Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan ISSN 2527-9823(online) adalah jurnal berkala empat bulanan (April, Agustus, Desember) yang memuat berbagai artikel/naskah berupa hasil penelitian, studi kasus, hasil pemikiran, maupun karya tulis ilmiah oleh seluruh civitas profesi kesehatan mulai dari mahasiswa, dosen, perawat klinik, maupun perawat yang bekerja di institusi non klinik seperti lembaga penelitian, LSM, Asuransi Kesehatan, dan pemerintahan. Karya ilmiah berupa artikel kesehatan. Nursing News merupakan publikasi ilmiah yang diterbitkan oleh UNITRI PRESS, sebagai media komunikasi dan informasi di bidang ilmu kesehatan. Scope jurnal terdiri dari keperawatan, kesehatan dan kesehatan masyarakat
Articles
70 Documents
Search results for
, issue
"Vol 2, No 1 (2017)"
:
70 Documents
clear
PERBEDAAN KUALITAS TIDUR SEBELUM DAN SESUDAH DILAKUKAN AUTOHYPNOSIS PADA MAHASISWA PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN UNIVERSITAS TRIBHUWANA TUNGGADEWI MALANG
Felisiana Felisiana;
Tanto Hariyanto;
Vita Maryah Ardiyani
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 2, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (183.436 KB)
|
DOI: 10.33366/nn.v2i1.144
Sesuai dengan perkembangan teknologi yang semakin canggih dan modern, mahasiswa sering menunda waktu tidur. Sebagian besar mahasiswa tidur larut malam dan bangun lalu pergi ke kampus dengan kualitas tidur yang buruk. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan kualitas tidur sebelum dan setelah autohypnosis pada mahasiswa Program Ilmu Keperawatan Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang. Penelitian ini menggunakan desain pre-eksperimental dengan metode satu kelompok pre-post test. Sampel terdiri atas 36 orang. Sampel diambil berdasarkan sampling purposive dengan kriteria inklusi. Instrumen yang digunakan untuk menganalisis kualitas tidur PSQI kuesioner. Data dianalisis dengan menggunakan uji paired T dengan hasil tingkat signifikan 0,05. Hasil penelitian sebelum autohypnosis didapatkan sebanyak 44% mahasiswa memiliki kualitas tidur yang baik dan sebanyak 56% mahasiswa memiliki kualitas tidur yang buruk. Setelah autohypnosis didapatkan sebanyak 72% mahasiswa memiliki kualitas tidur yang baik dan sebanyak 28% mahasiswa memiliki kualitas tidur yang buruk. Hasil analisis data dengan uji t berpasangan diperoleh nilai p< 0,00 yang berarti ada perbedaan kualitas tidur sebelum dan sesudah autohypnosis. Dianjurkan untuk siswa yang memiliki kualitas tidur yang buruk dapat melakukan autohypnosis dua minggu untuk mendapatkan kualitas tidur yang baik. Kata Kunci: Kualitas Tidur, Sebelum dan Sesudah Autohypnosis
HUBUNGAN ANTARA KUALITAS TIDUR DENGAN TINGKAT DEPRESI PADA LANSIA DI POSYANDU LANSIA TUNGGUL WULUNG LOWOKWARU KOTA MALANG
Rudi Febrianto;
Tanto Hariyanto;
Vita Maryah Ardiyani
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 2, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (97.907 KB)
|
DOI: 10.33366/nn.v2i1.176
Kualitas tidur adalah kepuasan seseorang terhadap tidur, sehingga seseorang tersebut tidak memperlihatkan perasaan lelah, mudah terangsang dan gelisah, lesu dan apatis, perhatian terpecah-pecah, sakit kepala dan sering menguap atau mengantuk. Lansia yang mengalami gangguan tidur akan mengalami peningkatan jumlah tidur pada siang hari, masalah pada perhatian dan memori, depresi, kemungkinan jatuh pada malam hari, serta rendahnya kualitas hidup. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara kualitas tidur dengan tingkat depresi pada lansia. Desain penelitian ini menggunakan desain penelitian analitik korelasional, dengan pendekatan cross sectional yaitu jenis penelitian yang menekankan pada waktu pengukuran/observasi data variable independen dan dependen hanya satu kali, jadi tidak ada follow up. Populasi lansia ini sebanyak 30 orang dengan cara total sampling. Analisa data yang digunakan adalah uji Spearman Rank. Berdasarkan hasil penelitian di posyandu lansia diketahui bahwa lansia yang mempunyai kualitas tidur buruk 60% dan tingkat depresi sedang 40% dimana nilai valuae sebesar 0,015 < 0,05 artinya ada hubungan antara kualitas tidur dengan depresi pada lansia. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi tolak ukur atau pertimbangan pemberian penyuluhan kepada para lansia agar dapat lebih memperhatikan kualitas tidur sehari-hari guna untuk mengurangi tingkat depresi yang terjadi pada lansia. Kata Kunci : Depresi, kualitas tidur, lansia, posyandu lansia.
PENGETAHUAN IBU TENTANG KURANG ENERGI PROTEIN (KEP) BERHUBUNGAN DENGAN SIKAP IBU DALAM PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF PADA BAYI USIA 0 - 6 BULAN DI KELURAHAN TLOGOMAS MALANG
Leonardus Waghe;
Atti Yudiernawati;
Ani Sutriningsih
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 2, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (183.175 KB)
|
DOI: 10.33366/nn.v2i1.167
Kekurangan Energi Protein (KEP) adalah keadaan kurang gizi yang disebabkan rendahnya konsumsi energi dan protein dalam makanan sehari-hari, sehingga tidak memenuhi angka kecukupan gizi. Faktor yang mempengaruhi KEP adalah faktor sosial ekonomi, asupan nutrisi, pelayanan kesehatan, dan penyakit sebelum dan selama KEP. Air Susu Ibu mengandung nutrisi yang baik bagi bayi. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan ibu tentang KEP dengan sikap ibu dalam pemberian ASI Eksklusif pada bayi usia 0 – 6 bulan.Desain penelitian adalah korelasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi adalah semua ibu yang mempunyai bayi di RW 02 dan RW 06 Kelurahan Tlogomas sebanyak 33 orang.Pengambilan sampel dengan total sampling, sehingga didapatkan sampel 33 orang. Analisa data dengan menggunakan uji chi square.Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan tentang KEP dengan sikap ibu dalam pemberian ASI eksklusif pada bayi usia 0-6 bulan di RW 02 dan RW 06 Kelurahan Tlogomas.Pengetahuan ibu tentang KEP dapat mempengaruhi ibu dalam memberikan ASI eksklusif. Semakin baik pengetahuan Ibu tentang KEP dan manfaat ASI eksklusif, maka seorang ibu akan memberikan ASI eksklusif pada bayinya secara teratur. Kata Kunci : Pengetahuan tentang KEP, sikap dalam pemberian ASI eksklusif
HUBUNGAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) TERHADAP PERSONAL HYGIENE ANAK USIA SEKOLAH DI SDN TLOGOMAS 2 MALANG
Maria Goreti Jelau Gabur;
Atti Yudiernawati;
Novita Dewi
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 2, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (175.712 KB)
|
DOI: 10.33366/nn.v2i1.199
Perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) merupakan langkah ampuh untuk menangkal penyakit, agar terbebas dari berbagai macam penyakit. Dalam kehidupan sehari-hari personal hygiene sangat penting dan harus diperhatikan dan ditanamkan sejak dini, sehingga mempengaruhi prestasi belajar dan masa depan anak yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan perilaku hidup bersih dan sehat terhadap personal hygiene anak usia sekolah di SDN Tlogomas 2 No 248 Malang. Desain dalam penelitian ini adalah correlation. Pendekatan variabel yang digunakan dalam penelitian ini adalah perilaku hidup bersih dan sehat sebagai variabel independen dan personal hygiene anak usia sekolah sebagai variabel dependen. Sampling yang digunakan adalah random sampling dengan sampel berjumlah 36 siswa dari populasi 120 responden yang ada di SDN Tlogomas 2 No 248 Malang. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner dan lembar observasi. Data analisis menggunakan uji spearman rho α 0,05. Hasil Penelitian menunjukan perilaku hidup bersih dan sehat dalam kategori baik (52,7%) sedangkan personal hygiene anak usia sekolah dalam kategori baik (58,3%). Dari pengujian statistik diperoleh hasil ada hubungan antara perilaku hidup bersih dan sehat terhadap personal hygiene anak usia sekolah dengan nilai signifikan 0,914 atau 91,4%. Bagi peneliti selanjutnya dapat mengembangi penelitian ini dengan metode lain, seperti eksperimen dengan variabel lain yang mempengaruhi personal hygine. Kata Kunci: Perilaku Hidup Bersih dan Sehat, Personal Hygiene.
EFEKTIVITAS RELAKSASI NAFAS DALAM DAN RELAKSASI AROMATERAPI BUNGA MAWAR TERHADAP PERUBAHAN NYERI PADA REMAJA YANG MENGALAMI DYSMENORRHEA PRIMER DI KECAMATAN LOWOKWARU MALANG
Meita Ardela;
Roni Yuliwar;
Novita Dewi
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 2, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (128.644 KB)
|
DOI: 10.33366/nn.v2i1.158
Dysmenorrhea atau nyeri menstruasi merupakan salah satu gangguan dalam siklus menstruasi yang sering dialami oleh wanita dari berbagai kalangan usia. Dysmenorrhea primer merupakan nyeri haid tanpa disertai dengan gangguan patologis dan lebih sering terjadi dibanding dysmenorrhea sekunder. Efek tidak nyaman akibat dysmenorrhea primer dapat diatasi dengan terapi medis dan nonmedis. Terapi medis dalam waktu lama dapat menimbulkan efek samping sehingga terapi non medis lebih banyak dipilih dalam mengatasi nyeri haid. Contoh terapi non medis yaitu relaksasi nafas dalam dan pemberian aromaterapi bunga mawar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan efektifitas antara relaksasi nafas dalam dan relaksasi aromaterapi bunga mawar terhadap perubahan nyeri pada remaja yang mengalami dysmenorrhea primer. Penelitian ini menggunakan desain quasi experimental dengan total subyek sebanyak 30 remaja putri yang terbagi menjadi tiga kelompok penelitian yaitu kelompok kontrol, kelompok 1 (perlakuan relaksasi nafas dalam), dan kelompok 2 (relaksasi aromaterapi bunga mawar) dengan jumlah sampel sama besar tiap kelompok. Dilakukan pretest pada ketiga kelompok untuk mengetahui intesitas nyeri sebelum perlakuan, kemudian diadakan pengukuran kembali (post test) 20 menit setelah pemberian perlakuan. Hasil uji statistik menggunakan anava tunggal menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan intensitas nyeri pada ketiga kelompok sebelum perlakuan (p=0,564) sedangkan setelah perlakuan terdapat perbedaan signifikan antara ketiga kelompok (p=0,000). Penelitian ini menunjukkan bahwa aromaterapi bunga mawar memiliki efek paling efektif dalam meredakan nyeri dysmenorrhea primer. Kata kunci: Aromaterapi bunga mawar, dysmenorrhea primer, Malang, nafas dalam, relaksasi.
PERBEDAAN TINGKAT KESEIMBANGAN TUBUH ANTARA LANSIA LAKI-LAKI DAN PEREMPUAN
Anjelina Marta Lupa;
Tanto Hariyanto;
Vita Maryah Ardiyani
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 2, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (198.151 KB)
|
DOI: 10.33366/nn.v2i1.190
Kemampuan keseimbangan berkurang seiring penambahan usia karena terjadi perubahan pada sistem neurologis, sensori dan muskuloskeletal. Masalah keseimbangan akan berdampak jatuh pada lansia. Perbedaan jenis kelamin merupakan karakteristik lansia yang dapat mempengaruhi keseimbangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan tingkat keseimbangan tubuh antara lansia laki-laki dan lansia perempuan.Desain dalam penelitian ini adalah analitik komparatif. Variabel yang diteliti adalah keseimbangan tubuh sebagai variabel independen. Teknik sampling yang digunakan purposive sampling dengan sampel berjumlah 20 responden.Pengumpulan data menggunakan lembar observasi Tinetti Balance and Gatte. Data diuji menggunakan uji Independen t-test α 0.05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat keseimbangan pada lansia laki-laki memiliki skor risiko jatuh rendah yaitu 8 orang (80%) sedangkan pada lansia perempuan memiliki skor risiko jatuh sedang yaitu 8 orang (80%). Berdasarkan uji statistik diperoleh hasil ada perbedaan tingkat keseimbangan tubuh antara lansia laki-laki dan lansia perempuan dengan nilai siginifikan 0,008. Saran yang direkomendasikan untuk lansia adalah sebagai informasi yang dapat digunakan untuk mencegah serta mengantisipasi faktor risiko yang dapat menyebabkan gangguan keseimbangan tubuh dan risiko jatuh pada lansia. Kata kunci : Keseimbangan tubuh, lansia laki-laki, lansia perempuan.
PERBEDAAN PERKEMBANGAN SOSIAL PADA ANAK USIA PRASEKOLAH SEBELUM DAN SESUDAH DIBERIKAN TINDAKAN COOPERATIVE PLAY DI TAMAN KANAK-KANAK SRIWEDARI MALANG
Maria Melania Ate;
Joko Wiyono;
Ragil Catur Adi W.
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 2, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (188.772 KB)
|
DOI: 10.33366/nn.v2i1.149
Pendidikan anak usia dini untuk mengembangkan berbagai potensi anak sejak dini sebagai persiapan untuk hidup dan dapat menyesuaikan diri dengan lingkungannya. Pendidikan anak usia dini perlu diberikan secara komprehensif, anak tidak hanya dicerdaskan otaknya tetapi jugas pada aspek lainnya seperti intelektual, emosi, dan sosial. Salah satu cara untuk mengoptimalkan perkembangan sosial anak adalah dengan memberikan cooperative play. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui perbedaan perkembangan sosial pada anak usia prasekolah sebelum dan sesudah diberikan tindakan cooperative play di Taman Kanak-kanak Sriwedari Malang. Penelitian ini menggunakan desain non eksperimental yaitu komparatif bersifat retrospektif. Populasinya adalah anak usia prasekolah di Taman Kanak-kanak Sriwedari Malang yang berjumlah 25 orang dengan menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data menggunakan lembar observasi dan hasil rapor. Analisis data menggunakan paired T-Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden yang perkembangan sosialnya sesuai sesudah diberikan tindakan cooperative play sebanyak 13 orang (52%), 10 orang (40%) kurang sesuai dan 2 orang (8%) tidak sesuai. Hasil analisis data didapatkan p-value sebesar 0.000 < 0.05, artinya Ho ditolak yaitu ada perbedaan perkembangan sosial pada anak usia prasekolah sebelum dan sesudah diberikan tindakan cooperative play. Sehingga, cooperative play dapat dijadikan solusi dalam perbaikan pembelajaran khususnya dalam bidang perkembangan sosial. Bagi lembaga pendidikan agar memberikan kesempatan serta fasilitas untuk mendukung semua aspek perkembangan anak melalui permainan yang menarik dan menyenangkan. Kata Kunci: Cooperative play, perkembangan sosial.
HUBUNGAN FUNGSI KOGNITIF DENGAN TINGKAT KEMANDIRIAN LANSIA DALAM MELAKUKAN AKTIFITAS SEHARI-HARI DI KELURAHAN TUNGGUL WULUNG KOTA MALANG
Marlina Marlina;
Sri Mudayati;
Ani Sutriningsih
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 2, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (203.248 KB)
|
DOI: 10.33366/nn.v2i1.181
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan fungsi kognitif dengan tingkat kemandirian lansia dalam melakukan aktifitas sehari-hari di RW 03 Kelurahan Tunggul Wulung Kota Malang. Desain penelitian mengunakan desain analitik korelasi dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 33 lansia dan sampel penelitian menggunakan total sampling yang berarti jumlah populasi dijadikan sempel. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner yang bertujuan untuk memperoleh informasi dari responden. Metode analisa data yang di gunakan yaitu korelasi Pearson Product Moment dengan mengunakan program SPSS. Hasil penelitian membuktikan bahwa fungsi kognitif sebanyak 21 lansia atau sebesar 63,6% dan tingkat kemandirian sebanyak 19 lansia atau sebesar 57,6% sedangkan hasil korelasi Pearson Product Moment membuktika bahwa hubungan fungsi kognitif dengan tingkat kemandirian lansia dalam melakukan aktifitas sehari-hari didapatkan p-value sebesar = 0,018, atau p-value < 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara fungsi kognitif dengan tingkat kemandirian lansia dalam melakukan aktivitas sehari-hari di RW 03 Kelurahan Tunggul Wulung Kota Malang. Dengan demikian yang perlu diperhatikan untuk menambah fungsi kognitif pada lansia adalah menjaga kesehatan karena tubuh yang tidak sehat mengakibatkan tingkat kemandirian lansia menjadi menurun serta dukungan keluarga karena merupakan dorongan bagi lansia agar mampu mengakses dukungan sosial dan meningkatkan daya ingat lansia. Kata kunci: Aktifitas, kognitif, kemandirian, lansia.
HUBUNGAN TINGKAT KECEMASAN DENGAN KETIDAKTERATURAN MENSTRUASI PADA MAHASISWA UNIVERSITAS TRIBHUWANA TUNGGADEWI MALANG
Lidya Kae Dhongu;
Sri Mudayati;
Novita Dewi
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 2, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (145.383 KB)
|
DOI: 10.33366/nn.v2i1.204
Menstruasi merupakan proses meluruhnya dinding rahim yang keluar bersamaan dengan darah melalui vagina. Siklus menstruasi berkisar 21-35 hari. Gangguan menstruasi salah satu bentuknya berupa siklus yang tidak teratur sehingga menyebabkan kecemasan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan tingkat kecemasan dengan ketidakteraturan menstruasi. Penelitian ini berupa korelasional dengan desain penelitian cross sectional. Populasi penelitian adalah 100 mahasiswi dengan purposive sampling di peroleh sampel 30 mahasiswi.Analisis korelasi menggunakan Sperman Rank Corelation. Hasil penelitian didapatkan menstruasi teratur sebanyak 17 responden (57%), tingkat kecemasan ringan 16 responden (53%). Nilai korelasi Spearman = 0,097 dengan kekuatan korelasi lemah < 0,05 yang artinya ada hubungan antara tingkat kecemasan dengan ketidakteraturan menstruasi. Rekomendasi penelitian selanjutnya dapat menggunakan penelitian ini dengan acuan untuk melakukan penelitian selanjutnya. Kata kunci: Ketidakteraturan menstruasi, tingkat kecemasan.
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DENGAN PERILAKU MEMBUANG SAMPAH PADA SISWA SMP SRIWEDARI MALANG
Mardiana Poety;
Joko Wiyono;
Ragil Catur Adi W.
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 2, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (276.288 KB)
|
DOI: 10.33366/nn.v2i1.140
Pelaksanaan penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dengan perilaku membuang sampah pada siswa-siswi di SMP Sriwedari Malang. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII dan VIII di SMP Sriwedari Malang sebanyak 62 orang dengan desain penelitian korelasi dengan rancangan cross sectional. Uji coba instrumen meliputi Variabel Independen yang meliputi Tingkat Pengetahuan dan variabel dependen meliputi perilaku membuang sampah di SMP Sriwedari Malang dan uji statistik Jenis sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah total sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hampir setengah bagian dari responden mempunyai tingkat pengetahuan yang baik tentang membuang sampah sebanyak 28 orang (45,2%), sedangkan yang mempunyai pengetahuan kurang sebanyak 19 orang (30,6%) dan sebagian kecil responden yang memiliki tingkat pengetahuan cukup yaitu sebanyak 15 (24,2%) siswa. Sedangkan lebih dari setengah bagian besar responden memiliki perilaku yang cukup dalam membuang sampah yakni sebanyak 47 orang siswa (75,8%), sedangkan 8 orang responden diantaranya (12,9%) memilki perilaku yang kurang dalam membuang sampah, dan sebagian kecil memiliki perilaku yang baik dalam membuang sampah sebanyak 7 0rang (11,3 %). Analisis statistic Pearson Test memperoleh nilai p value sebesar 0,036 < α 0,05, menunjukkan bahwa Ada Hubungan Tingkat Pengetahuan dengan Perilaku Membuang Sampah Pada Siswa-Siswi di SMP Sriwedari Malang. Dengan hasil penelitian ini diharapkan bagi pengelolah sekolah khususnya guru untuk memberikan pendidikan kesehatan atau penyuluhan tentang Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) khususnya tentang pengetahuan, dan perilaku membuang sampah kepada siswanya. Kata kunci: Membuang, pengetahuan, perilaku, sampah.