cover
Contact Name
Hamdan Akbar Notonegoro
Contact Email
hamdan_an@untirta.ac.id
Phone
+62254-395502
Journal Mail Official
flywheel@untirta.ac.id
Editorial Address
Department of Mechanical Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa Jl. Jend. Sudirman Km. 3 Cilegon,
Location
Kab. serang,
Banten
INDONESIA
FLYWHEEL : Jurnal Teknik Mesin Untirta
ISSN : 24077852     EISSN : 25977083     DOI : https://doi.org/10.36055/fwl.v0i0.
The journal publishes original and (mini)review articles covering the concepts of materials science, mechanics, kinematics, thermodynamics, energy and environment, mechatronics and robotics, fluid mechanics, tribology, cybernetics, industrial engineering and structural analysis. The journal follows new trends and progress proven practice in the mechanical engineering and also in the closely related sciences as are electrical, civil and process engineering, medicine, microbiology, ecology, agriculture, transport systems, aviation, and others, thus creating a unique forum for interdisciplinary or multidisciplinary dialogue.
Articles 12 Documents
Search results for , issue "Volume V Nomor 2, Oktober 2019" : 12 Documents clear
Simulasi Numerik Pengaruh Kecepatan Fluidisasi Terhadap Kerakteristik Pengeringan Batubara Pada Pengering Swirl Fluidized Bed Tanpa Cone dengan Kemiringan Sudu Pengarah 10 derajat Melvin Emil Simanjuntak
FLYWHEEL : Jurnal Teknik Mesin Untirta Volume V Nomor 2, Oktober 2019
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/fwl.v1i1.6418

Abstract

Saat ini batubara batubara kalori rendah paling banyak digunakan sebagai bahan bakar di PLTU. Kadar air pada batubara jenis ini 25 – 70 % dengan nilai kalor kurang dari 5100 kkal/kg. Untuk menaikkan nilai kalornya maka batubara dikeringkan dengan berbagai cara. Salah satu caranya adalah dengan metode swirl fluidized bed. Pengeringan batubara pada penelitian  ini dilakukan dengan model 3D, transien, disrete phase dan injeksi. Batubara yang digunakan sebanyak 600 gr dan diameter yang diasumsikan 6 mm untuk setiap percobaan.  Laju aliran divariasikan untuk melihat karakteristik pengeringan dan kondisi udara di dalam chamber. Dengan laju aliran udara sebesar 0,0746, 01064 dan 0,133 kg/s diperoleh kadar air berubah masing-masing dari sebesar 31,23%; 30,77% dan 30,77% menjadi sebesar 22,5%; 18,14% dan 16,22%. Semakin ke arah outlet, sudut kemiringan aliran semakin kecil dan mengarah vertikal. Udara dengan temperatur lebih rendah dan fraksi massa uap air lebih tinggi terkonsentrasi di bagian tengah chamber. Temperatur udara paling rendah pada kisaran 306-308 K pada laju aliran 0,0746 dan 01064 kg/s. Dengan ketiga laju aliran partikel dapat terfluidisasi dengan baik.
Pengaplikasian FMEA untuk Mendukung Pemilihan Strategi Pemeliharaan pada Paper Machine Dejoi Irfian Situngkir
FLYWHEEL : Jurnal Teknik Mesin Untirta Volume V Nomor 2, Oktober 2019
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/fwl.v1i1.5489

Abstract

Paper machine merupakan mesin produksi utama untuk menghasilkan kertas. Kegagalan pada paper machine akan memberikan dampak signifikan terhadap hasil produksi. Jumlah downtime yang disebabkan oleh kegagalan mesin akan menurunkan kuantitas maupun kualitas dari produk, sehingga berpengaruh buruk terhadap persaingan antara perusahaan sejenis. Bagian lantai produksi selalu berupaya untuk mengurangi kegagalan mesin, agar dapat menjaga kuantitas maupun kualitas sesuai dengan target. Pemilihan strategi pemeliharaan yang tepat merupakan solusi yang dapat diusulkan untuk menyelesaikan masalah tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan pemilihan strategi pemeliharaan yang tepat pada paper machine.  Metode yang digunakan adalah Failure Mode and Effect Analysis (FMEA). Metode ini mampu mengidentifikasi kemungkinan penyebab dan dampak yang diakibatkan oleh suatu mode kegagalan potensial pada Paper Machine, sehingga dapat dilakukan pencegahan/perbaikan yang tepat. Metode FMEA menunjukkan Nilai Risk Priority Number (RPN) sebagai acuan dalam menentukan pemilihan strategi pemeliharaan yaitu, pemeliharaan prediktif, pemeliharaan preventif atau pemeliharaan korektif. Hasil pengaplikasian metode FMEA ini menunjukkan bahwa nilai RPN yang paling tinggi terdapat pada komponen bearing bush sebesar 210, antifriction bearing sebesar 200, dan press capter  sebesar  252. Strategi pemeliharaan yang sesuai dilakukan perusahaan untuk komponen tersebut berdasarkan kriteria pemilihan program pemeliharaan adalah melakukan pemeliharaan preventif (nilai RPN berada diantara 200 s.d 300).

Page 2 of 2 | Total Record : 12