cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Prosiding Semnastek
ISSN : 24071846     EISSN : 24608416     DOI : -
Core Subject : Science,
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi (SEMNASTEK) merupakan kumpulan paper atau artikel ilmiah yang telah dipresentasikan di acara Seminar Nasional Sains dan Teknologi (SEMNASTEK) yang diadakan secara rutin tiap tahun oleh Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Jakarta.
Arjuna Subject : -
Articles 173 Documents
Search results for , issue "PROSIDING SEMNASTEK 2016" : 173 Documents clear
STUDI AWAL POTENSI DAUN BELIMBING WULUH SEBAGAI INHIBITOR KOROSI PADA BAJA KARBON DI LARUTAN ASAM KLORIDA Gadang Priyotomo; Lutviasari Nuraini
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2016
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di Indonesia, pengembangan bahan dasar inhibitor korosi dari banyak tanaman dilakukan oleh para peneliti sebagai pengganti inhibitor komersial yang potensial. Khususnya, investigasi terhadap daun belimbing wuluh (DBW) sebagai inhibitor korosi alami dilakukan melalui pengujian elektrokimia antara lain Tafel dan Electrochemical Impedance Spectroscopy (EIS), dimana dilakukan pada logam baja karbon di media lartan asam klorida (HCl). Penambahan konsentrasi ekstrak DBW dapat menurunkan laju korosi secara signifikan,dimana peningkatan nilai efisiensi inhibisi tertinggi 94,5% dan nilai tahanan transfer muatan (Rp) baja karbon 175,5 ohm pada konsentrasi DBW sebesar 6000 ppm. Inhibitor ekstrak DBW dikatagorikan sebagai inhibitor campuran dengan melihat penurunan dikedua nilai rapat arus anodik dan katodik yang terjadi seiring dengan penambahan konsentrasi inhibitor dan pergeseran nilai potensial korosi dibawah ±85 mV. Berdasarkan hasil studi awal, peningkatan nilai Rp dan penurunan kapasitansi lapisan ganda (Cf) mengindikasikan keberadaan lapisan pasif akibat proses adsorpsi molekul ekstrak DBW di permukaan baja karbon.Kata kunci: Inhibitor korosi, Baja karbon, Elektrokimia, Laju korosi, Efisiensi inhibisi.
ANALISIS PERAMALAN PENJUALAN COMFORTA’S BED JENIS SUPER STAR PADA PT.MASSINDO TERANG PERKASA MAKASSAR Arminas Arminas; Feni T Karanga
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2016
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Memiliki strategi dengan pengambilan keputusan yang tepat merupakan kunci utama sebuah perusahaan untuk mampu bersaing dan meningkatkan produktifitasnya. Oleh karena itu, analisis peramalan penjualan erat kaitannya dalam pengambilan keputusan dan penerapannya yang digunakan perusahaan untuk melakukan perencanaan yang efektif dalam memperkirakan penjualan secara tepat. Untuk memperkirakan kuantitas produk yang tepat, maka digunakan suatu pendekatan dengan metode peramalan yaitu Single Moving Averages (m=3), Exponensial Smoothing (α=0,1 ; α=0,5 ; α=0,9), dan Weighted Moving Averages. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian non-eksperimental. Penelitian dilakukan dengan terlebih dahulu mengumpulkan data pada PT.Massindo Terang Perkasa Makassar, yang terdiri dari data primer dan data sekunder Selanjutnya, pengolahan data dilakukan dengan bantuan software POM For Windows dan penjelasan secara deskriptif. Tujuan dilaksanakannya penelitian ini ialah membuat keputusan yang tepat mengenai perkiraan jumlah penjualan dengan meminimumkan kesalahan peramalan, sehingga didapatkan metode paling tepat untuk diterapkan PT.Massindo Terang Perkasa Makassar. Berdasarkan  hasil penelitian diperoleh bahwa metode yang paling tepat untuk diterapkan dalam meramalkan penjualan April 2016  oleh PT.Massindo Terang Perkasa Makassar pada produk Comforta’s Bed jenis Super Star (Uk.120x200cm) adalah metode Weighted Moving Averages, dengan hasil peramalan sebesar 78 unit penjualan, pada produk Super Star (Uk.160x200cm) adalah Exponential Smoothing  (α=0,1), dengan hasil peramalan sebesar 51 unit penjualan, dan pada produk Super Star (Uk.180x200cm) adalah Exponensial Smoothing (α=0,5), dengan hasil peramalan sebesar 70 unit penjualan.  Kata Kunci:  Peramalan Penjualan, Single Moving Averages, Exponensial   Smoothing, Weighted Moving Averages.
KONDISI OPTIMUM KONSENTRASI AKTIVATOR DAN SUHU KALSINASI KARBON AKTIF KULIT DURIAN SEBAGAI BIOSORBEN PADA ZAT WARNA TEKSTIL Nina Arlofa
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2016
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu pencemaran air sungai disebabkan oleh  warna  yang berasal dari sampah organik  rumah tangga atau industri  seperti tekstil, keramik dan kertas.  Metode adsorpsi merupakan teknik yang efektif dalam memperkecil konsentrasi organik terlarut dan warna dalam limbah. Adsorben yang paling banyak digunakan  adalah karbonaktif, akan tetapi karbon aktif yang tersedia biasanya mahal dan tidak ekonomis untuk pengolahan limbah. Karbon aktif akan bernilai ekonomis bila  memiliki  kemampuan adsorpsi  yang tinggi dalam  pengolahan limbah dan dihasilkan dari bahan baku yang murah. Adsorben yang digunakan pada penelitian ini adalah karbon aktif kulit durian dengan mencari kondisi optimum konsentrasi aktivator dan suhu aktivasi.  Penelitian  dimulai dengan pembuatan karbon aktif dengan aktivator Kalium Hidroksida  (KOH)  dengan  konsentrasi  25%,  30%  dan 35%    (% b/v) dan perbandingan kulit durian dan KOH 2:1,  variasi  suhu kalsinasi    pada  7000C,  8000C,  dan 900oC. Penetapan daya serap karbon aktif kulit durian   pada warna tekstil   dilakukan dengan metoda Spektrofotometri UV-Visible.  Hasil penelitian menunjukkan  kondisi optimum adsorpsi diperoleh    pada konsentrasi KOH 30% dan suhu kalsinasi 800oC.  Kata Kunci : Biosorben, Karbon aktif, Kulit Durian, Warna Tekstil.
GYPSUM SEBAGAI SOIL TREATMENT DALAM MEREDUKSI TAHANAN PENTANAHAN DI TANAH LADANG Erliza Yuniarti
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2016
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mengacu     pada     PUIL    2000   nilai  standar   pembumian       atau  resistansi   pentanahan    untuk bagunan gedung ≤5 Ω, berbagai upaya dilakukan untuk mendapatkan nilai resistansi ini diantaranya  dengan     menambah      kedalaman      elektroda,   merubah     konfigurasi    atau membuat      perlakuan    kimia terhadap     tanah    (soil  treatment)   di   tanah   ladang.  Soil    treatment   yang    dipilih   adalah  dengan menambahkan        gypsum,     gypsum     dicampurkannya        secara  merata    dengan  tanah   galian   dari   tanah  lempung sebagai bahan urukan lubang elektroda. Lubang elektroda dibuat dengan berdiameter 30 cm  dan  kedalaman  100   cm.   Dua  jenis   elektroda  yang  dipergunakan  adalah   elektroda  tembaga  dan  baja  stainless berdiameter 16 mm, dengan 4 variasi berat gypsum, sebagai pembanding ditanam elektroda tembaga dan baja stainless tanpa perlakuan. Dari hasil penelitian dan pengukuran selama 14 minggu  didapatkan nilai resistansi pentanahan dengan soil treatment            gypsum berkurang, dari  169,07 Ω pada  elektroda tembaga menjadi  60,65 Ω, pada elektroda baja stainless dari               224,43  Ω menjadi  62,12 Ω. Banyaknya   atau   berat    gypsum  yang   dipergunakan   sebagai  soil   treatment  tidak   berpengaruh   besar terhadap perubahan nilai resistansi Kata kunci:  soil treatment, gypsum, resistansi pentanahan
OPTIMASI DESAIN DIMENSI SILINDER ARM PADA HYDRAULIC EXCAVATOR PC 1250-7 Hasan Basri; Ery Diniardi; Anwar Ilmar Ramadhan
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2016
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dunia industri alat berat di Indonesia telah dimulai pada medio tahun 1990-an, perusahaan alat berat pertama yaitu PT. United Tractor, Tbk, yang mulai dengan jual beli dan juga sewa alat-alat berat diseluruh wilayah Indonesia. Salah satu jenis alat-alat berat tersebut adalah Hydraulic Excavator, dimana fungsi dari alat tersebut adalah untuk menggali tanah, membuat parit, memuat material ke dump truck atau kayu ke trailer. Konstruksi excavator bagian atasnya (upper structure) mampu berputar (swing) 360º, sehingga alat ini sangat lincah untuk penggalian dan pemindahan tanah atau material lainnya pada areal sempit.  Tujuan  penelitian ini menganalisa kondisi optimum desain dimensi silinder arm dari sistem hidrolik pada Hydraulic Excavator. Metode penelitian yang digunakan adalah studi analitik desain dimensi silinder arm di sistem hidrolik  pada Hydraulic Excavator, sehingga diperoleh desain dan hasil kondisi yang optimum di alat berat. Untuk mencari kondisi optimum tersebut dilakukan dengan menggunakan metode Full Factorial.Kata kunci: desain, silinder arm, optimum, dimensi
PERANCANGAN PERALATAN SECARA ERGONOMI UNTUK MEMINIMALKAN KELELAHAN DI PABRIK KERUPUK Meri Andriani; Subhan Subhan
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2016
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perancangan      yang   baik    dapat   dihasilkan    dengan    mengenal     sifat-sifat,  keterbatasan,   serta kemampuan        yang   dimiliki   manusia.    Manusia     berperan    sentral  dalam    aktivitasnya    yaitu  sebagai perencana,   perancang,   pelaksana,   dan   pengevaluasian   dalam   setiap   aktivitas   (kerja),      dan   manusia sebagai   sumber   tenaga   kerja   masih   dominan   dalam   menjalankan   proses   produksi   terutama   kegiatan yang   bersifat   manual.   Penelitian   dilakukan   pada   pabrik   kerupuk   yang   berada   di   Medan.   Penelitian bertujuan   mengadakan   publikasi   ilmiah   berupa   jurnal   atau   seminar   nasional,   juga   bertujuan   untuk mendapatkan        stasiun   kerja   yang    ergonomis     melalui    perancangan      peralatan   meja     dan   kursi. Perancangan dilakukan untuk mendapatkan  waktu kerja yang optimal dalam bekerja sehingga dapat meningkatkan        produktivitas    kerja.  Penelitian    menggambarkan        adanya    stasiun   kerja  yang    tidak ergonomis sehingga operator bekerja dengan gerakan-gerakan tidak efektif dan postur kerja yang tidak  ergonomis. Beberapa  hal   yang akan dijadikan dasar dalam melakukan perancangan peralatan adalah antropometri dan persentil sebagai dasar perancangan, metode RULA(Rapid Upper Limb Assesment) sebagai   dasar   menganalisa   postur   kerja   operator,   waktu  siklus   untuk  menentukan  waktu  baku  dan  output  standar,   simulasi   untuk   membandingkan   postur   kerja   yang   aktual   dengan  postur   kerja   yang ergonomis.     Hasil   penelitian   aktual   terdapat   lima   gerakan    therblig   yakni   mencari,    menjangkau, memegang, membawa dan melepaskan. Waktu standar yang diperlukan sebesar 4,89 menit, sementara postur kerja  yang didapat dengan level 7 dan 6 dengan kategori tindakan dalam   waktu dekat. Hasil penelitian   setelah   dilakukan   perancangan   peralatan   dengan   waktu   standart   sebesar   0,98   menit   dan postur kerja yang didapat kebanyakan pada level 1 dengan kategori aman. Kesimpulan dari penelitian bahwa perlu adanya perancangan peralatan secara ergonomis Kata kunci:      Ergonomi, Perancangan, Antropometri, Persentil, RULA
KINETIKA ADSORPSI Pb(II) DALAM AIR LIMBAH LABORATORIUM KIMIA MENGGUNAKAN SISTEM KOLOM DENGAN BIOADSORBEN KULIT KACANG TANAH Halim Zaini; Muhammad Sami
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2016
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keberadaan logam berat dalam air limbah menimbulkan permasalahan yang serius bagi lingkungan. Usaha penanganannya telah banyak dilakukan dengan berbagai metoda. Metode yang relatif efektif dan efisien adalah metode adsorpsi. Penelitian ini bertujuan penyisihan logam Pb(II) dalam air limbah menggunakan bioadsorben kulit kacang tanah dengan sistem kolom. Pada rancangan percobaan, sebagai variabel tetap digunakan berat adsorben, yaitu sebesar  50 g, ukuran partikel 40 mesh dan volume adsorbat digunakan 10 liter, laju alir 7 liter/menit. Variabel bebas waktu adsorpsi 0; 10; 20; 30; 60; 90; 120; 150; 180; 210; 240 menit dan jenis adsorben: tanpa aktivasi, aktivasi fisik dan aktivasi kimia (H2SO4  1N dan NaOH 1N). Hasil penelitian menunjukan bahwa adsorpsi logam Pb(II) dipengaruhi oleh waktu dan aktivator. Model kinetika adsorpsi memenuhi kinetika pseudo orde dua dengan kapasitas adsorpsi kesetimbangan (qe) terjadi pada waktu 210 menit untuk tanpa aktivasi sebesar 2,387 mg/g, aktivasi fisika sebesar 1,896 mg/g, aktivasi H2SO4 1N 2,768 mg/g dan aktivasi NaOH 1N 2,991 mg/g. Persen masa penyisihan Pb(II) tertinggi untuk tanpa aktivasi 64,98%, aktivasi fisika 59,21%, aktivasi dengan H2SO4  86,02% dan aktivasi dengan NaOH 1N  96,57%.  Keywords:  kapasitas adsorpsi, logam berat, metode adsorpsi, persen  penyisihan
EKSTRAKSI TITANIUM DARI ILMENIT BANGKA MELALUI TAHAP DEKOMPOSISI DENGAN KOH DAN PELARUTAN DENGAN ASAM SULFAT Rudi Subagja
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2016
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada percobaan ini titanium diekstrak dari Ilmenit Bangka melalui proses dekomposisi ilmenit dengan larutan KOH 10 mol/liter pada temperatur 150 o C selama 4 jam, dilanjutkan dengan proses pelarutan titanium kedalam larutan asam sulfat dari ilmenit terdekomposisi. Tujuan dari percobaan adalah untuk mengamati pengaruh konsentrasi asam sulfat, temperatur dan waktu reaksi pelarutan terhadap kelarutan titanium kedalam larutan asam sulfat dari ilmenit terdekomposisi. Hasil percobaan memperlihatkan kenaikan konsentrasi asam sulfat dan temperatur pelarutan menyebabkan kenaikan jumlah fraksi titanium terlarut kedalam larutan asam sulfat. Percoban pelarutan titanium dengan larutan asam sulfat 75 %, pada temperatur 125 o C dan waktu pelarutan 2 jam, menghasilkan 85 % titanium terlarut kedalam larutan asam sulfat dari ilmenit terdekomposisi. Hasil studi kinetik proses pelarutan memperlihatkan proses pelarutan titanium mengikuti diffusion control model dengan energi aktivasi 59 Kj/mole .Kata kunci: Ilmenit, ekstraksi, Titanium
ANALISIS PRINSIP ENERGI PADA METODE ELEMEN HINGGA TINJAUAN PEMODELAN ELEMEN UNIAKSIAL KUADRATIK TERHADAP ELEMEN UNIAKSIAL KUBIK Haryo Koco Buwono; Silva Octaviani Saputra
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2016
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

kekakuan elemen adalah dengan menggunakan prinsip energi potensial minimum (the principle ofminimum potential energy). Cara ini sangat tepat digunakan untuk memperoleh persamaankeseimbangan sebuah elemen yang kompleks yang memiliki derajat kebebasan yang tinggi. Prinsipenergi potensial minimum hanya berlaku untuk bahan yang bersifat elastis maupun plastis. Namundemikian kedua prinsip tersebut akan memberikan persamaan keseimbangan elemen yang sama untukkondisi material yang bersifat elastis. Energi potensial total benda elastik terdiri dari energi reganganyang timbul pada saat terjadinya distorsi dan energi potensial beban yang bekerja di dalam ataudipermukaan benda elastik tersebut. Rumusan dari energi potensial sebuah benda elastik dapatdigunakan untuk memformulasi matriks kekakuan elemen dan vektor beban. Jika sebuah batanguniaksial yang dibebani beban aksial merata dan beban terpusat yang berada ditengah bentangan,dengan menggunakan prinsip energi potensial stasioner, maka dapat ditentukan gaya yang timbul danbesarnya arah perpindahan yang terjadi. Hasil analisis yang diperoleh menggunakan metode elemenhingga menyatakan bahwa dengan menggunakan Elemen Kubik lebih baik dalam mendiskripsikanarah perpindahan yang terjadi dibandingkan Elemen Kuadratik. Berbeda dengan hasil gaya yangterjadi, dimana hasil yang diperoleh elemen kuadratik lebih besar dibandingkan Elemen Kubik.Kata kunci: uniaksial, energi, potensial, kuadratik, kubik
PENGARUH RASIO DIAMETER SEBAGAI PARAMETER KINERJA AERODINAMIKA DUAL ROTOR COUNTER-ROTATING WIND TURBINE Setiadi Wira Buana; Verdy A Koehuan; A. Riszal; Samsul Kamal; Sugiyono Sugiyono
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2016
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan energi alternatif yang ramah lingkungan (Green Energy) merupakan topik utama yang mulai banyak dibahas dewasa ini. Salah satu sumber energi terbarukan yaitu energi angin (turbin angin). Seiring dengan perkembangan teknologi, maka dikembangkan Counter Rotating Wind Turbine (CRWT). CRWT merupakan turbin angin dengan poros horisontal terdiri dari dua buah rotor yang putaran rotor saling berlawanan arah. Efisiensi konversi energi turbin angin dual rotor ini secara teoritis lebih baik dari pada rotor tunggal. Pada penelitian ini difokuskan pada CRWT dengan tipe propeler tiga blade menggunakan airfoil S826. Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis melalui desain dan analisis rotor turbin (kajian rotor turbin) yang terdapat pada CRWT terutama pengaruh rasio diameter (D) antara rotor depan (D1) dan rotor belakang terhadap performa dari CRWT, dengan permodelan menggunakan program GAMBIT dan solver simulasi menggunakan program FLUENT CFD ANSYS.Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa variasi yang dilakukan pada rasio diameter rotor memberikan pengaruh terhadap performance aerodinamika dari CRWT. Penggunaan rasio diameter D1/D2 = 1 menghasilkan torsi yang terbaik, sehingga daya dan efisiensi turbin juga semakin baik atau meningkat.Kata kunci: diameter rotor, dual rotor counter-rotating wind turbine, performance wind turbine

Page 8 of 18 | Total Record : 173