cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota manado,
Sulawesi utara
INDONESIA
SPASIAL
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue " Vol 3, No 2 (2016)" : 5 Documents clear
IDENTIFIKASI KETERSEDIAAN INFRASTRUKTUR FASILITAS SOSIAL DI KECAMATAN MALALAYANG KOTA MANADO SULAWESI UTARA Dansa, Onya Arlita; Supardjo, Surijadi; Sembel, Amanda
SPASIAL Vol 3, No 2 (2016)
Publisher : SPASIAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pertumbuhan suatu wilayah khususnya di kota Manado dilatar belakangi oleh berbagai aspek kehidupan seperti perkembangan jumlah penduduk. Salah satu hal yang tidak bisa dipisahkan dari perkembangan suatu kota adalah infrastruktur fasilitas sosial yang memadai. Kecamatan Malalayang merupakan salah satu kecamatan yang berada di Kota Manado dengan jumlah penduduk pada tahun 2015 berjumlah 56.344 jiwa  dan tiap tahunnya mengalami pertambahan jumlah penduduk diatas rata-rata 15 %. Kecamatan Malalayang sendiri dilengkapi dengan berbagai macam Infrastruktur fasilitas sosial untuk mendukung aktifitas warganya, namun karna Pertumbuhan populasi penduduk Kecamatan Malalayang mengalami peningkatan setiap tahunnya, maka ketersediaan fasilitas sosial perluh menjadi perhatian. Dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif analisis dalam bentuk metode survey yang bersifat menjabarkan serta menganalisis data yang sudah ada dan kemudian hasilnya dibuat dalam bentuk tabel dan peta. Acuan daripada analisis adalah SNI 2004 mengenai tata cara perencanaan perumahan di perkotaan. Hasil penenlitian menunjukan bahwa ketersediaan fasilitas sosial di Kecamatan Malalayang pada umumnya sudah memadai yaitu sarana pendidikan dengan jumlah pendidikan (57), kesehatan (32), tempat ibdah (80) dan sarana olahraga (30). Namun untuk sarana pendidikan di 6 Kelurahan (Malalayang 1,2, Malalyang 1 Timur dan Barat, Winangun 1 dan Batu Kota ) perluh diperhatikan dan untuk radius pencapaiannya hanya terdapat pada 2 Kelurahan (Malalayng 1 Timur dan Barat)  yang belum memadai. Kata Kunci: SNI, Ketersediaan Fasilitas Sosial, Kecamatan Malalayang
KAJIAN RUANG TERBUKA PUBLIK PADA LAPANGAN MERDEKA KOTA AMBON Maelissa, Justy; Makarau, Vicky; Takumansang, Esli
SPASIAL Vol 3, No 2 (2016)
Publisher : SPASIAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kata kajian memiliki kaitan paling dekat dengan kata penelaahan, kemuduan, penyelidikan. Bila mendengar kata pemeriksaan misalnya, pikiran kita akan cenderung tertuju pada upaya penanganan kasus yang berkaitan dengan tindak kriminalitas. Beda halnya bila kita mendengar kata penelaahan, penelitian, dan pengkajian. Seperti fingsinya Ruang terbuka publik memiliki peran penting dalam perkembangan suatu kota. Selain berfungsi sebagai paru-paru kota, ruang terbuka publik juga dapat menjadi media atau tempat masyarakat melalukan berbagai macam aktivitas kegiatan seperti berolahraga, rekreasi dan lain-lain sebagainya. Sebagai satu-satunya ruang terbuka publik di Kota Ambon, Lapangan Merdeka seharusnya mendapat perhatian penuh dari pemerintah daerah selaku pihak pengelola terkait dengan kualitas fisik dan non fisik serta penyediaan sarana prasarana yang ada. Namun pada kenyataan banyak dijumpai berbagai sarana prasarana yang tidak layak pada Lapangan Merdeka. untuk itu melalui penelitian ini dapat mengkaji kondisi lapangan merdeka yang sesuai dengan standar peraturan yang dikeluarkan oleh pemerintah (UU 26/07) ruang yang secara fisik bersifat terbuka, dengan kata lain ruang yang berada di luar ruang tertutup (bangunan) sehingga dapat menghasilkan rekomendasi terkait dengan ruang terbuka publik yang nyaman dan optimal pada kawasan lapangan merdeka Kota Ambon. Kata Kunci : Kajian, Ruang Terbuka Publik, Lapangan Merdeka, Peraturan Pemerintah.
PERUBAHAN FUNGSI LAHAN DI KORIDOR SEGITIGAMAPANGET-TALAWAAN Sajow, Hizkia Satria Constantine; Rondonuwu, Dwight M; Makainas, Indradjaja
SPASIAL Vol 3, No 2 (2016)
Publisher : SPASIAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pertumbuhan penduduk di Kota Manado semakin meningkat sehingga kebutuhan lahan khususnya kegiatan komersil juga semakin meningkat baik di pusat kota sampai ke daerah pinggiran termasuk kecamatan mapanget.  Perkembangan aktifitas komersil ini juga terjadi di koridor segitigayaituJalan  A. A. Maramis, Jalan Manado-Dimembe, dan Jalan Teterusan-Mapanget yang berada di dua wilayah administrasi Kota Manado dan Kabupaten Minahasa Utarayang khususnyaberada diKecamatan Talawaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi perubahan fungsi lahan yang terjadi di koridor segitiga Mapanget-Talawaan dan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya perubahan fungsi lahan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dan analisis SIG. Hasil analisis menunjukkan jenis perubahan fungsi yang terjadi dan yang paling dominan adalah tanah kosong menjadi komersil seluas 2.24 ha. Kemudian hunian menjadi hunian sekaligus komersil seluas 1.63 ha. Hunian menjadi komersil seluas 0.74 ha dan komersil menjadi kegiatan komersil lain seluas 0.16 ha. Perubahan fungsi paling besar yaitu berada di sepanjang Jalan A. A. Maramis dengan luas lahan yang berubah fungsi adalah 2.05 ha. Sedangkan faktor-faktor yang mempengaruhi perubahan tersebut yaitu faktor aksesibilitas, perkembangan penduduk, daya dukung lahan, prasarana dan sarana, serta nilai lahan. Adapun faktor lainnya yang mempengaruhi perubahan fungsi lahan yaitu faktor ekonomi. Kata Kunci : Perubahan Fungsi Lahan, Kegiatan Komersil, Koridor
PENGARUH KEBERADAAN KAMPUS UNSRAT TERHADAP PERUBAHAN PEMANFAATAN LAHAN DI KELURAHAN BAHU DAN KELURAHAN KLEAK MANADO Pua, Marshel; Rogi, Octavianus; Sembel, Amanda
SPASIAL Vol 3, No 2 (2016)
Publisher : SPASIAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

UNSRAT atau Universitas Sam Ratulangi terletak diantara 2 kelurahan yang ada di kecamatan Malalayang yaitu Kelurahan Kleak dan Kelurahan Bahu. Kedudukan UNSRAT yang merupakan salah satu Universitas terbesar di Kota Manado membuat banyak masyarakat yang berminat untuk masuk dalam perguruan tinggi tersebut, baik masyarakat dalam daerah maupun masyarakat dari luar daerah. Keinginan dan antusiasme masyarakat untuk turut andil dalam kegiatan penyediaan fasilitas penunjang mahasiswa ternyata telah merubah pola pikir masyarakat yaitu menganggap rumah/lahan sebagai komoditas ekonomi yang bisa dikembangkan. Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui bagaimana perubahan luas lahan di Kelurahan Bahu dan Kelurahan Kleak mencakup kepadatan bangunan dan luas tutupan lahan serta mengetahui pengunaan lahan apa saja yang paling dipengaruhi terkait keberadaan kampus UNSRAT. Data yang digunakan dalam penelitian ini terbagi atas dua pengumpulan data yaitu data primer berupaobservasi, wawancara terstruktur dan wawancara tidak terstruktur, serta data sekunder berupa RTRW kota Manado, profil kelurahan Bahu dan kelurahan Kleak, peta administrasi kelurahan,  danpetacitragooogle earth.Kemudian data-data yang ada di analisisdenganmengunakanteknik analisis deskriptif kualitatif, dan di olahdenganmengunakanperangkatsisteminformasigeografis. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, perubahan luas pemanfaatan lahan yang ada di Kelurahan Bahu dan Kelurahan Kleak tahun 2003 hingga pada tahun 2015 mengalami perkembangan terhadap luas daerah pemukiman penduduk. Tercatat tingkat pertumbuhan perumahan pemukiman di Kelurahan Bahu dan Kelurahan Kleak pada tahun 2003 yaitu 98.94 Ha (60.03%) hingga mencapai 109.19 Ha (66.54%) pada tahun 2015 atau meningkat 14.25 Ha (6.51%). Selain itu diketaui bahwa pengunaan lahan yang paling dipengaruhi oleh keberadaan Kampus UNSRAT selama tahun ke tahun yaitu pengunaaan lahan perdagangan umum dan jasa serta pengunanlahan terhadap pemukiman penduduk.   Kata Kunci : UNSRAT, Pengunaan lahan, Kelurahan Bahu, Kelurahan Kleak
EKSISTENSI JALAN LINGKUNGAN BAGI MASYARAKAT DI KORIDOR PENGHUBUNG JALAN SAM RATULANGI DAN PIERE TENDEAN Pilok, Calfin Daniel; Egam, Pingkan P; Rengkung, Michael M
SPASIAL Vol 3, No 2 (2016)
Publisher : SPASIAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tingginya tingkat kepadatan penduduk tanpa di imbangi dengan penyebaran penduduk yang merata akan menyebabkan terjadinya ledakan penduduk didaerah-daerah tertentu, sehingga mempengaruhi kebutuhan sarana dan prasarana kota. Salah satu masalah tersebut yaitu kebutuhan akan jaringan jalan. Kondisi jalan lingkungan yang ada pada saat ini masih belum memadai dari kondisi eksisting dan juga aspek-aspek yang di pertimbangkan dalam persyaratan jalan lingkungan menjadi tujuan penelitian dalam penyusunan tugas akhir ini . Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif, dengan metode analisis deskriptif. Analisis ini  untuk mengatur, mengurutkan atau mengelompokan, memberi kode atau tanda dan mengkategorikannya sehingga memperoleh suatu temuan berdasarkan fokus atau masalah yang ingin di jawab. Hasil Penelitian ini menunjukan kondisi eksisting dan aspek-aspek dalam persyaratan jalan lingkungan dari zona I sampai zona IV belum tertatah dengan baik diantaranya: Kios/warung yang memakai badan jalan, dan kendaraan yang parkir liar di badan jalan, aktivitas masyarakat yang menggunakan jalan sebagai ruang komunal mereka. Kata Kunci : Eksistensi, Jalan Lingkungan, Jalan Sam Ratulangi dan Piere Tendean

Page 1 of 1 | Total Record : 5