cover
Contact Name
Fathul Qorib
Contact Email
fathul.indonesia@gmail.com
Phone
+6285354769970
Journal Mail Official
jisip.unitri@gmail.com
Editorial Address
Jl. Telaga Warna, Tlogomas, Malang, Jawa Timur, Indonesia
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (JISIP)
ISSN : -     EISSN : 24426962     DOI : 10.33366/jisip
JISIP Journal of Social and Political Science is published three times a year (April, August and December). Article published in JISIP is an article based on the results of research (priority), and articles on scientific reviews of contemporary phenomena in the field of Social and Political Science, Communication and Public Administration. In receiving articles that will be reviewed by internal, external editors and reviewers. Each article entered in the JISIP journal will be sent to the editors section through the Initial Review process. After that, the articles will be sent to peer reviewers to get the Double-Blind Peer Review Process. JISIP will be published papers chosen under the a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Articles 36 Documents
Search results for , issue "Vol 8, No 4 (2019)" : 36 Documents clear
PERSPEKTIF PEMBANGUNAN WISATA PANTAI PADA PENERAPAN POTENSI WILAYAH Idianus ,; Noora Fithriana
JISIP : Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 8, No 4 (2019)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (201.27 KB) | DOI: 10.33366/jisip.v8i4.1946

Abstract

Abstract: The development of tourism in the regions is very important, because it affects the economy of local people. The beach tourism object in Pujiharjo village, has the potential of the beauty of its beaches that differ from other beaches in Malang district. Thus, the authors feel the need to study deeper based on the perspective of coastal tourism in the application of the region. The purpose of this research is to describe the potential of the region in the village of Tirtoyudo Pujiharjo District Malang in the perspective of coastal tourism development. This type of research uses qualitative descriptive research. Data collection techniques through interviews, observations and documentation. Data analysis using triangulation and reference checking, the determination of the informant using snowball sampling and the head of the village head, local community, and tourist visitors became the key informant in this study. Based on the analysis, there is a need to strengthen the potential of the region in the tourism sector and the need for infrastructure development and cooperation of all villagers with the district government and the mental build up of society in Manage tourism places for the beach tourism in the village of Pujiharjo worthy to be made a tourist destination that has a good impact to the local community economy. Keywords: Development Perspective; Beach Tourism; Regional Potentials. Abstrak: Pengembangan pariwisata di daerah-daerah sangat penting, karena berpengaruh pada perekonomian masyarakat setempat. Obyek wisata pantai di desa Pujiharjo, memiliki potensi mengenai keindahan pantainya yang berbeda dari pantai lainnyayang ada di kabupaten Malang. Dengan demikian, penulis merasa perlu mengkaji lebih dalam berdasarkan perspektif pembagunan wisata pantai pada penerapan potesi wilayah. Tujuan dari penelitian ini dilakukan untuk mendeskripsikanpotensi wilayah yang ada di Desa Pujiharjo Kecamatan Tirtoyudo Kabupaten Malang dalam perspektif pembangunan wisata pantai. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi  dan dokumentasi. Analisa data menggunakan Triangulasi dan pengecekan referensi, penentuan informan menggunakan snowball samplingdan kepalakepala desa, masyarakat setempat, dan pengunjung wisata menjadi key informan pada penelitian ini. Berdasarkan dari hasil analisis,perlu adanya penguatan potensi wilayah dalam sektor pariwisata serta dibutuhkan pembangunan  infrastruktur dan kerja sama seluruh masyarakat desa dengan pihak pemerintah kabupaten serta membangun mental masyarakat dalam mengelola tempat pariwisata agar wisata pantai yang ada di desa Pujiharjo layak untuk di jadikan tujuan wisata sehingga berdampak baik bagi perekonomian masyarakat setempat. Kata Kunci: Perspektif pembangunan; Wisata Pantai; Potensi Wilayah
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PEMERINTAH KOTA TERNATE DALAM PELAKSANAAN WAJIB BELAJAR SEMBILAN TAHUN Irwan Lukman
JISIP : Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 8, No 4 (2019)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (54.798 KB) | DOI: 10.33366/jisip.v8i4.2011

Abstract

Abstrak:Pemerintah Kota Ternate pada Khususnya Dinas Pendidikan menyadari dengan benar akan kebutuhan dasar peningkatan kualitas pendidikan di Kota Ternate sebagai alat peningkatan kualitas untuk membangun karakter dan moral yang baik untuk masyarakat Indonesia. Untuk itu pemerintah seharusnya mengetahui bahwa pendidikan adalah hak untuk warga negara seperti yang sudah diatur dalam UUD 1945 Pasal 31. Dan dilanjutkan pada Tahun 1994 Peresidan Repoblik Indonesia  mengeluarkan Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 1994 tentang Pedoman Pelaksanaan Wajib Belajar Pendidikan Dasar. Kebijakan yang di keluarkan pemerintah ini sudah cukup berhasil untuk mrningkatkan partisipasi masyarakat dalam mendapatkan pendidikan sesuai yang di amanahkan dalam UUD. Masih ingatkah kita melihat persoalan Pendidikan yang terjadi di berbagai daerah terpencil. Salah satunya di Daerah Maluku Utara, masih banyak persoalan yang belum diselesaikan oleh Pemerintah dan ini adalah tugas kita Bersama untuk menyelesaikan problem permasalahan tersebut. Kata kunci:Kebijakan Pendidikan; Wajib Belajar Abstrak: The Government of Ternate in particular the Office of Education is well aware of the basic needs of improving the quality of education in Ternate City as a means of improving quality to build good character and morals for the people of Indonesia. For this reason, the government should know that education is a right for citizens as stipulated in the 1945 Constitution Article 31. And continued in 1994 the Indonesian Republik Peresidan issued Presidential Instruction No. 1 of 1994 concerning Guidelines for the Implementation of Compulsory Education for Basic Education. This policy issued by the government has been quite successful in increasing community participation in getting education according to what is mandated in the Constitution. Do we still remember the problem of Education that occurred in various remote areas. One of them is in the North Maluku Region, there are still many problems that have not been resolved by the Government and this is our shared duty to solve these problems. Keyword:Education Policy; Compulsory
PERAN HUMAS UNITRI DALAM MEMPUBLIKASIKAN INFORMASI KEPADA PUBLIK MELALUI MEDIA INTERNAL DAN EKSTERNAL Gregorius Gampar; Asfira Rachmad Rinata
JISIP : Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 8, No 4 (2019)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (114.112 KB) | DOI: 10.33366/jisip.v8i4.1961

Abstract

Abstrak:Peran humas merupakan garda terdepan dalam suatu lembaga instansi/organisasi untuk mengoptimalkan dan mengelola segala bentuk macam kegiatan untuk menciptakan, membangun, meningkatkan, mempertahankan citra dan mempublikasikan segala bentuk informasi kepada publik, serta menjalin kerja sama dengan media baik internal maupun eksternal dan semua publik sehingga dapat membantu memudahkan proses kerja humas  yang baik dalam memberikan informasinya kepada khalayak. Karenapublik dan media adalah  sebagai sarana  penujang yang mendorong program kerja humas UNITRI.Dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dengan menggunakan langkah-langkah pengumpulan data melalui observasi, dokumentasi, dan wawancara. Adapun untuk menganalisis data dengan menyusun secara sistematis data yang di peroleh dari hasil wawancara, catatan lapangan, dan bahan-bahan lain sehingga dapat mudah dipahami dan temuannya dapat diinformasikan kepada orang lain dengan cara melakukan proses: Reduksi data, penyajian data (data hasil wawancara, data pendokumentasi dan data observasi), dan menarik kesimpulan (verifikasi).Hasil penelitian ini dapat  diketahui bahwa, peran humas UNITRI meningkatan citra positif lembaga pendidikan tinggi UNITRI di mata publik, menjalin kerja sama media internal maupun eksternal, serta peran menjembatani segala bentuk informasi, baik itu tentang akademik maupun non akademik. Program kerja humas UNITRI ialah meliputi semua acara atau kegiatan kampus yang berkaitan dengan jurusan, fakultas, maupun sekala universitas untuk di jadikan sebuah berita yang dipublikasikan kepada publik  dengan  mengunakan media internal dan media eksternal. Kata kunci: Peran; Humas; Media                    Abstract: The role of public relations is the frontline in an agency/organization to optimize and manage all kinds of activities to create, build, improve, maintain the image and publish all forms of information to the public, and establish cooperation with the media both internal and external and all public so that it can help facilitate the process of good public relations work in providing information to the public. Because the public and the media are as a means of encouraging the public relations work program of UNITRI. In this study using descriptive qualitative research methods by using steps of data collection through observation, documentation, and interviews. As for analyzing data by systematically compiling data obtained from interviews, field notes, and other materials so that it can be easily understood and findings can be shared with others by carrying out the process: Reducing data, presenting data (data from interviews, documentation data and observation data), and draw conclusions (verification). The results of this study can be seen that, the role of UNITRI public relations increases the positive image of UNITRI higher education institutions in the public eye, establishes internal and external media cooperation, and the role of bridging all forms of information, both academic and non-academic. UNITRI's public relations program is covering all campus events or activities related to majors, faculties, and universities to be made a news published to the public using internal media and external media. Keywords: Role; Public Relations; Media
PENERAPAN PERILAKU AKUNTABILITAS PEMERINTAH DESA DALAM MENDORONG PARTISIPASI MASYARAKAT Di DESA PENDEM KECAMATAN JUNREJO KOTA BATU Dominikus Leti Djawa; Dekki Umamur Ra’is
JISIP : Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 8, No 4 (2019)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (160.491 KB) | DOI: 10.33366/jisip.v8i4.1951

Abstract

Abstrak: Akuntabilitas adalah bentuk kewajiban penyelenggaraan kegiatan publik yang dapat menjelaskan sehingga segala hal menyangkut langkah dari segala seluruh keputusan dan proses yang dilakukan, serta pertanggung jawaban terhadap hasil kinerjanya. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Yang menjadi informan pada penelitian ini kepala desa, aparatur desa, tokoh masyarakat. Dengan menarik sampel menggunakan purposive sampling. Hasil penelitian terkait penerapan perilaku akuntabilitas pemerintah desa untuik mendorong partisipasi masyarakat di desa pendem pada tahapan perencanaan dalam pembangunan di Desa Pendem kurang efektif, dalam tahapan pelaksanaan pembangunan di Desa Pendem kurangnya transparansi informasi terkait pelaksanaan perencanaan kegiatan oleh pemerintah desa kepada masyarakat, sehingga pencapaian tujuan pengelolaan dana desa dalam pembangunan desa yang dilakukan di Desa Pendem belum efektif, Selanjutnya, tahapan pertanggungjawaban pembangunan desa, hasil dari penelitian i pertanggung-jawaban masih belum efektif, dikarenakan Laporan Pertanggungjawaban tidak disusun oleh Pemeintah Desa dan tidak adanya evaluasi kegiatan yang seharusnya dilakukan bersama masyarakat Desa Pendem. Kata kunci: Akuntabilitas; Pemerintah desa; Partisipasi masyarakat Abstract:Accountability is a form of obligation in providing public activities to be able to explain and obtain all matters relating to the steps of all decisions and processes carried out, as well as accountability for the results of its performance. This study used qualitative research with data collection techniques in the form of interviews, observation, and documentation. The informants in this study were village heads, village officials and community leaders. The sampling technique involved purposive sampling. The results of research related to the application of village government accountability behavior in encouraging community participation in Pendem village at the planning stage was less effective, in the stages of development implementation was the lack of transparency of information related to the implementation of planning activities by the village government to the community, so that the achievement of village funds management objectives have not been effective. Furthermore,  the results of the study indicated that the stage of accountability was less effective, where the preparation of the Accountability Report was not prepared by the Village Government and there was no evaluation of activities that should be carried out together with Pendem Village community. Keywords: Accountability; Village government; Community participation
EFEKTIVITAS KEBIJAKAN DINAS SOSIAL DALAM MENANGGULANGI PMKS KHUSUS ODGJ TERLANTAR DI KOTA BATU Reza Darmawan; Ignatius Adiwidjaja
JISIP : Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 8, No 4 (2019)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (180.233 KB) | DOI: 10.33366/jisip.v8i4.1865

Abstract

Banyaknya ditemukan Orang Dengan Gangguan Jiwa Terlantar di kota – kota besar. Undang – Undang Nomor 18 Tahun 2014 Tentang Kesehatan Jiwa pasal 80 bahwa “Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah memiliki tangguang jawab untuk melakukan penatalaksanaan terhadap Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang terlantar, menggelandang, mengancam keselamatan dirinya dan /atau orang lain dan/atau mengganggu ketertiban dan/atau keamanan umum. Efektivitas Kebijakan dalam penanggulangan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang terlantar menjadi tujuan dan pokok permasalahan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Data yang didapatkan berupa data sekunder dan data primer. Penentuan informan menggunakan teknik snowball sampling. Setelah data diperoleh, data dianalisis melalui tahap reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Uji kredibilitas data menggunakan cara trianggulasi teknik. Hasil analisis Kebijakan Penanggulangan Orang Dengan Gangguan Jiwa terlantar di Kota Batu dapat ditarik kesimpulan bahwa kebijakan tersebut sudah efektif, dilihat dari indikator efektivitas menurut Sutrisno yaitu meliputi : (1)pemahaman program, (2) tepat sasarana, (3) tepat waktu, (4) tercapainya tujuan, (5) perubahan nyata. Kendalanya adalah terkait dana yang kurang memadai dan Kota Batu belum memiliki shelter sebagai tempat persinggahan sementara bagi Orang Dengan Gangguan Jiwa terlantar.
EFEKTIVITAS ORGANISASI LEMBAGA PENYIARAN PUBLIK LOKAL (LPPL) ATV KOTA BATU Elisabet Tri Krisdian; Fathul Qorib
JISIP : Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 8, No 4 (2019)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (275.564 KB) | DOI: 10.33366/jisip.v8i4.2018

Abstract

Abstract: ATV Batu Local public broadcasting agency as a government container in disseminating information through electronic media need to make improvements and increase productivity to meet the needs of people of Batu in terms of information. The purpose of this research is to know and know the role of organizational communication in improving the effectiveness of work and knowing the inhibitory factor in the communication of organizations in the LPPL ATV Batu. The theory used in this study was organizational communication theory and work effectiveness. And researchers focus the research on measuring the effectiveness of work and factors that inhibit organizational communication. In this study the method used to assess the problem is a qualitative descriptive method. Technique of selection of informant through purposive sampling technique. The data analysis methods used are data reduction, data presentation, and conclusion withdrawal. From research conducted researchers drew the conclusion that, 1) an organizational communication approach plays a role in enhancing the effectiveness of work due to the presence of relationships with the organizational environment (external and internal). LPPL ATV Batu as information media has done some approach with the organizational environment both external and internal, so the effectiveness of working in processing the information runs effectively. 2) factors that inhibit in increasing effectiveness in LPPL ATV Technical barriers are not predicted like the presence of signal interference in sending messages, frequency of wave interference is hampered by development. While human disorders that slow down communication in the LPPL ATV Batu there is an emotional feeling of an employee to the environment where he works and has not maximized leaders in providing briefings to employees. Keywords: Organizational communication, job effectiveness, and ATV Batu Abstrak: Lembaga Penyiaran Publik Lokal (LPPL) Agropolitasn TV (ATV) Kota Batu sebagai wadah pemerintah dalam menyebarkan informasi melalui media elektronik perlu melakukan perbaikan dan meningkatkan produktifitas untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Batu dalam hal informasi. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui dan mengetahui peran komunikasi organisasi dalam meningkatkan efektifitas kerja dan mengetahui faktor penghambat dalam komunikasi organisasi di LPPL ATV Batu. Teori yang digunakan dalam penelitian ini ialah teori komunikasi Organisasi dan efektivitas kerja. Peneliti memfokuskan penelitian dalam mengukur efektivitas kerja dan faktor yang menghambat komunikasi organisasi. Dalam penelitian ini metode yang digunakan untuk mengkaji permasalahan adalah metode deskriptif kualitatif. Teknik pemilihan informan melalui Teknik purposive sampling . Metode analisis data yang digunakan ialah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Dari penelitian yang dilakukan peneliti menarik kesimpulan bahwa, 1) pendekatan komunikasi organisasi berperan dalam meningkatkan efektivitas kerja karena adanya hubungan-hubungan dengan lingkungan organisasi (eksternal dan internal). LPPL ATV Batu sebagai media informasi sudah melakukan beberapa pendekatan dengan lingkungan organisasi baik eksternal dan internal, sehingga efektivitas kerja dalam memproses informasi berjalan dengan efektif. 2) Faktor yang menghambat dalam meningkatkan efektifitas di LPPL ATV hambatan teknis yang tidak diperkirakan seperti adanya gangguan sinyal dalam mengirim pesan, gangguan gelombang frekuensi yang terhambat oleh pembangunan. Sementara gangguan manusiawi yang mengambat komunikasi di LPPL ATV Batu ada perasaan emosional seorang karyawan terhadap lingkungan dimana ia bekerja dan belum maksimalnya pemimpin dalam memberikan pengarahan kerja kepada karyawan. Kata Kunci: Komunikasi Organisasi, Efektifitas Kerja, dan ATV Batu
BENTUK PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM MENGEMBANGKAN KAMPUNG WISATA KUNGKUK Evan Saputra
JISIP : Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 8, No 4 (2019)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (200.604 KB) | DOI: 10.33366/jisip.v8i4.1966

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bentuk nyata partisipasi masyarakat dan faktor pendukung serta penghambat partispasi masyarakat dalam mengembangkan kampung wisata kungkuk. Metode penelitian menggunakan kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Penentuan informan menggunakan teknik snowball sampling. Kemudian untuk menguji tingkat kepercayaan data menggunakan triangulasi teknik.Hasil penelitian ini menunjukkan partisipasi masyarakat di Kampung wisata Kungkuk sudah baik, dilihat dari antusiasme masyarakat untuk berpartisipasi dalam mengembangkan Kampung Wisata Kungkuk. Adapun bentuk nyata partisipasi dari masyarakat setempat berupa: partisipasi tenaga, partisipasi uang/harta benda, partisipasi keterampilan/kemahiran, akan tetapi partisipasi masyarakat di Kampung Wisata Kungkuk masih perlu dimaksimalkan. Adapun faktor pendukung dan penghambat masyarakat untuk berpartisipasi yaitu adanya dukungan dari pemerintah Kota Batu, Pemerintah Daerah, dinas pariwisata dan kebudayaan serta dukungan dari tokoh masyarakat yaitu ketua lembaga pengurus wisata di Dusun Kungkuk. Faktor penghambat partisipasi masyarakat untuk mengembangkan Kampung Wisata Kungkuk yaitu sumber daya manusia yang tergolong masih rendah, kurangnya pengetahuan dan wawasan masyarakat dalam bidang pariwisata. Kata kunci: Partisipasi masyarakat; Kampung WisataAbstract: The purpose of this study is to find out the real form of community participation and supporting factors as well as obstacles to community participation in developing the village of the cune tourism. The research method uses qualitative. Data collection techniques using interviews, observation, and documentation. Determination of informants using snowball sampling techniques. Then to test the level of confidence in the data using technical triangulation. The results of this study indicate that community participation in the Kangkas tourism village is already good, seen from the enthusiasm of the community to participate in developing the Tourism Village of Kunduk. The actual form of participation from the local community is in the form of: labor participation, money / property participation, skill / skill participation, but community participation in the Kangkas Tourism Village still needs to be maximized. The supporting and inhibiting factors of the community to participate are the support of the Batu City government, the Regional Government, the tourism and cultural service as well as the support of community leaders, namely the head of the tourism management agency in the hamlet of the village. The inhibiting factors of community participation to develop the Kangkas Tourism Village are low human resources, lack of public knowledge and insight in the field of tourism.Keywords: Community participation; Tourism Village
ANALISIS KEMAMPUAN SUMBER DAYA BERBASIS KOMUNITAS TERHADAP PENINGKATAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT Hikmawati ,; Roro Merry Chornelia Wulandary
JISIP : Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 8, No 4 (2019)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (101.474 KB) | DOI: 10.33366/jisip.v8i4.1957

Abstract

Abstrak:Kemamapuan Sumber Daya Berbasis Komunitas terhadap peningkatan Pemberdayaan Masyarakat merupakan kepentingan bersama dalam memenuhi kebutuhan kehidupan sosial yang biasanya didasari dengan kesamaan latar belakang budaya, ideologi, sosial ekonomi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kemampuan sumber daya berbasis komunitas terhadap peningkatan pemberdayaan masyarakat, Untuk mengetahui faktor pendukung dan penghambat Sumber Daya suatu Komunitas terhadap peningkatan pemberdayaan masyarakat. Jenis Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Penentukan informan penulis menggunakan teknik snow ballsampling.teknik pengumpulan data yang digunakan  melalui Observasi, Wawancara, Dokumentasi dan Teknik Keabsahan Data dengan menggunakan teknik Triangulasi Sumber Data. Hasil Penelitian Sumber daya komunitas ini  Pembinaan Kesejahteraan keluarga (PKK) dalam pemberdayaan masyarakat dengan melaksanakan program bidang kesehatan masyarakat tentang kesehatan  yang berorintasi pada ketahanan hidup sehat. Hambatan sumber daya berbasis komunitas dalam peningkatakan pemperdayaan masyarakat karena ketidak sesuain waktu pelaksanaan yang dilaksanakan oleh komunitas dengan jadwal yang sudah ditentukan. Kata Kunci::Sumber Daya; Pemberdayaan Masyarakat; Komunitas Abstract:Community-Based Resource Capacity for enhancing Community Empowerment is a common interest in meeting the needs of social life which is usually based on similarities in cultural, ideological, socio-economic backgrounds. The purpose of this study was to determine community-based resource capabilities to improve community empowerment, to determine the supporting and inhibiting factors of a community's resources to increase community empowerment.The type of research used in this study is descriptive qualitative. The determination of the author's informant uses snow ballsampling technique. Data collection techniques used through Observation, Interview, Documentation and Data Validity Technique using Data Source Triangulation techniques.Research Results This community resource is Family Welfare Development (PKK) in community empowerment by implementing a public health program on health that is oriented towards healthy survival. Community-based resource barriers in enhancing community empowerment due to incompatibility in implementation time implemented by the community with a predetermined schedule Keywords: Resources; Community Empowerment; Community
EFEKTIVITAS PELAYANAN PUBLIK DI BIDANG KEPENDUDUKAN BERBASIS ELEKTRONIK DI DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL KOTA BATU Abdur Rajab A Koli; Firman Firdausi
JISIP : Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 8, No 4 (2019)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (35.927 KB) | DOI: 10.33366/jisip.v8i4.1947

Abstract

Abstrak: Pemerintah sebagai penyedia layanan publik yang dibutuhkan oleh masyarakat harus bertanggung jawab dan terus berupaya untuk memberikan pelayanan yang terbaik demi peningkatan pelayanan publik.Penelitian ini mengunakan jenis penelitian kualitatif, sumber data yaitu ada dua yaitu data primer yang berasal dari wawancara terhadap informan dan data sekunder ini berupa buku, jurnal serta sumber dokumen, teknik sampel yang digunakan peneliti yaitu purposive sampling,teknik analisa data yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan, dan teknik keabsahan data mengunakan teknik trianggulasi.Hasil penelitian menunjukan bahwa pelayanan publik berbasis elektronik di dinas kependudukan dan pencacatan sipil Kota Batu sudah berjalan dengan baik dapat dilihat dari beberapa aspek yaitu kompentensi petugas, biaya pelayanan, waktu penyelesaian, sarana prasarana, prosedur, dan produk pelayanan.berserta indikatornya, Dari hasil penelitian menunjukan bahwa adanya faktor pendukung dan faktor penghambat yang ada di istansi tersebut. (1) Faktor pendukung yaitu tersedianya sara prasaranan yang memadai dalam menujang proses pelayanan publik, dan sudah tersedia sumberdaya manusia (SDM) yang berkompeten dan mempunyai keahlian di bidangnya masing-masing. Untuk (2) faktor penghambat yang ada di dinas kependudukan dan percacatan sipil kota batu yaitu, sering terjadinya gangguan pada jaringan server SIAK pusat, dan kurangnya penyediaan bahan material untuk pembuatan e-ktp. Kata Kunci: efektivitas; pelayanan publik; berbasis elektronik Abstract :The government as a provider of public services needed by the community must be responsible and continue to strive to provide the best service for improving public services. This research uses the type of qualitative research, there are two sources of data, namely primary dataderived from interviews with informants and secondary data in the form of books, journals and document sources, the sample technique used by researchers is purposive sampling, data analysis techniques are data reduction, data presentation and conclusion drawing, and data validity techniques using techniquestriangulation. The results of the study showed that electronic-based public services in the office of population and civil disability in Batu City have been running well can be seen from several aspects, namely the competence of officers, service costs, completion time, infrastructure, procedures, andservice products and indicators, From the results of the study indicate that there are supporting factors and inhibiting factors that exist in that institution. (1) Supporting factors are the availability of adequate infrastructure in supporting the public service process, and competent human resources (HR) are available and have expertise in their respective fields. for (2) the inhibiting factors in the Batu City civil population and disability service, namely, frequent disruptions in the central SIAK server network, and the lack of provision of materials for making e-IDs. Keywords: effectiveness; public service; electronic based
HUBUNGAN ANGGARAN PENDAPATAN BELANJA DESA DENGAN PEMBANGUNAN JALAN DESA Odiliana Gete
JISIP : Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 8, No 4 (2019)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (48.762 KB) | DOI: 10.33366/jisip.v8i4.2012

Abstract

Abstrak:Pelaksanaan APBDes di Desa ini, masih terdapat beberapa permasalahan diantaranya adalah pengelolaan APBDes di desa, belum sepenuhnya berjalan dengan baik, dimana pengelolaan APBDes atau keuangan desa masih belum sesuai dengan anggaran yang ada atau ketersediaan dana, sehingga pembangunan infrastruktur berupa jalan desa belum memadai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana hubungan pengelolaan  APBDes dengan Pembangunan Jalan Desa dan untuk mengetahui bagaimana kendala Alokasi Dana APBDes pada bidang pembangunan jalan Desa. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif. Dalam pengukuran terhadap variabel digunakan skla likert, sedangkan teknik utama pengumpulan data yaitu studi angket dan teknik dokumentasi. Data dianalisis melalui penyajian dan penarikan kesimpulan. Populasi dalam penelitian ini adalah Aparatur Desa dan melibatkan masyarakat desa. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa ada hubungan APBDes dengan Pembangunan Jalan Desa dengan H0 0,05 maka hipotesisnya di terima dan jika H0 0,05 maka hipotesis di tolak. Hubungan tersebut menunjukan bahwa APBDes  dengan Pembangunan Jalan Desa mempunyai tingkat hubungannya rendah dengan nilai 0,024, hal ini di pengaruh dengan rendahnya APBDes yang terbatas atau belum memadai untuk menyelesaikan pembangunan jalan di Desa Bulukerto, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu. Kata Kunci : APBDes; Pembangunan; Jalan Desa Abstract:Implementation of Village Budget Revenue (APBDes)is still problematic. It includes the management of APBDes, which is not yet fully functioning.The management of APBDes or village finances is still not in accordance with the existing budget or the availability of funds, so the infrastructure development in form of village roads is inadequate. This study aimed to determine how the relationship between the management of the APBDes and the development of village roads and to find out how the constraints of the APBDes fund allocation. The type of this research is a quantitative descriptive research. In the measurement of the variables used Likert scale, while the main data collection techniques were questionnaire studies and documentation techniques. The data was analyzed through presentation and conclusion withdrawing. The population of this study was the village apparatus and the village community. The results of this study indicated that there was a relationship between APBDes and village road development with H0 0.05, the hypothesis is accepted and if H0 0.05, the hypothesis is rejected. This relationship showed that the APBDes with village road development had a low relationship with a value of 0.024, this was influenced by the low APBDes that were limited or inadequate to complete road construction in Bulukerto Village, Bumiaji District, Batu. Keywords: APBDes; Development; Village Road

Page 2 of 4 | Total Record : 36