cover
Contact Name
Dr. rer.nat. Muldarisnur
Contact Email
-
Phone
+6282387463421
Journal Mail Official
jfu@sci.unand.ac.id
Editorial Address
Jurusan Fisika, FMIPA, Universitas Andalas ,Kampus Unand Limau Manis Padang 25163
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Fisika Unand
Published by Universitas Andalas
ISSN : 23028491     EISSN : 26862433     DOI : https://doi.org/10.25077/jfu
Makalah yang dapat dipublikasikan dalam jurnal ini adalah makalah dalam bidang Fisika meliputi Fisika Atmosfir, Fisika Bumi, Fisika Intrumentasi, Fisika Material, Fisika Nuklir, Fisika Radiasi, Fisika Komputasi, Fisika Teori, Biofisika, ataupun bidang lain yang masih ada kaitannya dengan ilmu fisika.
Articles 28 Documents
Search results for , issue "Vol 5 No 1 (2016)" : 28 Documents clear
Analisis Percepatan Tanah Maksimum Wilayah Sumatera Barat (Studi Kasus Gempa Bumi 8 Maret 1977 dan 11 September 2014) Marlisa, Marlisa; Pujiastuti, Dwi; Billyanto, Rachmad
Jurnal Fisika Unand Vol 5 No 1 (2016)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.5.1.53-58.2016

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang analisis percepatan tanah maksimum atau Peak Ground Acceleration (PGA) di wilayah Sumatera Barat akibat gempa bumi 8 Maret 1977 di Segmen Sumpur dan gempa bumi 11 September 204 di Segmen Sianok. Penelitian ini menggunakan metode McGuire. Hasil pengolahan data menghasilkan peta kontur PGA di wilayah Sumatera Barat. Nilai PGA terbesar akibat gempa bumi di Segmen Sumpur adalah 27,0 gal yang terjadi di daerah Pasaman. Gempa bumi di Segmen Sumpur merupakan gempa bumi berkategori merusak sedang dengan getaran yang dirasakan sangat kuat yaitu sebesar VII-VIII MMI (Mercali Modified Intensity). Nilai PGA terkecil adalah 1,1 gal yang terjadi di daerah Sijunjung, Dharmasraya, Pesisir Selatan, Kabupaten Solok, Solok Selatan, dan Kepualaun Mentawai. Efek gempa dirasakan  sebesar II-VI MMI  dengan kemampuan merusak berkategori ringan.  Nilai PGA terbesar akibat gempa bumi di Segmen Sianok adalah 28,0 gal yang terjadi di daerah Tanah Datar, Padang Panjang, Solok, Sawahlunto, dan Bukittinggi. Dampak gempa dirasakan sangat kuat  sebesar VII-VIII MMI dengan kemampuan merusak berkategori sedang. Nilai PGA terkecilnya adalah 1,1 gal yang terjadi di daerah Pasaman, Lima Puluh Kota, Pesisir Selatan, Sijunjung, Solok Selatan, Kabupaten Solok, Dharmasraya, dan Kepualaun Mentawai dengan intensitas II-VI MMI berkategori ringan.Kata Kunci : Gempa bumi, grid, intensitas, metode McGuire, MMI, PGA, segmen Sianok, segmen Sumpur.
Rancang Bangun Sistem Identifikasi Data Pasien pada Rekam Medis Elektronik Menggunakan Teknologi RFID Riyuska, Alkhairunas; Wildian, Wildian
Jurnal Fisika Unand Vol 5 No 1 (2016)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.5.1.59-64.2016

Abstract

Telah dilakukan rancang bangun sistem identifikasi data pasien pada rekam medis elektronik menggunakan teknologi RFID. Sistem terdiri dari perangkat keras berupa rangkaian  sensor RFID yang dikendalikan menggunakan ATmega8535 dan perangkat lunak berupa software aplikasi Delphi7. RFID tag pasif  digunakan sebagai kartu identitas pasien. Sistem bekerja saat kartu pasien terdeteksi dan software aplikasi menampilkan data riwayat pasien. Jarak terjauh kartu pasien yang dapat dideteksi adalah 7 cm dengan frekuensi terendah 0,2 Hz. Data pasien yang tersimpan dalam database diproses menggunakan software aplikasi. ID number RFID tag pasif dibaca oleh personal computer menggunakan komunikasi serial dengan sistem transmisi asinkron yang digunakan sebagai kode pendaftaran identitas pasien.kata kunci: rekam medis, RFID, mikrokontroler, database, Delphi7.
Analisis Konduktivitas Termal dan Porositas Sinter Silika Sumber Mata Air Panas di Sapan Maluluang, Kecamatan Alam Pauh Duo, Kabupaten Solok Selatan Endovani, Ridhovi; Putra, Ardian
Jurnal Fisika Unand Vol 5 No 1 (2016)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.5.1.65-72.2016

Abstract

Telah dilakukan pengujian terhadap sinter silika yang berasal dari daerah sumber mata air panas di Sapan Maluluang, Kecamatan Alam Pauh Duo, Kabupaten Solok Selatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui informasi reservoir panas bumi yang akan dimanfaatkan sebagai energi geotermal. Pengujian yang dilakukan yaitu uji kandungan, uji konduktivitas termal dan uji porositas pada 6 sampel sinter silika di sekitar sumber mata air panas. Pengujian kandungan pada dua sampel di titik 2 dan titik 4 yang dilakukan dengan meggunakan X-Ray Fluoresence (XRF) dengan hasil kandungan SiO2 sebesar 87,42% dan 89,33 %. Hal ini mengindikasikan bahwa daerah sumber mata air panas Sapan Maluluang didominasi oleh silika dan memiliki suhu reservoir panas bumi sekitar 175ºC. Konduktivitas termal sinter silika diuji dengan mengalirkan panas pada sinter silika yang diapit oleh dua plat besi, kemudian dicatat perubahan suhunya tiap menit selama 30 menit. Hasil pengujian menunjukkan nilai sinter silika yang tinggi dengan rata-rata konduktivitas termalnya 1170,37 W/mºC. Berdasarkan uji porositas dihasilkan bahwa sinter silika memiliki porositas rata-rata 11,68 %. Berdasarkan Badan Standarisasi Nasional kondisi ini memenuhi syarat porositas batuan reservoir yang dapat digunakan sebagai sumber energi geotermal.Kata kunci: sinter silika, energi geotermal, konduktivitas termal, porositas
Analisis Karakteristik Prakiraan Berakhirnya Gempa Susulan pada Segmen Aceh dan Segmen Sianok (Studi Kasus Gempa 2 Juli 2013 dan 11 September 2014) Putri, Ekarama; Pujiastuti, Dwi; Kurniawati, Irma
Jurnal Fisika Unand Vol 5 No 1 (2016)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.5.1.73-77.2016

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang analisis karakteristik prakiraan waktu berakhirnya gempa susulan di Segmen Aceh dan Segmen Sianok. Metode yang digunakan adalah metode Mogi 2 dan Utsu, dimana nilai-nilai konstanta dari persamaan tersebut ditentukan dengan metode Least Square. Data yang diolah merupakan data gempa susulan yang diperoleh dari BMKG, Padang Panjang. Pada penelitian ini digunakan dua kasus gempa yaitu gempa Aceh 2 Juli 2013 dan gempa Batusangkar 11 September 2014. Waktu berakhirnya gempa susulan untuk Segmen Aceh terjadi pada hari ke-4 dan untuk Segmen Sianok pada hari ke-2. Hasil analisis menunjukkan bahwa gempa di Segmen Aceh dan Segmen Sianok mempunyai tipe gempa yang sama yaitu tanpa adanya gempa pendahuluan. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa metode yang sesuai untuk memperkirakan waktu berakhirnya gempa susulan di Segmen Aceh dan Segmen Sianok adalah metode Mogi 2.  Hasil prakiraan untuk Segmen Sianok lebih mendekati data aktual daripada Segmen Aceh. Semakin besar magnitudo gempa utama maka semakin lama waktu berakhirnya gempa susulan yang terjadi.Kata kunci : gempa susulan, Least Square, Mogi 2, Utsu.
Karakterisasi Fasa dan Kapasitansi Elektroda Kayu Karet yang Dielektrodeposisi Menggunakan CuSO4 untuk Aplikasi Elektroda Superkapasitor Wijaya, Debby Herianto; Dahlan, Dahyunir
Jurnal Fisika Unand Vol 5 No 1 (2016)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.5.1.78-84.2016

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang elektroda karbon dari kayu karet yang dielektrodeposisi dengan variasi tegangan 2,5 dan 5,0 volt menggunakan larutan elektrolit CuSO4 untuk aplikasi superkapasitor. Elektroda karbon dikarakterisasi dengan menggunakan XRD dan LCR meter.  Karakterisasi XRD bertujuan untuk mengetahui fasa senyawa yang terdapat pada elektroda karbon.  Karakterisasi menggunakan LCR meter digunakan untuk mengukur nilai kapasitansi  elektroda karbon.Dari hasil XRD, sampel yang di elektrodeposisi dengan tegangan 2,5 volt mempunyai 4 fasa senyawa, yaitu Cu2O, CuO, Cu dan C dan sampel  yang di elektrodeposisi dengan tegangan  5,0 volt mempunyai 5 fasa senyawa, yaitu NaNO3, Cu2O, CuO, Cu, dan C. Dari pengukuran kapasitansi menggunakan LCR meter dengan frekuensi 100 Hz, 120 Hz, dan 1000 Hz didapatkan hasil bahwa nilai kapasitansi yang tertinggi terdapat pada sampel yang di elektrodeposisi dengan tegangan 5,0 volt sebesar 7,21 x 10-5 F.Kata kunci : elektroda karbon, elektrodeposisi, CuSO4, superkapasitor
Analisis Hubungan Konduktivitas Listrik dengan Total Dissolved Solid (TDS) dan Temperatur pada Beberapa Jenis Air Irwan, Fadhilah; Afdal, Afdal
Jurnal Fisika Unand Vol 5 No 1 (2016)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.5.1.85-93.2016

Abstract

Telah dilakukan  penelitian untuk  menentukan  hubungan konduktivitas listrik dengan Total Dissolved Solid (TDS) dan temperatur pada tiga jenis air yaitu air laut, sungai dan danau. Sampel air laut diambil di Pantai Padang, air sungai di Sungai Batang Arau dan air danau di Danau Diatas Alahan Panjang. Pada masing-masing lokasi, sampel diambil pada enam titik dengan jarak antar titik 500 m.  Sampel air laut diambil pada tiga titik dekat objek wisata dan tiga titik dekat hutan tepi pantai. Sampel air sungai diambil masing-masing pada dua titik bagian hulu, tengah dan hilir sungai. Sampel air danau diambil mulai dari pusat lahan perikanan di tepi danau menuju tengah danau. Nilai TDS ditentukan dengan metode gravimetry dan konduktivitas listrik diukur dengan conductivity meter. Rata-rata nilai TDS pada air laut sebesar 23886,7 mg/l, air sungai sebesar 1873,3 mg/l dan air danau sebesar 546,7 mg/l. Rata-rata nilai konduktivitas listrik untuk air laut sebesar 177,9 µS/cm, air sungai sebesar 139,1 µS/cm dan air danau 80,6 µS/cm. Hubungan TDS dengan konduktivitas listrik pada air laut tidak dapat dilihat karena nilai TDS sangat berosilasi dengan perubahan konduktivitas listrik. Hubungan TDS dengan konduktivitas listrik air sungai linier pada konduktivitas listrik yang kecil dan mulai tidak linier pada nilai konduktivitas listrik tinggi. Model terbaik hubungan antara TDS dan konduktivitas listrik pada air sungai dan air danau adalah model polinomial orde-2 dengan koefisien korelasi 0,9506 untuk air sungai dan 0,9896 untuk air danau .Kata kunci: gravimetry, konduktivitas listrik, temperatur, Total Dissolved Solid (TDS) 
Rancang Bangun Alat Ukur dan Indikator Kadar Air Gabah Siap Giling Berbasis Mikrokontroler dengan Sensor Fotodioda Oktavianty, Novia Ulfa; Wildian, Wildian
Jurnal Fisika Unand Vol 5 No 1 (2016)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.5.1.94-100.2016

Abstract

Telah dilakukan rancang bangun alat ukur dan indikator kadar air gabah siap giling berbasis mikrokontroler dengan sensor fotodioda.  Alat ini menggunakan sensor fotodioda dan LED yang dipasangkan pada timbangan yang memiliki pegas. Perubahan nilai tegangan keluaran akibat perubahan berat dikuatkan dengan penguat non-inverting dan dirubah menjadi nilai kadar air padi dan ditampilkan pada layar LCD. Kadar air acuan gabah siap giling adalah 14%. Berdasarkan hasil pengujian diperoleh bahwa alat yang dibuat dapat mengukur kadar air gabah siap giling untuk dua sampel pada proses penjemuran dari keadaaan basah 19,56% dan 21,7% sampai 14% dengan rata-rata kesalahan sebesar 3,04%  dan 4,35% . Alat yang dibuat merupakan acuan untuk semua gabah yang dijemur langsung di bawah sinar matahari dan dilengkapi dengan alarm sebagai indikator ketika kadar air gabah bernilai 14%.Kata kunci: kadar air, mikrokontroler, sensor fotodioda.
Profil Pencemaran Air Sungai di Muara Batang Arau Kota Padang dari Tinjauan Fisis dan Kimia Nasution, Fara Diba; Afdal, Afdal
Jurnal Fisika Unand Vol 5 No 1 (2016)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.5.1.1-6.2016

Abstract

Penelitian untuk menentukan profil pencemaran air sungai di muara Batang Arau kota Padang dari tinjauan fisis dan kimia berdasarkan nilai total padatan terlarut (TDS), konduktivitas listrik (EC), pH, dan kandungan logam berat Pb dan Fe yang telah dilakukan. Sampel air sungai diambil pada 10 lokasi di daerah muara dengan jarak antara lokasi adalah  200 m. Pengambilan sampel juga dilakukan di bagian tengah dan hulu sungai Batang Arau sebagai pembanding. TDS ditentukan dengan metode gravimetry, konduktivitas listrik diukur dengan conductivity meter, pH diukur dengan pH meter dan kosentrasi logam berat ditentukan menggunakan Atomic Absorption Spectroscopy (AAS). Nilai rata-rata TDS di daerah muara adalah 782,5 mg/l. Nilai ini sudah melebihi kadar kontaminasi untuk air minum yaitu 500 mg/l. Nilai rata-rata konduktivitas listrik di daerah muara adalah 172,5 µS/cm. Nilai ini jauh lebih tinggi dari pada nilai konduktivitas listrik air di perairan murni.  Nilai rata-rata pH di daerah muara 6,7, yang tergolong sebagai air netral. Kosentrasi logam berat Fe 0,105 mg/l dan Pb 0,005 mg/l. Kedua nilai ini masih berada di bawah ambang baku mutu air. Dari hasil yang didapatkan dapat disimpulkan bahwa kualitas air di muara Batang Arau masih dalam kondisi normal.Kata kunci: konduktivitas listrik, pencemaransungai, zat padat terlarut

Page 3 of 3 | Total Record : 28