Articles
14 Documents
Search results for
, issue
"Vol 2 No 1 (2013): MUSTEK ANIM HA"
:
14 Documents
clear
ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM INFORMASI PERGURUAN TINGGI DI UNIVERSITAS MUSAMUS
Gerson J. Maulany
MUSTEK Vol 2 No 1 (2013): MUSTEK ANIM HA
Publisher : Universitas Musamus, Merauke, Papua
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Universitas Musamus merupakan salah satu Perguruan Tinggi Negeri Baru (PTNB) di Kawasan Papua dan seperti lembaga pendidikan tinggi lainnya kegiatan utama yang menjadi inti proses belajar-mengajar adalah kegiatan akademik di mana terdapat entitas utama yang saling berinteraksi yaitu dosen/tenaga pendidik dan mahasiswa dengan payung lembaga pendidikan sebagai entitas yang menyelenggarakan proses pendidikan tersebut. Sistem Akademik telah ada di Perguruan Tinggi namun dilaksanakan secara manual maupun semikomputerisasi sehingga timbul masalah inefisiensi dalam pelayanan kegiatan akademik tersebut, sehingga diperlukan suatu sistem informasi yang mampu memberikan dukungan informasi yang cepat dan akurat dalam menunjang kegiatan akademik tersebut. Penelitian ini bertujuan membuat suatu perangkat lunak yang dapat membantu penggunanya untuk mengelolah data menjadi informasi melalui sistem informasi perguruan tinggi. Penelitian dilaksanakan pada Universitas Musamus di Merauke sebagai salah satu Perguruan Tinggi Negeri di kawasan Papua Selatan. Penelitian dilakukan dengan menggunakan teknik pendekatan berorientasi objek untuk analisis dan perancangan sistem informasi dan metode waterfall.Hasil penelitian ini adalah sistem informasi perguruan tinggi(SIPT) yang telah digunakan dilingkungan Universitas Musamus di Merauke. Pengujian dilakukan dengan metode black box dan Acceptance testing kategori performance dan telah berhasil melewati pengujian-pengujian tersebut. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan kinerja sebesar 78,10% dibandingkan proses penghitungan yang dilakukan sistem manual.
SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PEMILIHAN PROGRAM STUDI PADA PERGURUAN TINGGI
Selfina Pare
MUSTEK Vol 2 No 1 (2013): MUSTEK ANIM HA
Publisher : Universitas Musamus, Merauke, Papua
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan merancang sebuah sistem pendukung keputusan yang dapat menjadi acuan bagi siswa dalam memilih program studi yang sesuai dengan kemampuannya. Penelitian ini menggunakan metode observasi dalam mengumpulkan data dan metode Analytical Hierarchy Process (AHP) dalam mengolah beberapa kriteria yakni nilai akademik, tes kemampuan dan tes bahasa dari beberapa siswa yang akan melanjutkan studinya ke perguruan tinggi. Sistem yang dirancang menggunakan bahasa pemrograman PHP dan aplikasi MySQL dalam mengolah data. Data yang diolah terdiri dari nilai akademik berupa nilai rapor siswa, tes kemampuan MIPA (matematika, fisika, kimia, biologi) dan tes bahasa (bahasa indonesia, bahasa inggris).Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa sistem pendukung keputusan yang dirancang dapat menghasilkan informasi prioritas program studi yang sesuai dengan kemampuan siswa sehingga dapat digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan dalam pemilihan program studi.
ANALISIS RUANG TERBUKA HIJAU DI KOTA MERAUKE
Anton Topan
MUSTEK Vol 2 No 1 (2013): MUSTEK ANIM HA
Publisher : Universitas Musamus, Merauke, Papua
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Perkembangan pembangunan di kota Merauke ini tidak di imbangi dengan penataan taman kota yang baik dan belum diterapkannya peraturan Dirjen Tata Ruang Kota khususnya aturan mengenai RTH (ruang terbuka hijau), hal ini dapat kita lihat dari taman kota Mandala yang belum memiliki sarana yang memadai untuk memenuhi akan kebutuhan sarana berolah raga maupun bersantai disetiap akhir pekan untuk menghilangkan kejenuhan selama seminggu bekerja.Penelitian ini dilakukan dengan observasi langsung kelokasi penelitian yaitu pada taman kota Merauke yang berada di jln. Raya Mandala, melakukan studi literature mengenai aturan perkotaan khususnya ruang terbuka hijau (RTH), melakukan analisis dengan pedoman penyediaan dan pemanfaatan Ruang Terbuka Hijau (RTH) di kawasan Perkotaan yang di keluarakan oleh Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor: 05/PRT/M/2008, dengan standar Kementrian Pekekrjaan Umum yang ada, menyimpulkan hasil dari penelitian sehingga menjadi suatu bahan masukan bagi pemerintah/instansi terkait serta sebagai informasi bagi masyarakat luas khususnya masyarakat Kota Merauke.Dari hasil penelitian ini maka dapat disimpulkan bahwa fasilitas yang terdapat pada taman Kota Merauke masih belum memenuhi standar yang ada dan masih memerlukan tambahan fasilitas seperti area bermain anak, kursi, wc umum, parkiran sehingga taman kota ini dapat berfungsi sebagaimana mestinya dan dapat di nikmati oleh masyarakat luas
EVALUASI PENYEDIAN ENERGI LISTRIK DI KAMPUNG NASEM DISTRIK MERAUKE
Jayadi Jayadi;
Frederik Haryanto Sumbung;
Acep Ponadi
MUSTEK Vol 2 No 1 (2013): MUSTEK ANIM HA
Publisher : Universitas Musamus, Merauke, Papua
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Energi listrik telah menjadi kebutuhan yang mendasar dalam kehidupan dewasa ini. Hal ini dapat dilihat dari pemanfaatan energi listrik mulai dari kegiatan rumah tangga di rumah sampai pada kegiatan kerja di kantor banyak memanfaatkan energi listrik sebagai sumber utamanya. Dengan ini penyediaan energi listrik merupakan bagian utama yang perlu mendapatkan perhatian, tidak terkecuali bagi masyarakat di kampung-kampung ataupun desa.Komponen penting yang perlu mendapat perhatian dalam penyediaan listrik adalah kapasitas dan kualitas pelayanan sumber daya listrik, kebutuhan, dan perkembangan masyarakat dalam memanfaatkan energi listrik. Dalam hal ini, penyediaan energi listrik yang diharapkan hendaknya dapat melayani seluruh masyarakat dan dengan kualitas pelayananan yang memuaskan. Untuk memberikan perhatian bagi masyarakat “Kampung Binaan” Universitas Musamus dilakukan evaluasi penyediaan energi listrik bagi Kampung Nasem Distrik Merauke.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pasokan energi listrik yang ada pada Kampung Nasem saat ini memiliki sumber energi konvensional PLTD/genset dan sumber energi alternatif Solar Home System (SHS). Pasokan dari PLTD/genset belum mencapai kebutuhan nominal beban sedangkan pasokan dari SHS baru mencapai 56,7 % masyarakat. Secara umum jangkauan pasokan listrik telah mencapai 79,65 % masyarakat(kepala keluarga) namun pasokan dari PLTD/genset dewasa ini mengalami kendala oleh ketersediaan bahan bakar karena alasan ekonomi masyarakat yang kurang mampu membayar iyuran/bantuan operasional. Kondisi ini menunjukkan bahwa meskipun secara data pasokan telah menjangkau sebagian besar masyarakat namun kualitas penyediaan energi listrik masih jauh dari harapan. Upaya peningkatan pasokan energi listrik dengan memanfaatkan sumber energi alternatif perlu mendapat perhatian.
SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PEMILIHAN FORMASI SEPAK BOLA DENGAN BERBASIS WEB STUDI KASUS : PERSISAM PUTRA SAMARINDA
Supriyono Supriyono;
Hamdani Hamdani;
Anindita Septiarini
MUSTEK Vol 2 No 1 (2013): MUSTEK ANIM HA
Publisher : Universitas Musamus, Merauke, Papua
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Sepak bola merupakan olahraga yang dimainkan oleh kedua tim dalam sebuah pertandingan atau olah raga. Masing-masing tim terdiri dari sebelas pemain yang dipimpin oleh satu wasit sebagai pengadil pertandingan dan dua hakim garis sebagai asisten. Tim sepak bola memiliki komponen yang mendukung didalamnya seperti pemain, pelatih, dan official. Pelatih sangat berperan penting dalam tim untuk menentukan formasi sesuai dengan standar yang telah ditentukan oleh pelatih tersebut. Untuk memperoleh formasi yang berkualitas maka diperlukan kriteria-kriteria untuk menentukan formasi yang akan dipakai dalam sebuah tim seperti pertahanan, pengatur serangan, penyerang, teknik, dan fisik para pemain.Penelitian bertujuan untuk membantu seorang pelatih menentukan formasi yang akan dipakai dalam pertandingan sepak bola, sehingga dibutuhkan Sistem Pendukung Keputusan (SPK). Dan salah satu cara yang dapat digunakan dalam sistem pendukung keputusan yang dapat berfungsi untuk mencari sampel data formasi.Hasil peneletian memberikan rekomendasi alternatif yang cepat dan mudah serta untuk mendapatkan formasi tim sepak bola yang sesuai dengan formasi yang digunakan lawan. Layanan yang tersedia yaitu input data pemain, input formasi sebagai sampel data untuk mendapatkan formasi tim. Data yang dimasukan adalah data uji dari nilai pemain lawan untuk mendapat keluaran berupa formasi sepak bola. Adapun data yang diujikan adalah data formasi Sriwijaya Palembang dengan menggunakan formasi 4-4-2 dan menghasilkan keluaran formasi untuk persisam putra samarinda adalah 4-4-2.
KONDISI TERMAL BANGUNAN GREENHOUSE DAN SCREENHOUSE PADA FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS MUSAMUS MERAUKE
Muchlis Alahudin
MUSTEK Vol 2 No 1 (2013): MUSTEK ANIM HA
Publisher : Universitas Musamus, Merauke, Papua
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kenyamanan termal Greenhouse dengan material atap polycarbonate dan Greenhouse dengan material atap screen.Penelitian ini menggunakan metode penelitian pendekatan kuantitatif. Variabel standar kenyaman adalah temperatur, kelembaban dan kecepatan angin, penentuan kasus penelitian berdasarkan kriteria material atap Greenhouse dan kondisi lingkungan di sekitar Greenhouse. Data pengukuran diperoleh dengan menggunakan alat ukur antara lain: Thermo-Hygrometer dan Anemometer. Hasil perekaman dan pengukuran dianalisis secara kuantitatif dengan menggunakan standar kenyamanan penelitian terdahulu.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh orientasi, penggunaan elemen bangunan dan kondisi lingkungan berpengaruh terhadap tingginya temperatur di dalam maupun di luar Greenhouse karena perancangan Greenhouse tidak sesuai dengan konsep rumah tanaman untuk iklim tropika basah.
PERFORMANSI DESTILASI AIR BENTUK DASAR, REFLEKTOR DAN PARABOLA
Daniel Parenden;
Purwoko Slamet
MUSTEK Vol 2 No 1 (2013): MUSTEK ANIM HA
Publisher : Universitas Musamus, Merauke, Papua
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Performansi suatu alat destilasi surya dinyatakan oleh efisiensi dan jumlah air bersih yang dapat dihasilkan persatuan waktu dan luas alat destilasi. Banyak faktor yang mempengaruhi jumlah air destilasi yang dapat dihasilkan diantaranya: keefektifan absorber dalam menyerap energi surya, keefektifan kaca dalam mengembunkan uap air, ketinggian air yang ada di alat destilasi, jumlah energi surya yang datang dan temperatur air masuk kedalam alat destilasi.Tujuan penelitian ini adalah meneliti perbedaan perfomansi yang dihasilkan alat destilasi air energi surya yang menggunakan reflektor bentuk, reflektor dan r parabola. Destilator berukuran panjang 1 meter dan lebar 0,5 meter. Destilator yang digunakan sebanyak tiga buah, satu destilator reflektor, satu destilator parabola dan satu destilator bentukdasar. Alat destilasi dilengkapi dengan pengatur ketinggian air di dalam destilator, Ketinggian air di dalam destilator divariasikan setinggi 5 mm, 7,5 mm, dan 10 mm.Hasil penelitian menunjukkan air destilasi maksimum yang dihasilkan sebesar 0,850 liter selama 2 jam dengan efisiensi rata-rata 49,2% dihasilkan destilator dengan mengguakan reflektor dengan ketinggian air destilasi setinggi 5 mm. Hasil air destilasi maksimum pada ketinggian air destilator 10 mm sebesar 0,20 liter selama 2 jam dihasilkan destilator dengan menggunakan kolektor parabola silinder.
ANALISIS RUANG TERBUKA HIJAU DI KOTA MERAUKE
Topan, Anton
MUSTEK ANIM HA Vol 2 No 1 (2013): MUSTEK ANIM HA
Publisher : Faculty of Engineering, Musamus University, Merauke, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Perkembangan pembangunan di kota Merauke ini tidak di imbangi dengan penataan taman kota yang baik dan belum diterapkannya peraturan Dirjen Tata Ruang Kota khususnya aturan mengenai RTH (ruang terbuka hijau), hal ini dapat kita lihat dari taman kota Mandala yang belum memiliki sarana yang memadai untuk memenuhi akan kebutuhan sarana berolah raga maupun bersantai disetiap akhir pekan untuk menghilangkan kejenuhan selama seminggu bekerja.Penelitian ini dilakukan dengan observasi langsung kelokasi penelitian yaitu pada taman kota Merauke yang berada di jln. Raya Mandala, melakukan studi literature mengenai aturan perkotaan khususnya ruang terbuka hijau (RTH), melakukan analisis dengan pedoman penyediaan dan pemanfaatan Ruang Terbuka Hijau (RTH) di kawasan Perkotaan yang di keluarakan oleh Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor: 05/PRT/M/2008, dengan standar Kementrian Pekekrjaan Umum yang ada, menyimpulkan hasil dari penelitian sehingga menjadi suatu bahan masukan bagi pemerintah/instansi terkait serta sebagai informasi bagi masyarakat luas khususnya masyarakat Kota Merauke.Dari hasil penelitian ini maka dapat disimpulkan bahwa fasilitas yang terdapat pada taman Kota Merauke masih belum memenuhi standar yang ada dan masih memerlukan tambahan fasilitas seperti area bermain anak, kursi, wc umum, parkiran sehingga taman kota ini dapat berfungsi sebagaimana mestinya dan dapat di nikmati oleh masyarakat luas
KONDISI TERMAL BANGUNAN GREENHOUSE DAN SCREENHOUSE PADA FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS MUSAMUS MERAUKE
Alahudin, Muchlis
MUSTEK ANIM HA Vol 2 No 1 (2013): MUSTEK ANIM HA
Publisher : Faculty of Engineering, Musamus University, Merauke, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
 Mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kenyamanan termal Greenhouse dengan material atap polycarbonate dan Greenhouse dengan material atap screen.Penelitian ini menggunakan metode penelitian pendekatan kuantitatif. Variabel standar kenyaman adalah temperatur, kelembaban dan kecepatan angin, penentuan kasus penelitian berdasarkan kriteria material atap Greenhouse dan kondisi lingkungan di sekitar Greenhouse. Data pengukuran diperoleh dengan menggunakan alat ukur antara lain: Thermo-Hygrometer dan Anemometer. Hasil perekaman dan pengukuran dianalisis secara kuantitatif dengan menggunakan standar kenyamanan penelitian terdahulu.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh orientasi, penggunaan elemen bangunan dan kondisi lingkungan berpengaruh terhadap tingginya temperatur di dalam maupun di luar Greenhouse karena perancangan Greenhouse tidak sesuai dengan konsep rumah tanaman untuk iklim tropika basah.
SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PEMILIHAN FORMASI SEPAK BOLA DENGAN BERBASIS WEB STUDI KASUS : PERSISAM PUTRA SAMARINDA
Supriyono, Supriyono;
Hamdani, Hamdani;
Septiarini, Anindita
MUSTEK ANIM HA Vol 2 No 1 (2013): MUSTEK ANIM HA
Publisher : Faculty of Engineering, Musamus University, Merauke, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Sepak bola merupakan olahraga yang dimainkan oleh kedua tim dalam sebuah pertandingan atau olah raga. Masing-masing tim terdiri dari sebelas pemain yang dipimpin oleh satu wasit sebagai pengadil pertandingan dan dua hakim garis sebagai asisten. Tim sepak bola memiliki komponen yang mendukung didalamnya seperti pemain, pelatih, dan official. Pelatih sangat berperan penting dalam tim untuk menentukan formasi sesuai dengan standar yang telah ditentukan oleh pelatih tersebut. Untuk memperoleh formasi yang berkualitas maka diperlukan kriteria-kriteria untuk menentukan formasi yang akan dipakai dalam sebuah tim seperti pertahanan, pengatur serangan, penyerang, teknik, dan fisik para pemain.Penelitian bertujuan untuk membantu seorang pelatih menentukan formasi yang akan dipakai dalam pertandingan sepak bola, sehingga dibutuhkan Sistem Pendukung Keputusan (SPK). Dan salah satu cara yang dapat digunakan dalam sistem pendukung keputusan yang dapat berfungsi untuk mencari sampel data formasi.Hasil peneletian memberikan rekomendasi alternatif yang cepat dan mudah serta untuk mendapatkan formasi tim sepak bola yang sesuai dengan formasi yang digunakan lawan. Layanan yang tersedia yaitu input data pemain, input formasi sebagai sampel data untuk mendapatkan formasi tim. Data yang dimasukan adalah data uji dari nilai pemain lawan untuk mendapat keluaran berupa formasi sepak bola. Adapun data yang diujikan adalah data formasi Sriwijaya Palembang dengan menggunakan formasi 4-4-2 dan menghasilkan keluaran formasi untuk persisam putra samarinda adalah 4-4-2.