cover
Contact Name
Alfian Qomaruddin
Contact Email
alfian@trunojoyo.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
rekayasa@trunojoyo.ac.id
Editorial Address
Universitas Trunojoyo Madura Jl. Raya Telang - Kamal, Bangkalan Kode Pos 69162
Location
Kab. bangkalan,
Jawa timur
INDONESIA
REKAYASA
ISSN : 02169495     EISSN : 25025325     DOI : https://doi.org/10.21107/rekayasa
This journal encompasses original research articles, review articles, and short communications, including: Science and Technology, In the the next year publication, Rekayasa will publish in two times issues: April and Oktober.
Arjuna Subject : -
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 10, No 1: April 2017" : 8 Documents clear
Pengaruh Perbedaan Salinitas Terhadap Viabilitas Bakteri Pseudomonas spp. Arisandi, Apri; Wardhani, Maulinna Kusumo; Badami, Kaswan; Sopiyanti, Anisa
Rekayasa Vol 10, No 1: April 2017
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (612.678 KB) | DOI: 10.21107/rekayasa.v10i1.3600

Abstract

ABSTRAKKondisi perairan laut yang fluktuatif dan cenderung ekstrim menyebabkan rumput laut mudah terserang penyakit ice-ice. Munculnya bercak putih pada thallus rumput laut Eucheuma cottonii yang terinfeksi penyakit ice-ice diduga disebabkan oleh bakteri patogen yaitu Pseudomonas spp.  Tujuan yang ingin dicapai dalam pelaksanaan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh perbedaan salinitas terhadap viabilitas bakteri Pseudomonas spp dan untuk mengetahui pada salinitas berapakah bakteri Pseudomonas spp tidak dapat tumbuh. Bakteri diidentifikasi melalui uji biokimia, dan viabilitas diamati dengan menanam bakteri pada media TSA plate dengan salinitas 30, 32, dan 34 ppt dengan 3 kali pengulangan, dan untuk uji konfirmasi bakteri di tanam pada media TSA miring dengan kadar salinitas 0, 20, 40, 60, 80, dan 100 ppt. Hasil yang diperoleh menunjukan bakteri tumbuh dengan normal pada hampir semua media uji kecuali pada media 100 ppt, hal ini menunjukan bahwa bakteri Pseudomonas spp merupakan bakteri yang bersifat halofilik atau dapat tumbuh baik pada kadar salinitas yang tinggi. Kata Kunci: Eucheuma cottonii, ice-ice, Pseudomonosa spp,Viabilitas.  The Influence of Salinity Difference to Viability of Pseudomonas spp. BacteriaABSTRACTThe conditions of marine waters that fluctuate and tend to extremes can cause seaweed susceptible to ice-ice disease. The appearance of white patches on infected Eucheuma cottonii seaweed thallus is estimated as ice-ice disease which is caused by pathogenic bacteria of Pseudomonas spp  The objectives of this research is to determine the effect of salinity difference to viability of bacteria Pseudomonas spp and to know on what salinity is the bacterium Pseudomonas spp that can’t grow. Bacteria were identified by biochemical tests. Viability was observed by planting bacteria on TSA plate medium with salinity 30 ppt, 32 ppt, and 34 ppt with 3 repetitions, and for bacterial confirmation test in planting on TSA tilting with salinity 0 ppt, 20 ppt, 40 ppt, 60 ppt, 80 ppt, And 100 ppt. The results showed that bacteria grew normally in almost all test media except in 100 ppt media, this showed that Pseudomonas spp bacteria were halophilic bacteria or could grow well at high salinity levels.Keywords: Eucheuma cottonii, ice-ice, Pseudomonosa spp, Viability.
Studi Etnobotani Pemanfaatan Tanaman Sayuran di Kabupaten Pamekasan Setiawan, Eko
Rekayasa Vol 10, No 1: April 2017
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (503.415 KB) | DOI: 10.21107/rekayasa.v10i1.3614

Abstract

Indigenous vegetables have become popular, but the information of crops cultivated by farmers is limited. The objective of this research was to investigate the crops cultural of indigenous vegetables by farmers and their uses in Pamekasan district, East Java, Indonesia during rainy season, December of 2016. In depth observations of the indigenous vegetables and interviews with farmers were conducted in six sub-districts, i.e., Pasean (50 m above the sea level; asl), Waru (159 m asl), Pakong (250 m asl), Kadur (140 m asl), Pademawu (7 m asl) and Tlanakan (22 m asl). This study showed that utilization of the indigenous vegetables in Pamekasan district is still varied and not yet maximal. Vegetable crop has been highest utilities by the society in Waru Sub-district (50%), Tlanakan Sub-district (47.1%) and Pademawu Sub-district (42.1%), while the vegetables utilization has not been maximal in Kecamatan Kadur (53.3%), Pakong Sub-district and Pasean Sub-district (50%). The most un-utilities vegetables are in Kecamatan Pakong (22.2%) and Pasean sub-districts (20%).
Mesin Pencacah Cengkeh Fauzi, Ahmad Sulhan; Predianto, Engga; Rhohman, Fatkur
Rekayasa Vol 10, No 1: April 2017
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (282.819 KB) | DOI: 10.21107/rekayasa.v10i1.3605

Abstract

Telah dirancang mesin pencacah cengkeh untuk skala home industry dengan modifikasi model pisau dan sistem perajangan. Perancangan mesin menggunakan variasi model pisau, pisau pertama berbentuk memanjang horisontal dengan dimensi alas pisau 15 mm, tinggi pisau 3 mm, panjang 150 mm. Pisau kedua dengan bentuk zigzag horisontal dengan dimensi alas pisau 20 mm, tinggi 3 mm, panjang 50 mm. Modifikasi bentuk pisau ini diharapkan memberikan perbedaan hasil cacahan yang halus dan teratur. Dalam perancangan mesin pencacah cengkeh ini juga ditentukan daya motor yang akan digunakan yaitu 0,4625 HP pada putaran 1.400 Rpm. Perancangan mesin pencacah cengkeh ini diharapkan bisa menghasilkan mesin yang sederhana dan mudah digunakan dengan kualitas yang baik, untuk kapasitas pencacahan kurang lebih 5 kg/jam. Dengan menggunakan mesin pencacah ini dalam jangka panjang diharapkan bisa membantu meningkatkan pendapatan masyarakat di daerah penghasil cengkeh.Kata Kunci: model pisau, sistem perajangan, hasil cacahan. ABSTRACTIt has been designed clove slicer machine for home industry scale with knife modification and slicer system. The machine used a variation of the knife model, the first knife was horizontally elongated with the dimensions of the knife layer 15 mm, 3 mm height, 150 mm length and the knife length 50 mm. The second knife with a horizontal zigzag with the dimensions of the layer knife 20 mm, 3 mm height, 50 mm long. The modification of knife shape is expected to give the good difference and orderly sliced results. In designed of this machine also determined the clove slicer force motor power, it will be used 0.4625 HP at 1,400 Rpm. The design of clove slicer machine is expected to produce a simple and easy to use machine in good quality, for slicering capacity of approximately 5 kg/hour. In the future, using this slicer machine is expected to improve income of the clove-producing societies.Keywords: knife, slicer system, sliced result.
Aplikasi Penilaian Kuliah Kerja Nyata Universitas Trunojoyo Madura Menggunakan Metode Rating Scale Wiyono, Masdar; Solihin, Firdaus; Putro, Sigit Susanto
Rekayasa Vol 10, No 1: April 2017
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1221.395 KB) | DOI: 10.21107/rekayasa.v10i1.3601

Abstract

KKN (Kuliah Kerja Nyata) merupakan salah satu mata kuliah wajib Universitas di Universitas Trunojoyo Madura (UTM). Selama ini proses penilaian KKN masih menggunakan cara manual sehingga memiliki beberapa kelemahan antara lain, objektivitas dan dasar penilaian kurang terjaga serta  proses penilaian butuh waktu yang lama. Karena itu, keberadaan sebuah sistem penilalian KKN yang menerapkan teknologi informasi sangat dibutuhkan. Salah satu  metode yang dapat diterapkan yaitu Metode Rating Scale karena mudah dan praktis untuk menilai mahasiswa yang mengikuti kegiatan KKN yang jumlahnya banyak. Metode Rating Scale dikenal dengan Skala Bertingkat, yaitu berupa suatu daftar yang berisi tentang sifat atau ciri-ciri tingkah laku yang ingin dinilai yang sudah sesuai dengan kriteria yang mau dinilai dan dicatat secara bertingkat dimulai dari nilai terendah hingga nilai yang tertinggi. Hasil dari penelitian ini yaitu, penggunaan Metode Rating Scale pada sistem penilaian KKN UTM dapat saja mempengaruhi perubahan nilai, dan perubahan nilai itu disebabkan oleh konversi dari hasil input penilaian manual ke Rating Scale. Selain itu, berdasarkan hasil pengujian aplikasi ini layak digunakan.Kata Kunci: Kuliah Kerja Nyata, Penilaian KKN, Rating Scale.Comuunity Service Scoring Application in LPPM UTM Using Rating Scale Method ABSTRACTKKN is one of compulsory lesson in the University of Trunojoyo Madura (UTM) for some majors. The scoring of KKN still uses manual scoring which has several weaknesses such as Objectivity and basic assessment is less secure also longer time needed for scoring. So that, the existence of KKN scoring system is needed. One of method that can be implemented is Rating Scale Method because of it’s easiness and efficiency to score a lot of students who enrolls KKN in a certain period of time. Rating Scale Method is known as graded scale, it’s like a list which comprises character or behavior will be scored with decided criteria and recorded gradually starts from the lowest to the highest score. The Results of this research is, the use of Rating Scale Method in KKN scoring system can influence the change of scores and it’s change is caused by the conversion from the manual scoring input to the Rating Scale Method. Besides, based on the testing this app is able  to use properly.Keywords: Kuliah Kerja Nyata, KKN Scoring, Rating Scale.
Pengembangan Media Kotak Cahaya Pelajaran IPA Materi Sifat-Sifat Cahaya Sholiha, Mariatus; Tamam, Badrud; Munawaroh, Fatimatul
Rekayasa Vol 10, No 1: April 2017
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (733.602 KB) | DOI: 10.21107/rekayasa.v10i1.3602

Abstract

Media pembelajaran merupakan salah satu faktor penting dalam keberhasilan proses pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektifitas, efisien, dan daya tarik media pembelajaran Kotak cahaya pada materi sifat-sifat cahaya. Penelitian ini  menggunakan model 4D yang terdiri dari 4 tahapan define, design, development dan dessiminate. Namun peneliti memodifikasi model 4D menjadi 3D, yakni tahap disseminate dalam penelitian ini tidak dilakukan karena keterbatasan waktu, biaya, dan tenaga. Instrumen dan media pembelajaran ini telah divalidasi oleh beberapa ahli yaitu ahli bahasa, ahli materi dan ahli media. Terdapat 3 uji coba penelitian yaitu uji coba perorangan, uji coba kelompok kecil, dan uji coba kelompok besar. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, diperoleh hasil bahwa persentase kelayakan media pembelajaran Kotak cahaya menurut ahli bahasa adalah 99,4% (sangat layak), ahli materi 90% (sangat layak), dan ahli media 86,9% (sangat layak). Efektivitas media pembelajaran Kotak cahaya diukur dari segi proses yang didapat dari tes hasil belajar yaitu pada uji perorangan 100% (sangat efektif), uji kelompok kecil 100% (sangat efektif), dan uji kelompok besar 95,4% (sangat efektif). Efisiensi media pembelajaran Kotak cahaya yang diperoleh dari hasil validasi ahli media mendapatkan persentase 87,5%. Sedangkan kemenarikan media pembelajaran Kotak cahaya diukur menggunakan angket siswa dengan persentase uji perorangan 98,3% (sangat menarik), kelompok kecil 94,6% (sangat menarik), dan kelompok besar 96,6% (sangat menarik). Berdasarkan hasil dari validasi ahli dan uji coba, media kotak cahaya layak untuk digunakan dalam pembelajaran IPA.Kata Kunci: Media Pembelajaran, kotak cahaya, materi Sifat-sifat Cahaya
Papan Pergantian Pemain Sepak Bola Berbasis Digital Menggunakan IC4072 dan IC7447 Arifianto, Teguh
Rekayasa Vol 10, No 1: April 2017
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (572.104 KB) | DOI: 10.21107/rekayasa.v10i1.3603

Abstract

Semua rangkaian elektronika pada umumnya menggunakan komponen tabung hampa (vaccum tube) atau komponen diskrit seperti dioda dan transistor. Terkait dengan perkembangan teknologi dalam bidang elektronika, baik rangkaian maupun komponen mengalami perkembangan yang begitu pesat. Sehingga setiap rangkaian elektronika dibentuk oleh komponen semikonduktor yang disebut sistem digital. Di dalam dunia olahraga, konsep digital dapat diterapkan. Salah satunya adalah olahraga sepak bola. Di dalam sepak bola, papan angka sangat dibutuhkan. Hal tersebut untuk memudahkan pergantian pemain oleh sebuah tim. Sebagian stadion di Indonesia masih menggunakan papan pergantian pemain secara manual. Dalam perkembangan rangkaian pergantian pemain saat ini masih menggunakan mikrokontroler. Namun, di dalam rangkaian mikrokontroler tersebut terdapat banyak kelemahan antara lain, efisiensi penggunaannya kurang begitu baik karena hanya untuk menampilkan angka 0 sampai 9 menggunakan bahasa pemrograman komputer. Penggunaan papan angka berbasis IC (Integrated Circuit) lebih sederhana karena dalam pembuatannya tidak memerlukan bahasa pemrograman hanya menggunakan rangkaian dasar elektronika. Apabila dalam kerusakannya lebih mudah ditangani dan tidak membutuhkan banyak biaya dan waktu. Rangkaian ini merupakan alat yang digunakan untuk mempermudah penggantian pemain sepak bola berbasis digital dengan tampilan berupa angka pada seven segment.Kata Kunci: rangkaian elektronika, dioda, transistor, sistem digital, sepak bola, mikrokontroler, IC (Integrated Circuit), seven segment
Perencanaan Persediaan Bahan Baku Rajungan Menggunakan Metode MRP (Material Requirement Planning) (Studi Kasus : UD. Gerald Unedo) Fajriyah, Eka Wahyuni; Mu'tamar, Mohammad Fuad Fauzul; Rahman, Askur
Rekayasa Vol 10, No 1: April 2017
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (395.264 KB) | DOI: 10.21107/rekayasa.v10i1.3599

Abstract

ABSTRAKPengadaan bahan baku sering menjadi permasalahan dalam suatu industri. Pengadaan bahan baku yang baik dapat memperlancar jalannya suatu proses produksi sehingga kebutuhan dapat terpenuhi tepat waktu dan meminimalisasi biaya pengadaan. UD. Gerald Unedo yang terletak di Desa Sabiyan Bangkalan merupakan perusahaan yang bergerak di industri rajungan berproduksi sebagai pengulitan Rajungan. Pengadaan bahan baku metode perusahaan dilakukan berdasarkan apa yang biasa dilakukansebelumnya  oleh perusahaan yaitu perusahaan akan memproduksi berapapun bahan baku yang tersedia pada suplier.Hasil yang telah dilakukan dengan metode MRP teknik Lot For Lot didapatkan biaya pemesanan sebesar Rp. 247. 470. 417 dan biaya penyimpanan sebesar Rp. 256. 700. 806 penghematan sebesar 44 % lebih hemat dibandingkan dengan metode perusahan. Kata kunci : Persediaan, Pengadaan, Pemesanan, Penyimpanan, Lot For Lot, UD. Gerald Unedo ABSTRACTThe supply of raw materials is often a problem in an industry. Procurement of good raw materials can facilitate the running of a production process so that needs can be met on time and minimize procurement costs. UD. Gerald Unedo located in Sabiyan Bangkalan Village is a company engaged in the crab industry produces as a difficulty of Rajungan. Procurement of raw materials company method is done based on what used to be done before by the company that the company will produce whatever the raw materials available on suplier.a result has been done with the method of MRP techniques Lot For Lot method a obtained booking is fee of Rp. 247. 470. 417 and the storage fee of Rp. 256. 700. 806 savings of 44% than  efficient more the method of the company.Keywords: Inventory, Procurement, Booking, Storage, Lot For Lot, UD. Gerald Unedo
Analisis Pertukaran Waktu dan Biaya Menggunakan Metode Time Cost Trade Off (TCTO) pada Proyek Pembangunan Perumahan di PT. X Izzah, Nailul
Rekayasa Vol 10, No 1: April 2017
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (450.909 KB) | DOI: 10.21107/rys.v10i1.3604

Abstract

Pada pembangunan proyek perumahan, perencanaan dibutuhkan untuk memperhitungkan berbagai variabel pekerjaan yang menyangkut sumber daya yang terbatas seperti waktu dan biaya. Tujuan dari penelitian ini  adalah mendeskripsikan aktivitas jaringan kerja yang optimal dengan metode Critical Path Method (CPM), perencananaan kelayakan yang optimal dengan metode Program Evaluation and Review Technique (PERT), dan mendeskripsikan waktu dan biaya proyek yang efisien dengan metode Time Cost Trade Off (TCTO) pada proses pembangunan perumahan. Jalur kritis dari penerapan metode critical path method (CPM) dimulai dari pekerjaan persiapan (A) sampai pekerjaan pagar (AB), tetapi ada satu yang tidak termasuk pada jalur kritis yaitu pekerjaan plafond (H). Pekerjaan tersebut memiliki nilai slack 25, artinya kegiatan tersebut memiliki kelonggaran waktu pengerjaan selama 25 hari. Dari penerapan metode program evaluation and review technique (PERT), proyek perumahan dapat diselesaikan lebih cepat dari kurun waktu normal selama 555 hari dengan waktu yang diharapkan 547 hari dengan peluang 64,8%. Sedangkan dari penerapan metode time cost trade off (TCTO), efisiensi waktu pengerjaan proyek dengan penambahan pekerja adalah 5,76% dengan selisih percepatan 32 hari kerja dan efisiensi biayanya adalah 0,156% dengan biaya optimal sebesar Rp. 6.753.245.793Kata kunci: Critical Path Method (CPM), Program Evaluation and Review Technique (PERT), Time Cost Trade Off (TCTO).  Time Exchange Analysis and Cost Using Time Cost Trade Off (TCTO) Method in Housing Development Projects in PT. XABSTRACTIn the construction of housing projects, planning is needed to account for the various work variables involving limited resources such as time and cost order to achieve the stated objectives and achieve the desired results. The purpose of this research is to describe optimal network activity from the application of Critical Path Method (CPM) method, to describe optimal feasibility planning from applying of Program Evaluation and Review Technique (PERT) method, and to describe time and cost of efficient project from application of Time method Cost Trade Off (TCTO) on the housing development process. The critical path from the application of the method of critical path method (CPM) starts from the preparatory work (A) to the fence work (AB), but there is one that is not included in the critical path ie the ceiling work (H). The work has a slack value of 25, meaning that the activity has a working time clearance for 25 days. From the implementation of the evaluation and review technique (PERT) program method, the housing project can be completed faster than the normal time period of 555 days with the expected time 547 days with a chance of 64.8%. While from the time cost trade off (TCTO) method, the time efficiency of project work with the addition of worker is 5.76% with the acceleration difference of 32 working days and the cost efficiency is 0.156% with the optimum cost of Rp.6.753.245.793.

Page 1 of 1 | Total Record : 8