cover
Contact Name
Sulastrianah
Contact Email
sulastrianahmuhtadi@gmail.com
Phone
+6285242541601
Journal Mail Official
sulastrianahmuhtadi@gmail.com
Editorial Address
Kampus Hijau Bumi Tridharma Anduonohu Kendari Universitas Halu Oleo Fakultas Kedokteran
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Medula
Published by Universitas Halu Oleo
ISSN : 23391006     EISSN : 24430218     DOI : http://dx.doi.org/10.33772/medula
Core Subject : Health, Science,
MEDULA mengundang kontribusi bagi penelitian original dan fundamental pada bidang kesehatan sebagai sebuah artikel yang melewati proses review.
Articles 14 Documents
Search results for , issue "Vol 8, No 2 (2021)" : 14 Documents clear
Hubungan Pola Makan Terhadap Kejadian Kekurangan Energi Kronik Pada Ibu Hamil Trimester I Di Wilayah Kerja Puskesmas Kassi-Kassi Kota Makassar A. Ikhtirami; Andi Sitti Rahma; Andi Tihardimanto
MEDULA JURNAL ILMIAH FAKULLTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS HALU OLEO Vol 8, No 2 (2021)
Publisher : Halu Oleo University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46496/medula.v8i2.20622

Abstract

ABSTRAKLatar Belakang: Kurang energi kronik (KEK) merupakan keadaan saat ibu mengalami kekurangan makanan yang berlangsung lama (kronis) sehingga menimbulkan gangguan kesehatan bagi ibu yang ditandai dengan badan lemah, wajah menjadi pucat, dan lingkar lengan atas (LILA) ≤ 23 cm (Kementerian Kesehatan RI, 2013). Tujuan : Pada penelitian ini untuk mengetahui hubungan pola makan terhadap kejadian kekurangan energi kronik pada ibu hamil trimester I di Wilayah Kerja Puskesmas Kassi-Kassi Kota Makassar. Metode : Penelitian ini merupakan penelitian case control dengan pendekatan kuantitatif melalui pengambilan sampel secara total sampling dengan 24 responden, kemudian mengisi lembar kuesioner Food Frequency Questionnaire (FFQ) untuk melihat pola makan responden (jumlah, jenis, frekuensi makan). Hasil: Hasil penelitian ini berdasarkan hasil uji chi square pada jumlah makan diperoleh nilai p value = 0,667 > nilai α = 0,05, kemudian pada jenis makan diperoleh nilai p value = 0,155 > nilai α = 0,05 dan frekuensi makan diperoleh nilai p value = 0,667 > nilai α = 0,05, yang artinya tidak ada hubungan yang signifikan antara pola makan dengan kejadian KEK pada ibu hamil trimester I. Kesimpulan: Kesimpulan dari penelitian ini ialah tidak terdapat hubungan antara jumlah makan dengan kejadian KEK pada ibu hamil trimester I, kemudian tidak terdapat hubungan antara jenis makan dengan kejadian KEK pada ibu hamil trimester I dan tidak terdapat hubungan antara frekuensi makan dengan kejadian KEK pada ibu hamil trimester I.Kata Kunci : Food Frequency Questionnaire, Ibu Hamil Trimester I, KEK, Pola Makan.
Hubungan Antara Pola Asuh Orang Tua dan Tingkat Kemandirian Personal hygiene Anak Usia Prasekolah di TK Wonua Morini Kelurahan Tobimeita Kota Kendari Rahmawati Rahmawati
MEDULA JURNAL ILMIAH FAKULLTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS HALU OLEO Vol 8, No 2 (2021)
Publisher : Halu Oleo University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46496/medula.v8i2.20618

Abstract

ABSTRAKLatar Belakang: Kemandirian anak dalam melakukan personal hygiene dapat meningkatkan derajat kesehatan pada anak usia prasekolah. Pola Asuh merupakan salah satu cara orang tua dalam mengasuh anak untuk melakukan personal hygiene secara mandiri dengan berbagai type pola asuh. Tujuan: Mengetahui hubungan antara pola asuh orang tua dan tingkat kemandirian personal hygiene anak usia prasekolah di TK Wonua Morini kelurahan Tobimeita Kota Kendari. Metode: Penelitian ini menggunakan rancangan observasional dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini dilakukan di TK Wonua Morini Kelurahan Tobimeita. Populasi pada penelitian ini berjumlah 60 orang. Teknik pengambilan sampling dengan simple Random Sampling, Jumlah sampel sebanyak 52 responden. Instrument penelitian berupa questioner, etika penelitian dengan memberikan informed consent pada responden. Analisis  dilakukan dengan uji statistic Chi Square. Hasil: Dari 52 responden, berdasarkan pola asuh orang tua demokratis, memiliki anak dengan kemandirian cukup sebanyak 15 responden (28,8%), dan kemandirian  kurang sebanyak 4  responden (7,7). pola asuh orang tua otoriter, anak yang memiliki kemandirian cukup 7 responden (13,5%) dan kemandirian kurang sebanyak 14 responden (26,9%), berdasarkan pola asuh orang tua yang permisif, anak dengan kemandirian cukup sebanyak 0 responden (0) dan anak dengan memiliki kemandirian kurang sebanyak 12 responden (23,1%). Hubungan pola asuh orang tua dengan tingkat kemandirian personal hygiene anak usia prasekolah diperoleh nilai ρ = 0,000 (ρ < 0,05). Simpulan: Ada hubungan antara pola asuh orang tua dan tingkat kemandirian personal hygiene anak usia prasekolah di TK Wonua Morini kelurahan Tobimeita Kota Kendari. Kata Kunci:  Anak usia prasekolah, Kemandirian personal hygiene,  Pola asuh orang tua.
Uji Diagnostik dengan Menggunakan Kriteria qSOFA dalam Mendiagnosis Awal Pasien Sepsis di Rumah Sakit Umum Bahteramas Provinsi Sulawesi Tenggara Nabila Shaddad; Agussalim Ali; Andi Noor Kholidha
MEDULA JURNAL ILMIAH FAKULLTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS HALU OLEO Vol 8, No 2 (2021)
Publisher : Halu Oleo University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46496/medula.v8i2.20619

Abstract

ABSTRAKLatar Belakang: Sepsis merupakan salah satu masalah terbesar yang memerlukan perhatian, karena merupakan penyebab utama kematian dan penyakit kritis di seluruh dunia. Pada praktiknya, penilaian sepsis dengan skor SOFA membutuhkan pemeriksaan laboratorium, dan kriteria tersebut jarang digunakan di luar ruang rawat intensif. Mempertimbangkan hal tersebut, The Sepsis-3 Task Force memperkenalkan alat identifikasi yang lebih sederhana yaitu The Quick Sequential Organ Failure Assessment atau qSOFA. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sensitivitas, spesifisitas, akurasi, nilai duga negatif, nilai duga positif kriteria qSOFA dalam mendiagnosis awal pasien sepsis di Rumah Sakit Umum Bahteramas Provinsi Sulawesi Tenggara. Metode: Penelitian ini adalah penelitian observasional deskriptif dengan rancangan penelitian cross sectional. Lokasi penelitian di ruang rekam Medik Rumah Sakit Umum Bahteramas. Sampel sebanyak 72 responden yang diambil menggunakan tehnik purposive sampling dengan menggunakan analisis data tabel 2x2. Hasil: Hasil penelitian didapatkan uji diagnostik kriteria qSOFA dalam mendiagnosis awal sepsis di RSU Bahteramas Provinsi Sulawesi Tenggara memiliki sensitivitas 55%, spesifisitas 88%, akurasi 72%, nilai duga positif 85% dan nilai duga negatif 66%.  Simpulan: Kriteria qSOFA memiliki sensitifitas kurang baik, namun spesifisitas yang baik dalam mendiagnosis awal pasien sepsis di RSU Bahteramas Provinsi Sulawesi Tenggara.Kata Kunci: Sepsis, qSOFA, Uji Diagnostik
Hubungan Pola Konsumsi Teh dan Suplemen Fe Dengan Kejadian Anemia Pada Ibu Hamil di Kecamatan Abeli Kota Kendari Ida Mardhiah Afrini
MEDULA JURNAL ILMIAH FAKULLTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS HALU OLEO Vol 8, No 2 (2021)
Publisher : Halu Oleo University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46496/medula.v8i2.20620

Abstract

ABSTRAK Latar Belakang : Di Indonesia diperkirakan sebanyak 40% kematian ibu disebabkan karena anemia (Depkes RI. 2018).  Anemia adalah suatu kondisi yang ditandai dengan penurunan kadar hemoglobin (Hb), hematokrit atau jumlah sel darah merah. Anemia menyebabkan kebutuhan sel darah merah pada Ibu hamil tidak mencukupi, padahal hal ini dianggap perlu untuk mendukung perkembangan janin, akibatnya oksigen yang disalurkan pada jaringan tubuh dan janin menjadi terbatas. Metode : Desain Penelitian ini, menggunakan cross sectional dengan sampel sebanyak 42 Ibu Hamil, dilakukan dengan cara nonprobability sampling yaitu sampling jenuh. Hasil : Ada hubungan yang bermakna antara pola konsumsi teh dengan kejadian Anemia pada Ibu Hamil.  dengan nilai ρ Value = 0,023. Tingkat kepercayaan 95% (α=0,05). Ada hubungan yang bermakna antara keteraturan konsumsi suplemen besi (Fe) dengan kejadian Anemia pada Ibu Hamil ρ Value = 0,026. Tingkat kepercayaan 95% (α=0,05). Simpulan : Terdapat hubungan bermakna antara pola konsumsi teh dan pola konsumsi Suplemen zat besi (Fe) dengan kejadian anemia pada Ibu Hamil. Dengan menggunakan koefisien phi (RØ), diperoleh nilai phi (RØ), diperoleh nilai RØ = 0,380 pada pola konsumsi teh dan RØ = 0,392 pada pola konsumsi suplemen Fe Hal ini berarti bahwa antara pola konsumsi teh  dan pola konsumsi suplemen Fe dengan kejadian anemia mempunyai tingkat hubungan sangat kuat.Kata Kunci : Anemia, Ibu Hamil, Pola Konsumsi Teh, Suplemen Fe

Page 2 of 2 | Total Record : 14