cover
Contact Name
Dr. rer.nat. Muldarisnur
Contact Email
-
Phone
+6282387463421
Journal Mail Official
jfu@sci.unand.ac.id
Editorial Address
Jurusan Fisika, FMIPA, Universitas Andalas ,Kampus Unand Limau Manis Padang 25163
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Fisika Unand
Published by Universitas Andalas
ISSN : 23028491     EISSN : 26862433     DOI : https://doi.org/10.25077/jfu
Makalah yang dapat dipublikasikan dalam jurnal ini adalah makalah dalam bidang Fisika meliputi Fisika Atmosfir, Fisika Bumi, Fisika Intrumentasi, Fisika Material, Fisika Nuklir, Fisika Radiasi, Fisika Komputasi, Fisika Teori, Biofisika, ataupun bidang lain yang masih ada kaitannya dengan ilmu fisika.
Articles 48 Documents
Search results for , issue "Vol 13 No 1 (2024)" : 48 Documents clear
Evaluasi Kelayakan dan Efektivitas lead apron sebagai Alat Pelindung Diri di Instalasi Radiologi Vara Taufiq; Dian Milvita; Hasnel Sofyan; Amel Oktavia S.
Jurnal Fisika Unand Vol 13 No 1 (2024)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.13.1.110-116.2024

Abstract

Pemanfaatan radiasi sinar-X dalam instalasi radiologi memiliki dampak posistif dan negatif. Dampak negative paparan radiasi sinar-X dapat dikurangi dengan cara menggunakan lead apron. Penelitian bertujuan untuk mengetahui luas kerusakan sebagai penentu kelayakan lead apron dan mengevaluasi efektivitas lead apron dalam memberikan perlindungan yang memadai. Evaluasi kelayakan dan efektivitas dilakukan terhadap 5 lead apron milik Rumah Sakit Universitas Andalas. Metode evaluasi kelayakan dilakukan dengan membagi lead apron menjadi 4 kuadran, lalu dilakukan penyinaran menggunakan pesawat sinar-X konvensional dengan faktor eksposi 58,5 kV dan 8 mAs. Hasil penyinaran diolah menggunakan computed radiography (CR) untuk mengukur luas kerusakan pada lead apron. Efektivitas lead apron dievaluasi menggunakan dosimeter OSL yang ditempatkan di bagian atas dan dalam lead apron, kemudian dilakukan penyinaran dengan faktor eksposi 102 kV dan 2,5 mAs. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kerusakan tidak melebihi batas toleransi yang disarankan Lambert dan McKeon, dimana lead apron dinyatakan layak apabila kerusakan <670 mm2 pada area kurang sensitif dan <15 mm2 pada area sensitif, sedangkan efektivitas lead apron berkisar antara (94,5-98,2) %. Berdasarkan hasil evaluasi diperoleh bahwa lead apron masih layak digunakan dan efektif dalam memberikan perlindungan terhadap radiasi sinar-X kepada pekerja radiasi, pasien maupun keluarga pasien.
Ekstrak Daun Matoa (Pometia pinnata) sebagai Inhibitor Korosi Baja Karbon SS-304 Renny Fitria; Dahyunir Dahlan; Syukri Syukri
Jurnal Fisika Unand Vol 13 No 1 (2024)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.13.1.49-53.2024

Abstract

Research has been carried out on inhibitors from matoa leaf extract to inhibit the corrosion rate of SS-304 carbon steel. The Matao leaf extract used as an inhibitor was immersed in a 1 M H2SO4 corrosive medium. To determine the effect of inhibitor concentration and immersion temperature on steel corrosion, various inhibitor concentrations were varied, namely 0%, 1%, 2%, and 3% bt, and temperature variations, namely samples also in XRD and SEM characterization. 35°C and 40°C. The corrosion rate test was carried out using the weight loss method. The increase in the corrosion rate is in line with the increase in sample weight loss. The most efficient inhibitor of matoa leaf extract was obtained at a concentration of 3% with an immersion temperature of 35°C, namely 0.09 mmpy. The XRD results showed that the maximum peaks produced FeC and FeNi crystals, followed by FeO crystals. SEM characterization also showed that samples without inhibitors were more corroded, and samples using 3% inhibitor concentrations were slightly corroded.
Karakterisasi Reservoar Menggunakan Metode Inversi Impedansi Akustik Model Based pada Lapangan “OVI” Cekungan Sumatera Tengah Ovina Aisyah; Elistia Liza Namigo; Muhammad Subhan
Jurnal Fisika Unand Vol 13 No 1 (2024)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.13.1.146-152.2024

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang karakterisasi reservoar menggunakan metode inversi impedansi akustik menggunakan software Hampson-Russel dan Petrel pada Lapangan “OVI” Cekungan Sumatera Tengah Formasi Telisa. Penelitian ini bertujuan untuk memperkirakan karakter fisis reservoar berdasarkan persebaran porositas dan volume shale. Daerah yang berpotensi terhadap hidrokarbon diidentifikasi menggunakan metode inversi impedansi akustik model based. Data yang digunakan adalah data seismik 3D Post-Stack Time Migration (PSTM) dan data tujuh sumur (OV1, OV2, OV5, OV12, OV16, OV31, dan OV32) terdiri dari sonic log, density log, porosity log, dan gamma ray log. Hasil dari inversi model based menujukkan nilai impedansi akustik sand berkisar dari 9,670 ft/s*gr/cc hingga 27,070 ft/s*gr/cc.
Pengaplikasian Alat Ukur Tinggi, Berat Badan, dan Penentuan Status Gizi pada Balita Berbasis ESP32 WROOM 32 melalui Telegram Diana Rahmi Adrian; Harmadi Harmadi
Jurnal Fisika Unand Vol 13 No 1 (2024)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.13.1.82-88.2024

Abstract

Balita merupakan usia yang peka terhadap pertumbuhan dan perkembangan atau disebut juga dengan usia emas. Pertumbuhan dan perkembangan Balita dapat diketahui dengan pemantauan secara berkala status gizi berdasarkan usia, berat badan, dan tinggi badan. Ketidakseimbangan tumbuhkembang pada usia Balita dapat mengakibatkan efek jangka pendek dan jangka panjang mulai dari penurunan sistem kekebalan tubuh, kerusakan otak hingga dapat mengidap penyakit degeneratif saat dewasa. Telah dirancang alat ukur tinggi badan, berat badan, dan penentuan status gizi pada Balita berbasis Mikrokontroller ESP32 WROOM 32 melalui Telegram. Sensor yang digunakan pada penelitian ini adalah Ultrasonik HC-Sr04 dengan ketelitian 97,47% untuk mengukur tinggi badan Balita dan Load cell 40 kg dengan ketelitian 99,61% untuk mengukur berat badannya. Berdasarkan data input identitas (Id), usia, dan jenis kelamin serta data yang diukur oleh sensor menghasilkan keluaran berupa status gizi. Alat ini dapat mengukur tinggi, berat badan, dan menentukan status gizi Balita usia 1-5 tahun. Alat ukur ini sudah dapat menentukan status gizi Balita berdasarkan Berat Badan menurut Umur (BB/U), Tinggi Badan menurut Umur (TB/U), dan Tinggi Badan menurut Berat Badan (TB/BB) yang tampil pada TFT LCD dan Telegram Bot.  Pengukuran ini dilakukan pada enam orang Balita. Hasil dari pengukuran ini semua Balita memiliki status gizi kategori BB/U dan TB/BB dengan status normal namun pada kategori TB/U lima Balita berstatus gizi normal namun satu diantaranya memiliki status gizi kategori TB/U dengan status pendek berdasarkan Grafik Pertumbuhan Anak (GPA).
Identifikasi Pola Redistribusi Tanah Yang Tidak dan Telah Mengalami Longsor Berdasarkan Nilai Suseptibilitas Magnetik di Daerah Batu Busuk Kota Padang Rosyie Sahara Putri; Arif Budiman
Jurnal Fisika Unand Vol 13 No 1 (2024)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.13.1.22-28.2024

Abstract

The research has been carried out to identify patterns of soil redistribution based on magnetic susceptibility values in the Batu Busuk area, Lambung Bukit Village, Pauh District, Padang City. The sample was carried out at three locations, namely Location A (experienced landslides), Location B (not experienced landslides), and Location C (not experienced landslides), with a track length of 40 meters for each location, which has 5 points with variations in depth of 10, 20, 30, 40 and 50 cm. The magnetic susceptibility of the sample was measured using a Bartington Magnetic Susceptibility Meter with a low frequency of 0.465 kHz and a high frequency of 47 kHz. The results showed that most of the samples from Location A and Location C had χfd (%) value of less than 4.0%, while for Location B, it was the opposite. The sample Location B has a pattern where the value of χfd increases with increasing χlf value, not so for the samples for Locations A and C. The susceptibility values for the samples for Location B and Location C decrease with increasing sampling depth, while the sample for Location A fluctuates. The pattern of soil redistribution based on the distribution of sample magnetic susceptibility values for Location B and Location C is relatively more even. On the contrary, Location A. Location A and Location C have experienced erosion, where the erosion rate in Location A is higher than in Location C. In contrast, the soil conditions in Location B are relatively stable.
Pemanfaatan Kulit Nenas dengan Variasi KCL, Gliserol dan Air Semen sebagai Elektrolit untuk Aplikasi Biobaterai Ramah Lingkungan Latipa Hannum Dalimunthe; Neneng Fitrya; Shabri Putra Wirman
Jurnal Fisika Unand Vol 13 No 1 (2024)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.13.1.117-124.2024

Abstract

Biobaterai adalah baterai yang terbuat dari bahan alam yang ramah lingkungan. Biobaterai mampu menghasilkan energi listrik dengan menggunakan elektrolit kulit nenas dan elektroda Cu-Zn. Desain sel biobaterai yang dibuat menggunakan sel galvanik pada sel tertutup dengan variasi sel 3, 6, 9, 12, 16 yang disusun secara seri. Elektrolit biobaterai yang digunakan adalah elektrolit ampas kulit nenas murni, ampas murni dengan penambahan KCL, Ampas murni dengan penambahan Air semen, serta ampas murni dengan penambahan Gliserol. Pengukuran sifat listrik dari ampas nenas dengan menggunakan lampu DC 6 watt dengan melihat tingkat lama lampu menyala permenit.Tegangan maksimum diperoleh pada variasi penambahan KCL sebanyak 16 sel sebesar 9 V dan arus sebesar 0.9 mA, daya listrik yang diukur sebesar 8.01 mW dengan lama lampu menyala selama 480 m. Penambahan jenis campuran akan mempengaruhi nilai yang dihasilkan. Semakin asam elektrolit maka nilai tegangan dan arus semakin tinggi, semakin basa elektrolit maka nilai arus semakin kecil. Penelitian ini menunjukkan bahwa semakin banyak jumlah sel yang digunakan maka nilai tegangan dan arus semakin tinggi, semakin sedikit jumlah sel yang digunakan maka nilai tegangan dan arus semakin kecil.
Pengaruh Penambahan Silika (SiO2) dan Suhu Pembakaran Terhadap Karakteristik Keramik Kordierit Berbasis Abu Sekam Padi Mutia Ulfah; Mora Mora
Jurnal Fisika Unand Vol 13 No 1 (2024)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.13.1.54-60.2024

Abstract

Telah dilakukan sintesis dan karakterisasi keramik kordierit dengan menggunakan silika dari abu sekam padi. Tujuan penelitian ini dilakukan untuk mengetahui penambahan massa silika dan suhu pembakaran terhadap kerakteristik keramik kordierit dari abu sekam padi. Penelitian ini dilakukan dengan pembentukan silika dilakukan dengan pembakaran sekam padi pada suhu 700 °C selama 3 jam dengan penambahan NaOH 4M untuk membentuk silika gel. Sintesis keramik kordierit perbandingan massa 14% Magnesium oksida, 35% Alumina, dan 51% Silika dari abu sekam padi dangan metode solid state dengan pemanasan pada suhu (700, 800 dan 900) °C. Karakteristik sampel dilakukan menggunakan uji XRD dan untuk mengetahui nilai kekerasan digunakan microhardness tester. Selain itu dilakukan analisis sifat fisis kordierit meliputi pengukuran susut bakar, densitas dan porositas. Nilai susut bakar dan densitas mengalami kenaikan seiring dengan penambahan massa silika dan suhu pembakaran, kecuali pada suhu 700 °C dengan penambahan 10% silika nilai susut bakar menurun dan pada suhu 900 °C dengan penambahan 10% silika nilai densitas juga menurun. Penambahan massa silika dan kenaikan suhu pembakaran membuat nilai porositas semakin meningkat kecuali pada suhu 900 °C dengan penambahan 15% silika mengalami penurunan sebesar 20,65 %. Penambahan silika menurunkan nilai kekerasan keramik kordierit, sehingga dengan meningkatnya suhu kalsinasi maka nilai kekerasan juga menurun, kecuali pada sampel tanpa silika pada suhu 800°C. Berdasarkan hasil XRD tanpa penambahan silika pada suhu 700 °C diperoleh ukuran kristal sebesar 108,58 nm, dan pada suhu 900 °C dengan penambahan 10% silika sebesar 374,74 nm.
Analisis Pengaruh Variasi Temperatur Gelatinisasi Pada Sifat Mekanik Film Bioplastik Pati Kulit Kentang (Solanum Tuberosum L.) dengan Asam Asetat dan Plasticizer Gliserol Leggy Doriyanti Julia Putri; Muhammad Fahmi Hakim; Mayda Su’ad Rumira; Kamilah Pathun Ni’mah; Fira Rahmawati; Nindya Allifiantika
Jurnal Fisika Unand Vol 13 No 1 (2024)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.13.1.153-158.2024

Abstract

Plastik merupakan  rantai polimer dengan rantai atom yang panjang dan saling mengikat satu sama lain. Plastik banyak digunakan dalam kehidupan sehari-hari karena plastik memiliki sifat yang kuat, elastis dan memiliki harga yang terjangkau. Namun, plastik saat ini sulit untuk diurai sehingga perlu inovasi dengan penggunaan bioplastik. Bioplastik merupakan plastik organik yang mampu terurai oleh mikroorganisme. Pembuatan bioplastik dengan menggunakan pati kulit kentang yang diekstraksi. Larutan bioplastik dicampurkan dengan asam asetat 1% dan gliserol sebagai plasticizer. Larutan bioplastik di panaskan pada temperatur 70oC,80oC dan 90oC untuk mengetahui pengaruh temperatur gelatinisasi pada sifat fisik dari bioplastik. Larutan bioplastik kemudian dicetak dan keringkan. Setelah  itu lembaran film bioplastik dilakukan uji sifat mekanik. Temperatur gelatinisasi terbaik temperatur 80oC hal ini dikarenakan hasil pengujian sifat mekanik sampel menunjukan angka tertinggi. Seperti pada uji kuat tarik nilainya mencapai 10,273 MPa. Pada uji perpanjangan putus pada bioplastik dengan temperatur gelatinisasinya 80oC mencapai nilai 11,13%. Uji ketebalan juga menunjukan nilai tertinggi pada temperatur 80oC dengan nilai 185,5 nanometer. Serta pada uji daya serap air nilai penyerapan air hingga 70,5%.
Uji Signifikansi Stasiun GPS Kontinu dan Periodik dalam Identifikasi Pergerakan Koseismik Ongky Anggara; Satrio Muhammad Alif; Andhika Wahyu Pratama; Wendi Melvin Hutabarat
Jurnal Fisika Unand Vol 13 No 1 (2024)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.13.1.89-95.2024

Abstract

Pengukuran pergerakan bumi dengan menggunakan sistem GPS telah menjadi bagian penting dalam pemahaman deformasi kerak bumi yang berkaitan dengan aktivitas seismik. Dalam penelitian ini dilakukan uji   signifikansi dari stasiun GPS yang beroperasi secara kontinu dan periodik dalam mengidentifikasi pergerakan koseismik gempa Pesisir Barat pada 10 Maret 2020 (M5,8)   dan gempa Bengkulu pada 19 Agustus 2020 (M6,8). Pengolahan data GPS menggunakan perangkat lunak GAMIT/GLOBK yang bertujuan   untuk mendapatkan koordinat dan nilai pergeseran koseismik. Hasil penelitian menunjukan bahwa rata-rata titik tidak menunjukan pergeseran secara signifikan baik dari data GPS kontinu maupun data GPS periodik. Terdapat satu titik pengamatan yang menunjukkan   pergeseran secara signifikan yaitu stasiun pengamatan PRKB yang menunjukkan   pergeseran sebesar ~2-3 mm. Uji signifikansi dipengaruhi oleh nilai pergeseran koseismik dan standar deviasinya yang dipengaruhi mekanisme gempa. Uji signifikansi dari pengamatan stasiun GPS menunjukkan   tidak terdapat perbedaan baik dari data GPS secara kontinu maupun GPS secara periodik pada uji signifikansi karena   gempa yang diamati relatif kecil sehingga menghasilkan pergeseran koseismik yang relatif kecil.
Prototipe Sistem Pengosongan Kantong Urin Secara Otomatis Menggunakan Sensor Ultrasonik Berbasis Internet of Things (IoT) Rahma Nori; Nini Firmawati
Jurnal Fisika Unand Vol 13 No 1 (2024)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.13.1.29-35.2024

Abstract

A prototype design of an automated system for urine bag emptying using an Internet of Things (IoT) based ultrasonic sensor has been developed. The system comprises an HC-SR04 Ultrasonic Sensor, an SG90 Micro Servo Motor, NodeMCU ESP8266, a Liquid Crystal Display (LCD), and Blynk integration. The servo motor is employed to open the valve for urine discharge and close it once the process is completed. The servo motor's movement is determined by the urine's detected height using the ultrasonic sensor, and it can be controlled through the Blynk platform. The reference heights for urine management are set at half the urine bag's capacity or 8 cm, triggering a 180º rotation of the servo motor, and at 0 cm, causing the servo motor to move to 0º. The measured urine height is displayed on the LCD and the Blynk IoT interface. The ultrasonic sensor's characterization results reveal an error percentage of 0.02%, a sensitivity value of 58.203 µs/cm, an offset value of 0.0123, and a coefficient of determination R2 of 0.9999. Based on the conducted measurements, analysis, and testing, it can be concluded that the system functions effectively.