cover
Contact Name
Fathul Qorib
Contact Email
fathul.indonesia@gmail.com
Phone
+6285354769970
Journal Mail Official
jisip.unitri@gmail.com
Editorial Address
Jl. Telaga Warna, Tlogomas, Malang, Jawa Timur, Indonesia
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (JISIP)
ISSN : -     EISSN : 24426962     DOI : 10.33366/jisip
JISIP Journal of Social and Political Science is published three times a year (April, August and December). Article published in JISIP is an article based on the results of research (priority), and articles on scientific reviews of contemporary phenomena in the field of Social and Political Science, Communication and Public Administration. In receiving articles that will be reviewed by internal, external editors and reviewers. Each article entered in the JISIP journal will be sent to the editors section through the Initial Review process. After that, the articles will be sent to peer reviewers to get the Double-Blind Peer Review Process. JISIP will be published papers chosen under the a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Articles 25 Documents
Search results for , issue "Vol 8, No 3 (2019)" : 25 Documents clear
EVALUASI PROGRAM INOVASI PELAYANAN MALAM (Studi Pada Kantor Kelurahan Temas Kota Batu) Yanto ,; Dody Setyawan
JISIP : Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 8, No 3 (2019)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (115.083 KB) | DOI: 10.33366/jisip.v8i3.1780

Abstract

Pelayanan publik merupakan suatu usaha yang dilakukan oleh birokrasi selaku penyedia pelayanan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dalam hal pelayanan publik. Sedangkan inovasi merupakan sebuah tindakan cara mupun langkah yang dilakukan oleh manusia untuk melakukan pembaharuan-pembaharuan baik produk, proses maupun jasa. pada pengertiannya evaluasi merupakan sebuah pengukuran hasil yang ingin dicapai maupun penyimpangan yang terjadi dalam kebijakan publik. sehingga penelitian ini bertujuan untuk mengetahui program pelayanan malam di Kantor Kelurahan Temas Kota Batu. Selain itu, penelitian ini juga ingin mengetahui faktor pendukung dan penghambat program pelayanan malam. Untuk itu pembahasan dalam penelitian adalah bagaimana nilai efektifitas, efisiensi dan nilai kecukupan dari program pelayanan malam. Adapun Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan diskriptif kualitatif, dengan sumber data yaitu data primer dan data sekunder. Penentuan responden menggunakan Snowball sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data ialah reduksi data, penyajian data Sehingga hasil penelitian menunjukan bahwa program pelayanan malam di Kantor Kelurahan Temas Kota Batu sudah sangat baik dikarenakan mampu menjawab masalah-masalah pelayanan publik dan mampu meningkat kepercayaan masyarakat kepada penyedia pelayanan publik. Faktor pendukung yaitu antusias masyarakat dan sumber daya aparatur. Faktor penghambat yaitu ketepatan waktu pelaksanaan dan kondisi iklim.
EVALUASI MUSYAWARAH PERENCANAAN PEMBANGUNAN DESA BERDASARKAN UNDANG-UNDANG NOMOR6 TAHUN 2014 TENTANG DESA Saiba Kuniyo; Dewi Citra Larasati
JISIP : Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 8, No 3 (2019)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (112.121 KB) | DOI: 10.33366/jisip.v8i3.1794

Abstract

Abstract: The purpose of this research is to find out how the Planning Consultation evaluates village development (Musrenbagdes) in Torongrejo Village. The method used in this study the qualitative method. The research site is in Torongrejo Village, Junrejo District, Batu City. Technique Determination of informants using purposive sampling. Data collection / retrieval techniques use Interview, Observation, Documentation. The data validity test technique uses triangulation technique. The results showed that the Torongrejo Musrenbangdes was a Deliberation Forum the highest in the village in identifying development problems. Where is the Musrenbangdes consists of three stages, namely pre-Musrenbang, implementation of Musrenbang and post-Musrenbang. Where the limiting factor is the low community participation in the implementation of the Musrenbangdes. Keywords: Evaluation, Village Development Planning DeliberationAbstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana evaluasi Musyawarah perencanaanpembangunan desa (Musrenbagdes) di Desa Torongrejo. Metode yang digunakan dalam penelitian iniyaitu metode kualitatif. Tempat penelitian di Desa Torongrejo, Kecamatan Junrejo, Kota Batu. Teknikpenentuan informan menggunakan purposive sampling. Teknik pengumpulan/pengambilan datamenggunakan Wawancara, Observasi, Dokumentasi. Teknik uji keabsahan data menggunakan triangulasiteknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Musrenbangdes Torongrejo adalah forum Musyawarahtertinggi yang ada di desa dalam mengidentifikasi permasalahan pembangunan. Dimana Musrenbangdesterdiri dari tiga tahapan yaitu pra musrenbang, pelaksanaan musrenbang dan pasca musrenbang. Dimanafaktor penghambat adalah rendahnya partisipasi masyarakat dalam pelaksanaan Musrenbangdes.Kata kunci: Evaluasi, Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa
UPAYA PERENCANAAN PEMBANGUNAN DESA DALAM BIDANG INFRASTRUKTUR UNTUK MEWUJUDKAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT Alpianus Malo; Firman Firdausi
JISIP : Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 8, No 3 (2019)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (111.714 KB) | DOI: 10.33366/jisip.v8i3.1785

Abstract

Abstracts: The implementation of regional autonomy that based on structured development planning byon time according to the Republic of Indonesia Law Number 25 of 2014 concerning NationalDevelopment Planning. Therefore this research is: To find out the efforts of village infrastructuredevelopment planning to actualize the public welfare. This researcher uses qualitative approaches, Datacollection through observation, interview, and documentation techniques. The sampling technique thatuses is purposive sampling. The validity of the data using triangulation techniques. Analysis by reduction,presentation and conclusion. The result of this planning effort of village infrastructure development toactualize public welfare research was successful and implemented well because of the efficiency andrationality, the institutions role and professionalism has been going well and can be seen from the villagegovernment task and responsibility, and change or expand the choices to reach the higher level of welfareand the results of consensus between the government and the community are received and that so theinfrastructure development program in 2017 is going well. Supporting factors include: Freedom of thepublic participation, community support for government policies, distribution of financial support. Whilethe inhibiting factors include: lack of supervision team, lack of builders, weather conditions.Keywords: Development Planning, Infrastructure, Public WelfareAbstrak: Pelaksanaan otonomi daerah yang di dasarkan pada perencanaan pembangunan yang terstrukturberdasarkan tingkatan waktunya menurut Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 25 Tahun 2014Tentang Perencanaan Pembangunan Nasional. Dengan demikian yang menjadi penelitian yaitu: Untukmengetahui upaya perencanaan pembangunan desa dalam bidang infrastruktur untuk mewujudkankesejahteraan masyarakat. Penelitian ini menggunakan jenis pendekatan kualitatif. Pengumpulan datamelalui teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik sampling menggunakan purposivesampling. Keabsahan data menggunakan teknik triangulasi. Analisis dengan reduksi, penyajian danpenarikan kesimpulan. Hal ini hasil dari pada penelitian ini berhasil dan terlaksana karena efisien danrasionalitas, peran kelembagaan dan profesionalitas sudah berjalan dengan baik apa yang menjadi tugasdan tanggungjawab pemerintah desa, sehingga program pembangunan infrastruktur di Tahun 2017berjalan dengan baik. Faktor-faktor pendukungnya meliputi: Kebebasan terhadap masyarakat, dukunganmasyarakat, dukungan finansial. Sedangkan faktor-faktor penghambat nya meliputi: kurangnya timpengawasan, kurangnya tukang bangunan, kondisi cuaca.Kata Kunci : Perencanaan Pembangunan, Infrastruktur, Kesejahteraan Masyarakat
KEBIJAKAN PEMERINTAH DESA DALAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT PADA PROGRAM BUMDES Yulianus Nardin
JISIP : Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 8, No 3 (2019)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (185.183 KB) | DOI: 10.33366/jisip.v8i3.1799

Abstract

Abstract: The problem of inequality which is a reality in development requires solving with partiality to the community through the Empowerment program, thus the role the government and the community are urgently needed in resolving economic inequalities, This underdevelopment can be formulated in an empowerment program policy concept by government through the BUMDes Program, as an effort to improve the economic welfare of the community. Potential / excellence is driven by the Village Government. This type of research uses the method qualitative approach, Pesanggrahan Village, Batu District, Batu City is the research location. Results Research shows that the role of village government in community empowerment in the Program BUMDes. Pesanggrahan Village, Batu District, Batu City in accordance with the strategy program empowerment which includes the development of human resources, institutional development groups, fertilizing public (private) capital, productive business development, and supply appropriate information has not been fully effective, due to the development process group institution that is still in the process of transition improvement, in this case hydroponic agriculture experiencing traffic jams in the special management staff, which resulted in no hydroponic farming manicured.Keywords: Government Policy, Community EmpowermentAbstrak: Masalah Kesenjangan yang merupakan kenyataan dalam pembangunan memerlukanpemecahan dengan pemihakan pada masyarakat melalui program Pemberdayaan, demikian peranpemerintah dan masyarakat sangat diperlukan dalam menyelesaikan kesenjangan ekonomi,keterbelakangan ini dapat di rumuskan dalam satu konsep kebijakan program pemberdayaan olehpemerintah melalui Program BUMDes, sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat.Potensi/keunggulan digerakkan oleh Pemerintah Desa. Jenis penelitian ini menggunakan metodependekatan kualitatif, Desa Pesanggrahan, Kecamatan Batu, Kota Batu merupakan lokasi penelitian. HasilPenelitian menunjukkan bahwa Peran pemerintah desa dalam pemberdayaan masyarakat pada ProgramBUMDes. Desa Pesanggrahan, Kecamatan Batu, Kota Batu sesuai dengan program strategipemberdayaan yang meliputi pengembangan sumber daya manusia, pengembangan kelembagaankelompok, pemupukan modal masyarakat (swasta), pengembangan usaha produktif, dan penyediaaninformasi tepat guna belum sepenuhnya berjalan efektif, dikarenakan pada Proses pengembangankelembagaan kelompok yaitu masih dalam proses transisi perbaikan, dalam hal ini pertanian hydroponicmengalami kemacetan pada staf khusus pengelola, yang mengakibatkan pertanian hydroponic tidakterawat.Kata Kunci: Kebijakan Pemerintah, Pemberdayaan Masyarakat
KEBIJAKAN PEMERINTAH DESA DALAM PENGGUNAAN DANA DESA UNTUK KESEJAHTERAAN MASYARAKAT Rasula Epa; Dekki Umamur Ra’is
JISIP : Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 8, No 3 (2019)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (173.55 KB) | DOI: 10.33366/jisip.v8i3.1790

Abstract

Abstract: The use of the Village Fund is one of the Government Policies that prioritizes to finance thedevelopment and community empowerment. The implementation is prioritized in self-management usinglocal resources or raw materials and increasing the role of the Village. The increasing role of village indevelopment contributes to the realization of community welfare. The method in this study usedqualitative methods. The informant determination technique involved a purposive sampling. While thedata collection used interviews, observation and documentation. The data Analysis was conducted bydata reduction, presentation and conclusion drawing. The validity test applied a triangulation technique.The results of the study showed that the use of the village fund is inseparable from the communityinvolvement. The community can monitor the use of the budget starting from planning, implementation,and supervision to realize the welfare of the community in the village. The supporting factors were thetogetherness, communication, participation and means of access to information. The inhibiting factor wasthe delayed of village fund implementation due to the size of the proposed program had bigger budgetand the tight schedule of village activities.Keywords: Use of Village Funds, Community Welfare.Abstrak: Penggunaan Dana Desa yaitu salah satu Kebijakan Pemerintah yang diprioritaskan untukmembiayai pembangunan dan pemberdayaan masyarakat yang pelaksanaannya diutamakan secaraswakelola dengan menggunakan sumber daya atau bahan baku lokal, meningkatkan peran Desa.Peningkatan peran Desa dalam pembangunan berkontribusi besar mewujudkan kesejahteraan masyarakat.Metode dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Teknik Penetuan informan menggunakanpurposive sampling. Teknik pengumpulan Data yang di menggunakan wawancara, observasi dandokumentasi. Teknik Analisis Data menggunakan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan.Teknik Uji Keabsahan Data menggunakan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwaPenggunaan Dana Desa tidak terlepas dari keterlibatan masyarakat. Masyarakat bisa mengawalpenggunaan anggaran mulai perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan guna mewujudkan kesejahteraanmasyarakat di Desa. Faktor pendukung yaitu Kebersamaan, komunikasi, partisipasi dan saran aksesinformasi. Faktor penghambat yaitu pelaksanaan Dana Desa terlambat karena dari besarnya program yangdiajukan lebih besar anggarannya dan padatnya jadwal kegiatan Desa sehingga pelaksanaan programPenggunaan Dana Desa agak terlambat.Kata kunci: Penggunaan Dana Desa, Kesejahteraan Masyarakat.
KUALITAS PELAYANAN PENERBITAN AKTA KELAHIRAN DINAS KEPENDUDUKAN DAN CATATAN SIPIL KOTA MALANG Regina Fitriani Rendo, PS; Annisa Purwaningsih
JISIP : Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 8, No 3 (2019)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (192.447 KB) | DOI: 10.33366/jisip.v8i3.1781

Abstract

Abstract: Service quality as a privilege given to a product, both goodsor services that meet the requirements or demands to meet customer satisfaction. PurposeThe main purpose of this research is to describe the quality of birth certificate issuance services. Types of researchused is qualitative research. Sources of data from primary data and secondary data. TechniqueDetermination of informants using proposive sampling with predetermined informants. Techniquedata collection namely interviews, observation, and documentation. Data Analysis namely Data Reduction,Data Presentation. Withdrawal of Conclusions From the results of the study, the deed publishing service was recognizedThe birth of the Malang City Population and Civil Registry Office, that is, the ability of the service unitin creating the promised service quickly and precisely. Competence, (competence)the demands they have, the good knowledge and skills the apparatus givesservice. And the attitude or behavior of friendly, friendly, responsive to, desires of the community and wantmake contact or personal relationships. Inhibiting factors in the service of the Issuance of DeedSome of the births of the Department of Population and Civil Registration in Malang City are foundLack of public awareness of the importance of the birth certificate itself, there is a differenceone document with another document and the lack of public understanding of IT(Information Technology) so that people are not aware of the benefits of the website of the OfficePopulation and Civil Registration of Malang City.Keywords: Service Quality; Issuance of Birth CertificateAbstrak: Kualitas pelayanan sebagai keistimewaan yang diberikan terhadap suatu produk baik barangatau jasa yang sesuai dengan persyaratan atau tuntutan demi memenuhi kepuasan pelanggan. Tujuanutama penelitian ini untuk mendeskripsikan kualitas pelayanan penerbitan akta kelahiran. Jenis penelitianyang digunakan yaitu penelitian Kualitatif. Sumber data dari data primer dan data sekunder. TeknikPenentuan informan menggunakan proposive sampling dengan informan yang telah ditentukan. Teknikpengumpulan data yaitu wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis Data yaitu Reduksi Data,Penyajian Data. Penarikan Kesimpulan Dari hasil penelitian diketahuhi pelayanan Penerbitan AktaKelahiran Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Malang yaitu, kemampuan unit pelayanandalam menciptakan pelayanan yang dijanjikan dengan cepat dan tepat. Competence,(kompetensi)tuntutan yang dimilikinya, pengetahuan dan keterampilan yang baik oleh aparatur dalam memberikanpelayanan. Dan sikap atau perilaku ramah, bersahabat, tanggap terhadap, keinginan masyarakat serta maumelakukan kontak atau hubungan pribadi. Faktor Penghambat dalam pelayanan Penerbitan AktaKelahiran Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Malang ada beberapa yang temukan yaituKurangnya kesadaran masyarakat akan pentingnya Akta Kelahiran itu sendiri, terdapat ketidaksamaansalah satu dokumen dengan dokumen lainnya dan kurangnya pemahaman masyarakat tentang IT(Informasi Teknologi) sehingga masyarakat tidak mengetahuhi manfaat dari website dari DinasKependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Malang.Kata Kunci: Kualitas Pelayanan; Penerbitan Akta Kelahiran
ANALISIS PENGELOLAAN ALOKASI DANA DESA DALAM PEMBANGUNAN DESA Kristina Eti; Septina Dwi Rahmawati
JISIP : Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 8, No 3 (2019)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (104.165 KB) | DOI: 10.33366/jisip.v8i3.1795

Abstract

Perubahan system paradigma menjadikan masyarakat Desa semakin sadar akan  kinerja pemerintah desa. mulai dari pemerintahan daerah sampai pemerintah terkecil yaitu desa. Penelitian ini menggunakan  metode kualitatif, dengan cara wawancara, observasi, dan dokumentasi. analisis  informan menggunakan Purposive Sampling. Data  yang digunakan teknik analisis adalah proses reduksi data, penyajian , dan penarikan kesimpulan. hasil data ini  menggunakan teknik triangulasi. penelitian menyimpulkan  bahwa Pengelolaan  ADD. Dalam meningkatkan pembangunan desa di Desa Gunungsari  cukup baik, berdasarkan perspektif pengelolaan ADD yang dilakukan oleh Pemerintah Desa mengikuti aturan petunjuk teknis yang diatur dalam undang-undang. Hal ini dilihat dari proses pelaporan serta tanggung jawab yang mengalami keterlambatan pembangunan.
DISIPLIN APARATUR SIPIL NEGARA DALAM UPAYA PENINGKATAN KUALITAS PELAYANA PUBLIK Sepa Erni
JISIP : Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 8, No 3 (2019)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (198.857 KB) | DOI: 10.33366/jisip.v8i3.1786

Abstract

Abstract : Public services as the main pillar of implementing regional autonomy, the development of workdiscipline among the State Civil Apparatus indicated that work discipline influences the behavior ofemployees in order to improve the quality of sustainable public services. In order to create qualityservices, it is necessary to implement high employee discipline in efforts to achieve goals. The researchobjective was to find out the discipline of State civil apparatus as an effort to improve the quality ofpublic services in One Stop IntegratedService Investment and Manpower Agency of Batu in terms of thepublic service principles such as certainty, discipline, courtesy and hospitality, facilities andinfrastructure, security, simplicity of the service. This reseach is a qualitative research which aims tounderstand what phenomena are experienced naturally. The results of the study indicated that the OneStop IntegratedService Investment and Manpower Agency of Batu have tried to provide discipline to thecommunity through, completing their tasks on time, arriving at work on time, providing facilities thatsupport the community, discipline in providing security that can be seen from the coordination betweenemployees who always provide security, simplicity of the service and easily to be understood.Keywords: Public Service, Employee Discipline, State Civil ApparatusAbstrak: Pelayanan publik sebagai pilar utama penyelenggaraan otonomi daerah,pengembangan budayadisiplin kerja Aparatur Sipil Negara mengisyaratkan bahwa nilai budaya disiplin kerja mewarnai perilakupegawai dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan publik yang berkelanjutan. Dalam rangkamenciptakan pelayanan yang berkualitas dibutuhkannya penerapan disiplin pegawai yang tinggi dalamupaya pencapaian tujuan. Tujuan penelitian untuk mengetahui disiplin aparatur sipil Negara dalam upayapeningkatan kualitas pelayanan publik di Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu danTenaga Kerja Kota Batu ditinjau dari prinsip pelayanan publik yaitu kepastian waktu, tanggung jawab,kedisiplinan, kesopanan dan keramahan, kelengkapan sarana dan prasarana, keamanan, kesederhanaanpelayanan. Metode yang digunakan penelitian kualitatif, untuk memahami fenomena apa yang dialamisecara alamiah. Hasil penelitian menujukan bahwa Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu SatuPintu dan Tenaga Kerja Kota Batu sudah berupaya memberikan sikap disiplin kepada masyarakat melalui,pegawai menyelesaikan tugasnya dengan tepat waktu, pegawai datang tepat waktu untuk menerapkandisiplin pegawai, memberikan fasilitas yang menunjang kepada masyarakat, disiplin dalam memberikankeamanan dilihat dari koordinasi antar pegawai yang selalu memberikan pengaman, kesederhanaanpelayanan dalam memberikan pelayanan yang tidak berbelit-belit dan mudah dipahami.Kata Kunci : Pelayanan Publik, Disiplin Pegawai, Aparatur Sipil Negara
PENGARUH STRATEGI PEMBERDAYAAN MASYARAKAT TERHADAP PENINGKATAN KESEJAHTERAAN DESA Julia Parida; Emei Dwinanarhati Setiamandani
JISIP : Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 8, No 3 (2019)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (195.014 KB) | DOI: 10.33366/jisip.v8i3.1800

Abstract

Abstract: community welfare is one of government's tasks. The empowerment conducted by thegovernment can help the community independently to push the community's economy to be better. Thepurpose of this study was to analyze the influence of village community empowerment models to thewelfare of rural communities in the village of Mojorejo. The method used was a quantitative method. Thevalidity correlation and reliability test used Cronbach's alpha test. While the data analysis applied asimple linear regression. The results of this study indicated that the community empowerment strategy inMojorejo Village, Junrejo Subdistrict, Batu categorized as moderate with 96 percent. The regressionanalysis test showed that there was a significant positive influence on community empowerment strategieswith the village welfare which included the characteristics of respondents, namely the level of education,age and gender.Keywords: Empowerment Strategy, Community WelfareAbstrak: kesejahteraan masyarakat salah satu tugas pemerintah. Pemberdayaaan yang di lakukanpemerintah dapat membantu masyarakat secara mandiri untuk mendorong perekonomian masyarakatkearah yang lebih baik. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pengaruh model pemberdayaanmasyarakat desa terhadap kesejahteraan masyarakat desa di desa mojorejo. Metode dalam penelitian inimenggunakan metodekuantitatif. Validitas menggunakan korelasi dan reabilitas menggunakancronbach'salpha. Analisis data menggunakan regresi linier sedrhana. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwastrategi pemberdayaan masyarakat di Desa Mojoreko Kecamatan Junrejo Kota Batu masuk ke dalamkategori tinggi yaitu sebanyak 96 persen. Uji analisa regresi tersebut menunjukan bahwa ada pengaruhpositif secara signifikan strategi pemberdayaan masyarakat dengan kesejahteraan desa yang meliputikarakteristik responden yaitu tingkat pendidikan,usia dan jenis kelamin masyarakat di desa.Kata kunci: Strategi Pemberdayaan, Kesejahteraan Masyarakat
COMMUNITY EMPOWERMENT IMPLEMENTATION THROUGH TRAINING TRAINING Imelda Napa Raja
JISIP : Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 8, No 3 (2019)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (175.216 KB) | DOI: 10.33366/jisip.v8i3.1791

Abstract

Abstract: Implementation of Batik Training is one way to empower the community in BunutWetanVillage.This Research Aims To Describe: 1) Implementation of Community Empowerment Through the BatikTraining Program. 2) Factors that support and inhibit anything in the process of implementing theCommunity Empowerment Program Through the Batik Training Program in BunutWetan Village,Malang Regency. The type of research used is qualitative. Data sources: primary data and secondarydata. The technique of determining the informant was purposive sampling, with village head informants,KAUR Village Government, PKK Chairmen and village communities who took part in the batik training.Then analyzed using data reduction, data presentation, and conclusion. After that the data was testedusing triangulation techniques, namely interviews, observation and documentation. The results of thestudy that the implementation of batik training in empowering the community was good. Implementationof Batik Training from village government policies has tried and provided the community with theopportunity to participate in the training. In its implementation there are several obstacles such as theabsence of a definite container for batik training and funds that have not been provided.Keywords: Implementation, Community Empowerment, Batik Training.Abstrak: Pelaksanaan Pelatihan Membatik merupakan salah satu cara memberdayakan masyarakat diDesa Bunut Wetan. Penelitian Ini Bertujuan untuk Mendeskripsikan: 1) Pelaksanaan PemberdayaanMasyarakat Melalui Program Pelatihan Membatik. 2) Faktor-faktor yang pendukung dan menghambatapa saja dalam Proses implementasi Program Pemberdayaan Masyarakat Melalui Program PelatihanMembatik di Desa Bunut Wetan Kabupaten Malang.Jenis penelitian yang digunakan yaitu kualitatif.Sumber data: data primer dan data sekunder. Teknik penentuan informan purposive Sampling, denganinforman Kepala Desa, KAUR Pemerintah Desa, Ketua PKK dan Masyarakat desa yang mengikutipelatihan membatik melalui teknik pengumpulan data yaitu wawanacara, observasi dan dokumentasi.Kemudian dianalisis melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Setelah itudiuji menggunakan triangulasi teknik. Hasil penelitian bahwa pelaksanaan pelatihan membatik dalammemberdayakan masyarakat sudah baik. Pelaksanaan pelatihan membatik dari kebijakan pemerintahsudah berusaha serta memberikan masyarakat kesempatan untuk ikut serta dalam pelatihan tersebut.Dalam pelaksanaannya ada beberapa kendala seperti belum adanya wadah yang pasti untuk pelatihanmembatik serta data yang belum cukup tersediakan.Kata kunci: Implementasi, Pemberdayaan Masyarakat, Pelatihan Membatik.

Page 2 of 3 | Total Record : 25