cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota manado,
Sulawesi utara
INDONESIA
JURNAL ILMIAH SOCIETY
ISSN : 23374004     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Social,
Arjuna Subject : -
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 1 (2022)" : 10 Documents clear
Dampak Pertambangan Nikel Terhadap Pola Hidup Petani Kelapa Di Desa Waleh Kecamatan Weda Utara Kabupaten Halmahera Tengah Suritno, Fahris; Purwanto, Antonius; Waani, Fonny J
JURNAL ILMIAH SOCIETY Vol 2, No 1 (2022)
Publisher : JURNAL ILMIAH SOCIETY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bidang pertambangan merupakan salah satu usaha penggalian dari dalam bumi atau bentuk galian barang tambang yang diambil dari perut bumi atau didalam tanah.  Selain itu bidang pertambangan dapat difahami sebagai salah satu usaha untuk memberi kontribusi kepada pendapatan Negara. Kehidupan seorang petani sangat berbeda karena penerapan kebijakan pertambangan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kondisi aktual kehidupan masyarakat petani kelapa di kawasan lingkar tambang di Desa Waleh Kecamatan Weda Utara dan menganalisis dampak penambangan nikel serta merekomendasikan kebijakan sistem pengelolaan sumber daya alam yang bermanfaat bagi masyarakat petani kelapa. Pendekatan ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode observasi dengan partisipasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Untuk tahap analisis data penelitian ini yaitu pengumpulan data dengan menentukan informan melalui purposive sampling dan dilanjutkan dengan reduksi data dengan metode penyajian data, kemudian bola salju dan penarikan kesimpulan. Dari hasil penelitian menunjukkan pertambangan nikel memiliki dampak positif dan negatif seperti memberikan kesempatan kerja dan peluang usaha; warung makan, usaha perbekalan suvenir dan perumahan, konflik antara petani dengan perusahaan yang dipicu oleh semburan lumpur yang mengalir ke lahan pertanian warga mengakibatkan hasil pertanian menyusut, sebagian besar lahan pertanian dialihfungsikan menjadi areal pertambangan sehingga mengakibatkan kerugian tanah sebagai sumber kehidupan antargenerasi, pertambangan tidak menjamin kesejahteraan sosial ekonomi masyarakat petani kelapa. Bagi masyarakat desa waleh keberadaan tambang sudah pasti akan berdampak bencana jangka panjang. Pemerintah harus mengevaluasi atau meninjau kembali kebijakan pengembalian yang telah diterapkan serta dampak dari pengelolaan pertambangan saat ini, terutama dalam hal-hal yang berkaitan dengan pertanian atau kehidupan petani kelapa. Kata kunci: Dampak Pertambangan Nikel, Pola Hidup; Petani Kelapa
Dampak Ekonomi Masyarakat Di Masa Pandemi Covid 19 Di Distrik Kaimana Kabupaten Kaimana Propinsi Papua Barat Waryensi, Harun; Lasut, Jouke; Kawung, Evelin J.R.
JURNAL ILMIAH SOCIETY Vol 2, No 1 (2022)
Publisher : JURNAL ILMIAH SOCIETY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dampak wabah virus Corona (Covid-19) tidak hanya merugikan sisi kesehatan. Virus yang bermula dari Kota Wuhan, Tiongkok, ini bahkan turut mempengaruhi perekonomian negara-negara di seluruh dunia, tak terkecuali Indonesia. Ekonomi global dipastikan melambat, menyusul penetapan dari WHO yang menyebutkan wabah Corona sebagai pandemi yang mempengaruhi dunia usaha. Pemerintah dan kita semua harus terus menangani aspek kesehatan pandemi terburuk sepanjang hidup ini, maka sudah kita ketahui bersama pula bahwa corona memberi dampak amat besar pada sektor ekonomi dan sosial di dunia. Dan ini tentunya harus ditanggulangi dengan penuh perhatian. Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui Dampak Ekonomi Masyarakat Di Masa Pandemi Covid 19 Di Distrik Kaimana Kabupaten Kaimana Propinsi Papua Barat. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Lokasi Penelitan adalah Distrik Kaimana Kabupaten Kaimana Provinsi Papua Barat. Dari hasil penelitian menunjukkan Adanya pandemi Covid-19 yang melanda dunia telah mempengaruhi pola kehidupan ekonomi masyarakat secara signifikan, mulai dari pendapatan yang diterima, pola pengeluaran untuk kehidupan sehari-hari, lapangan pekerjaan, dan kebiasaan belanja yang didominasi oleh belanja untuk makanan dan kehidupan sehari-hari serta adanya kebiasaan baru berbelanja on line Kata kunci: Dampak Ekonomi, Covid-19
Peran Tokoh Adat Dalam Melestarikan Nilai Budaya Pekande-Kandea Di Kelurahan Tolandona Kecamatan Sangia Wambulu Kabupaten Buton Tengah Hasan, Muh Abdul; Mokalu, Benedicta; Lumintang, Juliana
JURNAL ILMIAH SOCIETY Vol 2, No 1 (2022)
Publisher : JURNAL ILMIAH SOCIETY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pekande-kandea atau dalam bahasa Indonesia artinya makan-makan, merupakan adat istiadat yang hingga kini masih dijaga oleh masyarakat Tolandona, Kecamatan Sangia Wambulu, Kabupaten Buton Tengah, Sulawesi Tenggara. Pelestarian budaya pekande-kandea murni inisiatif masyarakat. Di Kelurahan Tolandona tidak ada lembaga adat sehingga semua kegiatan yang berhubungan dengan penyelengaraan pekande-kandea murni inisiatif semua lapisan masyarakat. Artinya tidak ada orang atau sekelompok orang yang merasa dirinya lebih hebat dari masyarakat lainnya sehingga terjadi tindakan sewenang - wenang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif yaitu sebuah penelitian yang dimaksud untuk mengungkap sebuah fakta empiris secara obyektif ilmiah yang berlandaskan pada logika keilmuan, prosedur dan di dukung dengan menggunakan metodologi dan teori sesuai dengan disiplin ilmu yang di tekuni. Tokoh adat adalah representasi dari pelestarian budaya, pelestarian budaya atau kebudayaan berarti adalah sebuah upaya sistimatis mengembangkan nilai - nilai positif budaya yang menjadi pedoman hidup dari kelompok masyarakat. Namun dalam melestarikan nilai - nilai budaya terdapat banyak pro kontra antara mereka yang menghendaki budaya tersebut dipertahankan dan sebaliknya sikap tidak peduli terhadap nilai - nilai budaya tersebut. Kata Kunci : Peran, Tokoh Adat, Nilai Budaya, Pelestarian Budaya Kelapa
Peran Media Sosial Dalam Mempererat Interaksi Antar Keluarga Di Desa Esandom Kecamatan Tombatu Timur Kabupaten Minahasa Tenggara Liedfray, Tongkotow; Waani, Fonny J; Lasut, Jouke J
JURNAL ILMIAH SOCIETY Vol 2, No 1 (2022)
Publisher : JURNAL ILMIAH SOCIETY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lahir dan berkembangnya teknologi informasi membawa sebuah perubahan dalam masyarakat. Dengan adanya teknologi informasi, perilaku masyarakat mengalami perubahan. Salah satu jenis teknologi informasi yang mengalami perkembangan yang cukup pesat adalah media social.  Media sosial ini memainkan peran penting dalam kehidupan masyarakat. Penelitian ini bertujuan :  untuk mengetahui : Peran Media Sosial dalam Mempererat Interaksi antar Keluarga di Desa Esandom, Kecamatan Tombatu Timur, Kabupaten Minahasa Tenggara. Penelitian ini menggunakan Metode Penelitian Kualitatif. Sedangkan teknik analisis Data yang digunakan  mengambil petunjuk  dari Moleong (2007) tentang Metode Penelitian Kualitatif, yakni menyangkut Reduksi Data, Display Data  dan penarikan Kesimpulan.  Dari hasil penelitian membuktikan bahwa kehadiran media sosial dalam kehidupan masyarakat di Desa Esandom ini sangat berperan dalam interaksi antar masyarakat terlebih interaksi antar anggota keluarga. Kehadiran media sosial ini semakin mempermudah interaksi antar anggota keluarga. Salah satu peran media sosial dalam interaksi masyarakat di Desa ini adalah mempererat interaksi antar anggota keluarga. Kata kunci: Media Sosial, Interaksi Antar Keluarga.
Faktor Penyebab Anak Putus Sekolah Di Desa Sonuo Kecamatan Bolangitang Barat Kabupaten Bolaang Mongondow Utara Assa, Riswan; Kawung, Evelin J.R.; Tumiwa, Juliana
JURNAL ILMIAH SOCIETY Vol 2, No 1 (2022)
Publisher : JURNAL ILMIAH SOCIETY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan merupakan hal terpenting dalam hidup kita, artinya setiap orang Indonesia berhak untuk menikmatinya dan diharapkan selalu berkembang di dalamnya. Melalui pendidikan seseorang dapat memperoleh pengetahuan, baik melalui pendidikan formal maupun pendidikan nonformal.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor penyebab anak putus sekolah di Desa Sonuo Kecamatan Bolangitang Barat Kabupaten Bolaang Mongondow Utara. Dalam penelitian ini metode yang digunakan adalah metode kualitatif. Dimana peneliti menggunakan pendekatan kualitatif untuk menjelaskan penyebab anak putus sekolah di Desa Sonuo Kecamatan Bolangitang Barat. Penentuan informan telah ditentukan sebanyak 9 informan yang terdiri dari 1). Kepala Sekolah/Guru di Desa Sonuo 2). Orang tua dari anak yang putus sekolah dan 3). Anak putus sekolah. Sedangkan teknik analisis data yang digunakan adalah pendekatan kualitatif.Berdasarkan hasil wawancara dan penelusuran data di lapangan, peneliti menyimpulkan sebagai berikut: bahwa penyebab anak putus sekolah di Desa Sonuo Kecamatan Bolangitang Barat disebabkan oleh beberapa faktor seperti kurangnya minat anak untuk sekolah, ekonomi orang tua, dukungan keluarga, dan faktor yang mempengaruhi masyarakat dan lingkungan sosial. Keadaan ekonomi orang tua menjadi faktor putus sekolah karena kurangnya dana untuk memenuhi kebutuhan sekolah anak, dan rasa kasihan yang muncul pada anak sehingga memutuskan untuk tidak melanjutkan sekolah. Kurangnya motivasi anak bersekolah menjadi faktor penyebab anak putus sekolah karena kurangnya dorongan dan semangat anak dalam belajar membuat anak malas dan tidak mau melanjutkan sekolah, dan lingkungan masyarakat menjadi faktornya. menyebabkan anak putus sekolah karena anak terpengaruh pergaulan teman yang tidak sekolah atau tamat, tetapi masih menganggur. Kata Kunci: Faktor Penyebab, Anak Luar Sekolah
Dampak Covid-19 Terhadap Sosial Ekonomi Masyarakat Kelurahan Karombasan Utara Kecamatan Wanea Kota Manado Kogoya, Miskin; Tumengkol, Selvie; Paat, Cornelius
JURNAL ILMIAH SOCIETY Vol 2, No 1 (2022)
Publisher : JURNAL ILMIAH SOCIETY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Status adalah kedudukan seseorang dalam satu kelompok dan hubungannya dengananggota lain dalam kelompok itu, atau kedudukkan sesuatu kelompok berbading dengankelompok lain yang lebih banyak jumlahnya oleh karena kedudukan seseorang dalam satukelompok itu berkaitan dengan apa yang dilakukanya atau yang diharapkan dilakukanmaka adalah berkaitan erat dengan peranan dalam sebuah keluarga peranan seorang iburumah tangga sangat penting dalam rangka meningatkan status sosial keluarga pernahtersebut yang biasanya dilakukan oleh kepala rumah tangga, namun dengan segalahketerbatasan menyebabkan ibu rumah tangga turun tangan membantu para suami, haltersebut merupakan fenomena umum tidak terkecuali untuk para ibu rumah tangga yang ada di Kelurahan Bahu Kecamatan Malalayang Kota Manado. Penelitian ini menggunakanpendekatan kualitatif untuk peranan dari ibu rumah tangga dalam meningatkan status sosial keluarga dengan menggunakan 4 informan menyesuaikan dengan kondisi yang ada pada masa pembatasan sosial dengan menggunakan beberapa instrumen seperti telepongenggaman aplikasi pendukung lain penelitian ini berfokus pada peran ibu rumah tanggadalam meningkatkan status sosial dengan berkaca pada teori dari Joseph Roucek dan Roland Waren (1984:81) mengatakan bahwa faktor utama penentuan kelas sosial adalah jenis kegiatan ekonomi jumlah pendapatan, jenis dan jumlah pendidikan formal, keanggotaan dalam berbagaisatuan. Dari hasil penelitian-penelitian menyimpulkan dari keempat aspek yang dibahas tentang status sosial maka hanya aspek dalam berbagai persatuan yang dianggap belum terlalu penting, para infoman mengedepankan kebutuhan primer untuk meningkatkan status sosial keluarganya. Kata Kunci : Ibu Rumah Tangga, Status Sosial, Keluarga
Peran Masyarakat Dalam Pengembangan Museum Perang Dunia II Untuk Menciptakan Desa Wisata Unggulan Di Desa Joubela Kabupaten Pulau Morotai Kecamatan Morotai Selatan Pauwah, M. Darsanto; Tumiwa, Juliana; Kawung, Evelin J.R
JURNAL ILMIAH SOCIETY Vol 2, No 1 (2022)
Publisher : JURNAL ILMIAH SOCIETY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia memiliki sumberdaya alam dan sumberdaya manusia yang cukup besar sebagai modal dasar pembangunan Pariwisata. Dalam pengembangan  Pariwisata tentu tidak dapat terlepas dari situasi perubahan yang terjadi baik ditingkat Nasional Regional maupun Internasional yang saling mempengaruhi.  Banyak manfaat dan dampak dari pengembangan Pariwisata apabila  dikelola secara baik. Penelitian ini bertujuan : Untuk mengetahui   peran Masyarakat Desa Joubela dalam pengembangan Museum Perang Dunia ke II untuk dijadikan Desa Wisata unggulan di Kabupaten Pulau Morotai. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif ,  dengan mengambil petunjuk pada apa yang dikemukakan oleh  Sendari (2019). Penentuan Informan ditetapkan sebanyak 8 Informan  sedangkan teknik analisis data maka penulis menggunakan pendekatan teknik Kualitatif.  Dari hasil penelitian membuktikan bahwa  bahwa, dengan hadirnya museum swadaya perang dunia II di desa joubela, berdampak positif bagi masyarakat setempat dan juga dalam hal ini masyarakat sangat antusias berpartisipasi dalam mengelola museum swadaya ini. akan tetapi kurangnya penyuluhan hingga kebanyakan masyarakat desa joubela masih belum ikut serta dalam proses pengembangan museum untuk dijadikan desa Joubela menjadi desa wisata unggulan di kabupaten pulau morotai. Selain itu bahwa kelayakan suatu desa untuk dijadikan desa wisata haruslah memenuhi karakteristik desa wisata itu sendiri. dalam hal ini desa joubela telah memenuhi karakteristik desa wisata yaitu dengan adanya Museum Swadaya yang menampilkan objek-objek wisata bersejarah, masyarakat desa joubela juga harus mengetahui tata cara pengembangan desa wisata dan factor-faktor yang mendukung pegembangan desa wisata tersebut. Kata Kunci: Peran, Masyarakat, Museum, Desa Wisata   
Integrasi Sosial Mahasiswa Suku Batak Di Fakultas Ilmu Sosial Dan Politik Universitas Sam Ratulangi Manado Sulawesi Utara Suryaningsih, Suryaningsih; Mumu, Rudy; Purwanto, Antonius
JURNAL ILMIAH SOCIETY Vol 2, No 1 (2022)
Publisher : JURNAL ILMIAH SOCIETY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Terjadinya proses integrasi suatu bangsa harus dilandasi suatu cita-cita atau tujuan yangsama. Dalam konteks bangsa Indoanesia. Integrasi harus berjalan alamiah. Maksudnya,integrasi harus berjalan sesuai keanekaragaman budaya bangsa yang harus lepas dari hegemonidan dominasi peran politik etnik tertentu. Suku Batak adalah salah satu masyarakat yangmemiliki banyak keunikan mulai dari bahasa, sistem perkawinan, dan sistem kekerabatan.Mahasiswa suku Batak nantinya akan menghadapi lingkungan yang baru dan mereka harusberusaha menyesuaikan diri terhadap masyarakat setempat, yang kemungkinan mempunyai adat yang berbeda dari daerah asalnya masing-masing. Di Fakultas Ilmu Sosial Dan Politik Universitas Sam Ratulangi Manado terdapat mahasiswa yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia dan memiliki kebudayaan yang berbeda-beda pula. Mahasiswa Suku Batak yang mengalami kesulitan menyesuaikan diri karna perbedaan bahasa, serta adat istiadat. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif. Lokasi penelitian di Fakultas Ilmu Sosial dan Politik, fokus penelitian integrasi sosial mahasiswa Suku Batak dengan informan 10 mahasiswa Suku Batak. Teknik pengumpulan data adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil dari penelitian menunjukan bahwa Integrasi (integration), Mahasiswa suku Batak berintegrasi di lingkungan Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Sam Ratulangi Manado. Dengan menyesuaikan diri, mengikuti berbagai organisasi, berinteraksi, memahami dan mematuhi nilai-nilai, norma serta aturan yang ada dalam fakultas maupun masyarakat sehingga dapat menjaga hubungan menjadi satu kesatuan sistem, dengan demikian dapat membantu meningkatkan integrasi mahasiswa suku Batak. Mengikuti organisasi serta bergaul untuk mempercepat proses penyesuaian diri, mempermudah mencari informasi dan sebagainya sehingga timbul kesadaran bersama atas tanggungjawab untuk meningkatkan integrasi.Kata Kunci : Integrasi Sosial, Mahasiswa Suku Batak
Peran Pendidikan Dalam Proses Perubahan Sosial Bagi Masyarakat Di Desa Nanim Kecamatan Ayumnati Kabupaten Lanny Jaya Wanimbo, Mendiber; Tasik, Femmy C.M; Lasut, Jouke J
JURNAL ILMIAH SOCIETY Vol 2, No 1 (2022)
Publisher : JURNAL ILMIAH SOCIETY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rendahnya pendidikan tentu akan sangat mempengaruhi adanya proses perubahan social bagi masyarakat sebagaimana  dikemukakan oleh Mallassis (1996), bahwa dengan adanya pendidikan yang tinggi akan sangat menyebabkan  adanya perubahan sosial bagi masyarakat. Oleh karena itu faktor pendidikan akan menjadi penentu dalam proses perubahan social bagi masyarakat. Semakin  baik tingkat pendidikan masyarakat maka semakin baik pula  tingkat keejahteraan keluarga atau masyarakat. Karena dengan pendidikan yang tinggi  sudah barang tentu akan ada perubahan prilaku, yang dicerminkan dari  akses pengetahuan  sebab  banyak masyarakat yang telah mengenyam  tingkat pendidikan yang tinggi  mereka akan lebih baik tingkat keejahteraan hidupnya dibanding dengan penduduk yang memiliki  latar belakang pendidikan yang rendah. Penelitian ini bertujuan  untuk mengetahui Peran Pendidikan dalam proses perubahan Sosial bagi masyarakat di Desa Nanim. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Teknik pengumpulan dan pengolahan data  penulis menggunakan data observasi; Pola Wawancara; penggunaan ndata primer dan sekunder serta studi Dokumentasi.  Sedangkan teknik analisis data dalam penelitian ini penulis mengambil petunjuk dari Miles dan Humerberman (1984) dimana analisa kualitatif  berupa  Reduksi Data;  penyajian data; dan penarikan kesimpulan. Dari hasil penelitian menunjukan bahwa proses pendidikan yang berlangsung di Desa Nanim belum dapat berjalan secara efektif.  Dari hasil penelitian membuktikan bahwa  belum berfungsinya pendidikan secara baik disebabkan karena proses pertikaian didalam masyarakat yang dipengaruhi oleh adanya  perang antar suku  kedua kelompok masyarakat. Selain itu belum berfungsinya proses pendidikan secara baik disebabkan karena masih minimnya SDM masyarakat dan Kekurangan Guru serta dipengaruhi oleh adanya proses belajar mengajar yang kurang efektif.Kata Kunci :  Peran, Pendidikan, Perubahan Sosial, Masyarakat
Perilaku Konsumtif Dan Kehidupan Sosial Ekonomi Mahasiswa Rantau (Studi Kasus Mahasiswa Toraja Di Universitas Sam Ratulangi Manado Melinda, Melinda; Lesawengen, Lisbeth; Waani, Fonny J
JURNAL ILMIAH SOCIETY Vol 2, No 1 (2022)
Publisher : JURNAL ILMIAH SOCIETY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perilaku konsumtif adalah perilaku individu yang dipengaruhi oleh faktor-faktor sosiologis di dalam kehidupannya yang dituntut untuk mengkonsumsi secarah berlebihan atau pemborosan dan tidak terencana terhadap barang dan jasa yang kurang atau bahkan tidak perlu. Gaya hidup konsumtif meliputi seluruh kelompok remaja termasuk mahasiswa. Seperti yang terjadi pada mahasiswa asal Toraja di Universitas Sam Ratulangi Manado yang cenderung berbelanja tanpa memperhatikan kebutuhan atau hanya untuk keinginan saja. Karena tidak semua mahasiswa berperilaku demikian, sehinggah peneliti tertarik untuk meneliti bagaimana perilaku konsumtif dan kehidupan sosial ekonomi mahasiswa asal Toraja di Universitas Sam Ratulangi Manado. Status sosial ekonomi orang tua berpengaruh pada perilaku konsumsi mahasiswa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus, teknik pengumpulan data adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini diketahui bahwa mahasiswa yang mendapatkan uang saku tidak banyak akan lebih mempertimbangkan dalam berbelanja dan mengkonsumsi suatu barang sedangkan mahasiswa dengan uang saku yang lebih akan memanfaatkannya dengan sering berbelanja ketika melihat ada potongan harga, barang menarik, ataupun adanya iming-iming dari temannya. Berdasarkan hasil penelitian, maka dapat disimpulkan bahwa perilaku konsumtif terjadi karena adanya kecenderungan berbelanja yang berlebihan, adanya ketertarikan, untuk kebutuhan konsumsi setiap hari, ikut-ikutan dengan teman, adanya potongan harga, membeli barang karena trend dan untuk bersenang-senang. Keyword : Perilaku Konsumtif, Mahasiswa, Perantau

Page 1 of 1 | Total Record : 10