cover
Contact Name
ADITYA RACHMAN
Contact Email
aditya_rchmn@yahoo.com
Phone
-
Journal Mail Official
adityamprac@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
DINAMIKA Jurnal Ilmiah Teknik Mesin
Published by Universitas Halu Oleo
ISSN : 20858817     EISSN : -     DOI : -
Jurnal Dinamika Teknik Mesin diterbitkan 2 (dua) kali setahun pada bulan Mei dan November dan telah diterbitkan sejak tahun 2009. Redaksi menerima karangan ilmiah tentang hasil penelitian, survei, dan telaah pustaka yang erat hubungannya dengan bidang keteknikkan khususnya bidang Teknik Mesin.
Arjuna Subject : -
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 9, No 1 (2017)" : 8 Documents clear
ANALISIS EKSPERIMEN PENGGUNAAN REFRIJERAN R22, R32, DAN CAMPURAN R502-R407C UNTUK MENGETAHUI KINERJA AC SPLIT Harman Harman; Mukhlis A.; Hamarung Hamarung
Dinamika : Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol 9, No 1 (2017)
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (236.446 KB) | DOI: 10.33772/djitm.v9i1.3212

Abstract

Hingga saat ini penggunaan Refrijeran R22 pada sistem pengkondisian udara masih relatif tinggi sehingga para peneliti masih terus melakukan penelitian tentang jenis Refrijeran yang paling sesuai untuk menggantikan R22.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan refrijeran R22, R32, dan campuran R502-R407C terhadap prestasi mesin pengkondisian udara dan penurunan temperatur ruangan yang dikondisikan. Metode yang digunakan adalah eksperimental dengan mengganti secara langsung (drop-in subtitute), dilakukan pada ruangan yang berukuran panjang 3 meter, lebar 2.4 meter, dan tinggi 2.5 meter. Penentuan entalpi menggunakan software REFPROP 7.0, sedangkan pengambilan data sesuai parameter yang diperlukan menggunakan program komputer berbasis Arduino. Dari hasil pengujian diperoleh bahwa, COP mesin semakin menurun seiring dengan lamanya pengoperasian mesin, demikian pula dengan temperatur ruangan yang semakin menurun seiring dengan lamanya pengoperasian mesin. Kecepatan penurunan temperatur yang terbaik pada penggunan campuran R502 50%-R407C 50%. Sedangakan COP yang tertinggi pada penggunaan R32. Komposisi campuran yang paling mendekati R22 adalah campuran R502 60%-R407C 40%. Kata Kunci: Refrijeran, R22, R32, campuran R502-R407C, COP
EVALUASI WAKTU SIKLUS PADA SIMPANG BERSINYAL JALAN MT. HARYONO – LAODE HADI – BRIGJEN M. YOENOES KOTA KENDARI La Welendo; Arif Saleh Syamsu
Dinamika : Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol 9, No 1 (2017)
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (239.164 KB) | DOI: 10.33772/djitm.v9i1.3222

Abstract

Pertemuan ruas jalan atau persimpangan adalah merupakan prasarana transportasi yang paling besar pengaruhnya terhadap perkembangan sosial dan ekonomi masyarakat serta dapat menujang konstribusi pembangunan disegala bidang, baik jangka pendek maupun jangka panjang. Persimpangan jalan MT Haryono-La Ode Hadi-Brigjrn M. Yonoes merupakan salah satu dampak dari pertumbuhan lalulintas yang cukup tinggi. Dengan memperhatikan kondisi aktual simpang bersinyal diruas jalan tersebut yang merupakan daerah komersil, maka penulis mencoba untuk mengkaji dalam penelitian ini yaitu mengevaluasi keseuaian waktu siklus pada simpang bersinyal berdasarkan volume lalulintas dan kondisi geometrik simpang. Metode penelitian yang dilakukan adalah melakukan survei dilokasi kajian dengan menggunakan rujukan Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI) 1997. Dari hasil analisisa waktu siklus sebesar 150 detik sedangkan kondisi aktual 154 detik dengan menggunakan urutan 4 fase sinyal pendekat terlindung. Sedangkan MKJI yang layak untuk penggunaan 4 fase menyarankan adalah 80 – 130 detik. Hal melebihi stndar yang disarankan oleh MKJI. Simulasi pedekanatan untuk penerapan 2 fase sinyal didapatkan waktu siklus sebesar 67 detik dan tundaan rata sebesar 15 detik. MKJI menyarankan untuk penerapan 2 fase sinyal pendekat terlawan adalah 40 – 80 detik dan tundaan rata-rata berada pada tingkat pelayan B.  Kata Kunci: Volume lalulintas, Geometrik simpang, tundaan, waktu siklus.
KONVEKSI PAKSA ALIRAN LAMINER ISOTERMAL DI ATAS PLAT DATAR PADA BERBAGAI KONDISI PROFIL KECEPATAN Budiman Sudia
Dinamika : Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol 9, No 1 (2017)
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (251.258 KB) | DOI: 10.33772/djitm.v9i1.3213

Abstract

Tujuan makalah ini adalah menyajikan analisis teoritis mekanisme konveksi paksa pada aliran laminer isothermal di atas plat datar. Penentuan tebal lapisan batas hidrodinamika (d) dan tebal lapisan batas thermal (dt) menggunakan pendekatan Von Karman (persamaan integral momentum dan persamaan integral energi). Bilangan nusselt lokal dan bilangan nusselt rata – rata untuk berbagai kondisi  profil kecepatan adalah:  profil kecepatan linear: Nux =  dan NuL =   profil kecepatan polinomial pangkat 2:   profil kecepatan polinomial pangkat 3: . Kata Kunci: Aliran laminar, persamaan integral momentum, persamaan integral energi, bilangan nusselt
PENGUJIAN EXPERIMANTAL PENGARUH SUSUNAN PELAT PENYERAP TERHADAP KARAKTERISTIK THERMALALIRAN UDARA ALAMIAH PADA SISTEM PENGERING KOLEKTOR SURYA Lukas Kano Manggala; Ridway Balaka; Salimin Salimin; Kadir Kadir; Agustinus Lolok
Dinamika : Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol 9, No 1 (2017)
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (226.443 KB) | DOI: 10.33772/djitm.v9i1.3223

Abstract

Pengeringan merupakan suatu proses penting dalam penyediaan produk makanan maupun produk lainnya. Penelitian ini mempelajari sistem penyerapan panas dari susunan berbagai jenis material dalam sistem pengeringan surya konveksi alami. Sistem ini memiliki susunan lapisan material berikut: kaca penutup, penyerap panas dan bahan dinding isolator. Pengujian ini menggunakan empat model susunan material penyerap panas yakni Model 1 tanpa bahan penyerap, Model 2 menggunakan atap seng satu lapis, Model 3 menggunakan pelat aluminum satu lapis dan model 4 menggunakan atap seng dua lapis. Temperatur udara yang dihasilkan oleh kolektor ini sangat penting dalam sistem perpindahan panas dan massa pada pengeringan produk. Temperatur udara luar dan udara panas yang keluar dari sistem diukur secara digital menggunakan thermokople type-K. Intensitas panas juga diukur menggunakan solar power meter sedangkan kelembaban udara diukur menggunakan hygrometer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa temperatur output dari udara meningkat seiring dengan karakteristik thermal dari bahan kolektor yang digunakan. Kata kunci: Pengering surya, penyerap panas, temperatuer, efisiensi
PENGARUH VARIASI ARUS PADA PENGELASAN SMAW DAN GTAW TERHADAP SIFAT MEKANIS DAN FISIS PADA LOGAM BERBEDA BAJA KARBON SEDANG DENGAN BAJA TAHAN KARAT AUSTENIT Simon Parekke
Dinamika : Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol 9, No 1 (2017)
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (480.626 KB) | DOI: 10.33772/djitm.v9i1.3214

Abstract

ABSTRAK Perkembangan teknologi di  bidang  konstruksi  yang semakin maju dan pesat, tidak dapat dipisahkan  dari proses penyambungan logam yang sejenis atau penyambungan logam tak sejenis.. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pengelasan logam berbeda dengan variasi arus pada sambungan las (dissimilar metal welding) antara baja karbon sedang dengan baja tahan karat. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental yaitu  menyambung dua logam berbeda dengan  menggunakan mesin las SMAW dan GTAW dengan filer metal E 309M0-17, tegangan 30 Volt, arus 50 A, 60 A dan 70 A. Jenis sambungan yang digunakan adalah sambungan tumpul dengan kampuh V tunggal dengan ukuran spesimen 200 mm x 20 mm x 6 mm sesuai standar ASTM E8. Selanjutnya dilakukan pengujian meliputi pengujian tarik, kekerasan dan struktur mikro. Hasil penelitian menunjukkan bahwa arus las  berpengaruh terhadap  kekuatan tarik baik pengelasan SMAW maupun GTAW. Kekuatan tarik tertinggi pada  pengelasan SMAW  sebesar  64,01 kg/mm2 dengan arus 70 A, dan kekuatan tarik terendah 61,97 kg/mm2 pada arus 50 A. Pengelasan GTAW kekuatan tarik tertinggi sebesar 49,54 kg/mm2 dengan arus 60 A dan kekuatan tarik terendah 46,64 kg/mm2  dengan arus 70 A. Kekerasan pengelasan SMAW tertinggi pada arus 60 A sebesar 22,7 HRC dan kekerasan terendah pada arus 50 A sebesar 16,5 HRC. Pengelasan GTAW kekerasan tertinggi pada arus 60 A sebesar 20,5 HRCdan kekerasan terendah pada arus 50 A sebesar 15,9 HRC. Struktur mikro yang terjadi pada arus 50 A  didominasi oleh struktur ferit,  sementara pada arus   60 A dan 70 A struktur yang terbentuk adalah perlit yang berwarna gelap. Kata kunci: Logam berbeda, SMAW,  GTAW, variasi arus,  kekerasan, struktur mikro
SIMULASI DESAIN HORIZONTAL WIND TURBIN DENGAN AIR FOIL NACA 2410 UNTUK POTENSI LISTRIK DI SULAWESI TENGGARA MENGGUNAKAN SOFTWARE ANSYS 16.0 Al Ichlas Imran; Kadir Kadir; Samhuddin Samhuddin; La Hasanuddin
Dinamika : Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol 9, No 1 (2017)
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (353.779 KB) | DOI: 10.33772/djitm.v9i1.3224

Abstract

Turbin angin merupakan salah satu alat yang memanfaatkan energi angin untuk diubah menjadi energi listrik. Daya yang dihasilkan oleh turbin angin dipengaruhi oleh karakteristik angin dan turbinnya itu sendiri. Penelitian ini bertujuan menganalisa desain Horizontal Wind Turbin dengan air foil Naca 2410 untuk potensi listrik di Sulawesi Tenggara menggunakan software ansys 16.0. Turbin angin didesain menggunakan Autodesk Inventor Professional 2014 dan disimulasi menggunakan ansys 16.0. Turbin angin divariasikan dengan jumlah sudu sebanyak 3, 4 dan 5 buah serta kecepatan input sebesar 1, 2 dan 3 m/s. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai daya turbin tertinggi dihasilkan dengan jumlah sudu 3 buah untuk masing-masing kecepatan angin (1; 2; 3)m/s sebesar (16,25; 165,85; 1.128,90) watt, kemudian diikuti turbin angin berjumlah 5 sudu sebesar (1,92; 15,53; 52,04) watt dan turbin angin berjumlah 4 sudu sebesar (1,32; 10,32; 35,37) watt. Kata Kunci: Turbin angin, sudu, kecepatan, daya
RANCANGAN SISTEM KELISTRIKAN PLTS OFF GRID 1000 WATT DI DESA MAHALONA KECAMATAN TOWUTI Muhammad Naim
Dinamika : Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol 9, No 1 (2017)
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (507.677 KB) | DOI: 10.33772/djitm.v9i1.3216

Abstract

Salah satu solusi untuk mengatasi permasalahan listrik di Desa Mahalona Wilayah Kecamatan Towuti adalah penyediaan sumber energi baru dan terbarukan yang ramah lingkungan sebagai alternatif untuk penambahan suplai listrik yaitu sistem kelistrikan PLTS Off Grid. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk merancang system kelistrikan PLTS Off Grid dengan Kapasitas 1000 Watt di desa Mahalona  kecamatan Towuti  Kabupaten Luwu Timur agar nantinya dapat mengatasi permasalahan kelistrikan yang terjadi di wilayah ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peralatan yang dibutuhkan untuk mendukung sistem kelistrikan.PLTS Off Grid 1000 Watt adalah  Photovoltaic ( PV ) atau sel Surya berjumlah 4 buah dengan spesifikasi teknis; type cell monocrytalline, effisiensi cell > 15 %, daya maksimum 260 Wp. Solar Charge Controller yang menggunakan teknologi MPPT dengan spesifikasi teknis; tegangan kerja PV max 140 VDC, tegangan kerja baterai 48 VDC, Arus Output max 60 A, efisiensi >97 %, dan kapasitas 1000 Watt. Battery bank Deep cycle dengan spesifikasi teknis; type baterai  Deep Cycle OPzV, tegangan nominal 2 V/cell, Cycle life >1200, DOD 80 %, dan kapasitas 160 Ah. Dan Bidirectional inverter dengan Spesifikasi teknis; DC input Volt (nominal) 50,4 V, input Voltage limit 40-64 V, input Current 131 A, Charging Current 100 A, Type of signal True Sine Wave 50 Hz, Continous Output Power 1 KVA. Kata Kunci:  PLTS Off Grid, kelistrikan, photovoltaic, spesifikasi
UJI EKSPERIMETAL TRAJECTORY TRACKING PADA QUADCOPTER Randis Randis; Syaiful Akbar
Dinamika : Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol 9, No 1 (2017)
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (294.564 KB) | DOI: 10.33772/djitm.v9i1.3217

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai error trajectory tracking pada quadcopter yang akan digunakan sebagai wahana pemadam api. Quadcopter diterbangkan dengan jarak 10 cm di atas permukaaan lantai dengan mengikuti lintasan yang telah dibuat, pengujian melibatkan dua operator dimana masing-masing operator menguji sistem trajectory pada lintasan yang sama. Sistem yang diterapkan dengan menggunakan sistem kendali loop tertutup dengan sistem manual yang dikendalikan langsung oleh operator. Sistem menggunakan gelombang radio pemancar yang terdapat pada remote control yang dikendalikan oleh operator dan penerima yang terhubung dengan flight control pada quadcopter.  Hasil penelitian diperoleh error terbesar untuk lintasan pertama pada nilai error x1= 87 cm oleh operator pertama, sedangkan error terbesar pada lintasan kedua yaitu nilai x1 = 132 cm dan error y1 = 125 cm oleh operator pertama. Rata-rata error pada lintasan pertama yaitu 44,19 cm, sedangkan Rata-rata error pada lintasan kedua yaitu sebesar 36,74 cm. Kata kunci: Quadcopter, error trajectory tracking

Page 1 of 1 | Total Record : 8