cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. bangkalan,
Jawa timur
INDONESIA
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 2 (2009): DESEMBER" : 7 Documents clear
ANALISIS STRUKTUR PASAR GABAH DAN PASAR BERAS DI INDONESIA Irham Lihan
Neo-Bis Vol 3, No 2 (2009): DESEMBER
Publisher : Trunojoyo University of Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/nbs.v3i2.572

Abstract

Tujuan dari penelitian ini tidak hanya menguji pengaruh kenaikkan harga gabah terhadap harga beras di tingkat petani tetapi juga untuk mengetahui struktur pasar atau pola harga dari kedua komoditas tersebut. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kedua komoditas ini memiliki struktur pasar yang monopsonistik, dan hanya 33% dari kenaikkan harga yang diterima oleh petani sedang sisanya 67% diterima oleh pedagang.
ANALISIS KEMITRAAN ANTARA PETANI KACANG TANAH DENGAN CV MITRA PRIANGAN (KASUS PADA PETANI KACANG TANAH DI KECAMATAN SINDANGBARANG, KABUPATEN CIANJUR) (Partnership analysis between peanut farmers and CV Mitra Priangan Case at peanut farmers on Sindangbaran Joko Purwono; Sri Sugyaningsih; Tiara Asri Satria
Neo-Bis Vol 3, No 2 (2009): DESEMBER
Publisher : Trunojoyo University of Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/nbs.v3i2.568

Abstract

Kacang tanah merupakan salah satu komoditas makanan yang penting bagi masyarakat baik dilihat dari nilai ekonomis maupun kandungan nutrisinya. Selama ini, telah terjadi ketidakseimbangan antara produksi kacang tanah di Indonesia dengan permintaannya di samping volume impor dari beberapa Negara meningkat. Salah satu solusi untuk mengembangkan produksi kacang tanah di Indonesia adalah  melalui kemitraan (partnership). CV. Mitra Priangan adalah perusahaan yang aktif di bidang pengolahan kacang tanah.  Berhubung permintaan yang meningkat dari produk kacang tanah, CV Mitra Priangan telah merencanakan melakukan kemitraan dengan petani kacang di Cianjur. Penelitian ini mengaplikasikan Analytical Hierarchy Process (AHP) dan Microsoft Office Excel untuk menganalisis dua subyek dari kemitraan, untuk mengidentifikasi tujuan dan faktor utama yang mempengaruhi formasi kemitraan dan memilih model kemitraan yang paling ideal. Kondisi dari CV Mitra Priangan dan petani kacang lebih banyak memiliki kekuatan daripada kelemahan. Faktor utama yang mempengaruhi formasi kemitraan adalah pengembangan operasi dengan nilai 0.367. Tujuan yang diharapkan dari formasi kemitraan ini adalah  upaya dan penetapan dengan nilai 0.258. Model yang paling ideal adalah KOA model dengan nilai 0.409.
ANALISIS PENGARUH KEPUTUSAN INVESTASI, PENDANAAN DAN KEPUTUSAN DIVIDEN TERHADAP NILAI SAHAM PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR DI PASAR MODAL INDONESIA Fitra Mardiana
Neo-Bis Vol 3, No 2 (2009): DESEMBER
Publisher : Trunojoyo University of Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/nbs.v3i2.573

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimanakah pengaruh keputusan investasi, pendanaan, dan kebijakan dividen terhadap nilai perusahaan di perusahaan manufacturing yang terdaftar di pasar modal Indonesia. Hasil analisis data menunjukkan bahwa ketiga keputusan keuangan tersebut berpengaruh terhadap nilai perusahaan. Berdasarkan analisis parsial diketahui bahwa variabel yang memiliki koefisien beta tertinggi adalah dividen payout ratio (PDR) sebesar 0.632 sehingga bisa dikatakan bahwa kebijakan dividen mempunyai pengaruh yang dominan terhadap nilai perusahaan. Nilai koefisien (R2) adalah 0.401. Hal ini berarti bahwa variabel independent sebagai fungsi manajemen keuangan dapat menjelaskan 40.1% terhadap variabel dependen (market to book ratio). Dengan lain kata, sisanya 58.9% dijelaskan oleh variabel lain yang di luar dari model ini.
POTENSI PAJAK REKLAME DI KOTA YOGYAKARTA (ADVERTISING TAX POTENSIAL in YOGYAKARTA CITY) Wirawan ED Radianto; Herni Manik
Neo-Bis Vol 3, No 2 (2009): DESEMBER
Publisher : Trunojoyo University of Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/nbs.v3i2.569

Abstract

Aktivitas bisnis di kota Yogayakarta semakin meningkat baik di bidang bisnis jasa maupun perdaganagan. Salah satu alat untuk melakukan promosi adalah dengan melalui reklame (periklanan). Oleh karena itu permintaan reklame semakin meningkat. Reklame merupakan objek pajak daerah menurut hukum (undang-undang). Berdasarkan otonomi daerah, kota Yogyakarta juga bisa memperoleh dan mengelola pajak daerah. Penelitian ini menginvestigasi potensi pajak reklame yang ada di kota Yogyakarta melalui uji kontribusi pertumbuhan dan trend pajak reklame mendatang. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pajak reklame mengalami pertumbuhan dan di masa mendatang trend-nya positip  tetapi kontribusinya terhadap pertumbuhan ekonomi daerah selama 1997 – 2006 dikatakan tidak potensial (kurang dari 50%)
PERBANDINGAN KARAKTERISTIK DASAR ANTARA GRAMEEN BANK DAN BANK SYARIAH DALAM MENGURANGI KEMISKINAN DAN MENINGKATKAN PERTUMBUHAN EKONOMI Ardi Hamzah
Neo-Bis Vol 3, No 2 (2009): DESEMBER
Publisher : Trunojoyo University of Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/nbs.v3i2.574

Abstract

Karakteristik dasar dari bank grameen adalah lebih pada (mayoritas) kapital sosial dibandingkan kapital ekonomi dan juga disiplin, kesatuan, dan bekerja keras serta dengan didukung oleh keyakinan dasar, keterbukaan, dan saling menolong satu dengan lainnya agar dapat mengurangi kemiskinan dan memperbaiki pertumbuhan ekonomi. Hal ini berbeda dengan bank syariah yang memiliki karakteristik dasar yang baik, tetapi tidak didukung  dengan perkembangan kapital sosial di antara klien dan masyarakat. Konsep bank syariah tidak berbeda jauh dengan  bank non syariah yang berorientasi pada kapital ekonomi yang membuat ketidakseimbangan antara perkembangan bank dengan kemakmuran masyarakat.
REPOSISI PERAN MSDM UNTUK MENGEFEKTIFKAN PRAKTIK MSDM DI ORGANISASI BISNIS Mochammad Wispandono
Neo-Bis Vol 3, No 2 (2009): DESEMBER
Publisher : Trunojoyo University of Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/nbs.v3i2.570

Abstract

Berbagai tantangan dan praktik manajemen sumber daya manusia (MSDM) khususnya di organisasi bisnis di Indonesia membutuhkan penanganan yang tepat untuk menuju kesuksesan dalam mencapai sasaran organisasi. Berbagai tantangan dan praktik MSDM seperti: orientasi pada pengendalian dan pemberdayaan personel yang tidak berkembang; ketidaktepatan dalam implementasi strategi, sistem, praktik MSDM; penerapan horison waktu jangka pendek untuk pendidikan dan pelatihan SDM (Biaya vs investasi SDM); dan konsep manajemen yang ambiguitas di SDM merupakan kenyataan yang harus dihadapi dan dicari solusi dengan kerangka kerja melihat posisi dan peranan SDM dalam organisasi. Reposisi peran SDM menjadi penting karena salah satu tujuan yang dicapai adalah mendapatkan praktik SDM yang kuat di organisasi. Reposisi peran SDM dilakukan melalui dua cara, yaitu melalui reposisi perilaku dan reposisi kompetensi SDM. Reposisi perilaku dilakukan melalui implementasi strategi oleh organisasi, seperti: strategi diferensiasi, strategi focus, dan strategi biaya rendah. Sementara itu reposisi kompetensi dilakukan melalui pemberian perhatian pada kompetensi input, kompetensi transformasional, dan kompetensi output yang sesungguhnya merupakan implementasi dalam praktik MSDM.
URGENSI PAJAK DAERAH DAN PENGHASILAN DAERAH DALAM STRUKTUR PENDAPATAN ASLI DAERAH PROPINSI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA - Haryono
Neo-Bis Vol 3, No 2 (2009): DESEMBER
Publisher : Trunojoyo University of Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/nbs.v3i2.571

Abstract

Di samping pendapatan daerah yang lainnya, pajak daerah dan retribusi daerah merupakan sumber utama dari pendapatan asli daerah (PAD). Studi komperatif diskriptif diperlukan untuk mengetahui pengaruh pajak daerah dan retribusi daerah dalam perekonomian di propinsi DI Yogyakarta. Hasil studi ini menunjukkan bahwa pajak daerah dan retribusi mendominasi lebih dari 80% PAD. Hal ini ditunjukkan oleh koefisien korelasi antara pajak daerah dan retribusi daerah dan PAD yang nilainya lebih dari 0.9. Pajak daerah dan retribusi daerah juga memiliki koefisien yang elastis. Kedua sumber pendapatan ini merupakan variable kunci dalam menilai dan menentukan kebijakan regional propinsi DI Yogyakarta.

Page 1 of 1 | Total Record : 7