seluruh hasil kalibrasi.

Page 2 of 4 | Total Record : 40