cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. serang,
Banten
INDONESIA
JURNAL INTEGRASI PROSES
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal integrasi proses (JIP) diterbitkan oleh Jurusan Teknik Kimia Universitas Sultan Ageng Tirtayasa dua kali dalam setahun. JIP menerima artikel dalam bidang teknik kimia berupa original research papers, reviewed papers dan short communications dari para peneliti, akademisi, industri dan praktisi.
Arjuna Subject : -
Articles 7 Documents
Search results for , issue "VOLUME 5 NOMOR 2 Juni 2015" : 7 Documents clear
PENGARUH PENAMBAHAN SELULOSA DARI TANAMAN ECENG GONDOK (Eichornia crassipes) DALAM PEMBUATAN BIOPOLIMER SUPERABSORBEN Heri Heriyanto; Ikhsan Firdaus; Ana Fadilah Destiani
JURNAL INTEGRASI PROSES VOLUME 5 NOMOR 2 Juni 2015
Publisher : JURNAL INTEGRASI PROSES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (737.413 KB) | DOI: 10.36055/jip.v5i2.203

Abstract

Polimer superabsorben (Superabsorbent Polymer/SAP) adalah suatu bahan yang dapat mengabsorpsi dan menyimpan cairan lebih dari berat bahannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh rasio penambahan selulosa terhadap sifat fisik dan daya absorbsi produk biopolimer superabsorben dan mengetahui pengaruh penambahan zat aditif crosslink terhadap kualitas polimer superabsorben berbasis selulosa. Pembuatan polimer superbsorben dilakukan dengan memvariasikan persentase penambahan selulosa 0%; 10%; 20%; 30% dan 40%, variasi penambahan cross linker agent pada polimerisasi yaitu 0 ml, 0,7 ml dan 1,4 ml larutan Formalin. Pengukuran kapasitas absorbsi air, nilai pengujian rasio swelling superabsorben dalam larutan urea dan pengujian rasio swelling superabsorben dalam larutan NaCl digunakan untuk menentukan karakteristik superabsorben yang disintesis. Hasil penelitian menunjukkan polimer superabsorben yang dihasilkan dengan penambahan selulosa memiliki karakteristik yang lebih baik dibandingkan poliakrilamida yang disintesis. Polimer superabsorben dengan rasio 10% berat selulosa terhadap berat superabsorben mempunyai nilai kapasitas absorbsi sebesar 2,8 g air/g superabsorben, rasio swelling pada larutan Urea 5% sebesar 3,78 dan rasio swelling dalam larutan NaCl 0,15 M sebesar 3,8. Pengaruh penambahan Formalin sebanyak 0,7 ml memberikan hasil nilai rata-rata kapasitas absorbsi, rasio swelling pada larutan urea 5% dan rasio swelling dalam larutan NaCl 0,15 M yang lebih besar.
REVIEW: SINTESIS NANOSELULOSA Devi Bentia Effendi; Nurul Huda Rosyid; Asep Bayu Dani Nandiyanto; Ahmad Mudzakir
JURNAL INTEGRASI PROSES VOLUME 5 NOMOR 2 Juni 2015
Publisher : JURNAL INTEGRASI PROSES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1227.352 KB) | DOI: 10.36055/jip.v5i2.199

Abstract

Partikel nanoselulosa adalah material selulosa jenis baru yang memiliki banyak kegunaan dalam berbagai macam aplikasi, seperti bioteknologi, komposit, adsorben, emulsi dan dispersi, dan biomedis. Metode sintesis sangat berpengaruh terhadap ukuran partikel, kristalinitas, dan kemurnian nanoselulosa. Sehingga, perlu pendekatan lebih lanjut untuk mengetahui efektifitas berbagai metode yang digunakan para peneliti dalam melakukan sintesis nanoselulosa. Namun, tidak semua rangkuman jurnal yang ada menunjukkan informasi yang detail mengenai metode maupun aplikasi dari material nanoselulosa. Dalam paper ini, akan dikaji beberapa metode yang dapat digunakan dalam proses sintesis ¬nanoselulosa, diantaranya: metode mekanik, metode kimia, dan metode biologis. Selanjutnya, akan dijelaskan juga mengenai aplikasi dari nanoselulosa dan prospek cairan ionik sebagai katalis dalam pembuatan nanoselulosa.
PENGARUH RASIO C/N BAHAN BAKU PADA PEMBUATAN KOMPOS DARI KUBIS DAN KULIT PISANG Budi Nining Widarti; Wardah Kusuma Wardhini; Edhi Sarwono
JURNAL INTEGRASI PROSES VOLUME 5 NOMOR 2 Juni 2015
Publisher : JURNAL INTEGRASI PROSES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (712.235 KB) | DOI: 10.36055/jip.v5i2.200

Abstract

Kubis dan kulit pisang dari pasar dibuang ke tempat pemrosesan akhir sampah tanpa adanya pemanfaatan. Sampah kubis dan kulit pisang dimanfaatkan sebagai bahan baku pembuatan kompos. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi rasio C/N bahan baku terhadap kompos. Pengomposan ini menggunakan 3 variasi rasio C/N campuran bahan. Bahan yang digunakan adalah kubis, kulit pisang, dan kotoran sapi, total berat bahan setiap komposter adalah 4 kg, dengan variasi rasio C/N pada komposter 1, 2 dan 3 berturut-turut yaitu 22, 26 dan 18. Hasil penelitian diperoleh perubahan rasio C/N komposter 1, 2 dan 3 berturut-turut yaitu dari 22 menjadi 11,46, 26 menjadi 12,16 dan 18 menjadi 10,49. Nilai Nitrogen (N) kompos matang komposter 1, 2 dan 3 berturut-turut yaitu 2,71%, 2,63% dan 2,94%. Nilai Phosfor (P) kompos matang komposter 1, 2 dan 3 berturut-turut yaitu 1,96%, 2,13%; dan 1,82%. Nilai Kalium (K) kompos matang komposter 1, 2 dan 3 berturut-turut yaitu 7,36%, 7,57%; dan 6,59%. Kadar air komposter 1, 2 dan 3 berturut-turut yaitu 20,27, 20,97% dan 18,33%. Variasi rasio C/N bahan baku yang digunakan tidak menunjukkan pengaruh karena 3 variasi rasio C/N bahan yang digunakan masih mendekati range 20-30.
KARAKTERISASI SENYAWA FLAVONOID EKSTRAK SAMBILOTO (Andrographis paniculata) YANG MEMPUNYAI AKTIVITAS INHIBISI TERHADAP ENZIM SIKLOOKSIGENASE-2 SECARA IN VITRO Agus Rochmat
JURNAL INTEGRASI PROSES VOLUME 5 NOMOR 2 Juni 2015
Publisher : JURNAL INTEGRASI PROSES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (920.58 KB) | DOI: 10.36055/jip.v5i2.201

Abstract

Sambiloto (Andigraphis paniculata) adalah tanaman medis tradisional digunakan untuk pengobatan dingin, demam, radang tenggorokan dan beberapa infeksi. Beberapa penelitian menunjukkan, sambiloto memiliki aktivitas antiinflamasi. Kemampuan senyawa aktifnya memberikan efek penghambatan secara tetap dan sampel ekstrak memenuhi standar yang ditetapkan BPOM RI. Hasil esktraksi sambiloto dengan etanol dan air memberi informasi sebagai senyawa flavonoid. Hasil uji senyawa flavonoid dari ekstrak air memiliki penghambatan terhadap enzim COX-2 sebeasar 98,97 % dan ekstrak etanol memiliki penghambatan 16,70 %. Karakterisasi ekstrak etanol memiliki spectrum IR dan UV sesuai dengan pola senyawa Flavon. Sementara, fraksi etanol memberikan spektrum IR dan UV Pola untuk memperkirakan untuk polifenol senyawa.
ANALISA PENGARUH GEOMETRI TINGGI KONIS DAN DIAMETER HIDRAULIK ASH HOPPER TERHADAP KINERJA SIKLON PERSEGI MENGGUNAKAN METODA CFD (COMPUTATIONAL FLUID DYNAMIC) Novi Sylvia; Maryana Maryana; Elwina Elwina; Yazid Bindar
JURNAL INTEGRASI PROSES VOLUME 5 NOMOR 2 Juni 2015
Publisher : JURNAL INTEGRASI PROSES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1177.14 KB) | DOI: 10.36055/jip.v5i2.242

Abstract

Artikel ini memaparkan hasil penelitian yang diperoleh melalui aplikasi dinamika fluida komputasi (Computational Fluida Dynamic,CFD) untuk mensimulasi medan alir di dalam siklon persegi. Perangkat lunak Gambit digunakan sebagai pre-processor untuk menggambar konfigurasi, diskritisasi, dan pendefinisian kondisi batas siklon. Panjang sisi siklon yang digunakan 0,2 m menyesuaikan dengan diameter siklon silinder Lapple, dengan kondisi operasi  ditentukan pada laju alir gas sebesar 0,1m3/s sementara beban partikel dalam  laju alir gas sebesar 0,01kg/m3. Perangkat lunak CFD FLUENT 6.2.16 digunakan untuk simulasi medan alir dan dinamika partikel dalam siklon. Model turbulensi dalam katagori Reynolds Averaged Navier Stokes (RANS)  yang diuji Reynolds Stress Model (RSM). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh geometri dengan menvariasikan perbandingan tinggi konis Lc/a 1,75; 2,0; 2,25 dan perbadingan diameter hidraulik ash hopper  B/a 0,1; 0,125; 0,15 pada siklon persegi  terhadap kinerja siklon persegi. Kinerja siklon dikaji melalui efisiensi dan penurunan tekanan. Hasil penelitian ini diperoleh efisiensi tertinggi yaitu 90,35% dengan kecepatan alir umpan 20 m/s dan nilai kehilangan tekanan terendah(Pressure Drop) 13747,044 Pa dengan kecepatan alir umpan 5 m/s pada siklon persegi yang mempunyai perbandingan tinggi konis Lc/a 2,25 dan perbandingan diameter hidraulik ash hopper B/a 0,15.
PEMANFAATAN AMPAS KELAPA SEBAGAI BAHAN BAKU TEPUNG KELAPA TINGGI SERAT DENGAN METODE FREEZE DRYING Meri Yulvianti; Widya Ernayati; Tarsono Tarsono; M. Alfian R.
JURNAL INTEGRASI PROSES VOLUME 5 NOMOR 2 Juni 2015
Publisher : JURNAL INTEGRASI PROSES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (897.492 KB) | DOI: 10.36055/jip.v5i2.246

Abstract

Industri pengolahan kelapa menghasilkan produk samping berupa ampas kelapa. Selama ini ampas kelapa hanya dimanfaatkan sebagai pakan ternak dengan harga produk yang sangat rendah. Ampas kelapa dapat diolah menjadi tepung ampas kelapa yang kaya akan serat dan relatif lebih rendah lemak. Kandungan protein, lemak, dan serat pada ampas kelapa ini merupakan salah satu kandungan yang sangat dibutuhkan untuk proses fisiologis dalam tubuh manusia. Tujuan penelitian ini adalah menentukan waktu pengeringan terbaik dalam pembuatan tepung  ampas  kelapa  dengan metode pengeringan  freeze  drying.  Prinsip  freeze  dryer adalah pengeringan dengan proses sublimasi untuk menjaga stabilitas rasa, warna, aroma dan struktur. Pengeringan ampas kelapa dengan freeze dryer dilakukan dengan beberapa variasi waktu pengeringan, yaitu 18 jam,  22 jam, 24 jam, 42 jam, 46 jam, dan 48 jam. Penentuan mutu ampas kelapa berdasarkan kandungan gizi yang terdapat di dalam produk, melalui analisa dengan metode Kjeldahl, Soxhletasi, dan pengeringan dengan oven untuk menentukan kandungan nilai gizi dengan beberapa parameter yaitu kadar air, kadar serat, kadar lemak, dan kadar protein. Berdasarkan hasil analisa, metode terbaik pengeringan freeze drying dilakukan selama 18 jam hingga 24 jam sehingga diperoleh kadar air 0,33%, kadar serat 37,1%, kadar lemak 12,0% dan kadar protein 4,12%. 
PEMBUATAN CMC DARI SELULOSA ECENG GONDOK DENGAN MEDIA REAKSI CAMPURAN LARUTAN ISOPROPANOL-ISOBUTANOL UNTUK MENDAPATKAN VISKOSITAS DAN KEMURNIAN TINGGI Alia Badra Pitaloka; Nur Anis Hidayah; Asep Handaya Saputra; Mohammad Nasikin
JURNAL INTEGRASI PROSES VOLUME 5 NOMOR 2 Juni 2015
Publisher : JURNAL INTEGRASI PROSES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1149.445 KB) | DOI: 10.36055/jip.v5i2.247

Abstract

Eceng gondok (Eichhornia crassipes) merupakan gulma perairan yang dapat mengganggu ekosistem air.Untuk mengurangi dampak negatif yang ditimbulkan berbagai upaya telah dilakukan dan salah satunya adalah dengan pemanfaatan eceng gondok sebagai bahan bakupembuatan Carboxymethyl Cellulose (CMC).Potensi eceng gondok sebagai bahan bakuCMC cukup besar karena kandungan selulosanya yang cukup tinggi. Proses pembuatan CMC ini diawali dengan isolasi selulosa eceng gondok. Selulosa yang dihasilkan kemudian dialkalisasi dengan menggunakan larutan NaOH 10% b/v dan 35% b/v. Tahap berikutnya adalah reaksi karboksimetilasi antara alkali selulosa  dan natrium monokloroasetat (NaMCA, ClCH2COONa) dalam suatu media reaksi. Pada penelitian ini digunakan campuran larutan isopropanol dan isobutanol sebagai media reaksi dengan variasi komposisi. Dari hasil penelitian diperoleh CMC dengan kondisi optimum pada konsentrasi NaOH 10% dengan nilai derajat substitusi (DS) tertinggi sebesar 1,49pada komposisi isopropanol-isobutanol 20:80 (v/v), kemurnian tertinggi 90,9% pada komposisi isopropanol-isobutanol 80:20 (v/v), dan viskositas tertinggi 157,5 cPpada komposisi isopropanol-isobutanol 50:50 (v/v).

Page 1 of 1 | Total Record : 7