cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota manado,
Sulawesi utara
INDONESIA
JURNAL ILMIAH SOCIETY
ISSN : 23374004     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Social,
Arjuna Subject : -
Articles 193 Documents
Dampak Sosial Penerapan Adat Rambu Solo’ Masyarakat Mamasa Di Desa Balla Kecamatan Balla Kabupaten Mamasa Sulawesi Barat Indah Ayu Pertiwi Katuuk; Nicolaas Kandowangko; Evelin J.R. Kawung
JURNAL ILMIAH SOCIETY Vol. 2 No. 3 (2022)
Publisher : JURNAL ILMIAH SOCIETY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Upacara Rambu Solo’ berkaitan dengan kematian atau kedukaan, kebudayaan Rambu Solo’ juga dikenal sebagai “Aluk Rampa Matampu”. Hal ini disebutkan oleh A.T. Marampa dalam bukunya: Guide to Tana Toraja, bahwa’ “Rambu Solo’” is performed in the afternoon. It also called Aluk Rampe Matampu”. Jadi upacara Rambu Solo’ dilaksanakan pada waktu matahari akan terbenam (sore hari), dan bukan pada waktu pagi hari. Dalam upacara Rambu Solo’ satu hal yang sangat penting adalah upacara pemakaman. “Tahapan-Tahapan pelaksanaan upacara Rambu Solo’ merupakan suatu peristiwa yang merupakan suatu dimensi religi dan sosial”. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Adapun tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui bagaimana dampak sosial penerapan adat Rambu Solo’ masyarakat Mamasa di Desa Balla Kecamatan Balla Kabupaten Mamasa Sulawesi Barat. Penlitian ini berusaha mendeskripsikan bagaiamana penerapan adat Rambu Solo’ masyarakat Mamasa. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara, studi pustaka. Berdasarkan analisis data yang telah dilakukan, dipeoleh kesimpulan bahwa:  Masyarakat Mamasa masih memegang erat adat istiadat sampai saat ini, salah satunya ialah upacara Rambu Solo’ yang masih dilaksanakan masyarakat Mamasa dan mereka melakukan upacara ini sebagai bentuk penghormatan terakhir keluarga kepada arwah yang telah meninggal. Dan keluarga melakukan pemotongan (babi dan kerbau) untuk melayani arwah di alam lain. Kata Kunci: Penerapan, Adat, Rambu Solo’, Masyarakat Mamasa
Implementasi Kebijakan Sistem Noken Pada Pemilihan Umum Tahun 2019 Di Distrik Gome Utara Kabupaten Puncak Robison Kogoya; Selvie Tumengkol; Jouke Lasut
JURNAL ILMIAH SOCIETY Vol. 3 No. 1 (2023): Januari-Maret 2023
Publisher : JURNAL ILMIAH SOCIETY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini adalah Untuk Mengetahui Implementasi Sistem Noken Dalam Pemilihan Umum Tahun 2019 Di Distrik Gome Utara Kabupaten Puncak. Noken merupakan salah satu sistem pemilu yang diakui di dalam konsttusi. Noken biasa digunakan oleh masyarakat yang tnggal di wilayah pegunungan di Papua dalam menentukan pilihan dalam pelaksanaan pemilu dan pilkada. Pelaksanaan noken dilakukan dengan musyawarah bersama tetua adat atau kepala suku. Pelaksanaan noken telah berlangsung sejak lama dan merupakan warisan nenek moyang yang bersumber pada kearifan lokal warisan budaya. Terdapat dua sistem noken, yaitu pola big man atau suara diserahkan dan diwakilkan kepada ketua adat, dan pola noken gantung dimana masyarakat lain dapat melihat suara yang telah disepakat masuk ke kantung partai yang sebelumnya telah ditetapkan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Hasil penelitian disimpulkan bahwa Penerapan sistem noken pada pilkada di Papua khususnya di Distrik Gome Utara didorong oleh beberapa factor selain posisi geografis juga banyak disebabkan oleh kondisi social kemasyarakatan di distrik ini. Terlepas dari pro dan kontra dalam penerapan sistim noken dalam pemilu di Papua khususnya di Distrik Gome Utara, namun proses penyelenggaraannya tetap sah karena sesuai dengan peratauran yang ada. Namun beberapa masyarakat yang kurang setuju dengan system noken itu sendiri dengan alas an bahwa system tersebut tidak demokratis dan tidak sesuai dengan hati nurani serta banyak suara yang hilang saat menggunakan system noken dalam pemilihan umum dan mereka memilih untuk system yang seperti umumnya yakni mencoblos d TPS Kata Kunci: Implementasi Kebijakan, Noken, Pemilu
Aspek Sosial Subak Dalam Menunjang Kemandirian Pembangunan Pertanian Dikawasan Agropolitan Dumoga Kabupaten Bolaang Mongondow Grenly Musa Lomban; Evelin Kawung; Juliana Lumintang
JURNAL ILMIAH SOCIETY Vol. 3 No. 1 (2023): Januari-Maret 2023
Publisher : JURNAL ILMIAH SOCIETY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui Aspek Sosial subak Dalam Menujang Kemandirian Pembangunan Pertanian Dikawasan Agropolitan Dumoga Kabupaten Bolaang Mongondow. Aspek Sosial adalah berkenaan dengan masyarakat Depdiknas, 2001: 855. Jadi, aspek sosial dapat diartikan sebagai penginterpretasian terhadap situasi atau pertimbangan berdasarkan sudut pandang masyarakat. Aspek sosial merupakan sesuatu yang memperhitungkan nilai penting antara sastra dan masyarakat, sehingga untuk memahami permasalahan dalam suatu karya sastra, akan berhubungan dengan realita sosial yang terdapat dalam masyarakat. Zaman semakin berkembang begitupun dengan pola pikir masyarakat seiring dengan majunya teknologi. Hal ini mempengaruhi partisipasi masyarakat yang ada di desa werdhi agung timur terhadap aspek sosial subak karena pada zaman sekarang hampir semua hal di lakukan dengan mudah. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif. Lokasi penelitian di werdhiagung Timur, Kecamatan Dumoga tengah , Kabupaten Bolaang Mongondow, fokus penelitian aspek sosial subak masyarakat petani yang ada di werdhi agung timur dengan informan 12 orang terdiri dari Lurah, Tokoh Adat dan 10 orang petani. Teknik pengumpulan data adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa aspek sosial subak yang ada di werdhiagung timur khususnya dalam bidang pertanian masih berjalan sangat baik namun sudah di poles dengan cara-cara yang berbeda tanpa mengurangi nilai-nilai yang terkandung dalam aspek sosial subak Cara-cara mempertahankan budaya eknikbali adalah menjaga selalu kenali bersamaan, kerja sama serta menyelesaikan masalah dengan berdiskusi. Kata Kunci: Aspek Sosial, Babuk, Pertanian, Kawasan Agropolitan
Peran Janda Dalam Mengasuh Anak Dan Membesarkan Anak Di Kelurahan Paniki Dua Kecamatan Mapanget Kota Manado Melani Safitri Pende; Fonny J Waani; Evelin Kawung
JURNAL ILMIAH SOCIETY Vol. 3 No. 1 (2023): Januari-Maret 2023
Publisher : JURNAL ILMIAH SOCIETY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini adalah Manusia dalam perkembangan merupakan individu bagian dari masyarakat yang akan mengalami berbagai macam perkembangan baik fisik maupunn psikis. Seiring berkembangnya individu, perkembangan yang harus dilakukan setiap tahapnya individu , yaitu menikah dan menjalani kehidupan pernikahan yang harmonis. Tapi di dalam pernikahan memiliki resiko seperti kehilangan pasangan hidup akibat perceraian atau kematian pasangan yang dapat membuat seseorang menyandang status baru sebagai janda atau duda. Namun pada perempuan dengan status janda merupakan studi yang perlu diperhatikan hingga saat ini. Secara sosial, status janda di era modern ini sudah menjadi hal yang dianggap biasa terutama dikota-kota besar yang di Indonesia terutama di Kelurahan Paniki Dua Kecamatan Mapanget Kota Manado. seorang yang berstatus janda memiliki peran yang sangatlah besar. Salah satu peran yang begitu besar tersebut dalam hal pendidikan dan penanaman karakter, terlebih pada penanaman sikap kemandirian terhadap anak. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskripsi, sumber data di peroleh dari data primer dan data sekunder dari lokasi penelitian, mengambil informan berjumlah 10 orang, secara khusus seorang perempuan berstatus janda yang menjadi kepala keluarga dalam mengasuh anak dan membesarkan anak. Dari hasil wawancara yang telah dilakukan bahwa dari 4 janda yang mengasuh anaknya dengan benar–benar sabar dan nyaris tidak memaksa anak dan selalu membimbing anak mereka dengan sabar. Kata Kunci: Peran, Janda, Membesarkan, Mengasuh, Anak
Dampak Perceraian Terhadap Kepribadian Anak (Studi Pada Keluarga Yang Bercerai Di Desa Melong Kecamatan Melonguane Kabupaten Kepulauan Talaud) Pretty A. Santiago; Lisbeth Lesawengen; Nicolaas Kandowangko
JURNAL ILMIAH SOCIETY Vol. 3 No. 1 (2023): Januari-Maret 2023
Publisher : JURNAL ILMIAH SOCIETY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui lebih dalam bagaimana dampak perceraian terhadap kepribadian anak studi pada keluarga yang bercerai di Desa Melong Kecamatan Melonguane Kabupaten Kepulauan Talaud. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Teori yang digunakan sebagai alat analisis penelitian ini adalah Moleong, lexy. Perceraian dapat diartikan sebagai berkahirnya suatu hubungan suami dan istri yang diputuskan oleh hukum atau agama karena sudah tidak ada saling ketertarikan. saling percaya dan juga sudah tidak ada kecocokan satu sama lain sehingga menyebabkan ketidak harmonisan dalam rumah tangga. Didalam Undang-undang No 1 tahun 1974 pasal 9 dinyatakan perceraian hanya dapat dilakukan di depan sidang pengadilan setelah yang bersangkutan berusaha dan tidak berhasil mendamaikan kedua belah pihak. Untuk melakukan perceraian harus ada cukup alasan bahwa antara suami dan istri itu tidak akan hidup rukun sebagai suami istri. Dari hasil penelitian ini ditemukan bahwa perceraian Apabila dalam suatu keluarga tidak dapat melaksanakan fungsinya, maka keluarga tersebut berarti mengalami stagnasi atau disfungsi yang pada gilirannya akan merusak kokohan konstelasi keluarga tersebut (khususnya terhadap perkembangan kepribadian anak). Organisasasi wanitia Se-Asia Pasifik dalam konfrensinya yang ke-20 di Kuala Lumpur Malaysia menyimpulkan bahwa kerusakan yang terjadi pada keluarga di abad ke-20 semakin memburuk. Percerian diperkirakan sekitar 40%-50% generasi mendatang akan menjadi keluarga yang broken home, akibat perceraian orang tuanya. Kata kunci: Dampak, Perceraian, Anak
Pengaruh Game Online Terhadap Interaksi Sosial Di Kalangan Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial Dan Politik Universitas Sam Ratulangi Yosua Falentino Rompas; John D Zakarias; Evelin J.R Kawung
JURNAL ILMIAH SOCIETY Vol. 3 No. 1 (2023): Januari-Maret 2023
Publisher : JURNAL ILMIAH SOCIETY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada dasarnya perkembangan teknologi informasi telah mampu menciptakan dan mengembangkan ruang gerak masyarakat secara global, sehingga tanpa kita disadari manusia telah hidup dalam dua dunia kehidupan, yaitu kehidupan masyarakat nyata dan kehidupan masyarakat maya. Sejak adanya internet yang merupakan suatu media yang sangat nyata untuk mendapatkan informasi terkini, tentunya ada banyak hiburan yang ditawarkan kepada para pengguna internet seperti instagram, email, film, berita, dan game online. Game online adalah permainan yang dapat diakses oleh banyak pemain, dimana mesin-mesin yang digunakan pemain dihubungkan melalui perangkat jaringan internet. Game online ini jika ditinjau dari banyak sedikitnya aktivitas yang dilakukan, maka ini termasuk jenis bermain pasif atau hiburan, sebab subjek mendapatkan kesenangan dari aktivitas yang dilakukan oleh orang lain yakni si pembuat permainan dan pemain hanya mengeluarkan sedikit energi saja untuk bermain, yakni tinggal memencet tombol yang ada. Game Online saat ini sangat digemari dikalangan Mahasiswa. Dengan adanya Game Online setiap Mahasiswa yang melakukan permainan mereka mampu berinteraksi baik antara sesama mereka maupun dengan berbagai Komunitas lainnya. Kata Kunci: Game Online_Interaksi Sosial
Aktivitas Penggalian Emas Masyarakat Di Kampung Pintareng Kecamatan Tabukan Selatan Tenggara Kabupaten Kepulauan Sangihe Nofri Juwanli Kamalaheng; Fonny J Waani; Jouke J Lasut
JURNAL ILMIAH SOCIETY Vol. 3 No. 1 (2023): Januari-Maret 2023
Publisher : JURNAL ILMIAH SOCIETY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tambang emas di kabupaten kepulauan sangihe pertama kali di temukan oleh PT. Meares Soputan Mining yang merupakan anak dari perusahaan Asthon Mem Group Australia. Perusahaan Meares mulai survei di kepulauan sangihe pada awal tahun 1987 dan membuat basecamp di kampung Tumalede. Sebelum munculnya kegiatan penggalian emas masyarakat bermata pencaharian pokok sebagai petani kebun setelah beberapa saat kegiatan penggalian emas bukan lagi menjadi kegiatan tambahan bagi masyarakat melainkan sudah menjadi kegiatan pokok. Tujuan Penelitian ini adalah Untuk Dapat Mengetahui Bagaimana Dampak Dari Aktivitas Penggalian Emas Oleh Masyarakat di Kampung Pintareng. Penelitian ini menggunakan metode penelitian Kualitatif deskriptif, sumber data di peroleh dari data primer dan data sekunder dari lokasi penelitian, informan berjumlah 14 orang, yakni pemerintah, pekerja tambang dan pembeli emas yang dapat memberikan informasi yang benar serta berkaitan dengan masalah penelitian. Kegiatan penggalian emas berdampak positif pada kehidupan sosial ekonomi masyarakat kampung pintareng. Aktivitas penggalian meningkatkan kondisi sosial seperti sarana pendidikan dan kesehatan, sedangkan terhadap ekonomi masyarakat mengalami peningkatan dan memiliki peluang usah. Kata Kunci: Masyarakat, Penggalian Emas, Sosial Ekonomi
Strategi Bertahan Hidup Pedagang Umkm Di Masa Pandemi Covid-19 (Studi Pada Pedagang Umkm Di Lahan Parkir Indomaret/Alfamart/Alfamidi Kecamatan Malalayang) Stevano Irianto Wagey; Nicolaas Kandowangko; Shirley Y.V.I Goni
JURNAL ILMIAH SOCIETY Vol. 3 No. 1 (2023): Januari-Maret 2023
Publisher : JURNAL ILMIAH SOCIETY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

UMKM adalah sebuah kegiatan ekonomi yang mempunyai peran penting dalam pertumbuhan ekonomi Indonesia, tetapi faktanya sekarang di masa-masa pendemi covid-19 memang sangat mempengaruhi sektor ekonomi termasuk UMKM. Adanya Covid-19 ini sangat berdampak pada pedagang UMKM secara langsung, yang di sebabkan karena menurun nya penghasilan pedagang UMKM. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana strategi bertahan hidup pedagang UMKM di di lahan parkir Indomaret/Alfamart/Alfamidi pada masa pandemic Covid-19 dan bagaimana dampak Covid-19 terhadap pedagang UMKM. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Dampak dari Covid-19 ini sangat besar di rasakan oleh pedagang dalam berdagang, disebabkan karena adanya peraturan yang harus di buat pemerintah dalam menekan penyebaran Covid-19 dan adapun hal-hal baru yang harus di lakukan oleh penjual sehingga berpengaruh kepada penghasilan pedagang UMKM dan berimbas kepada cara pedagang mempertahankan hidupnya. Untuk bertahan hidup maka para pedagang mulai membuat sebuah strategi bertahan hidup dan berusaha menyesuaikankan diri dengan peraturan, perubahan maupun kebiasaan baru yang harus di lakukan agar bisa berdagang untuk bertahan hidup. Berdasarkan hasil Penelitian ditemukan bahwa strategi bertahan hidup pedagang UMKM di masa pandemic covid-19 dengan Teori fungsional structural (AGIL) adalah tetap berjualan,menjaga kualitas produk,menggunakan media sosial dan mengikuti peraturan yang ada, menghemat atau mengurangi kuantitas dari pengeluaran untuk makan dan untuk hal-hal yang tidak terlalu penting lain nya (seperti merokok, membeli maknan cepat saji dari luar, dll), mencari relasi atau orang terdekat yang bisa meminjamkan uang ketika dalam situasi terdesak untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, meminta keringanan bagi pedagang yang tinggal di kos-kosan, mencari tumpangan agar bisa pergi ke tempat kerja untuk menghemat pengeluaran. Kata Kunci : Strategi Bertahan Hidup, Pedagang UMKM, Pandemi Covid-19
Kajian Mahasiswa Asal Papua Dalam Perantauan Di Era Pandemi Covid 19 Di FISPOL Unsrat Manado Selvianus Kogoya; Evelin J.R. Kawung; Rudy Mumu
JURNAL ILMIAH SOCIETY Vol. 3 No. 1 (2023): Januari-Maret 2023
Publisher : JURNAL ILMIAH SOCIETY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini adalah Untuk mengetahui bagimana dampak pademi covid 19 teradap mahasiswa asal papua di Fispol Unsrat. Mahasiswa rantau adalah mahasiswa yang menempuh pendidikan di luar dari daerah asal. Mahasiswa biasanya merantau karena didorong oleh faktor pendidikan (Naim Mochtar, 1979). Faktor pendidikan dapat berupa keinginan untuk melanjutkan studi, menambah ilmu pengetahuan, mencari pengalaman atau keterampilan dan kurangnya fasilitas pendidikan di daerah asal. Mahasiswa yang memutuskan untuk merantau dari daerah asalnya harus bisa menjadi individu yang mandiri. Individu sudah tidak lagi tinggal bersama orang tua, sehingga orang tua sudah tidak lagi bisa terus menerus mengontrol dan mengurus segala kebutuhan individu seperti saat masih tinggal serumah. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kualitatif bersifat deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan Pembelajaran daring selama pandemi covid-19 cukup menyulitkan mahasiswa. Covid 19 memberikan pengaruh terhadap stres akademik mahasiswa. Stres akademik terjadi karena perubahan proses pembelajaran tatap muka ke pembelajaran secara daring secara cepat dimana mahasiswa berperan penting dalam kemajuan akademiknya sendiri. Kata Kunci : Mahasiswa, Papua, Pandemi Covid-19
Dampak Penjualan Pakaian Bekas Terhadap Peningkatan Kesejahteraan Sosial Ekonomi Pedagang Di Pasar Pinasungkulan Bitung Ulfrida Veronika Anthony; Shirley Y.V.I Goni; Antonius Purwanto
JURNAL ILMIAH SOCIETY Vol. 3 No. 1 (2023): Januari-Maret 2023
Publisher : JURNAL ILMIAH SOCIETY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Manusia sebagai makhluk sosial, yang kerap bergaul dan berinteraksi membutuhkan pakaian yang layak untuk memenuhi kebutuhan sandangnya. Namun kebutuhan itu sudah tidak dapat dibedakan lagi dengan keinginan. Pakaian merupakan salah satu kebutuhan pokok yang tidak terlepas dari kehidupan sehari-hari. Manusia membutuhkan pakaian karena pakaian memiliki manfaat kepada para pemakainya. Pakaian bekas menjadi salah satu target masyarakat untuk mendapat gaya fesyen yang berbeda dari yang lain, karena kebanyakan pakaian bekas mempunyai merek ternama di luar negeri dan model pakaian yang tidak pasaran. Maka tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Dampak Penjualan Pakaian Bekas Terhadap Peningkatan Kesejahteraan Sosial Ekonomi Pedagang di Pasar Pinasungkulan Bitung. Penelitian ini berfokus pada dampak penjualan terhadap peningkatan sosial ekonomi masyarakat dan kesejahteraan ekonomi penjual pakaian bekas. Penelitian ini menggunakan Teori Struktur Sosial Ekonomi dan Teori Kesejahteraan Sosial sebagai data pendukung. Dari hasil penelitian kesejahteraan sosial yang di dapat, para pedagang ternyata belum memenuhi beberapa komponen tingkat status sosial ekonomi. Tingkat status sosial ekonomi dianggap atau diukur dengan pekerjaan, pendapatan dan kekayaan, tingkat pendidikan, status dan lokasi rumah, pergaulan serta kegiatan sosial. Kata Kunci: Penjualan, Pakaian Bekas, Kesejahteraan Sosial, Pedagang