cover
Contact Name
Dr. rer.nat. Muldarisnur
Contact Email
-
Phone
+6282387463421
Journal Mail Official
jfu@sci.unand.ac.id
Editorial Address
Jurusan Fisika, FMIPA, Universitas Andalas ,Kampus Unand Limau Manis Padang 25163
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Fisika Unand
Published by Universitas Andalas
ISSN : 23028491     EISSN : 26862433     DOI : https://doi.org/10.25077/jfu
Makalah yang dapat dipublikasikan dalam jurnal ini adalah makalah dalam bidang Fisika meliputi Fisika Atmosfir, Fisika Bumi, Fisika Intrumentasi, Fisika Material, Fisika Nuklir, Fisika Radiasi, Fisika Komputasi, Fisika Teori, Biofisika, ataupun bidang lain yang masih ada kaitannya dengan ilmu fisika.
Articles 30 Documents
Search results for , issue "Vol 8 No 4 (2019)" : 30 Documents clear
Rancang Bangun Alat Pendeteksi Ulat Dalam Buah Mangga Menggunakan Sensor Ultrasonik Indrianti, Mei Suci; Wildian, Wildian
Jurnal Fisika Unand Vol 8 No 4 (2019)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.8.4.336-341.2019

Abstract

Telah dihasilkan alat pendeteksi ulat dalam buah manggamenggunakan sensor ultrasonik HC-SR04. Alat yang dikendalikan mikrokontroler dalam modul Arduino Unoini dibuat untuk membantu masyarakat mengetahui ada tidaknya ulat dalam buah mangga yang akan dibeli atau dimakan, dan memudahkan eksportir dalam mensortir buah mangga yang hendak diekspor. Modul sensor ultrasonik HC-SR04bekerja berdasarkan prinsip lamanya waktu perambatan gelombang ultrasonik sejak dipancarkan oleh transmitter hingga diterima kembali oleh receiver pada modul yang sama akibat pemantulan oleh objek. Hasil pengujian menunjukkan bahwa tegangan keluaran sensor lebih besar ketika mendeteksi buah yang berulat (yaitu diatas 30 mV) daripada buah tak-berulat (di bawah 30 mV). Hal ini terjadi karena buah yang berulat memiliki struktur dalam yang lebih lunak atau berongga sehingga gelombang ultrasonik dapat menembus lebih dalam, mengakibatkan waktu perambatan gelombang menjadi lebih lama dibandingkan pada buah yang tak-berulat. Hasil pengujian juga memperlihatkan bahwa pendeteksian paling efektif terjadi ketika detektor berjarak6 cm, detektor dapat mendeteksi keberadaan ulat pada salah satu sisi mangga dengan keakuratan alat sebesar 84,6%. Detektor ini dilengkapi LCD dan buzzer yang akan menginformasikan ada-tidaknya ulat dalam buah mangga.Kata Kunci : detektor, mangga, ulat buah, ultrasonik
Rancang Bangun Pembangkit Listrik Tenaga Ombak Berbasis Piezoelektrik dengan Modul Charging TP5100 pada Bangunan Groin Pemecah Ombak Pantai Padang Shaputra, Chahyo; Rasyid, Rahmat
Jurnal Fisika Unand Vol 8 No 4 (2019)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.8.4.342-347.2019

Abstract

Telah dilakukan rancang bangun pembangkit listrik tenaga ombak berbasis piezoelektrik dengan modul charging TP5100 pada bangunan groin pemecah ombak pantai Padang. Alat yang dirancang terdiri dari sensor piezoelektrik jenis Polyvinylidene Diflouride  (PVDF), dioda 1N4007, sensor tegangan, arduino UNO R3, LCD 16x2 dengan modul I2C, baterai lithium dan modul charging TP5100. Sensor piezoelektrik mengkonversi energi mekanis dari ombak menjadi energi listrik dengan arus AC yang disearahkan menjadi arus DC dengan rangkaian penyearah gelombang penuh 1N4007 kemudian dideteksi oleh sensor tegangan, ditampilkan pada LCD dan disimpan pada baterai lithium melalui modul TP5100. Groin mempengaruhi besar gaya mekanis ombak, semakin panjang groin, maka akan semakin besar gaya mekanis yang dibawa ombak saat mengenai piezoelektrik sehingga menghasilkan tegangan yang lebih besar, begitu sebaliknya. Tegangan rata-rata maksimum yang dihasilkan sebesar 2.75 volt DC, dengan daya 45,83 mW.  Alat yang dirancang mampu menghasilkan energi listrik ketika sistem dikenai hantaman ombak laut pada bangunan groin pantai Padang.Kata kunci: piezoelektrik, TP5100, tegangan, groin, ombak laut, tegangan.
Pemurnian Mangan Oksida dengan Metode Pengendapan Selektif Menggunakan Karbon Alamsah, Ihsan; Puryanti, Dwi
Jurnal Fisika Unand Vol 8 No 4 (2019)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.8.4.348-354.2019

Abstract

Penelitian pemurnian mangan oksida dari bijih mangan Nagari Aie Ramo, Kecamatan Kamang, Kabupaten Sijunjungdilakukan dengan mengunakan metode pengendapan selektif dan adsorbsi. Biji mangan diekstraksi dengan asam sulfat kemudian direduksi dengan asam oksalat dalam suasana asam dan diendapkan dalam larutan NaOH menggunakan media adsorbsi karbon.Karbon yang digunakan berasal dari cangkang kelapa sawit (CKS), cangkang biji karet (CBK), cangkang buah ketaping (CKP), dan tandan kosong kelapa sawit (TKS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa karbon cangkang kelapa sawit merupakan karbon yang paling tinggi persen adsorbsinya yaitu 94,225 % dibandingkan dengan sumber karbon lainnya. Analisis Atomic Adsorbtion Spectroscopy(AAS) menunjukkan kadar mangan meningkat setelah proses pemurnian yaitu dari 13,6123 ppm hingga 21,8867 ppm untuk karbon cangkang kelapa sawit. Kadar mangan meningkat setelah proses pengendapan selektif dan adsorbsi. Kadar pengotor yang terkandung dalam bijih mangan seperti Fe, Al, Si, K, Ba, P, Mg, Ca dan Ti dianalisis menggunakan X-Ray Fluoresense (XRF).Proses pengendapan selektif dapat menghilangkan pengotor Fe sekitar 98%. Proses pemurnian dengan metode adsorbsi dapat menghilangkan pengotor sebanyak 98 % Fe.Hasil karakterisasi menggunakan X-Ray Difraktion (XRD) untuk MnO2 murni menunjukkan bahwa sistem kristal yang dihasilkan adalah tetragonal dengan puncak tertinggi pada sudut 2θ = 25,3591o dengan indeks miller (111) dan ukuran kristal MnO2 diperoleh sebesar 53,08 nm.Kata Kunci : Bijih Mangan, Mangan Oksida, Pengendapan Selektif, Adsorbsi, Karbon
Rancang Bangun Alat Monitoring Detak Jantung Pasien Rumah Sakit dengan Sistem Telemetri Berbasis Ardiuno UNO R3 Mardiansah, Mardiansah; Wildian, Wildian
Jurnal Fisika Unand Vol 8 No 4 (2019)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.8.4.355-361.2019

Abstract

Telah dirancang bangun alat pemantau detak jantung pada pasien rumah sakit menggunakan sistem telemetri. Sistem telemetri terdiri dari dua unit yaitu transmitter dan receiver.Unit transmitter terdiri dari rangkaian pulse sensor, transceiver nRF24L01+ dan Arduino UNO R3 yang berfungsi untuk mendeteksi detak jantung melalui ujung jari manusia dan mengirim data hasil deteksi ke unit receiver. Unit receiver terdiri dari transceiver nRF24L01+, Arduino UNO R3, LCD dan buzzer yang berfungsi sebagai penerima dan penampil data yang dikirim oleh unit transmitter. Buzzer berfungsi sebagai tanda peringatan jika terdeteksi detak jantung yang tidak normal. Dari hasil karakterisasi sensor detak jantung diketahui jarak sensor dengan luxmeter terhadap intensitas cahaya memiliki fungsi transfernya = 189,91 e-0,162x dan koefisien determinasi R2 = 0,9588. Pengukuran detak jantung pada lima orang sampeldenganusia antara 21 – 25 tahun diperoleh nilai rata-rata error alat yang dibuat adalah sebesar 0,85 %. Sistem monitoring dapat berfungsi dengan baik dimana data detak jantung dapat dikirim dengan jarak transmisi maksimum sejauh 5 m serta buzzer dapat berbunyi.Kata kunci :ardiuno UNO R3, luxmeter, pulse sensor,transceiver nRF24L01+.
Analisis Koefisien Difusi Neutron terhadap Jarak Ekstrapolasi dalam Persamaan Difusi Multigrup Satu Dimensi Yunanda, Winka Wino; Shafii, Mohammad Ali
Jurnal Fisika Unand Vol 8 No 4 (2019)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.8.4.362-367.2019

Abstract

Telah dilakukan analisis koefisien difusi neutron terhadap jarak ekstrapolasi dalam persamaan difusi multigrup satu dimensi. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan distribusi fluks neutron yang selanjutnya digunakan sebagai nilai masukan untuk menghitung koefisien difusi neutron sebagai fungsi 70 grup energi. Jenis reaktor yang digunakan dalam penelitian ini adalah reaktor cepat dengan teras berbentuk slab dan bahan bakar yang digunakan adalah U-PuN. Pada penelitian ini dilakukan perhitungan distribusi fluks neutron dan koefisien difusi neutron untuk 20 grup energi yaitu hanya pada grup energi tinggi saja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai koefisien difusi pada 20 grup terhadap jarak ekstrapolasi pada grup energi cepat untuk bahan bakar U-235 dan Pu-239 diperoleh nilai yang hampir sama yaitu antara 1x10-4cm sampai 5x10-4 cm hal ini terjadi karena U-235 dan Pu-239 merupakan bahan fisil, sedangkan nilai koefisien difusi neutron pada U-238 jauh lebih kecil yaitu antara 5x10-5cm sampai 25x10-5 cm, perbedaan nilai ini terjadi karena U-238 merupakan bahan fertil.Kata kunci: distribusi fluks neutron, grup energi, jarak ekstrapolasi, koefisien difusi neutron
Pengaruh Temperatur Sintering Terhadap Struktur dan Sifat Magnetik Fe3O4-TiO2 Sebagai Penyerap Gelombang Mikro Novia, Bunga; Astuti, Astuti
Jurnal Fisika Unand Vol 8 No 4 (2019)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.8.4.368-372.2019

Abstract

Telah dilakukan sintesis nanopartikel Fe3O4-TiO2 dengan bahan baku batu besi dan TiO2. Pembuatan nanopartikel Fe3O4 disintesismenggunakan metode kopresipitasi dan pembuatan komposit Fe3O4-TiO2 disintesis menggunakanmetode solid state reaction. Material komposit Fe3O4-TiO2 dengan variasi sintering 400oC, 500oC, 600oC dan 700oC untuk melihat pengaruh temperatur sintering terhadap struktur dan sifat magnetiknya. Sampel dianalisis ukuran partikel, ukuran kristal, suseptibilitas magnet dan konduktivitas listrik. Sampel yang telah berbentuk pellet dikarakterisasi dengan alat X-Ray Difraction (XRD) dan LCR meter. Sampel yang masih berbentuk serbuk dikarakterisasi menggunakan alat Scanning Electron Microscopy (SEM) dan Bartington Magnetic Susceptibility. Hasil karakterisasi menunjukkan bahwa Fe3O4-TiO2 yang disintering pada temperatur 700oC didapatkan partikel terkecil yaitu berkisar antara 3 nm - 75 nm dan ukuran kristal terkecil 66,63 nm. Nilai suseptibilitas paling tinggi didapatkan 4,2 x 10-8 m3/kg dan nilai konduktivitas listrik adalah 9,44 x 10-7 S/cm.    Kata kunci :  daya serap gelombang mikro, kopresipitasi, nanopartikel Fe3O4, sintering, solid  state  reaction, titanium dioksida (TiO2).
Estimasi Periode Ulang Gempa Pulau Mentawai Menggunakan Distribusi Weibull dan Gumbel Andini, Mayang Putri; Pujiastuti, Dwi
Jurnal Fisika Unand Vol 8 No 4 (2019)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.8.4.373-379.2019

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan nilai periode ulang gempa Pulau Mentawai menggunakan distribusi Weibull dan Gumbel. Dalam penelitian ini akan ditentukan distribusi yang paling cocok untuk menghitung periode ulang gempa di Pulau Mentawai, yang dinilai berdasarkan persentase nilai standar errornya. Periode ulang dihitung untuk gempa dengan episenter Segmen Sipora-Pagai dan Segmen Siberut. Data gempa yang digunakan adalah data gempa sejak bulan Januari 1920- Juli 2019, dengan magnitudo ≥ 5 Mw dan kedalaman ≤ 100 km. Data gempa kemudian dikelompokkan menjadi tiga kelas berdasarkan magnitudonya yaitu (5,0-5,4) Mw, (5,5-5,9)Mw, serta (6,0-6,8) Mw, dan diolah menggunakan software Mathematica versi 11. Periode ulang gempa Segmen Sipora Pagai menggunakan distribusi Weibull berkisar dari 1,2 tahun-7,3 tahun, dan menggunakan distribusi Gumbel 2,8 tahun-6 tahun untuk gempa 5,0 Mw-6,8 Mw. Periode ulang gempa Segmen Siberut untuk rentang magnitudo yang sama dengan Segmen Sipora-Pagai berkisar 1,1 tahun-3,8 tahun dengan menggunakan distribusi Weibull, dan 1,6 tahun -3,2 tahun menggunakan distribusi Gumbel. Distribusi yang paling cocok digunakan untuk periode ulang Pulau Mentawai adalah distribusi Weibull karena memiliki nilai standar error yang lebih kecil, dengan persentase untuk Segmen Sipora-Pagai sebesar 46% dan Segmen Siberut sebesar 31%.Kata kunci:  periode ulang, Weibull, Gumbel, standar error, Gempa, Mentawai
Pengaruh Presentase Massa Partikel Kayu dan Serat Lidah Mertua pada Core terhadap Sifat Fisis dan Mekanis Papan Partikel Yetti, Febri Erni; Mora, Mora
Jurnal Fisika Unand Vol 8 No 4 (2019)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.8.4.380-386.2019

Abstract

Penelitian tentang pengaruh variasi massa partikel kayu dan serat lidah mertua pada core (inti) terhadap sifat fisis dan mekanis papan partikel perekat resin epoksi telah dilakukan.  Sifat fisis yang diuji meliputi kerapatan, kadar air, dan daya serap air sedangkan pengujian sifat mekanis meliputi kuat lentur, kuat tekan dan kuat tekan sejajar.  Papan partikel ini dibuat dengan memvariasikan komposisi partikel serbuk kayu dan lidah mertua yang lolos ayakan 50 mesh sebagai filler pada core dengan tiga variasi komposisi yaitu 0%:30%, 15%:15% dan 30%:0% sedangkan kadar resin epoksi 10%.  Bagian lapis muka papan dibuat dengan komposisi partikel serbuk kayu yang lolos ayakan 100 mesh sebesar 20% dan kadar resin epoksi 10%.  Hasil uji sifat fisis menunjukan bahwa papan partikel komposit memenuhi ketentuan SNI 03-2105-2006 berdasarkan kadar air dan daya serap air, namun memiliki kerapatan yang melewati batas standar SNI 03-2105-2006.  Selain itu, uji sifat mekanis yaitu kuat tekan sejajar memenuhi standar SNI 03-2105-2006, sedangkan pada kuat lentur (MOE) dan kuat tekan (MOR) tidak memenuhi standar SNI 03-2105-2006. Variasi massa yang terbaik dalam pembuatan papan partikel yaitu dengan menggunakan variasi massa core antara serbuk kayu (30%) dan serat lidah mertua (0%).Kata kunci: papan partikel, resin epoksi, serat lidah mertua, dan serbuk kayu.
Analisis Radionuklida pada Fly Ash dan Bottom Ash PLTU Teluk Sirih Menggunakan Spektrometer Gamma Putri, Rahmi Dwi; Taufiq, Imam; Nurokhim, Nurokhim
Jurnal Fisika Unand Vol 8 No 4 (2019)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.8.4.387-393.2019

Abstract

Analisis radionuklida pada fly ash dan bottom ash dari PLTU Teluk Sirih telah dilakukan menggunakan spektrometer gamma. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui radionuklida yang terdapat pada fly ash dan bottom ash PLTU Teluk Sirih, kemudian membandingkan konsentrasi aktivitas radionuklida yang didapatkan dengan PP RI no.101/2014 mengenai pengelolaan limbah B3. Sampel fly ash dan bottom ash dari PLTU Teluk Sirih dipreparasi sesuai dengan prosedur standar yang ditetapkan oleh BATAN, lalu dicacah menggunakan spektrometer gamma yang dilengkapi detektor HPGe selama 17 jam. Radionuklida yang didapatkan dari hasil pencacahan adalah 210Pb, 230Th, 234Th, 226Ra, 232Th, 228 Th, 238U, 40K. Konsentrasi aktivitas radionuklida pada sampel fly ash berkisar antara 21,20±5,378 Bq/kg sampai dengan 320,40±31,279 Bq/kg, sedangkan konsentrasi aktivitas radionuklida pada sampel bottom ash berkisar antara ≤ 2,529 Bq/kg sampai dengan 163,728±15,88 Bq/kg. Berdasarkan PP RI No.101/2014 pemanfaatan fly ash dan bottom ash dari PLTU Teluk Sirih masih diperbolehkan karena konsentrasi aktivitas pada fly ash dan bottom ash PLTU Teluk Sirih berada dibawah ambang batas yaitu untuk deret uranium dan thorium adalah 1000 Bq/kg dan untuk kalium sebesar 10.000 Bq/kg.Kata kunci : aktivitas, bottom ash, fly ash, limbah B3, radionuklida, spektrometer gamma
Klasifikasi Mata Air Panas Berdasarkan Diagram Segitiga Fluida di Batu Balang dan Muaro Paiti, Kabupaten 50 Kota Almuhsinin, Almuhsinin; Putra, Ardian
Jurnal Fisika Unand Vol 8 No 4 (2019)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.8.4.394-400.2019

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang karakteristik fluida mata air panas berupa penentuan tipe fluida, kesetimbangan, asal usul sumber fluida dan pengenceran fluida di Nagari Batu Balang dan Nagari Muaro Paiti Kabupaten 50 Kota. Sampel penelitian diambil dari empat sumber mata air panas sebanyak 500 ml. Hasil pengukuran di dua lokasi didapatkan nilai pH 7,21 – 7,44, dan nilai temperatur permukaan mata air panas 41,36°C – 60,86°C. Konsentrasi Na, K, Mg, K, B dan Li didapatkan dari Inductively Coupled Plasma-Atomic Emission Spectroscopy (ICP-AES), konsentrasi Cl didapatkan dari pengolahan persamaan konduktivitas yang didapatkan dari conductivity meter, konsentrasi SO4 dengan metode visible spectroscopy dan hasil konsentrasi HCO3 diukur dengan titrasi asam basa. Segitiga Cl-HCO3-SO4 menunjukkan fluida bertipe bikarbonat. Segitiga Na-K-Mg menunjukkan kandungan dominan pada fluida adalah Mg yang mengindikasikan banyak pencampuran dengan air tanah. Segitiga Cl-Li-B menunjakkan asal sumber fluida berada pada reservoir yang memiliki struktur batuan yang sama dan berasal dari sistem hidrotermal lama. Dari hasil analisis karakteristik fluida yang telah diperkirakan terdapat  potensi panas bumi di daerah tersebut.Kata kunci: Batu Balang, diagram segitiga fluida, mata air panas, Muaro Paiti, tipe fluida.

Page 3 of 3 | Total Record : 30