cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. serang,
Banten
INDONESIA
Jurnal Teknik Industri Untirta
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal ini adalah wadah untuk publikasi yang berkaitan dengan keilmuan dan penerapan Teknik Industri.
Arjuna Subject : -
Articles 15 Documents
Search results for , issue "VOL. 5 NO. 1 MARET 2017" : 15 Documents clear
USULAN PERBAIKAN KUALITAS PRODUK PIPA BAJA LAS SPIRAL MENGGUNAKAN METODE SIX SIGMA BERDASARKAN DESIGN OF EXPERIMENT (DOE) DI PT. XYZ Sandria Sandi; Maria Ulfah; Putro Ferro Ferdinant
Jurnal Teknik Industri Untirta VOL. 5 NO. 1 MARET 2017
Publisher : Jurnal Teknik Industri Untirta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (663.976 KB)

Abstract

Salah satu produk manufaktur yang dibutuhkan masyarakat adalah produk pipa baja. PT. XYZ merupakan perusahaan yang bergerak di bidang manufaktur dan menghasilkan produk berupa pipa baja las spiral dan las longitudinal. Berdasarkan data kontrol divisi quality control bulan Desember 2015, ditemukan permasalahan yaitu terdapat pipa hasil produksi dari beberapa karakteristik yang berpotensi terjadinya cacat atau disebut dengan critical to quality dengan jumlah kecacatan sebanyak 131. Pada penelitian ini akan diberikan usulan perbaikan menggunakan metode six sigma. Tujuan penelitian ini adalah menentukan critical to quality yang terjadi pada produk pipa baja las spiral, menghitung nilai rata-rata tingkat kemampuan sigma dan klasifikasinya pada produk pipa baja las spiral di PT. XYZ, menentukan faktor apa yang dominan berisiko menyebabkan jenis kecacatan potensial berdasarkan nilai RPN, memberikan usulan kondisi optimal dari proses produksi untuk memperbaiki kualitas produk berdasarkan factorial experiment. Berdasarkan hasil penelitian, tingkat kemampuan sigma yang telah dicapai oleh PT. XYZ sebesar 3,608. Faktor mesin adalah faktor yang memiliki risiko paling tinggi menyebabkan kecacatan dominan (high-low). Usulan kondisi optimal mesin yang diberikan untuk memproduksi produk pipa baja las spiral ASTM A252 di SPM 1800 adalah ukuran material (914-1020) x (10-16) mm, tegangan mesin 950-1000 A/V, dan kecepatan mesin 0,75-0,85 m/min.
ANALISA PENERAPAN SISTEM MANAJEMEN MUTU ISO 9001:2008 DI PT. XYZ Ariesta Saputri; Putiri Bhuana Katili; Ade Irman Saeful Mutaqin S
Jurnal Teknik Industri Untirta VOL. 5 NO. 1 MARET 2017
Publisher : Jurnal Teknik Industri Untirta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (444.347 KB)

Abstract

Suatu penjaminan kualitas sangat dibutuhkan untuk memenuhi tuntutan kualitas yang diinginkan oleh konsumen. Sementara itu, quality assurance secara luas dijelaskan sebagai fungsi manajemen strategik yang berkaitan dengan berdirinya kebijakan, standar, dan sistem untuk pemeliharaan atau mempertahankan kualitas. Pada tahun 2010, PT. XYZ sudah menerapkan Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2008. Permasalahan yang dibahas adalah bagaimana implementasi ISO 9001:2008, apa saja data temuan/komplain, faktor apa saja yang menjadi penyebab adanya data temuan/komplain, dan langkah-langkah menuju ISO 9001:2015. Pengambilan data menggunakan metode brainstorming dan observasi dokumen perusahaan (System Quality Manual). System Quality Manual diuraikan sebagai diagram alir, data temuan/komplain diolah menggunakan diagram pareto untuk mencari jenis komplain dominan. Kemudian menggunakan diagram sebab – akibat untuk mencari penyebab adanya data temuan/komplain. Dari hasil dan analisis data penerapan sistem manajemen mutu ISO 9001:2008 pada PT.XYZ diperoleh bahwa penerapan Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2008 di PT.XYZ sudah berjalan dengan baik dibuktikan dengan penurunan jumlah komplain pelanggan dari tahun 2013 sampai dengan tahun 2015. Faktor-faktor yang menjadi penyebab adanya data temuan/komplain adalah faktor tenaga kerja, metode, material, lingkungan, dan mesin.
Pengukuran Kinerja Perusahaan Menggunakan Metode Balanced Scorecard di PDAM Tirta Al-Bantani Kabupaten Serang Tiara Marselia; Putiri Bhuana Katili; Nuraida Wahyuni
Jurnal Teknik Industri Untirta VOL. 5 NO. 1 MARET 2017
Publisher : Jurnal Teknik Industri Untirta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (641.704 KB)

Abstract

PDAM adalah salah satu unit usaha milik daerah yang bergerak dalam distribusi air bersih untuk kepentingan masyarakat umum. PDAM terdapat disetiap provinsi, kotamadya, dam begitu pula di Kabupaten Serang. Peneliti mengadakan penelitian di PDAM Kabupaten Serang karena selama ini pengukuran kinerja yang dilakukan PDAM Kabupaten Serang menggunakan 2 pengukuran, yaitu Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor: 47 Tahun 1999 tentang Pedoman Penilaian Kinerja Perusahaan Daerah Air Minum dan Badan Pendukung Pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum (BPPSPAM). Adapun hasil pengukuran kinerja menurut Kepmendagri pada tahun 2013 adalah 54,66 dengan kategori “Cukup”. Sedangkan hasil kinerja yang dikembangkan oleh BPPSPAM pada tahun 2013 adalah sebesar 3,040 dengan kategori “Sehat”. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah menentukan Key Performance Indicators (KPI) dari masing-masing perpektif dan mengetahui penilaian kinerja secara keseluruhan pada PDAM Tirta Al-Bantani Kabupaten Serang dengan menggunakan Balanced Scorecard. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah dengan mengumpulkan data berupa data sekunder dengan cara dokumentasi, yaitu mempelajari dokumen yang berkaitan dengan seluruh data yang diperlukan dalam penelitian. Selain itu, mengumpulkan data primer dengan cara observasi, yaitu survey langsung ke lokasi penelitian. Hasil pengukuran kinerja PDAM Kabupaten Serang secara keseluruhan dengan menggunakan Balanced Scorecard sebesar 3,791 dalam kondisi cukup baik.
Usulan Penjadwalan Produksi Dengan Metode Campbell Dudek Smith, Heuristic Pour dan Palmer Untuk Meminimasi Makespan Di PT. Krakatau Wajatama Muhammad Kholis Majid Hasan Nova; Muhammad Adha Ilhami; Kulsum -
Jurnal Teknik Industri Untirta VOL. 5 NO. 1 MARET 2017
Publisher : Jurnal Teknik Industri Untirta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (437.017 KB)

Abstract

PT. Krakatau Wajatama merupakan salah satu perusahaan manufaktur yang memproduksi baja, salah satunya adalah baja profil yaitu produk IWF.150, IWF. 250, U.150, dan U.250. Bahan Baku yang digunakan adalah Bloom. Tipe aliran pada proses pembuatan baja profil adalah flowshop dengan 6 mesin yaitu mesin. Permintaan konsumen terhadap produk IWF.150, IWF.250, U.150, dan U.250 sangat tinggi yaitu sebesar 70% dibandingkan dengan produk jenis yang lain. Urutan pengerjaan job yang dilakukan tidak menggunakan metode apapun, sehingga waktu penyelesaian untuk seluruh job menjadi lama melebihi 29 hari atau 696 jam, maka perlu adanya minimasi waktu penyelesaian seluruh job (makespan).Minimasi makespan yang dilakukan dapat memendekan waktu penyelesaian seluruh job, sehingga dapat mencapai target produksi dan dapat meningkatkan kapasitas produksi. Tujuan peneltian ini adalah untuk menentukan urutan job yang optimal agar diperoleh makespan yang minimum dengan metode CDS, Heuristic Pour, dan Palmer dan mengetahui nilai makespan yang minimum yang dihasilkan dari penjadwalan yang dilakukan. Berdasarkan pengolahan data yang dilakukan, diperoleh makespan untuk kondisi eksisting sebesar 755,55 jam, metode CDS sebesar 666,24 jam, metode Heuristic Pour sebesar 666,24 jam, dan metode Palmer sebesar 865,43 jam, maka didapatkan metode yang optimal yaitu metode CDS dan Heuristic Pour dengan makespan sebesar 666,24 jam dan urutan job 1-4-3-2 atau urutan job yang dikerjakan dimulai dari produk IWF.150, kemudian U.250, kemudian U.150, dan job terakhir yaitu IWF.250.
Penilaian Beban Kerja Karyawan Unit Mikro Bank Menggunakan Metode NASA TLX Novi Aris Sasongko; Ade Sri Mariawati; Ani Umyati
Jurnal Teknik Industri Untirta VOL. 5 NO. 1 MARET 2017
Publisher : Jurnal Teknik Industri Untirta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (323.692 KB)

Abstract

Unit Mikro kredit merupakan lembaga keuangan yang sedang berkembang dan memerlukan Sumber daya manusia yang mampu memberikan kinerja yang baik. Kegiatan yang saat ini berjalan adalah penyedian dana usaha untuk para pedagang kecil menengah.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui skor beban kerja pada setiap level jabatan dan mengetahui faktor-faktor yang paling mempengaruh level jabatan terhadap beban kerja yang dialami oleh karyawan di setiap unit mikro kredit. Penelitian ini dilaksanakan di 3 (tiga) unit mikro bank antara lain unit mikro Bank BRI, unit Mikro BJB dan Unit Mikro Bukopin. Subyek penelitian ini adalah seluruh karyawan yang ada dalam unit tersebut. Beban kerja yang di ukur adalah beban kerja mental. Beban kerja mental diukur dengan menggunakan metode NASA TLX. Metode ini memuat enam indikator yaitu kebutuhan mental, kebutuhan fisik, kebutuhan waktu, performansi, usaha, tingkat frustasi. berdasarkan hasil analisis NASA TLX, karyawan yang menerima beban mental tertinggi ada pada 1 level jabatan yang sama yaitu, Branch manager, kepala unit dan manager unit dengan masing masing memperoleh nilai beban kerja sebesar 82.00 ; 82.67 dan 80.33 yang termasuk dalam kategori beban kerja sangat tinggi

Page 2 of 2 | Total Record : 15